
Di balkon aku merenung dalam diam.
Haaaah.. sudah 2 tahun aku disini 😔, kira- kira bagaimana dengan keadaan keluargaku ya..?? aku rindu sekali dengan mereka, tapi.. cloud sudah mengetakan jika aku tidak boleh meninggalkannya 😔 , aku harus bagaimana.. ??
" maya " lord menghampiriku.
" lord.. "
" kenapa kau sedih..?? apa yang kau pikirkan..?? "
Aku hanya tertunduk.
" katakan padaku.. " ucap lord.
" eeemm lord, ak.. aku merindukan keluargaku.. "
Lord menyipitkan matanya, " jadi kau ingin pulang ke duniamu..?? "
" 😔 sudah 2 tahun aku disini, aku tidak tau keadaan mereka saat ini, aku sangat hawatir pada mereka, mereka pasti sangat cemas dan bingung karena aku yang tiba- tiba menghilang.. "
" lord aku mohon, bolehkah aku menjenguk mereka.. ?? " aku menatap lord penuh harap.
" jika kau kembali ke duniamu, apa kau mau kembali lagi kesini..?? " tanya lord serius.
Aku tidak bisa menjawabnya, aku hanya tertunduk sedih.
" lupakan duniamu " ucap lord tegas.
!! ( aku kaget mendengarnya )
Aku memandang lord dan lord menatapku tajam, " aku tidak akan mengizinkan kau meninggalkanku, tidak akan pernah.. "
Lalu lord pun pergi meninggalkanku begitu saja.
Aku sangat sedih, hanya lordlah yang bisa membawaku pulang tapi dia sama sekali tidak mau melakukannya.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Hari demi hari berlalu dan selama itulah aku menjalani hariku dengan penuh kelesuan.
Aku benar- benar merindukan mereka 😔.
" sayang! " rangga datang menemuiku.
Aku tidak menjawabnya.
" 😕, sayang kau kenapa..?? "
" tidak apa rangga, tolong biarkan aku sendiri.. "
" kenapa..?? apa ada masalah..?? "
Aku hanya menunduk sedih.
" dia ingin pulang " ucap lord yang tiba- tiba muncul.
Mata rangga melotot, " benarkah itu maya..?? "
Aku mengangguk perlahan.
Seketika semua diam.
" haaaahh.. baiklah kalau begitu " ucap lord.
Aku kaget, aku langsung menatap lord.
" aku tidak bisa melihatmu terus- terusan sedih, aku akan membawamu kembali.."
" benarkah..?! " ucapku.
" yaa.. "
Aku senang sekali 😀.
" aku ikut.. " ucap rangga.
>>>>>>>>>>>>>>>>
Dengan sihir lord.
Aku memejamkan mataku dan cahaya merah pun menyelimuti kami, setelah aku membuka mata.
😮 Aku sudah berada di duniaku.
" maya, disini yang bisa terlihat hanya kamu sementara aku dan rangga tidak bisa terlihat orang lain.. " ucap lord.
" ya lord.. "
Akhirnya kami bertiga menuju rumahku, aku sangat kangen suasana disini.. manusia berjalan kesana- kemari beraktifitas seperti biasa.
Sepanjang jalan rangga di buat berkali- kali kagum, yaaa.. ini memang pertama kali buatnya, dia bahkan sangat kaget ketika banyak kendaraan yang lewat.
Baginya itu sesuatu yang sangat unik dan luar biasa, matanya selalu terbelalak kagum.
Kami terus berjalan, dan akhirnya sampailah kami di depan rumahku.
Aku sangat bersemangat, aku lari membuka gerbang dan masuk ke dalam tapi..
Rumahku tertutup dan terkunci..!!
Took..!! took...!!
" ayah! ibu!... apa kalian di dalam..?? "
" ayah! ini maya... ayah...!! "
Berkali- kali aku memanggil tapi tidak ada jawaban dan kulihat halaman rumahku kotor sekali.
Took...!! took..!!
" ibu...!!! aku sudah kembali..!! " aku berteriak kencang.
Lalu..
" maya! "
Ada yang memanggilku, aku menoleh.
" tante! "
Dia langsung berlari menghampiriku, " maya kau kemana saja nak..?!! tante sangat hawatir.. "
" maafkan maya tante, maya terjebak di hutan tapi untung maya masih bisa selamat.. ada seseorang yang menyelamatkan maya, maaf maya baru bisa pulang.. "
Tante menangis dan mengelus wajahku.
