Vampire Dan Ware Wolf Mencintai Ku ( Cinta Segitiga )

Vampire Dan Ware Wolf Mencintai Ku ( Cinta Segitiga )
MASA LALU


" kau berani menguji kesabaranku maya.. "


Aku hanya bisa terdiam.


" kau harus tau batasanmu, kau peliharaan yang tidak bisa di atur.. "


" aku bukan peliharaan mu.. !!!! " aku membentak lord, aku benar- benar kesal dan lelah menghadapi situasi ini.


" dari awal aku tidak mau.. !!! aku muak dengan semua ini.. !! kamu pikir aku ini apa haaahh.. !! kau melarang ku keluar kastil ini, dari awal aku tidak mau di sini.. !! dasar kau monster... !!!! "


Aku berteriak sekencang mungkin, aku benar- benar emosi, aku tidak peduli semua yang melihatku, aku tidak peduli dengan tanggapan lord, aku benar- benar benci padanya, dia sudah keterlaluan.. !!


Habis meneriakinya aku bergegas keluar dari tempat itu, Xey mencoba mengejar ku.


" tunggu.. " ucap Lord menghentikan xey, xey pun berhenti.


" biarkan dia pergi.. " ucap Lord dengan ekspresi dinginnya.


" baik tuan.. " jawab Xey patuh.


Aku benar- benar sedih dan akhirnya aku menangis sejadi- jadinya di kamarku.


Sampai kapan aku terus begini.. ?? ini benar- benar penjara bagiku..


Kesedihanku meluap, aku menangis sampai larut malam hingga pada akhirnya tanpa aku sadari telah tertidur.


...****************...


Aku terbangun.


Aahhkk pusing sekali, menangis seharian membuat kepala ku sangat sakit.


Aku memegangi kepala ku yang terasa berat dan merasa ada seseorang di jendela.



" akhirnya kau bangun juga.. " ucapnya pelan.


Aku terdiam, ternyata yang berada di pinggir jendela adalah Lord lalu dia melangkah menghampiri ku.


" untuk apa kau kesini ?? " ucapku acuh.


Dia tidak menjawab ku dan ingin memegang wajahku tapi dengan segera aku menangkisnya.


" pergi.. pergi kau dari sini.. !! " aku mencoba mengusirnya.


Dia menatapku, aku tidak mau melihatnya dan langsung memalingkan wajahku, anehnya dia hanya diam dan pergi meninggalkanku begitu saja.


...****************...


Ada pelayan masuk ke kamar mengantarkan makanan.


" nona silakan makan dulu.. " ucap pelayan itu ramah.


Aku benar-benar malas makan dan hanya diam saja.


" nona makanlah walau sedikit jangan sampai nona sakit.. "


" jika aku sakit dan meninggal mungkin itu lebih baik.. " celetuk ku.


" nona jangan seperti itu jika nona sakit tuan pasti sangat hawatir.. "


" nona... tuan sangat peduli dengan nona bahkan saat nona tertidur seharian kemarin tuan setia menunggu di sini hingga nona terbangun.. "


Aku kaget.. !


" hmmm itu karena aku ini adalah penyedia darah untuknya, dia hanya peduli dengan darahku.. "


" tidak nona.. aku rasa tidak seperti itu.. " ucap pelayan itu yakin.


Pelayan itu terdiam sesaat.


" saya sudah melayani kerajaan ini sangat lama, dulu keluarga ini sangat bahagia, tuan punya kedua orang tua dan dua kakak laki-laki mereka sangat di hormati vampir lainnya karena mereka keturunan kerajaan.. "


Tanpa sadar aku mendengarkan dengan seksama.


" tapi kebahagiaan itu hancur seketika karena salah satu kakak tuan menginginkan kekuasaan yang lebih, dia ingin dia satu- satunya penguasa di negeri ini hingga dia membantai seluruh keluarganya... "


Aku kaget.. !!


" tuan melihat kedua orang tuanya di bunuh kakaknya sendiri di depan matanya, saat itu tuan masih kecil dia tidak bisa berbuat apa-apa ,hanya bisa menangis dan saat kakak pertamanya ingin membunuhnya kakak ke duanya menghalanginya hingga dia terbunuh karena melindungi tuan.. "


" lalu bagaimana dia bisa selamat ?? "


" dia mengarungi waktu.. "


Aku kaget.. !!


" tapi bukankah kakaknya juga bisa mengejarnya "


Pelayan itu menggelengkan kepalanya.


" itu adalah kekuatan yang hanya di miliki ibu tuan, di saat detik kematiannya ibu tuan sempat memberi kekuatan itu pada tuan hingga tuan berhasil kabur karena hanya tuan lah yang bisa melakukan itu.. "


Mendengar itu entah mengapa aku merasa sedih.


" dan saat tuan sudah siap dan bertekad dia kembali dan dengan kedua tangannya dia berhasil membunuh kakaknya, aku melihatnya tuan bahkan menangis sangat kencang saat membunuh kakaknya.. "


" saat kecil tuan sangat dekat dengan kakaknya, dia sangat mengagumi kakaknya itu tapi tidak di sangka justru dia harus membunuh kakaknya sendiri... "


Aku terdiam entah mengapa aku bisa merasakan kesedihan lord.


" semenjak itu tidak pernah terlihat lagi senyum di wajah tuan, tuan selalu bersikap dingin dan hanya terdiam, dia tidak mau keluar kemana pun dan hanya di kastil ini, aku tau tuan sangat sedih dan kesepian, tuan selama ini sudah sangat menderita terkadang tuan menangis dalam kesunyiannya.. "


" tapi setelah nona hadir setelah sekian lama aku bisa melihat senyum tuan lagi jadi aku mohon nona.. !! "


Pelayan itu memohon padaku.


" tolong berikan kebahagian pada tuan lagi, biarkan tuan tersenyum lagi, ku mohon nona.. !! nona pasti sangat berharga bagi tuan.. !! "


" aah.. apa.. apa.. !! " aku ragu.


Tapi saat melihat ketulusan pelayan ini aku merasa iba.


" baiklah.. "


" terimakasih nona.. terimakasih.. " pelayan ini sangat senang.


Jujur aku juga merasa kasian pada lord tidak ku sangka monster itu punya masa lalu yang menyedihkan.