
Hmmm kenapa belum pulang juga ?? aku tau dia sekarang bersamanya ( Rangga ) tapi aku tidak pernah di buat menunggu selama ini, bahkan dia tidak bilang jika mau menginap!
Lord berjalan bolak - balik dan membuat vampir lain yang melihatnya menjadi bingung.
Dan karena Lord terus dan terus seperti itu vampir bawahannya menjadi hawatir, karena bagi mereka tuan mereka yang paling di utamakan.
" xey cobalah bertanya... " vampir itu menyuruh Xey dan Xey mengangguk.
Xey menghampiri tuannya.
" maaf tuan apakah yang anda risaukan.. ? "
Lord langsung menghadap Xey.
" Xey! aku tidak mengerti sebenarnya dia itu kenapa.. ! "
Lord langsung bicara dengan nada tinggi, membuat Xey kaget.
" eemm maksud anda ratu Maya.. ?? "
" iyalah siapa lagi " Lord agak kesal.
" eemm memangnya ratu kenapa tuan.. ?? "
" dia sudah pergi bersama Rangga dari kemarin! bahkan dia tidak bilang padaku jika mau menginap, apa dia tidak tau aku bahkan tidak tidur semalaman karena menunggunya..!! "
Muka Lord memerah.
" pfffttt.. " Xey menahan tawanya.
" hei... kenapa malah ketawa.. ?! "
" maaf tuan tapi anda terlihat sangat imut saat cemburu.. "
Lord memang selalu mengerutkan alisnya dan mukanya memerah saat kesal seperti buah apel.
" ini tidak lucu Xey.. "
" maaf tuan tapi saya tidak menyangka anda yang selalu tenang bisa sampai seperti ini.. "
" haaaahhh... entahlah Xey terkadang aku tidak tau dengan jalan pikiran Maya.. "
" perempuan memang susah di tebak tuan jadi wajar jika tuan belum bisa memahaminya.. "
" hmmm... ya sudahlah kau jaga kastilnya aku akan menjemput mereka.. "
" baik tuan.. "
Lord mengeluarkan sayapnya dan terbang.
...****************...
Dari kejauhan Lord melihat gumpalan asap hitam yang menyelubungi tempat tinggal kaum werewolf.
Eemm apa itu ?? ada yang tidak beres disini.
Lord turun di tengah- tengah gumpalan asap itu, dia melihat sekelilingnya tapi hawanya sangat sepi tanpa ada kehidupan sama sekali.
Ada apa ini.. ??
Dia mencoba berjalan tapi dia tidak menemukan siapapun lalu tiba- tiba dia merasakan sesuatu.
" aku tau kau disini, keluarlah.. ! "
Gumpalan asap itu melilit tubuh Lord dan lama- kelamaan membentuk sebuah wajah dan sebagian tubuh.
" waah.. waah.. aku tidak menyangka bisa bertemu kaum bangsawan di sini.. "
" iblis.. " ucap Lord sambil mengerutkan keningnya.
Asap itu membentuk sebagian badan atas seorang wanita sedangkan bagian pinggang dan kakinya adalah gumpalan asap yang melilit Lord, wanita itu merangkul leher Lord dan tersenyum padanya, dia juga memilik tanduk yang besar.
" sedang apa kau disini.. ?? "
" eemm aku lelah kesana kemari mencari jiwa- jiwa yang hilang jadi aku membuat mereka tertidur agar aku bisa memakan jiwa merek tanpa harus mencari.. "
" pergilah " mata Lord bersinar merah.
" ouu kau galak sekali.. hmm tapi aku senang bisa bertemu mahluk berkelas sepertimu, yaa... walaupun aku tidak tau kenapa kau tiba- tiba bisa kesini.."
Iblis itu mendekatkan wajahnya pada Lord.
" aku sangat beruntung bisa memakan jiwamu... vampir "
Lord hanya diam berdiri dengan terus menatap tajam ke mata iblis itu.
