
Aku berjalan menyusuri kastil, tiba- tiba ada pengawal menghampiriku dan berlutut memberi hormat.
" ratu, tuan meminta anda menemuinya di halaman kastil.. "
" hnn ?? "
Loh bukankah aku tadi baru bertemu dengannya ?.
Aku sempat bingung, tapi baiklah.
" aku akan menemuinya, terimakasih.. "
Pengawal itu mengangguk " kalau begitu saya permisi ".
Aku bergegas keluar kastil untuk menemui Lord, aku pikir dia mungkin akan memberi kejutan spesial untukku karna beberapa hari ini semenjak aku mengandung anaknya dia sangat memanjakan ku.
...****************...
Di sisi lain, Lord yang asli ternyata berada di kamarnya dan seketika pintu kamar itu terbuka.
" Lenova, untuk apa kau kesini.. ?? "
Lenova mendekati Lord.
" Lord aku ke sini untuk meminta maaf padamu, waktu itu aku tidak bisa mengendalikan diriku.. "
Air mata palsu pun keluar.
" aku masih belum bisa menerima kematian calon suamiku, berabad- abad aku berkelana untuk melupakan dia tapi tidak ku sangka aku justru menyukai adiknya.. "
" aku sungguh menyedihkan.. " Lenova menangis pilu dan menundukkan kepalanya.
Sedangkan Lord hanya terdiam melihatnya menangis.
" Lord aku sadar aku salah dan sudah mengecewakan kakakmu, jadi mulai sekarang aku akan pergi dan tidak akan mengganggumu lagi.. "
Mendengar itu Lord kaget, dia melihat Lenova yang menangis pilu dan itu membuat dia merasa seakan seperti menyakiti kakaknya.
Perlahan Lord menghampiri Lenova.
" kau tau, sebenarnya aku tidak mau melakukan ini padamu, mengenang kakakku yang sangat menyayangiku dan selalu melindungi ku, dia adalah panutan bagiku.. "
" aku tau kau frustasi karna kematiannya tapi bukan hanya kau yang merasakannya, akupun juga, aku merasa sangat kehilangan.. "
Mereka saling pandang dan perlahan Lenova berlutut di depan Lord sambil menangis, dia terlihat sangat menyesal atas perbuatannya..
" Lord maafkan aku..? "
Lord tidak menyangka Lenova berbuat sampai seperti itu, Lord merasa iba dan perlahan dia menunduk ingin menarik Lenova untuk berdiri.
" ya.. aku memaafkan mu, kau tidak perlu begini "
Dan tiba- tiba.
Lord kaget, Lenova melemparkan seperti bubuk putih tepat ke wajahnya saat menunduk tadi.
Lalu pandangan Lord mulai kabur dan dia merasa ngantuk yang luar biasa.
Bruukkk..!!
Akhirnya Lord pingsan.
" maafkan aku Lord, tapi aku tidak akan mengizinkanmu dengan wanita lain, akulah yang akan jadi satu- satunya ratumu... "
...****************...
Aku melihat Lord di halaman kastil dia berdiri membelakangi ku dan melihat hutan, aku segera menghampirinya.
" Lord ada apa kau memanggilku.. ?? "
" Maya aku mau memberikan kejutan untukmu.. "
Astaga Lord romantis sekali aku jadi penasaran !
" eemm apa itu.. ? " jawabku kegirangan.
Lord hanya tersenyum tapi tidak mau melihat wajahku, dia tetap melihat lurus ke depan.
" ayo ikut aku.. "
" haa kemana.. ?? "
" ikuti saja.. "
Dan perlahan Lord berjalan menuju hutan, tapi karna aku tidak berpikir yang macam- macam akhirnya aku mengikutinya.
Dan ternyata Rangga yang lagi bersantai duduk di atas menara melihat ku dengan Lord.
Maya..! untuk apa Lord membawa Maya malam-malam begini ke hutan?! aku rasa ada yang tidak beres disini..
Akhirnya karena penasaran diam- diam Rangga mengikuti kami.
...****************...
Kami terus berjalan dan aku mulai hawatir karena keadaan hutan sangat gelap dan menyeramkan, di tambah Lord dari tadi hanya diam saja, bahkan terus berjalan di depanku tanpa melihatku sama sekali.
" eemm Lord, sampai kapan kita akan berjalan.. ?? "
Lord diam saja, aku mulai panik.
" Lord aku rasa ini sudah sangat jauh dari kastil, a.. aku takut gelap.. "
Dan entah dari mana ada asap menyelimuti kami sehingga aku tidak bisa melihat apapun, bahkan Lord yang tadinya di depanku pun tidak terlihat, seketika aku mulai ketakutan dan sangat panik.
" Lord..?!!! "
Aku berusaha memanggilnya tapi tidak ada jawaban.
Ini gawat..!!