Vampire Dan Ware Wolf Mencintai Ku ( Cinta Segitiga )

Vampire Dan Ware Wolf Mencintai Ku ( Cinta Segitiga )
AMARAH LORD


Ke esokan harinya.


" Berita hari ini..! di ketahui model cantik riri angelin tewas di jalan blok 4, korban di temukan pukul 6 dini hari, di duga korban mengalami kecelakaan, tapi dari pihak penyelidik mengatakan terdapat unsur kesengajaan karena posisi korban keluar dari mobil yang di kendarainya, itu memicu konflik dari sebagian pihak.. " ( berita TV )


!!!


Aku sangat kaget, ketika mendengar berita itu.


Riri bagaimana bisa..? padahal baru kemarin kita bertemu 😦.


!!


Atau jangan- jangan... 😨


Aku langsung menoleh lord dan rangga yang berdiri di belakangku.


" kalian! apa kalian penyebab semua ini..?! "


Ngiikk ( telinga kucing rangga langsung turun )


Mereka berdua saling pandang dan tidak menjawabku.


" kenapa kalian diam saja..!! "


Lord memalingkan mukanya dan rangga, yaaahh..., rangga memang tidak bisa menyembunyikan sesuatu, dia benar- benar terlihat gugup.


" jawab aku..!! apa kalian yang melakukanya...?!! " aku menatap mereka tajam.


Mereka tetap bungkam, rangga menggigit bibir bawahnya dengan menunduk dan lord dengan sengaja tidak mau melihatku.


Dari situ aku tau, " jadi itu benar ulah kalian.. "


Aku mengepalkan tanganku.


" kenapa! kenapa kalian membunuhnya..?!! apa alasan kalian membunuh teman baikku haaah...?!! "


" teman..? " ucap lord.


Kali ini lord berjalan mendekat dan menatapku.


" dengar maya, tidak ada yang hidupnya tenang jika sudah membuatmu menangis dan orang seperti dia sama sekali tidak pantas di anggap sebagai teman.. "


Aku kaget dengan ucapannya, aku benar- benar marah.


" yaaa.. aku yang membunuhnya dan itu semua aku lakukan demi dirimu.. " ucap lord.


Aku menunduk dan mengepalkan tanganku, amarahku benar- benar meluap.


Melihat hal itu rangga langsung mendekati kami berdua.


" maya, aku mohon jangan marah, sebenarnya kami benar- benar tidak ada niat.... 😦"


Aku tidak mendengar ucapan rangga dan dengan reflek.


Aku melangkah maju dan mendorong keras rangga yang berdiri di sampingku dengan tangan kananku hingga dia mundur kebelakang.


Lalu...


Paaakk...!!!


Aku menampar keras lord yang ada di depanku...!


Seakan waktu terhenti sejenak, lord dan rangga terpana.


Mata mereka melotot karena kaget dengan apa yang aku lakukan barusan, terutama lord.


Lord langsung melihatku tajam, terpancar kemarahan yang luar biasa di matanya.


" sepanjang hidupku, tidak pernah sekalipun mengalami penghinaan seperti ini.. "


" kau, berani sekali menamparku yang bahkan orang tuaku sendiri tidak pernah melakukannya.. "


" kau pikir siapa yang berdiri di hadapanmu ini..? "


Kekuatan lord keluar, cairan berwarna merah kehitaman bermunculan di sekitar tubuh lord.


Praaang...! Praaang..!


Braaakkk..!


Thaaarr...!!


Rangga langsung panik.


" pak tua, kendalikan dirimu..!! "


Lord tidak mendengar.


" ini gawat... !! "


Lord sudah di kuasai amarahnya.


" aku akan membunuhmu.. " ucap lord


Mendengar itu rangga kaget..!!


" baik, kalau begitu bunuh aku.. !! ayo bunuh aku..!!! "


Bukannya menghindar aku justru berteriak pada lord, kami bertatapan tajam.


Lalu tiba - tiba..


!!!


Gumpalan itu datang kepadaku dengan cepat, lalu..


Jlaaasss...!


Rangga menahannya, dia datang dengan cepat dan berdiri di depanku, jadinya tangan rangga yang berlubang terkena serangan lord.


" apa kau gila..!! kau benar- benar ingin membunuh maya..!! "


" heeii..!! sadarlah..!! kendalikan amarahmu..!! "


" minggir.. " ucap lord.


Rangga juga ikut emosi karena tingkah kami berdua.


" kalian itu benar- benar aneh! kalian bilang saling mencintai dan menyayangi, lalu semua akan berakhir begitu saja..!! "


" apa cuman segini perasaan cinta kalian..!! lalu untuk apa selama ini bersama..! untuk apa kalian mempunyai anak..!! dasar kalian bodoh..!! "


!!!


Mendengar ucapan rangga aku langsung tersadar.


Aku sadar jika aku benar- benar melakukan kesalah yang besar, aku menyadari jika lord melakukan itu karena dia benar- benar menyayangiku dan tidak mau melihatku sedih karena ulah riri.


Ini semua demi aku.


" tidak! apa yang sudah aku lakukan.. 😦 "


Aku langsung berlari menghampiri lord.


" lord..?! "


Dia diam saja.


Lalu dengan nekat.


Cuupp.. ( aku mencium lord )


Lord hanya diam saja, tapi ternyata perlahan cairan itu mulai menghilang.


Dan akhirnya cairan itu menghilang dan sepertinya lord sudah mulai tenang.


Setelahnya, aku membuka mataku dan lord juga perlahan membuka matanya, kami terdiam dan saling pandang.


" lord maafkan aku, aku menyesal.. 😦 "


Aku menatap lord dengan penuh kesesalan.


Tapi lord hanya diam saja dan terus menatapku.


" aku tau seharusnya aku tidak melakukan itu, aku benar- benar bodoh! aku.. aku.. "


" kau akan aku hukum nanti... "


Tiba- tiba lord bicara.


Mendengar itu aku langsung mengangguk, lord tersenyum tipis dan itu membuatku lega.