" maya.. syukurlah kau masih hidup, aku pikir kau sudah meninggal.. "
" ya tante.. 😊 "
" ooh yaa, ayah dan ibu kemana..?? aku dari tadi memanggil mereka tapi tidak ada jawaban.. "
Tiba- tiba tante langsung tertunduk sedih.
" maya maafkan tante karena harus menyampaikan berita ini, kau harus bersabar nak.. "
" maksud tante..?? "
" orangtuamu sudah meninggal "
!!! ( aku kaget bukan main )
Rasanya duniaku seketika hancur..!!!
" tante bohong!! "
" benar nak, mereka sangat hawatir, mereka selalu mencarimu bahkan sampai berkali- kali mereka mencari di hutan tapi mereka tidak bisa menemukanmu, hingga suatu hari mereka mengalami kecelakaan mobil dan tewas.. "
Brruukkk ( aku langsung terjatuh )
Aku sangat syok, air mataku mengalir deras.
" tidak, ini tidak mungkin 😢 "
Tante memelukku, " sabar maya.. "
" 😠" aku menangis sangat kencang.
Duniaku terasa gelap, aku benar- benar sedih.
>>>>>>>>>>>>>>>>
Aku menangis di pemakaman orang tuaku.
" ayah, ibu.. maafkan maya "
" kalian meninggal gara- gara mencariku, maaf.. maya sudah membuat kalian hawatir selama ini.. 😠"
" maaf... 😠"
Aku tertunduk sedih dan menangis pilu.
Rangga dan lord yang di belakangku juga ikut bersedih, mereka melihatku tidak tega.
Lalu ranggapun mendekat untuk menenagkanku, diamencoba menyentuh pundakku.
Paaakk..!! ( aku menangkis tangannya )
" pergi!! pergi kalian dari sini..!! " aku berteriak keras pada mereka dengan airmata yang mengalir deras.
" maya " ucap rangga.
" ini semua gara- gara kalian!! jika aku tidak di tahan oleh kalian semua ini tidak akan terjadi..!!! "
Mereka terpaku melihatku.
" kalian sudah menghancurkan hidupku..!! kalian jahat!! kalian kejam..!! dari awal aku ingin kembali tapi kalian selalu mencegahku..!! sekarang kalian tahu, orang tuaku meninggal gara- gara aku...!! "
Mereka tidak bisa menjawabku.
" pergi kalian dari sini..!! aku tidak mau melihat kalian lagi..!! "
Mereka kaget..!! mata mereka melotot.
" maya.. " ucap rangga
" pergi... !! aku benci kalian berdua..!! "
" maya jangan begini, ak.. aku.. " ucap rangga
" diam!! aku tidak mau mendengar apapun lagi dari kalian..!! "
Lalu dengan sedih dan tertunduk merekapun pergi meninggalkanku, sementara aku masih menangis pilu merasakan kesedihan yang luar biasa.
>>>>>>>>>>>>>
" maya.. " ucap rangga sedih.
" pak tua, kita harus bagaimana..?? "
Lord menunduk.
" ayo kita pulang.. "
!!! ( rangga kaget )
" apa! tapi maya..? "
" dia sudah tidak menginginkan kita lagi.. "
" tapi... "
" percuma kita disini rangga, dia sudah sangat membenci kita.. "
Rangga tertunduk sedih.
Dan akhirnya merekapun kembali ke dunia mereka.
>>>>>>>>>>>>>>>>>
Lord berjalan pergi.
" cobalah untuk melupakan maya.. " ucap lord.
Rangga tidak menjawab dia terus tertunduk, matanya sudah berkaca- kaca dengan telinga kucingnya yang turun kebawah menandakan jika dia sangat sedih.
" mungkin ini berat bagimu.. " ucap lord.
" kenapa kau begitu tenang pak tua..?? apa kau tidak sedih sama sekali..?? " tanya rangga.
Lord tidak menjawab dia pergi meninggalkan rangga begitu saja.
>>>>>>>>>>>>>>>>
Malam hari.
" ayah, ayah kenapa..?? " tanya craig.
" tak apa craig.. "
" bohong, telinga ayah tidak bisa berbohong.. ayah pasti sangat sedih, apa ada sesuatu..?? "
Rangga pergi begitu saja, dengan wajah lesu.
>>>>>>>>>>>>>
Di kastil.
Lord melihat anaknya yang terbungkus darah, dia mengangkat tangannya dan perlahan menyentuhnya.
" anak ku, apa kau akan lahir tanpa bisa melihat ibu mu.. "
Xey yang di belakang lord bisa merasakan kesedihan lord.