Vampire Dan Ware Wolf Mencintai Ku ( Cinta Segitiga )

Vampire Dan Ware Wolf Mencintai Ku ( Cinta Segitiga )
ANAK YANG MANIS



" maya..! " Rangga juga terkejut melihat ku.


" sedang apa kau disini.. ?? " tanya Rangga.


" ooh aku.. aku tadi sedang jalan- jalan saja.. "


Aku mencoba berdiri tapi tidak bisa dan mau terjatuh, dengan sigap rangga menangkap ku dan berakhir pada kami yang saling memandang satu sama lain.


" hati- hati.. " ucap Rangga memecahkan suasana.


" ah maaf.. "


Dia melepas pelukannya seketika aku merasa canggung, lalu tidak sengaja Rangga melihat kakiku.


" maya tumit mu terluka.. " ucap Rangga dengan terkejut.


" ah yaa.. hehe tadi aku terpeleset.. "


" hmmm.. sini aku bantu kau berjalan.. " ucap Rangga sembari mencoba meraih tangan ku.


" aahh tidak, tidak usah rangga.. " ucapku sembari menepis tangan Rangga pelan.


" ayolah tidak apa- apa.. " Rangga tetap bersikeras membantu ku berjalan.


Mau tidak mau akhirnya aku berjalan dengan Rangga, sembari kami sangat asik mengobrol dan sekali- kali tertawa.


" hahaha.. haha... "


" hahahaha ... "


Aku merasa sangat nyaman dengannya, dia sangat mengasikkan.


" ooh iya Rangga yang menyerang ku tadi itu apa.. ?? " tanya ku penasaran.


" itu monster penghuni hutan.. "


" monster !! " mataku terbelalak.


Aku seketika terkejut mendengar nya, aku kira hanya ada vampir dan serigala saja di hutan ini.


" ee.. eeemm.. " jawab Rangga dengan mengangguk singkat.


" tapi aku kira di sini cuman ada vampir dan manusia serigala.. "


" di dunia ghaib ini sangat luas maya, tidak mungkin hanya ada kaum kami berdua.. "


" eemm begitu.. "


" yaaa.. tapi aku harus akui kaum vampir lah yang tingkatannya paling tinggi, mereka di kenal sebagai kaum bangsawan.. "


Aku terdiam sejenak.


" ooh iya maya sebaiknya jika kau keluar kau harus berhati- hati, di sini sangat banyak monster yang mengerikan, mereka suka berpindah- pindah tempat dan.. " Rangga memotong bicaranya .


" dan apa.. ?? " aku penasaran.


" mereka itu pemakan daging.. " jawab Rangga sambil melirikku.


Rasanya aku sangat takut, aku langsung membayangkan yang tadi.


" rangga jika tadi kamu tidak datang.. uuhh aku pasti sudah di makan monster itu.. ".


Rangga tersenyum manis padaku.


" terimakasih rangga.. " ucapku tulus.


" sudah jangan di pikirkan.. " jawab Rangga.


...****************...


" klaura kenapa ratu maya lama sekali.. ?? " Zen merasa cemas.


" aku juga tidak tau, apa sebaiknya aku melihatnya.. ? " ucap Klaura.


" ya lebih baik kau kesana " tegas Zen.


Klaura pun berjalan ke semak untuk menemui ku dan ketika dia tidak mendapati ku di sana seketika Klaura pun terkejut.


" zen.. !! " pekik Klaura.


" ada apa.. ? "


" ratu tidak ada.. !! " ucap Klaura dengan tegang.


" apa.. !! " Zen seketika panik.


Mereka berdua sangat panik dan kebingungan karena aku telah pergi.


" jika terjadi apa- apa dengan ratu aku tidak bisa membayangkan apa yang akan di lakukan tuan lord nanti.. !!" ucap Zen gelisah.


" kita harus berpencar mencarinya.. !! " tegas Klaura.


" yaaa.. "


Mereka pun berpencar untuk mencari ku.


...****************...


" maya.. " Rangga memanggilku.


" eemm ?? "


" ayo ikut aku.. "


" kemana..?? " aku merasa bingung.


" ke tempat tinggal ku.. "


" haaaah... tapi.. "


" sudah tidak apa- apa di sana sangat aman kok.. "


Aku ragu dan gelisah mengetahui Rangga ingin mengajakku ke tempat nya.


" kau bisa bersenang- senang di sana.." ucap Rangga dengan tersenyum padaku.


