Cassanova Penikmat Sepupu

Cassanova Penikmat Sepupu
Bab 94


Kegiatan virtual itu sering keduanya lakukan bahkan hampir setiap hari karena semakin ditahan naf su Domanick semakin sulit untuk dikendalikan! Naura pun jadi setiap hari tidur di kamar Gilbert, sementara Domanick setiap malam kamarnya akan penuh dengan suara-suara desa han darinya tentunya ditemani oleh Lindsey secara virtual.


Hingga hari pernikahan pun telah tiba gedung yang sangat mewah dengan dekorasi Nyang begitu cantik dan estetik membuat para petinggi negara dan orang-orang penting pemilik berbagai macam bisnis, menjadi tamu undangan pernikahan Domanick dengan Lindsey.


Kedua keluarga pun sudah tiba di gedung pernikahan, Domanick merasa tegang sekali dengan pernikahan kali ini pasalnya pernikahan ini ternyata dihadiri oleh banyak orang penting dan wartawan yang jumlahnya sangat banyak siap meliput secara live pernikahan mewah pewaris group Limson.


"Tuan, aku minta maaf tidak dapat menghubungi Tuan Bright! Jadi dipastikan dia tidak akan datang!"


"Ya aku tau, orangtuaku belum bisa menerima keputusan Bright untuk kembali dengan Anna! Lalu Britney dan Daniel?"


"Mereka sudah bersama dengan orangtua anda, Liam dan Naura duduk dibangku paling depan, Tuan!"


"Oke,"


"Kau sudah siap?"


"Huh, aku benar-benar gerogi apa diluar banyak sekali wartawan dan kamera?"


"Bahkan lebih banyak dari dugaan ku, Tuan!"


Domanick pun semakin gugup, tapi ada rasa bahagia karena sebentar lagi impiannya untuk hidup bahagia bersama dengan Lindsey akan segera tercapai.


Sudah waktunya Domanick berjalan menuju pelaminan dan menunggu kedatangan Lindsey bersanding disampingnya.


Setelah Domanick berada di pelaminan mempelai wanita datang dengan digandeng oleh Dady Tan untuk disandingkan dengan Domanick. Dari kejauhan Lindsey yang memakai gaun super indah terlihat amat mempesona hingga membuat Domanick tak henti-hentinya tersenyum menatap wajah sepupu yang akan segera menjadi istrinya.


Para wartawan berbondong-bondong mengambil foto kedatangan Lindsey bersama dengan Dady Tan, tampak serasi sekali dengan Domanick yang mengenakan jas berwarna hitam dan sang Cassanova selalu tampil dengan wajahnya yang tampan.


Dady Tan pun turun dari pelaminan setelah menyandingkan Lindsey dengan Domanick, kini prosesi pernikahan pun dimulai dengan hikmat.


Hingga akhirnya dinyatakan sah, Domanick dan Lindsey pun langsung berciuman dihadapan seluruh tamu undangan! Namun ada yang membuat MC bingung, karena biasanya pengantin pria dan wanita berciuman hanya dalam kurun waktu beberapa detik saja, tapi Domanick dan Lindsey tak kunjung melepaskan ciumannya.


"Tahan dulu cukup, cukup!" ujar MC sampai garuk-garuk kepala melihat Domanick miring ke kiri miring ke kanan terus meny e sap bibir Lindsey.


Namun para tamu undangan tetap saja mengapresiasi pasangan serasi itu dengan memberikan tepuk tangan untuk menyemangati Domanick agar lebih dahsyat lagi berciuman.


Terpaksa kedua orangtua merek pun naik ke pelaminan dan memberhentikan ciuman yang terlampau lama itu.


"Heh Nick kau ini, menangnya ini didalam kamar!" Tuan Lan menarik Domanick.


"Maaf dad terbawa suasana," Domanick tersenyum senang.


"Sey tahan dong kan masih ada tamu undangan masa ciuman engga dilepas-lepas," ujar mom Luna.


"Habisnya kak Nick ga mau lepas mom," Lindsey pun tersenyum kearah Domanick.


Kini keduanya resmi sebagai pasangan suami istri dan, Lindsey pun terpaksa harus mengundurkan diri dari jabatannya di perusahaan cabang group Limson dan untuk sementara Dady Tan lah yang menghandle urusan perusahaan sampai menemukan orang yang pas untuk menduduki posisi sebagai CEO perusahaan tersebut.


Sore setelah pesta pernikahan selesai mereka berkumpul di kediaman Domanick terlebih dahulu.


"Sey, aku tidak menyangka kau akan menikah dengan kak Nick," goda Britney.


"Aku sendiri juga tidak menyangka Brit, tapi kak Nick memang sangat tampan dan kekar!"


"Kekar dan enak,"


Ckckck...


Keduanya tertawa terbahak-bahak hingga membuat para orangtua mereka bertanya-tanya apa yang dibicarakan Lindsey dengan Britney?


"Mom, dad kapan kalian akan pulang?"


"Apa kau mengusir kami Nick?"


"Bukan mengusir, tapi kan sebentar lagi malam mom!"


"Lantas kenapa?" tanya Momy Luna.


"Momy ini kaya tidak tahu saja, tentu saja Nick ingin cepat tancap gas!" timpal Dady Tan.


"Nah ini baru Dady yang pengertian, aku padamu dad," kata Nick pada Tan.


"Dasar kau ini, ya sudah kami pulang dulu! Oh ya Nick, Naura biar momy bawa pulang ke rumah momy saja ya!"


"Jangan lah mom, biarkan Naura disini!" tolak Nick.


"Itu Britney, Liam dan Daniel akan menginap di rumah kami jadi biar kami bawa Naura biar lebih ramai!" kata momy Risha.


"Kalau begitu aku akan ikut ke kediaman kalian Tuan Lan!" sambung Gilbert.


"Ya sudah biarkan pengantin baru ini melewati kegiatan mereka yang sudah tertahan selama satu bulan lebih!" ledek Dady Lan.


"Acik aku mau main dengan kakak Liam," kata Naura yang sejak tadi memegangi tangan Liam.


Bocah laki-laki yang berusia 9 tahun itu pun senang-senang saja jika Naura memang senang bermain dengannya.


"Nanti kakak gendong ade lagi ya," sambil mengelus kepala Naura.


"Iya kakak," jawab Naura.


Ayo bubar bubar!! Ganggu sekali kalian ga pulang-pulang deh engga tau apa tuh lobak import menderitanya kaya apa disuruh puasa satu bulan lebih๐Ÿ˜„


**Pada maunya Gilbert dengan Leya ya? Tapi maaf banget maak engga berniat menjodohkan Gilbert dengan Leya guys, hehehe soalnya jodoh dia udah maak siapkan, bocoran dikit ya Gilbert nantinya nikah 2 kali loh, makk udah siapin judul sama sinopsisnya malah๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


Judul : Putri Kecil Pemuas Dady.


note : Engga tau novel ini dulu yang keluar atau novel anaknya Bright dan Anna dulu, bingung sekali maak bisa bantu pilihkan kira-kira mana ya yang duluan?


Tapi tetap nanti ketemu dengan Leya hanya saja di next novel ya๐Ÿคซ**


Untuk novel Darrel yaitu anak Bright dan Anna, maak udah ngeraba-raba kerangkanya.


Judul : Hasrat bodyguard dingin.


Karena ditentang habis-habisan oleh Bright ayahnya ketika Darrel menolak menjadi seorang Dokter seperti dirinya dan lebih memilih menjadi penerus bisnis hitam group Limson, Darrel terpaksa hidup seroang diri dan bekerja menjadi seorang bodyguard.