Arrabella Twice Lives

Arrabella Twice Lives
Bab 104 kembalinya Sang Saint


🌷🌷🌷


Wanita yang keluar dari gua itu adalah Saint Lucia. Ia sudah lama menyendiri di gua yang jauh dari kerajaan Clariness, selama 2 tahun lamanya. Ia memulihkan kekuatan nya, sekarang kekuatan itu sudah pulih kembali. Ia merasa bahwa Arrabella membutuhkan pertolongan dari sihir hitam dan ia menghentikan petapaannya dan Saint Lucia dalam perjalanan ke kerajaan Clariness.


 


Peter membawa Arrabella yang jatuh pingsan ke istana Monique, karena jaraknya belum jauh dari kerajaan itu. Entah apa yang dipikirkan Aiden, bukannya ikut ke kerajaan Monique dan menemani Arrabella, pria itu malah pergi bersama Sylvia kembali ke Clariness.


Semua orang terdekat Arrabella semakin tidak respect padanya dan Sylvia yang di cap sebagai pelakor.


 


Dokter istana kerajaan Monique memeriksa keadaan Arrabella, dan Lorenzo yang juga terluka di tangannya. Semua orang ada disana untuk melihat keadaan Arrabella. Kepala wanita itu diperban karena ada luka di dahinya.


" Dokter, bagaimana keadaan adik saya?" tanya Ethan dan Peter buru-buru


" Iya dokter ! bagaimana keadaan putriku ?" tanya Duke Reese cemas


" Syukurlah ini hanya luka luar, Ratu Arrabella pingsan karena syok terjatuh dari kuda. Dan Ratu sangat beruntung karena walaupun terjatuh dari kuda, ia dan anak nya baik-baik saja " kata Dokter dari kerajaan Monique menerangkan


" Syukurlah.. "


" eh ? apa kau bilang? Anak?" tanya Ethan dan Peter bersamaan


" Anak apa?" tanya Duke Reese


" Ratu Arrabella sedang mengandung usianya sekitar 3 minggu, apa tuan Duke tidak tahu?" tanya Dokter heran


Duke Reese, Ethan dan Peter tercengang mendengar nya. Mereka tampak senang, akhirnya ada berita bahagia dari Arrabella. Akhirnya masalah akan selesai antara Arrabella dan Aiden. Keajaiban benar-benar datang untuk wanita itu yang selama ini selalu menderita.


Arrabella membuka mata nya dan melihat ada Ariana dan Megan di sampingnya. Wajah kedua wanita itu terlihat lega dan senang melihat Arrabella sudah sadar.


" Aku dimana? Aiden.. dimana Aiden dan Sylvia?" gumam Arrabella sambil beranjak dari tempat tidur nya


" Ratu Arrabella, kau jangan bangun dulu. Tolong berbaringlah, dokter bilang tubuh mu masih rentan " kata Ariana perhatian


" Aku hanya sedikit pusing, tidak apa apa kok "


Sepertinya setelah jatuh dari kuda tadi. Seseorang membawa ku kembali ke istana Monique.


" Apa ada sesuatu yang mau kau makan? atau kau merasa mual? karena dulu aku juga sering mual mual di minggu-minggu pertama " kata Megan semangat seperti ia sendiri yang hamil


Arrabella bingung melihat Megan dan Ariana yang senang dan bersemangat.


" Maksudnya minggu-minggu pertama? mual mual? memangnya aku kenapa?" tanya Arrabella bingung


" Akhirnya Ratu Arrabella.. kau akan segera bahagia. Mulai sekarang kau akan bahagia .." Ariana terlihat senang dan matanya berkaca-kaca


" ada apa dengan kalian?" wanita itu semakin kebingungan


" Dokter bilang kau sedang mengandung, kau hamil " jawab Megan sambil tersenyum cerah


Wanita itu mengernyitkan dahinya, dan tidak percaya begitu saja dengan apa yang dikatakan Megan dan Ariana. Tapi, melihat raut wajah kedua wanita itu, tidak mungkin mereka berbohong.


