
Setelah melakukan pendekatan dan dengan alasan yang kuat akhirnya PiYo, MaiLang dan Maya menyetujui usul YoLang untuk ikut dan mulai ikut berlatih didalam dunia jiwanya. Dengan fasilitas latihan yang dibuat YoLang tingkat kualitas dan ketajaman teknik-teknik bertarung para keluarga inti YoLang semakin meningkat demikian juga dengan keahlian pendukung seperti alkemis/tabib, menempa senjata teknik array/formasi mulai mereka latih. Setelah keluarga Inti berlatih didalam dunia jiwa dengan sumberdaya yang berlimpah selain Pil Energi juga karena tersedianya 3 jenis Buah Kehidupan dan Madu Kehidupan yang setiap hari mereka konsumsi dan melakukan meditasi didalam menara Meditasi/Kultivasi, mereka mengalami peningkatan kekuatan yang sangat drastis.
Selain berlatih mereka juga membantu YoLang mengurusi Istana Naga karena tempat latihan mereka berada didalam area Istana Naga, dan mereka juga sudah menempati kamar-kamar Istana, dan untuk kediaman induk hanya ada 3 kamar besar yang diperuntukkan untuk YoLang ditengah dan kiri untuk YoLun dan disebelah kanan untuk Mayang sedangkan PiYo dan MaiLang menempati kediaman sayap kiri dan ibu Maya dibagian sayap sebelah kanan, sementara itu LoryMei sering berada dikamar Mayang.
Melihat perkembangan keluarganya membuat YoLang senang, kepada mereka telah diberikan sebagian besar pengetahuan yang ada padanya, dan kepada para pilihan YoLun, Mayang dan LoryMei selain mendapat dari para gurunya juga mendapat pengetahuan yang YoLang miliki. Ditengah kekaguman dengan pencapaian keluarganya dia kembali mendapat bisikan suara dari Langit untuk segera kembali ke pondok latihannya,...
Whuuuzzz...
YoLang tiba didalam pondok latihan dan langsung duduk bersila, mempersiapkan dirinya untuk menerima kedatangan sosok Dewa yang akan menjadi gurunya dan tiba-tiba seluruh ruangan dalam pondok diselimuti kabut berwarna-warni seperti pelangi, kemudian terlihat dengan perlahan kabut pelangi itu berkumpul menjadi satu dan berubah menjadi sosok seorang pria tua memegang tongkat emas dan kepala tongkat berbentuk bola memancarkan cahaya warna-warni secara bergantian, sosok berjanggut panjang dengan kerutan diwajahnya memakai pakaian sederhana tak terlihat kemewahan dari penampilannya kemudian berkata,...
"Akhirnya kita berjumpa wahai anak manusia... Putra Pilihan...! 1 juta tahun kami menunggumu nak...! mmm... sangat memuaskan hasil kerja keempat bocah itu... bagus...! mmm... dengarkan Aku...!", kata suara bergema tapi sangat halus seperti suara perempuan.
"Maafkan aku Dewa...! aku tidak bisa memberikan penyambutan yang layak...!", kata YoLang dengan sopan.
"hahaha... hilangkan segala peradaban seperti itu diantara kita anak muda... dengan kau mendengarkan aku... itu sudah menjadi penghargaan besar buatku... karena pikiran dan isi hatimu dapat kuketahui...! Aku adalah Dewa Pengetahuan... para bocah itu memanggilku siBocah Suci...! tapi Aku tidak luput dari kekurangan dan kesalahan... makanya Aku tidak setuju mereka memberikan julukan seperti itu...!", kata sosok tersebut yang mengaku sebagai Dewa Pengetahuan siBocah Suci.
"Seperti yang kau ketahui bahwa kamu sudah dipilih oleh kami berlima sejak berada dalam kandungan ibumu...! kemudian kami datang untuk memberitahukan kepada ayahmu... ketika kau lahir kedunia Alam Fana ini dengan sebuah tanda yang hanya terjadi ratusan tahun sekali...! kami semakin yakin akan pilihan kami... karena secara tidak langsung Alam juga menghendakimu sebagai Putra Pilihan Langit... dan sekarang Aku kembali untuk melihat kemampuan Sang Terpilih setelah dibentuk, ditempa dan dilatih oleh para Bocah Langit...", kata sang Dewa melanjutkan.
