
Pria tersebut pergi meninggalkan kamar hotel! Sementara Gilbert akan menemui wanita tadi untuk meminta haknya setelah luka dikepalanya diobati oleh Dokter.
Tak menunggu lama Dokter tiba dan menjahit luka dikepala Gilbert yang ternyata cukup parah!"
"Wanita itu gila atau bagaimana? Bisa-bisanya kepalaku dipukul sampai membutuhkan jahitan sebanyak ini!" Gumam Gilbert.
"Tuan kau dipukul seorang wanita?"
"Hmm, wanita jadi-jadian!" kesal Gilbert.
Setelah dijahit dan diperban, Gilbert buru-buru pergi ke cafe yang berada diseberang hotel untuk menemui wanita tadi! Di sana tidak dapat Gilbert temukan wanita tadi, di sekeliling cafe sudah dikelilingi oleh Gilbert tapi wanita tadi tidak ketemu.
"Sit bisa-bisanya aku ditipu oleh wanita itu! Aku membayar sangat mahal, tapi boro-boro kenikmatan perawan yang aku dapatkan, yang ada malah kepala bocor seperti ini!" Gilbert terus merutuki wanita yang sudah menipunya.
"Lihat saja begitu aku menemukan mu lagi, aku akan mengikat kedua tangan mu dan akan ku buat kau menjerit-jerit!" sumpah Gilbert.
Lain halnya dengan Domanick yang pagi itu terpaksa harus segera kembali ke pusat kota, dan harus kembali menjalani hubungan jarak jauh lagi dengan Lindsey.
"Nanti kau sarapan ya sayang!"
"Kakak sudah mau pergi?"
"Iya kan sudah sebelas kali, kau masih kurang?" goda Domanick.
"Ishh dasar tidak berprikemanusiaan, sudah lecet begini masih tanya kurang tidak,"
"Becanda Sey, maaf ya semalam kakak terlalu bersemangat habis tubuhmu selalu memabukkan,"
"Kakak hati-hati ya,"
"Iya, aku akan setiap hari menghubungi mu mulai sekarang!" Domanick mengusap kepala Lindsey.
"Oke, cepat kembali! Aw ssthh," saat bergerak Lindsey merasa seluruh tulang-tulang ditubuhnya terlepas, semua tubuhnya sakit apalagi pinggang dan pangkal pahanya, bagian bawahnya pun sepertinya lecet.
"Kenapa? Apa sakit?"
"Hmm, aku tidak akan bisa berjalan kak,"
"Coba kakak lihat!" Domanick menyingkap selimut yang menutupi tubuh polos Lindsey.
Dilihatnya bagian inti milik Lindsey, lalu diperiksanya oleh Domanick setiap detail bagian inti tersebut.
"Iya Sey lecet, apa sakit?"
Lindsey pun mengangguk malu.
Cup..
Diciumnya bagian inti itu oleh Domanick sontak saja Lindsey pun kembali melenguh.
"Ah,"
"Suara manja mu bikin lobak kakak berdiri lagi Sey,"
Domanick pun tertawa ringan melihat ekspresi ketakutan diwajah Lindsey.
"Oke kakak pulang ya sayang, nanti cepat bicarakan dengan Dady Tan dan momy Luna, kakak sudah tidak sabar untuk menikahi mu lagi,"
"Iya nanti aku akan bicarakan begitu mereka pulang!"
Setelah memberikan ke cu pan didahi Lindsey, dengan berat hati Domanick pun pulang kembali ke pusat kota.
Tak pulang ke rumah melainkan langsung ke kantor! Didalam ruangan Domanick, terlihat Gilbert tengah melamun dengan kepalanya yang dililit perban.
Padahal setau Domanick, terakhir Gilbert menelepon! Dia mengatakan bahwa dia akan menikmati wanita yang masih ori dengan bayaran lima kali lipatnya.
"Pagi-pagi melamun, masih kepikiran enaknya dijepit sama yang masih ori ya?" sindir Domanick.
Gilbert yang baru menyadari kehadirannya Tuannya saat Domanick sudah berbicara, langsung tersadar dari lamunannya.
"Tuan kau sudah kembali?"
"Kau kenapa Bert? Masih kepikiran lubang ori?"
"Boro-boro Tuan, aku kesal sekali dengan wanita itu!"
"Wanita mana?"
"Wanita yang sudah aku bayar!"
Gilbert akhirnya menceritakan kejadian malam itu pada Domanick, dimana dia sudah merasa senang dan sudah membayar banyak uang untuk bisa mencicipi wanita yang masih ori, malah dipukul oleh pot bunga karena membantu wanita bayaran itu untuk menyelamatkan diri! Tau-taunya apa yang dijanjikan wanita itu hanya omong kosong.
Hahahaha....
"Permisi! Apa baru saja anda menertawakan aku Tuan?" kesal Gilbert.
"Aku harus tau wanita itu! Dia luar biasa, unik benar-benar unik, bisa-bisanya dia menipu seorang Gilbert dan memukul kepala mu sampai bocor begitu, musuh-musuh kita saja tidak pernah bisa menyentuh kepala mu!"
Domanick tidak berhenti menertawakan Gilbert sampai-sampai kulit perutnya sakit.
"Tertawa lah terus Tuan," kesal Gilbert.
♥️♥️♥️
Sey maak ga sabar pengen liat cara jalan mu bagaimana kalau sampe lecet begitu 🤭🤭
Tapi enak kan dibikin lecet??😂
Domanick sombong amat mentang-mentang sekarang kalau lagi pengen tinggal Dateng terus tuh lobak dimanjain Ampe 11 kali, seenaknya ngetawain Gilbert.
Cari Bert, cari itu cewek yang udah bikin uangmu keluar banyak, udah bikin kepala mu bocor, ehhh nipu pula😄😄
Mau enak malah puyeng pala atas sama pala bawah.