" Aku kan mandul, tidak mungkin aku hamil " Arrabella merasa mustahil


" Itu benar ! dokter sendiri yang memeriksa nya, kau benar-benar hamil. " kata Ariana meyakinkan


" Aku? hamil?" Arrabella terpana sambil memegangi perutnya


" Ini benar-benar keajaiban yang nyata ! sekarang kau akan segera menjadi seorang ibu.." Megan tersenyum cerah


Tes


Tes


Air mata jatuh membasahi tangan Arrabella. Wanita itu bahagia bercampur sedih, ia tidak benar-benar menyangka bahwa ia akan hamil setelah 2 tahun lebih pernikahan nya. Itu artinya penyakit nya sudah sembuh.


" Aku punya bayi.. aku hamil.. hiks "


" kita harus segera memberi tahu Raja Aiden kabar bahagia ini " kata Ariana


" Jangan beritahu dia. " Arrabella melarangnya


" Apa ini karena wanita pelacur itu?" tanya Ariana


" Benar, aku takut dia akan mencelakai ku saat dia tau kalau aku sedang hamil. Jadi tolong rahasiakan ini dulu darinya. Aku akan merebut kembali suamiku, dan menyembuhkan nya " kata Arrabella penuh tekad


" Baiklah, kami akan membantumu " kata Megan


Aiden, aku tidak akan menyerah padamu. Cinta mu akan kembali padaku dan anak kita. Kita akan bahagia. Dan wanita itu harus mati karena perbuatannya. Hatimu pasti akan membawamu pulang padaku.


Arrabella meminta kepada semua yang mengetahui kehamilan nya untuk merahasiakan nya lebih dulu. Karena ia akan mengurus wanita ular yang sudah berusaha merebut suaminya.


🍂🍂🍂


Di sebuah istana megah, Raphael terlihat berjalan di lorong ditemani oleh 2 orang pria di belakangnya. Saat ia berjalan, semua orang di istana itu memberi hormat padanya.


" Salam yang mulia putra mahkota "


Raphael tersenyum ramah pada semuanya, kemudian pria itu berbicara dengan kedua pria yang dari tadi dibelakang nya.


" Apa ada yang harus kami lakukan yang mulia?" tanya Lumiere ( asisten pribadi Raphael ) sambil menunduk di depan Raphael


" Aku ingin tau wanita itu berasal dari negeri mana, aku ingin informasi tentang wanita itu secepatnya " kata Raphael


" Siapa maksud yang mulia?" tanya Kainer ( pengawal pribadi Raphael)


" Katanya dia seorang ratu. Aku juga tidak tau namanya sih, bagaimana ini.. pokoknya kalian harus cari tentang nya, wanita itu berambut pirang, wajahnya cantik, dan mata nya berwarna biru sebiru lautan. " Raphael tersenyum sendiri


" Apa nona itu juga datang ke pesta pernikahan putri Ariana dan pangeran Ethan?" tanya Kainer


" Benar. Kalian harus mencari informasi tentangnya secepat nya " kata Raphael tegas


" Maaf yang mulia kalau saya lancang, apa yang mulia mungkin menyukai wanita itu?" tanya Lumiere


" Ya, aku rasa begitu. " jawab Raphael


" Bukankah yang mulia bilang kalau wanita itu adalah seorang Ratu? itu artinya dia sudah menikah dan memiliki pasangan?" tanya Lumiere


" Terus kenapa? aku menyukainya dan itu bukan masalah " jawab Raphael santai


Lumiere dan Kainer saling melihat satu sama lain. Mereka merasa aneh dengan selera Raphael tentang seorang wanita. Dan ini pertama kalinya putra mahkota dari kerajaan Manjin itu mengatakan ia menyukai seseorang.


" Apa apaan dengan ekspresi kalian itu? kalian terlihat tidak setuju dengan wanita pilihanku " kata Raphael santai


" Yang mulia, dia adalah istri orang lain ! apa kata Baginda ratu kalau Ratu tau tentang hal ini ?!!" tanya Lumiere kebingungan


" Maka ini tugas kalian, jangan sampai ibuku tau. Jika ibuku sampai tau masalah ini, maka kalian loh yang salah. " Raphael tersenyum tipis


" Yang mulia anda tega sekali pada kami ..." kata Kainer pusing


" Saat ini rahasia kan dulu dari ibuku. Ketika sudah waktunya aku akan mengenalkan wanita itu kepada ibuku secara langsung. Tugas kalian hanyalah mengumpulkan informasi detail tentangnya " terang Raphael santai


" Baiklah yang mulia " Lumiere dan Kainer patuh


Raphael terkenal dengan sebutan putra mahkota yang gila dari kerajaan Manjin. Salah satu kerajaan besar, tetangga dari kerajaan Monique.


