
Aku membuka mataku ku lihat tidak ada siapapun, perlahan aku bangun dan berjalan membuka jendela, ku hirup udara segar di pagi hari.
" haaaahh.. segarnya, hari ini cuacanya cerah sekali.. "
Angin pagi membelai rambutku, aku memejamkan mataku merasakan kesejukannya.
Tiba-tiba aku di kagetkan saat lord muncul memeluk diriku dari belakang, aku langsung menengok ke arahnya.
" kau mengagetkan ku " ucapku dengan kesal.
" benarkah..? aku tidak bermaksud " Dia masih menjawab dengan wajah dinginnya benar- benar tidak ada ekspresi.
" huh... " aku memalingkan wajah ku kembali menatap ke depan.
" lagian kenapa kamu tiba- tiba memelukku... ?! " tanyaku dengan masih sedikit merajuk.
Dia tidak menjawab ku justru hanya tersenyum .
" apa tidurmu nyenyak.. ?? " tanya Lord.
" aaahh eemm iya.. " jawabku jujur.
Aku baru sadar beberapa hari ini lord memang tidur bersamaku tapi dia tidak menghisap darahku seperti biasanya jadi aku bisa tidur nyenyak, terkadang dia datang di saat aku sudah tidur dan pergi sebelum aku bangun.
" lord.. " aku memanggilnya pelan.
" eemm ?? "
" semenjak aku menjadi ratumu kau banyak berubah, kau bahkan tidak pernah meminta darahku lagi, kenapa ?? "
" aku tidak akan melakukannya jika kau tidak mengizinkan.. "
Aku kaget dengan jawaban manis Lord, tidak ku sangka dia bisa berkata seperti itu.
" tapi bukankah vampir itu butuh darah ?? " tanya ku lagi.
" kau tenang saja, keluarga kerajaan bisa bertahan walaupun berminggu- minggu tidak meminum darah, kami bisa mengendalikan rasa haus kami dan aku bisa meminum darah hewan- hewan di sini.. "
" eemm jadi begitu.. "
Aku termenung, kami terdiam sesaat tanpa bicara, aku berfikir dalam diam ku.
Tapi lord benar- benar berubah, seperti bukan Lord yang aku kenal sejak pertama kita bertemu.
" lord pertama bertemu dengan mu aku kira kau seorang monster yang tidak punya hati tapi entah mengapa aku merasa kau mulai sangat baik padaku.. " ucapku jujur dengan apa yang aku rasa.
" apa.. apa.. " aku ragu mengatakannya.
" hnn ??? " Lord memiringkan kepalanya mencoba melihatku, dia penasaran dengan apa yang aku mau katakan.
" apa kau itu punya perasaan padaku ?? " ucapku dengan gugup.
Aku tidak percaya aku bertanya soal hal bodoh ini tapi aku sungguh penasaran.
Mendengar pertanyaan ku itu dia tidak menjawabnya langsung, dia hanya terdiam dan tersenyum, membuat ku jadi salah tingkah dan sangat malu.
•••••••••
" ya, bisa di bilang begitu .. " ucap Lord pelan membisiki ku.
Aku terpana mendengarnya, hingga benar- benar tidak bisa bicara apapun, mendengar pengakuan Lord membuatku mati terkejut.
" kau tau maya sebelum kau kesini kita sebenarnya sudah pernah bertemu.. " ucap Lord.
" benarkah..!! kapan ?! " aku kaget dan penasaran.
" apa kau ingat ketika keluargaku di bantai kakak ku... "
Aku mengangguk.
" waktu itu aku berhasil selamat karena mengarungi waktu dan tidak sengaja aku berada di zaman ketika dia berada.. "
Aku kaget bercampur bingung.
Dia 🤔 ( aku bingung )
Aku melepaskan tangannya yang memelukku dan membalikan badanku, ku lihat wajahnya lekat karena aku sangat penasaran.
" aku waktu itu sedang terluka dan tak berdaya, aku jatuh ke sungai dan terbawa ombak hingga ke pinggir, aku berfikir aku akan benar- benar mati tapi tidak ku sangka ada seorang anak kecil yang menyelamatkanku.. "
Lord tersenyum .
" dan itu adalah kau yang sebelumnya.. " Lord menatapku.
" aku..?? " aku bertambah bingung dan penasaran.
" ya, generasimu yang dulu sudah menyelamatkanku " jelasnya.
" dia membawaku dan menyenderkan ku di bawah pohon, dia menungguku bangun dari pingsan ku dan di saat aku sadar dia menyapaku dengan senyumannya.. "
************
KISAH MASA LALU MEREKA 👇
" hai.. kau tidak apa- apa ?? " tanya wanita kecil itu dengan hawatir.
Kepala lord masih sangat sakit dan pusing.
