The Perfect Bodyguard

The Perfect Bodyguard
flashback 1


"Mulai sekarang kau sudah resmi menjadi istriku, Celine,"ucap Alex. Celine tersenyum lalu mengusap perutnya pelan. Alex kemudian berjongkok lalu mencium perut Celine. "Daddy tidak sabar melihat kamu."


Alex dan Celine baru saja melangsungkan pernikahannya setelah menjalani satu tahun pacaran. Celine mengaku hamil dan Alex tidak mempunyai pilihan lain selain menikahinya. Alex kemudian menggendong Celine lalu menidurkannya di kasur.


"Sekarang kau harus tidur. Aku mau kamu dan anak kita sehat." Alex mencium kening istrinya lalu pergi ke balkon dan menikmati angin malam yang menerpa kulitnya.


"Kau belum mengantuk? Kenapa kau tidak tidur bersamaku?"


"Aku akan tidur nanti. Kau tidur dulu saja."


Celine mengangguk lalu mulai menyelimuti dirinya. Ia menatap kearah Alex hingga akhirnya rasa kantuk mendatanginya dan Ia tertidur. Alex menatap sekilas memastikan Celine sudah tertidur. Saat yakin Celine sudah tertidur, Alex mengambil handphonenya lalu menelepon seseorang.


"Kita akan melakukan rencana itu minggu depan. Kau sudah menyiapkan barang diminta?"tanya Alex. Terdengar helaan napas dari seberang telponnya. Alex sedang menelepon tangan kanannya yang berada di Meksiko. Alex memilih untuk meninggalkan Meksiko selama satu setengah tahun dan menetap di New York. Untungnya, Ia memiliki orang yang sangat bisa Ia percaya. Alex merencanakan untuk pindah kembali ke Meksiko setelah dua minggu pernikahan mereka.


"Sir, aku tidak yakin mengenai hal ini. Kau tahu sendiri bahwa dua negara itu sudah dikuasai oleh dua orang yang berbeda. Mereka sama kuat seperti anda, sir dan yang meminta adalah orang dalam. Kita bisa saja terkena masalah dengan dua kelompok mafia dan polisi internasional."


"Kau tidak mau uang?"


"M-mau sir."


"Maka cepat siapkan 2,4 ton narkotika. setiap negara kau selundupkan 1,2 ton. Nanti akan ada orang yang yang menunggu di tempat yang telah dijanjikan. Jika kau takut, kau suruh saja anak buah kita yang lain. Saat aku balik, aku mau menerima uangnya."


"Baik sir."


Alex kemudian mematikan teleponnya. Ia menutup pintu balkon dari luar lalu mengeluarkan rokok dan pemantiknya. Ia pusing dengan masalah penyelundupan kali ini. Alex tahu ini akan sangat membahayakan dirinya dan kelompoknya. Namun di sisi lain, Alex sudah mempersiapkan rencana yang sangat matang jadi Ia sangat yakin dengan rencana ini.


Setelah rokoknya habis, Alex masuk lalu mengunci kembali pintu balkon. Alex pergi ke kamar mandi lalu membuang puntung rokok di tong sampah. Ia kemudian memilih untuk tidur di samping Celine. Ia menciumi pipi istrinya lalu mengusap wajahnya pelan.


***


2 minggu kemudian...


"SIR, POLISI SUDAH BERHASIL MENEMUKAN LOKASI KITA! MARKAS KITA JUGA SUDAH DISERANG OLEH XANDER."


"Anggap saja itu permulaan Alex."


***********************************


Maaf ya karena bagian flashback ini harus Author hapus setengah chapter. Kalian bisa baca full di ********** jika kalian penasaran. Untuk 3 flashback kedepan sudah dijadikan satu chapter disana dengan harga Rp2.500 saja. Terimakasih :) Akunnya ********** aku itu @XylviA


Timothy Alex Hendrick



Celine Hendrick



Xander Louis Santana



Jadi kita flashback dulu ya. Kan chapter sebelumnya Xander cerita tuh. Nanti setiap flashbacknya berisi timeskip. Author rencanain bikin 3 part tentang flashback ini.