Ia pernah bertunangan dengan beberapa gadis bangsawan yang dijodohkan oleh ibunya, tapi putra mahkota itu mencampakkan semuanya karena alasan tidak cinta.


Hari ini ia menemukan seseorang yang menarik perhatian nya untuk pertama kali, yaitu Arrabella.


💧💧💧


Di kerajaan Clariness..


Arrabella yang baru sampai disana langsung menghampiri Sylvia yang sedang berdandan di kamarnya. Ia membawa Saint Lucia yang sudah ada di sampingnya.


" Yang mulia Ratu, ada apa anda kemari?" tanya Sylvia gugup saat melihat Saint Lucia ada di sampingnya


Siapa wanita bertudung ini? kenapa aku ketakutan hanya dengan kehadiran nya saja? kekuatan ku seperti di tekan olehnya?


" Jadi kau penyihir hitam yang masih tersisa dari kerajaan Lostia ?" tanya Arrabella sambil mengangkat pedangnya


" A.. apa maksud yang mulia? kenapa yang mulia menuduh saya yang tidak tidak! jika baginda Raja tau tindakan yang mulia pada saya, beliau akan murka !" ujar Sylvia


" Tenang saja, dia tidak akan datang kesini. Karena aku harus mengakhiri semua ini, akulah yang membawamu kemari. Dan aku juga yang akan menendang mu keluar dari sini " kata Arrabella sinis


" Menendang ku? kau pikir kau bisa melakukannya?" tanya Sylvia sambil tersenyum licik


Seluruh tubuh Sylvia memancarkan cahaya hitam ,ia mengarahkan serangan pada Arrabella. Tapi, saint Lucia menghentikan serangannya dengan mudah.


" Sialan !" teriak Sylvia geram


" Aku tidak akan membiarkan mu lagi penyihir hitam! kejahatan mu cukup sampai disini !" teriak Saint Lucia


" Hahaa.. aku saja belum selesai balas dendam dan kau sudah mau menghentikan ku Saint Lucia.." Sylvia tertawa


Kenapa Sylvia bisa tau kalau orang di sampingku adalah Saint Lucia ? apa jangan-jangan mereka saling mengenal?


" Kau sudah cukup menebarkan kejahatan ! kau dan ayah mu akan ku lenyapkan dari muka bumi ini " kata Saint Lucia penuh dendam


" Kalau begitu, dia harus lenyap lebih dulu daripada aku dan ayah ku "


SRING


WUSH


Sylvia memperlihatkan gambaran Aiden yang sedang di kurung di sebuah tempat, seluruh tubuhnya di rantai. Arrabella panik melihat pemandangan itu.


" Aiden ! kembalikan Aiden ! "


" Cobalah menyelamatkan nya kalau bisa, Ratu Arrabella " Sylvia tersenyum sinis dan menggunakan kekuatan sihir nya untuk menghilang.


Wush..


Arrabella jatuh terduduk, ia merasa lemas dan pusing. Mungkin karena kandungan nya yang masih muda. Felix, Lorenzo, Demian, dan beberapa prajurit istana menghampiri Arrabella.


Mereka memberitahu kan pada Arrabella, kalau Aiden menghilang begitu saja. Count Valton dan Sylvia juga menghilang. Seluruh orang-orang di istana panik karena Raja mereka tiba-tiba menghilang, apalagi saat mereka tau ada sihir hitam yang menguasai Aiden dan kerajaan Clariness.


Camille membantu Arrabella berdiri dengan tegak.


"


" Yang mulia Ratu, apa kau baik-baik saja?" tanya Camille cemas


" Tenang saja, aku baik-baik saja putri. " jawab Arrabella tenang


" Yang mulia Ratu tenang saja, saya akan membawa yang mulia Raja kembali. Saya tau dimana Baginda Raja berada. Tapi, saya membutuhkan beberapa orang ikut dengan saya " kata Saint Lucia


" Baiklah, aku juga ikut "


" Tidak, yang mulia Ratu beristirahat saja di istana. " kata Camille cemas


" Aku harus mendapatkan kembali suamiku, aku harus pergi "


Ratu kan sedang hamil, bagaimana kalau terjadi sesuatu padanya?