Aku merasa ragu dan tidak yakin tetapi karena terus di paksa akhirnya aku mengiyakan.


" eemm baiklah.. "


" biar cepat kau naik saja ke punggung ku.. "


" hmmm ...?!! " aku terkejut dengan menghadap Rangga.


Rangga pun berubah ke wujud serigalanya.


" naiklah.. " ucap Rangga.


" tapi.... " aku ragu.


" sudah tak apa, ayo cepat naik " Rangga meyakinkan ku.


" pelan-pelan ya..? "


" tentu saja Maya "


Aku pun naik ke atas Rangga yang berubah menjadi serigala besar itu.


" pegangan yang erat..! " teriak Rangga .


" eeeemm..! "


Aku berpegangan erat dan rangga berlari kecil menyusuri hutan.


...****************...


" kita sudah sampai.. " ucap Rangga.


Tak lama akhirnya kami sampai, aku langsung turun dari punggung Rangga.


Para werewolf kaget melihat kedatangan kami, semua memandang kami dan itu membuatku menjadi grogi.


Rangga berubah ke wujud manusianya dan langsung semua kaumnya tertunduk dan memberi hormat padanya.


" selamat datang tuan " ucap mereka serentak.


" ohhh.. kaumku kenalkan ini maya.. " ucap Rangga sembari melirik ku.


Mereka semua melihatku sementara aku hanya nyengir kuda.


" layani dia dengan baik yaa.. " ucap Rangga ramah.


" baik tuan.. "


Tiba- tiba rangga menggandeng tanganku.


" maya ayo.. "


Dia mengajakku berkeliling melihat desanya dan ketika kita berjalan semua melihat kami sembari memberi hormat, mereka menundukkan kepalanya.


Sedangkan Rangga membalas dengan tersenyum manis pada mereka, terlihat jika Rangga pemimpin yang sangat baik dan ramah.


Aku melihat sekeliling, kaum raga sedang berkumpul mereka sepertinya sedang mengobrol dan banyak anak- anak yang bermain, mereka berlari kesana kemari di saat aku melihat mereka tersenyum padaku.


Eemm suasananya sangat berbeda, terlihat mereka sangat akrab berbeda dengan kaum vampir yang selalu diam dan kaku.


Mereka juga menyambut ku dengan ramah itu membuatku sangat senang.


" maya aku tinggal di sana.. " Rangga menunjuk ke sebuah istana yang besar dan mewah.


" waaah tempat tinggal mu sangat mewah.. " aku terpesona melihatnya.


" benarkah.. ?? "


" ee eemm.. " aku mengangguk kencang.


" kau tinggal dengan siapa ?? " tanyaku penasaran.


" aku sendirian.. " ucap Rangga.


Mendengar itu aku terkejut dan menatap Rangga lekat.


" memangnya dima....? " belum aku menyelesaikan pertanyaan ku tiba-tiba ada yang memanggil.


" kakak.. !! " tiba- tiba craig datang menghampiri kami dengan berlari.


" waaahhh.. craig.. " muka ku langsung berseri- seri.


" kakak akhirnya kita ketemu lagi.. " dia memelukku kami berpelukan, Rangga tersenyum melihatnya.


" kakak.. aku sangat rindu.. "


" kakak juga sayang.. "


" wah.. wah.. kalian terlihat akrab sekali " ucap Rangga.


Aku memang sangat senang bisa bertemu dengan craig, serigala kecil yang manis ini di wujud manusianya dia terlihat sangat imut dengan pipi tembem dan mata bulatnya, teman - teman craig juga mulai berdatangan.


" eh teman- teman kenalin ini kak maya, bukankah dia sangat cantik.. ?? " tanya Craig dengan gembira.


" wah.. iyaa kakak cantik sekali.. " jawab teman-teman Craig lainnya.


" hehehehe.. Kakak jadi malu.. "


" dan kakak ini sangat baik dulu dia yang menolongku saat aku terjebak di pohon.. "


" waah.. " para bocah itu merasa terpukau.


" kak.. ayo kita bermain bersama.. !! " mereka menarik- narik tanganku.


Aku menatap rangga.


" tak apa.. bersenang- senang lah.. " ucap Rangga.


Mendengar itu aku tersenyum lebar.


" baiklah anak- anak ayo kita main.. "


" yeeee...!!! "


Akhirnya aku bermain dengan anak- anak kecil itu, mereka sangat riang dan menggemaskan.


Rangga dan para kaumnya yang lain tersenyum melihat kami dalam sekejap aku sangat akrab dengan mereka.