Vampire Dan Ware Wolf Mencintai Ku ( Cinta Segitiga )

Vampire Dan Ware Wolf Mencintai Ku ( Cinta Segitiga )
RINDU


" bukankah itu tuan lord... ? "


" yaa.. yaa.. itu memang dia "


Lord berjalan melewati penduduk rangga dengan di iringi craig di belakangnya.


Sesampainya di depan kamar rangga, ternyata sebagian dari kaum rangga lagi berkumpul di depan pintu.


" tuan lord..! "


" aku yang membawanya kesini.. " ucap craig.


Lord menghampiri pintu kamar rangga dan berdiri di depannya.


" eeemm tuan pintunya dikunci dari dalam, apa perlu kami dobrak..?? "


" tidak perlu "


Gleekk! ( lord membuka pintu )


!!! ( semua kaget )


Dengan mudah lord membuka pintunya bahkan seperti membuka pintu biasa.


Lord masuk dan terlihat rangga berbaring di kasur dengan selimut menutup sebagian tubuh dan mukanya.


" kenapa kau cengeng sekali..? "


Rangga tidak menjawab.


Lord merasa tidak senang dan menyipitkan matanya.


Lalu..


Sraaaanggg..!! ( lord mengeluarkan tombak sihirnya dan bersiap menyerang rangga )


Melihat tombak itu tepat di kepala rangga, semua yang disana kaget..!!


" berhenti menangis atau tombak ini akan menembus kepalamu.. "


Rangga tetap diam saja.


" tuan! apa yang kau lakukan..?! " teriak craig.


Semua panik, takut jika lord benar- benar akan membunuh rangga.


" berani sekali kau mengacuhkanku bocah.. " ucap lord.


Rangga tetap diam saja.


Seketika suasana jadi tegang, lalu..


" haaaahhh... 😧, kau ini memang keras kepala.. " ucap lord.


Tombaknya menghilang.


" apa maumu..?? apa kau mau menemuinya..?? "


Rangga tetap diam.


😐 ( diam sejenak )


" baik, aku akan mengatarkanmu padanya.. "


SEKETIKA HUJANNYA BERHENTI.


Semua yang di luar yang tadinya meneduh di buat kaget..!! karena hujan yang berbulan- bulan turun tiba- tiba berhenti.


Perlahan rangga membuka selimut yang menutupi wajahnya.


" apa kau serius..?? " tanya rangga.


" ya "


Ucap lord singkat.


Rangga lalu bangkit dan duduk, semua yang melihat rangga akhirnya bisa tenang merasa sangat lega.


" kalau begitu ayo kita kesana.. " ucap rangga sambil menatap lord.


Lord mengangguk.


>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>


Di kastil.


" tuan rangga, akhirnya kau menampakan diri lagi.. " ucap xey sambil memberi hormat.


Rangga mengangguk.


Akhirnya mereka bersiap untuk mengarungi waktu lagi dan dengan sihir lord yang mulai mengelilingi mereka berdua.


>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>


" Haaaahhh... sudah tiga bulan aku hidup di duniaku, semua berjalan normal seperti biasa tapi... terkadang aku masih memikirkan mereka berdua.. "


Ucap ku di depan cermin sambil menyisir rambutku.


Kira- kira sedang apa mereka sekarang ya .?? apa mereka baik- baik saja.. 🙁


Yaa, tidak bisa aku pungkiri terkadang aku sangat merindukan mereka, tapi aku sudah berkata jika aku membenci mereka berdua dan tidak mau melihat mereka lagi.


Sebenarnya aku sangat menyesal karena bicara kasar seperti itu, saat itu aku sedang terbawa emosi dan kesedihanku, aku harus bagaimana..😔 jika ada kesempatan aku sungguh ingin meminta maaf pada mereka 😔.


Aku merenung dalam diamku.


>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>


Lord dan rangga sudah ada di depan rumah maya tapi mereka belum masuk, mereka masih sangat ragu untuk menemui maya karena kemarin maya bilang sangat membenci mereka.


Mereka saling pandang, tiba- tiba..


Gleeekk..!!


!! ( mereka kaget )


Maya keluar dari rumah dan berjalan begitu saja melewati mereka.


" pak tua, kenapa maya.. ?? " rangga bingung.


" kau yang melakukannya.. ? "


Lord mengangguk.


Maya terus berjalan pergi.


" ayo kita ikuti dia..?! "


Rangga dan lord diam- diam mengikuti maya dari belakang.


Mereka terus berjalan, hingga akhirnya berada di gang sepi.


" sebenarnya maya mau kemana sih..?? " rangga bertanya.


" entahlah.. " jawab lord.


Tiba- tiba..


!!!! ( maya kaget )


Ada segerombolan preman menyegatnya.


" haii manis, kau mau kemana..?? " tanya preman itu.


" mau apa kalian..?!! "


Maya sangat takut, dia perlahan berjalan mundur.


" kami mau uangmu.."


" ya, berikan uangmu pada kami..!! " ucap mereka.


Maya tidak bisa lari karena di kelilingi mereka.


" aku tidak punya uang! pergi kalian dari sini..!! atau aku akan berteriak..!! "


" hahahahahha...!!! silakan..!! tidak akan ada yang mendengarmu.. ! "


Maya makin merasa takut, badannya bergetar.


" aku mohon biarkan aku pergi.. " ucap maya memelas.


Sementara itu.


" maya!! "


Rangga marah dan berniat ingin menghampiri maya.


Tapi di cegah lord yang menarik lengannya.


" jangan! jangan kesan.. jika kau kesana nanti dia bisa langsung melihatmu..! "


" tap. tapi.. " rangga panik.


Disisi lain.


" hahaha..!! kalau begitu serahkan tubuhmu untuk kami.. " ucap preman itu.


" tidak! jangan..!! "


" hahahhaha...!! " mereka menatap maya penuh nafsu.


Lalu...


Sreeekk..!! sreeekk..!! ( preman itu mencoba menyobek baju maya )


" tidaaakk..!!! "


Maya berteriak dan menangis.


!!!! ( rangga dan lord kaget )


Rangga mengepalkan tangannya dan akhirnya berlari menghampiri maya dan preman itu.


Duuukkk..!!! duuukk..!!


Kraaakk..!!


" aaaahhhkkkk..!!! "


" aaaakk..!!! "


Rangga benar- benar membantai habis mereka, tulang mereka patah dan tubuhnya panuh luka.


Dan akhirnya mereka semua terkapar, melihat itu maya sangat kaget..!!


Mata maya melotot dan rangga hanya tertunduk membelakangi maya.


" rangga.. " ucap maya pelan.


Rangga perlahan membalikan badannya menghadap maya dengan kepala yang masih menunduk.


" maya, ak.. aku.. " rangga bingung harus bicara apa, takut jika maya marah lagi padanya.


Tapi tiba- tiba..


" rangga! "


Maya berlari memeluk rangga sambil menangis kencang.. 😭.


!!! ( rangga kaget )


" rangga aku tadi takut sekali.. 😭 "


Maya memeluk rangga erat.


Melihat itu rangga tersenyum dan mengelus lembut kepala maya.


" sudaah, jangan takut ada aku disini... "


********************


Dukung Author dengan memberikan VOTEnya.


Terimakasih 😘