Arrabella mengumpulkan kstaria white knight untuk melakukan perjalanan bersamanya dan Saint Lucia ,dalam upaya mencari Aiden. Ternyata perjalanan tidak memakan waktu lama karena Saint Lucia menggunakan sihir teleportasi nya.


Ratu Clariness dan beberapa orang kstaria disana sampai di sebuah tempat yang curam, dan ada banyak api disana.


" Tempat apa ini yang mulia? kenapa banyak sekali api disini?" tanya Roy yang terlihat ngeri melihat nyala api yang membara ( salah satu kstaria white knight )


" Ini namanya gerbang neraka, ternyata yang seperti ini benar-benar ada. Padahal aku hanya baca di buku dan mendengar dongeng dari ayah" jawab Arrabella yang ngeri juga melihat banyak api disana


Tidak ku sangka sihir hitam, penyihir hitam itu benar-benar ada.


Saint Lucia, Ratu Clariness dan para pengikutnya berjalan menyusuri jalan yang berbahaya. Tak lama kemudian mereka masuk ke sebuah gua, dan disana mereka melihat Aiden yang sedang terbaring tak sadarkan diri tanah.


Arrabella menghampiri pria itu dan memanggil manggil namanya. Aiden pun membuka matanya dengan perlahan setelah Saint Lucia berusaha menetralkan sihir hitam yang ada ditubuh Raja Clariness itu.


" Naomi.. itu kau? apa kau baik-baik saja?" tanya Raja Clariness itu dengan nada yang hangat seperti Aiden yang di kenal oleh Arrabella.


" Aiden .. ini kau? kau kembali.." Arrabella menangis


" Kenapa kau menangis? ada apa?" tanya Aiden cemas, pria itu juga kelihatan linglung.


" Jangan senang dulu, walaupun Raja sudah kembali sadar. Tapi, selama penyihir hitam itu belum mati dan melepaskan sihirnya, Baginda Raja akan tetap terpengaruh " kata Saint Lucia tajam.


Wush


SLING


DUAKK


" Woahh !! ada apa ini?!"


" Gua ini seperti akan runtuh?!!"


Para kstaria panik saat merasakan getaran hebat dari gua itu. Badan mereka oleng dan terjatuh berkali-kali. Tiba-tiba saja gua itu runtuh dan menjadi benteng yang memisahkan antara para kstaria, Arrabella, Aiden dan juga Saint Lucia.


🍂🍂🍂


Arrabella membantu Aiden berdiri. Pria itu masih terlihat linglung, ia seperti tidak tau apa yang sedang terjadi.


Tak lama setelah itu, muncullah Sylvia dan ayahnya dalam wujud yang menyeramkan dan menyerupai ular.


" Bagus, kalian semua ada disini. Tujuanku memang mengubur kalian disini hidup hidup " kata Count Valton dengan suaranya yang bergemuruh.


" Hentikan semua ini, maka aku akan membebaskan mu !! " ujar Saint Lucia mengancam


" Tidak perlu nona saint, aku tidak perlu pembebasan darimu. Karena apapun yang aku dan putriku lakukan ,kami akan tetap ke neraka !" kata Count Valton


Saint Lucia menatap tajam Count Valton dan Sylvia yang berada dalam wujud ular yang berukuran sangat besar.


" Maka aku tidak punya pilihan lain selain melawan kalian "


" Aku juga ikut " kata Aiden yang tiba-tiba berdiri dan mendekati Saint Lucia, pria itu sudah membawa pedang di tangannya.


" Kalian sudah membuatku menyakiti orang yang aku cintai, kalian tidak akan bisa ku maafkan !" Aiden terlihat murka kepada ayah dan anak itu


" Sayangku, kau mau melawan ku? bukankah kau mencintaiku?" tanya Sylvia


Dan pertarungan pun terjadi satu lawan satu, antara Aiden, Sylvia, Saint Lucia dan Count Valton di dalam gua itu. Sementara Arrabella hanya melihat pertarungan itu dengan penuh kecemasan.


...---***---...


Hair readers, makasih yang udah setia buat baca novel ini dengan sabar 🙏😊


Btw ini adalah konflik terakhir nya, maaf kalau ceritanya kurang memuaskan dan membosankan..😊😅


but, makasih dukungannya dan yang udah bersabar baca sampe sini.. dukung terus author dengan cara like, vote, komen 🙏 gumawo..