
" haaaahhh.. kenyang ๐" ucap rangga dengan berbaring di lantai sambil mengelus perutnya.
" seperti dugaanku.. " lord yang bersandar di tembok sambil melihat rangga.
" ๐ kenapa..?? "
" kau itu memang monster.. " ucap lord dengan mamalingkan wajahnya.
" ๐ bukankah dari awal kau sudah tau.. "
" ya " ucap lord singkat sambil berjalan keluar dari ruangan itu.
" heehh ๐ " rangga masih berbaring di lantai.
>>>>>>>>>>>>>>>>>
Dikamar, aku sedang duduk di atas kasur lalu..
Kraaakk.... ( suara pintu terbuka )
" lord "
Lord diam saja, lalu berjalan mengambil minumannya di meja.
" eeemm lord bagaimana dengan lenova? apa kau membunuhnya..?? "
" tidak " ucap lord singkat lalu meneguk minumannya.
๐ง Aku merasa lega..
" bukan aku yang membunuhnya.. " ucap lord pelan.
" ๐ฒ lalu..?? "
" menurutmu siapa..?? "
Aku mengerutkan alisku, " eeemm apa rangga yang melakukannya.. ?? "
" ya " ucap lord lalu meneguk minumannya lagi.
Lord melihat minumannya digelas yang di pegangnya lalu dengan pelan berkata, " dia memakannya.. "
" ๐จ " ekpresiku.
Lalu tiba- tiba..
" hei pak tua! " rangga yang masuk dari jendela.
" kau seharusnya tidak perlu mengatakan itu.. ๐ "
" aku hanya mengatakan yang sebenarnya.. " jawab lord acuh.
Rangga sedikit kesal dengan lord, lalu perlahan dia menoleh ku.
Aku langsung tertunduk dan memalingkan pandanganku, rangga melangkah menghampiriku.
" sayang.. "
Aku tetap tertunduk .
" haaaahhh... ๐ง, hei lihat pak tua maya jadi takut kepadaku.. "
" heeehh " ( lord memalingkan wajahnya )
Rangga duduk di depanku, aku tetap menunduk lalu perlahan dia membelai wajahku agar aku mau menatapnya.
" sayang dengar, aku akui apa yang di katakan pak tua itu memang benar tapi aku harap kau jangan takut padaku.. itulah kenapa selama ini aku tidak mau kau melihatnya.. "
Rangga terlihat sangat tulus mengatakan itu, dia menatapku penuh harap dengan telinga kucingnya yang turun kebawah dan itu membuatku sangat senang melihat ekpresinya.
" hahaha ๐ " ( aku tertawa kecil )
" hnn..?? ๐ " rangga bingung.
" kau terlihat sangat lucu rangga.. " ( aku mengelus kepalanya )
" aku tidak takut padamu, aku tadi hanya tidak menyangka saja, karena selama ini yang ku tau kau seperti anjing kecil yang manis.. "
Rangga tersenyum senang ๐. ( telinga kucingnya kembali lagi ke atas )
" itu karena dia pandai menipu.. " ucap lord ketus.
" haa aaah..!! ๐ก " rangga langsung menoleh lord.
" kenapa! memang benar yang aku katakan, kau itu seperti punya dua muka dan dua kepribadian.. selalu terlihat manis di depan maya tapi aslinya kau monster di depan yang lainnya.. "
" haaah!! bukankah kau juga sama!! " rangga sangat tidak senang.
Mereka saling pandang tajam.
" hahahha ๐ sudah- sudah kalian itu menurutku sama- sama mengerikannya ๐ "
" hhh!!! " ( langsung mereka berdua menatapku )
" tapi aku tetap mencintai kalian walaupun kalian seperti itu.. ๐ "
Mereka langsung tersenyum senang ๐โบ.
" ๐" ekpresiku.
" ooh yaa rangga buruan kau mandi, bajumu penuh darah.. "
" ooh ya.. " rangga langsung berdiri dan mau membuka bajunya.
" aku dulu " ucap lord
" ๐ kau tidak lihat aku seperti ini.. "
" aku sudah tidak tahan dengan bau darahnya, jadi aku akan mandi lebih dulu.. "
" haaaa.. maya menyuruhku duluan! "
" ini kastilku, kalau kau mau kau bisa pulang kedesamu sendiri.. "
" apa!! apa kau lupa kau juga pernah menginap di tempatku..?!! "
" aku tidak peduli.. "
" ๐ dasar vampire menyebalkan..!! "
Mereka saling menatap dengan penuh amarah ๐กโ๐
" haaaahh ๐ง" ( menepuk jidatku sendiri ).
" kenapa kalian cuman mau mandi saja ribut sekali..! "
Mereka malah saling tunjuk satu sama lain, " dia duluan yang mulai..!! "
" kalian bisa mandi bersama.. " ucapku
" tidak mau!! " ( jawab mereka berbarengan )
" ๐ฉ " ( kepalaku pusing )