" hahaha.. kenapa apa kau takut.. ?? " ucap sang iblis sembari membelai wajah Lord.
" kau punya mata yang indah vampir.. "
" jangan menyentuhku " ucap Lord tegas.
" hmm " iblis itu tersenyum.
" kau tampan.. mungkin aku bisa bermain sebentar denganmu.. "
" aku bilang jangan menyentuhku.. " Lord mulai kesal.
" hahahaha... aku suka sikapmu.. " iblis itu tertawa terbahak - bahak.
" tapi sayang kau tida bisa menolak ku, tidak ada yang bisa keluar dari kabut ini.. "
" hmm kau percaya diri sekali.. "
" sayang.. vampir biasa tidak akan bisa kabur, aku peringatkan dirimu itu percuma "
Lord tiba- tiba menundukkan kepalanya dan tersenyum.
" kau pikir aku vampir biasa..? "
Lalu sesuatu terjadi.
" apa.. apa yang kau lakukan.. ?!! "
Iblis itu kaget, dia seperti tersedot dalam lubang hitam.
" apa ini.. ??!!! " iblis itu sangat panik.
" heh.. aku akan mengirim mu ke dimensi lain "
" bagaimana bisa.. ??!! bagaimana bisa vampir biasa sepertimu melakukan ini.. ?!! "
Sontak iblis itu ketakutan.
" kau pikir aku vampir biasa.. ?? eemm kau tidak sadar dari awal aku tidak tumbang tertidur seperti yang lain.. ? "
Iblis itu sangat terkejut dan baru tersadar jika kabutnya dari awal tidak berpengaruh pada Lord.
" kau.. siapa kau sebenarnya.. ??! " matanya melotot.
Lord tidak menjawab hanya tersenyum.
" jangan.. jangan.. ap.. apa kau raja vampir ??? vaizeelord..?? "
" ya " ucap Lord berat.
" tidak mungkin.. !! dia tertidur berabad- abad lalu.. "
" aku sudah terbangun sejak lama.. "
Iblis itu kaget..!!
" tidak... !!! tidaaakkk.. !! "
Lubang itu terus menyedotnya dan akhirnya iblis itu menghilang.
Semua seketika kembali seperti semula, orang- orang yang tertidur sudah mulai tersadar, tidak terkecuali aku.
" ap.. apa yang terjadi.. ?? " tanyaku merasa linglung.
" eemm.. entahlah Maya.. " Rangga memegangi kepalanya.
" Rangga kau tidak pa-pa ?? "
" aku tidak pa- pa.. "
Kami bangkit dan melihat ke luar desa dan tampak semua kembali seperti semula.
" Lord..! "
Kami saling pandang dan segera turun keluar dari istana, kami menghampiri Lord.
" Lord..? "
" Maya.. "
Dia langsung memelukku.
" kau tidak pa- pa ?? "
" e eemm.. aku baik Lord.. "
" hah.. syukurlah.. aku lega.. "
" pak tua.. apa yang terjadi sebenarnya.. ?! "
" ada iblis yang memberi sihir dan ingin memakan jiwa kalian semua.. "
" jadi begitu.. "
Rangga menghampiri Lord.
" kalau begitu aku mengucapkan terimakasih "
Lord kaget.. !
" kau memang terlihat dingin tapi sebenarnya hatimu sangat baik, kau telah menyelamatkanku dan kaum ku.. "
Lord sedikit malu.
" kau jangan salah faham, aku hanya ingin menyelamatkan Maya.. "
Rangga tersenyum.
" tetap saja.. aku mengucapkan terimakasih "
Lord tersenyum tipis.
Rangga tiba- tiba memeluk Lord.
" hei.. apa yang kau lakukan.. ??!! "
Di marahi Lord Rangga justru tertawa renyah, akupun ikut tersenyum melihat tingkah mereka.