" aauuu.. " Lord memegangi kepalanya.
" apa kau terluka.. ?? " tanya bocah itu lagi.
" dimana aku.. ?? " Lord menengok ke kanan dan ke kiri.
" oh tenanglah, ini di desaku di sini aman kok.. "
" kau.. kau siapa ?? " tanya Lord kecil.
Mendengar pertanyaan Lord bocah itu hanya tersenyum unjuk gigi .
" kenalin aku rina.. !! aku tadi melihatmu hanyut di sungai lalu aku menyelamatkanmu "
Setelah mendengar penjelasan Rina Lord baru sadar dengan kenyataan yang menimpa keluarganya, dia sedih dan tertunduk.
" kau kenapa, kenapa bersedih ?? " tanya Rina penasaran.
Lord tidak menjawab dan menangis kencang.
" sudah..sudah jangan menangis.. " Rina mengusap air mata lord.
" siapa nama mu ?? " tanya Rina lagi.
Lord diam saja tidak menanggapi dan masih tertunduk lesu.
" mm kau tinggal di mana ?? "
Lord tetap diam, dia masih merasa sedih dan terpukul dengan kenyataan yang baru saja dia alami.
" heeemm sepertinya kau tidak mau mengatakannya, yah baiklah tidak apa- apa, eh apa kau lapar ?? aku akan membawakan makanan untuk mu.. !! " ucap Rina dengan semangat.
Rina mencoba menghibur Lord yang sedih, tapi lord hanya menggelengkan kepalanya.
" kenapa.. ?? di sini makanannya sangat enak loo... "
Lord tetap diam, mukanya lesu.
" hmmm... kau ini " Rina mulai bingung harus bagaimana.
Sekilas Rina melihat penampilan lord yang tidak seperti anak-anak biasanya, itu terlihat aneh bagi Rina.
" pakaianmu seperti kerajaan jaman dulu saja..hahahaha unik sekali.. " ucap Rina dengan sedikit meledek.
" aku memang keluarga bangsawan, aku ini seorang pangeran.. " ucap Lord mulai menanggapi karena di ledek Rina.
" hah hahahaha... !!! " Rina tertawa lepas.
" kau ini lucu sekali, itu tidak mungkin.. " Rina menganggap Lord hanya membual.
" aku serius aku ini seorang pangeran, aku tinggal di kastil jauh dari sini dan ayahku adalah raja vampir.. "
" ooh jadi kau anak vampir dong.. " ucap Rina dengan wajah meledeknya.
" tentu saja.. " jawab Lord serius.
" hmmm kalau kau vampir mana buktinya.. ?? " Rina tetap tidak percaya.
" baik akan aku buktikan.. " jawab Lord dengan kesal.
" baiklah kalau begitu hisap darahku.. " ucap Rina ringan.
Rina menjulurkan tangannya ke arah lord dan tanpa basa- basi lord langsung menggigit tangan Rina dan menghisap darahnya.
" auu.. " pekik Rina.
Setelah Lord menghisap sedikit darah Rina dia segera melepaskan gigitannya.
" wah ternyata benar kau seorang vampir.. " ucap Rina dengan terpana.
"kau tidak apa kan? Apa tanganmu terasa sakit setelah aku gigit ? " ucap Lord merasa bersalah.
" tidak " ucap Rina dengan tersenyum.
" kau.. kau tidak takut padaku.. ?? " Lord merasa bersalah dan gugup.
" tentu saja tidak.. " ucap Rina dengan tersenyum manis.
Rina mengusap kepala lord dengan lembut dan mencoba menenangkannya.
" walaupun kamu seorang vampir tapi kamu terlihat sangat manis dan lucu.. "
Lord memandang Rina dengan tatapan polosnya.
" oh tunggu di sini sebentar ya, aku akan membawakan obat buat lukamu.. " ucap Rina setelah sadar jika Lord penuh goresan luka.
Lord mengangguk tanpa berkata apapun, setelah Rina pergi lord berfikir jika dia tidak seharusnya bersama manusia walaupun dia sangat nyaman dengan sentuhan dan senyuman Rina tapi dia terpaksa harus pergi menjauh dari manusia.
Setelah Rina kembali lord sudah tidak ada di tempatnya.
***************
Maya kaget dengan pernyataan lord .
" karena dulu kami masih sama- sama anak kecil, saat aku bangun dari tidur lamaku pertama melihat mu aku sempat tidak mengenalimu " ucap Lord.
" lalu bagaimana kau mengenaliku ?? "
" saat aku pertama menghisap darahmu, aku bisa mengenalinya karena dulu aku juga pernah merasakannya.. "
Jadi di kehidupanku yang dulu aku sudah pernah bertemu dengan lord bahkan jauh sebelum aku masuk ke dunia ini.