
Iblis itu menunduk dan tersenyum itu membuat Rangga heran.
" hei tuan Rangga apa kau tau selama ini aku selalu memperhatikanmu " ucap iblis itu dengan tiba-tiba.
" apa maksudmu.. ?? "
" selama ini aku selalu mengikuti mu kemanapun kau pergi bahkan jauh sebelum kau bertemu dengannya ( Maya ) "
Rangga hanya terdiam.
" tapi semua berubah ketika kau bertemu dengannya... aku.. aku.. " iblis itu menggertakkan giginya.
" aku tidak bisa menerimanya...! saat kau berduaan dan bermesraan dengannya... !!! " iblis itu mengepalkan tangannya dan menatap tajam Rangga.
" aku selalu mengagumi mu dan menyukaimu.. !! tapi semuanya di ambil oleh perempuan bodoh itu..!!! "
" omong kosong..!!! " Rangga membentak.
" apa.. apa hebatnya dia.. ??!!! kenapa.. kenapa kau menyukai wanita lemah seperti dia.. !! " iblis itu tidak terima.
" jadi seperti itu.. " Lord menyekat omongan mereka berdua.
" pantas saja kau sangat antusias pada Rangga.. " Lord menambahkan.
Iblis itu menatap dalam Rangga.
" ak.. aku pikir ketika aku menggantikannya ( Maya ) aku bisa benar- benar bisa bersamamu dan di dekatmu selamanya " iblis itu tersenyum sambil menangis.
" tapi ternyata aku salah.. kau tetap saja tidak bisa menerimaku, sebenarnya.. sebenarnya apa hebatnya wanita itu ?? " iblis itu menunduk sedih.
" hei.. dengar..!! aku tidak peduli dengan alasanmu itu tapi yang jelas Maya lebih baik darimu dan aku yang bersamanya itu bukan urusanmu...!! " Rangga membentak.
Iblis itu merasa sangat sedih dan kecewa dengan ucapan Rangga.
" sekarang kau katakan dimana kau sembunyikan Maya.. ??! "
Iblis itu menjadi marah.. " tidak aku tidak akan mengatakannya..!! "
" kau berani menguji kesabaranku..?!! "
" aku tidak peduli..!! walaupun aku mati aku tidak akan mengatakannya..!! jika aku mati aku akan pastikan dia juga akan ikut mati bersamaku..!!! "
" kau.. !! " Rangga merasa sangat muak dengannya.
Tanpa pikir panjang dia langsung memegang sayap iblis itu.
" ap.. apa yang kau lakukan.. ?!!! " iblis itu kaget.
Tiba- tiba..
" aaaaaakkkkhhhhhhh....!!!!!! " iblis itu berteriak kencang
Iblis itu menangis dengan keras.
" sekarang katakan padaku, dimana kau sembunyikan Maya.. ?! jangan sampai aku menghancurkan tubuhmu sampai berkeping- keping.. "
Rangga sudah tidak punya kesabaran lagi amarahnya sudah pada tahap puncaknya.
" tidak.. aku tidak akan mengatakannya !! " iblis itu tetap bersikeras.
" kau.. berani sekali kau !! " teriak Rangga.
" hahhahha.. tak apa bunuh.. bunuh saja aku..!! aku tidak akan biarkan kau dengan wanita lain..! " iblis itu berkata sambil tertawa keras.
Rangga melangkah mundur dan mengepalkan tangannya.
" kau tidak akan pernah menemukannya..! hahahhaha.. " iblis itu terus tertawa keras.
Rangga benar- benar ingin menghancurkannya, dia marah luar biasa tapi masih memikirkan Maya yang di sembunyikan iblis itu..!!
" kenapa.. kenapa kau diam saja.. ?!! hahhaa.. bunuh.. ayo.. bunuh aku.. !! " iblis itu berteriak ke Rangga.
Rangga sangat bingung harus bagaimana, dengan sekuat tenaga dia mencoba menahan emosinya yang sudah meluap-luap bagai air yang mendidih.
Seluruh badan Rangga bergetar, dia mengepalkan tangannya hingga seluruh otot di tangannya menonjol keluar, rasanya dia benar-benar ingin mentahkan seluruh sendi dan merobek-robek daging iblis itu.
" menyingkir lah kau serigala " , melihat Rangga yang kebingungan Lord tiba- tiba mendekat.
Lord mendekati iblis itu dan duduk jongkok di depannya.
" apa yang akan kau lakukan.. ?? " Rangga bertanya.
" sekarang adalah giliranku.. " reaksi dingin Lord.
Mata Lord menyala merah, dia menjambak iblis itu hingga mereka bertatapan.
" maafkan aku.. " Lord bicara pada iblis itu.
Rangga langsung kaget.. !! kenapa Lord meminta maaf, padahal selama ini Lord bahkan tidak pernah meminta maaf pada siapapun.
" ap.. apa.. ?? " iblis itu bingung.
" ini akan terasa sangat menyakitkan.. aku tidak tau kau bisa bertahan atau tidak " ucap Lord.
Mata iblis itu melotot, lalu...
" aaaaakhhh...!!!! " tiba-tiba iblis itu berteriak histeris.
Rangga kaget..!! dia tidak tau apa yang di lakukan Lord.