"Aku akan mengevaluasi hasil kerja keempat Bocah itu... dan akan menyempurnakan semua latihanmu apabila ada yang kurang menurut pandanganku...! karena itu Aku ditugaskan yang terakhir untuk menemuimu oleh siBocah Tua...! ketahuilah nak... kami sangat berharap banyak padamu, untuk itu sebelum Aku memulai tugasku Aku harus bertanya kepadamu...! apakah kamu bersedia dan siap menerima pengetahuan dariku dan menjadi muridku...?", kata sosok Dewa yang mengaku sebagai Dewa Pengetahuan yang dijuluki dengan siBocah Suci.
"Murid siap dan bersedia menerima pengetahuan dari Guru...!", kata YoLang sambil bersujud 3 kali dihadapan Dewa Pengetahuan siBocah Suci.
"Bagus... mulai saat ini kau harus memanggilku Guru...! dan kau harus bersumpah dan berjanji untuk mengikuti semua petunjuk dan nasehatku serta bersedia melaksanakan tugas-tugas yang diberikan Langit dimasa depan...!", perintah sang Guru.
"Saya YoLang putra PiYo dan MaiLang Bersumpah... Berjanji dan Bersedia akan melaksanakan perintah dan tugas-tugas dari Langit serta melakukan dan mengikuti semua petunjuk dan nasehat Guru...!", kata YoLang Sang Terpilih dengan tegas dan jelas.
Jeeedeeerrrrr........
Alam Surgawi kembali menerima Sumpah YoLang yang kelima kalinya dengan mengirim Petir Surgawi.
"Sekarang mendekatlah muridku...!". kata sang guru.
YoLang menghampiri guru resmi kelimanya dengan posisi berhadapan, dan telapak tangan sang guru menempel dikepala YoLang kemudian terlihat kepala dan tangan tersebut diselimuti cahaya Pelangi, dan sambil menutup matanya, YoLang mendapat banyak ingatan dan tulisan-tulisan berjalan serta suara-suara bergema didalam pikirannya. Berbagai pengetahuan tentang seluruh isi Alam Semesta mulai dari manusia Fana sampai Dewa dan berbagai Ras Makhluk hidup juga berbagai peristiwa yang menimpa Alam Semesta, para pelakunya dan korban-korbannya dapat dikatakan yang diberikan oleh sang Dewa adalah seluruh isi perpustakaan di Alam Surgawi.
"Semua pengetahuan tentang Alam semesta beserta isinya sudah berada dalam kepalamu... dan akan menjadi tanggungjawabmu menjaga seluruh informasi itu... bijaksanalah dalam memberikan informasi kepada siapapun... pilah dan pilih mana yang bisa kau sampaikan dan mana yang tidak perlu diketahui oleh orang lain selain dirimu sendiri...Pengetahuan sudah Ada sebelum semua Alam Semesta ini Ada... dan Pengetahuan juga yang membawa Kehidupan di Alam Semesta ini Berlangsung... dan akhirnya Pengetahuan juga yang akan Membinasakan Alam Semesta ini...!", kata sang guru menjelaskan.
"Mengapa Pengetahuan membuat Alam Semesta..? karena Dia ingin ada Kehidupan...", kata sang guru.
"Mengapa Kehidupan harus bergantung pada Pengetahuan...? karena Pengetahuan memberikan Jalan kepada Kehidupan...!", kata sang guru menambahkan.
"Mengapa dengan Pengetahuan... Alam Semesta ini Binasa...? karena Kehidupan Salah menggunakan Jalan yang diberikan oleh Pengetahuan...!", kata sang guru melanjutkan.
"Nah... Tugasmu adalah menjaga Keseimbangan... agar Pengetahuan yang digunakan oleh Kehidupan tidak berat sebelah... sehingga membuat Alam Semesta ini Binasa...!", kata sang guru.
"Satu Rahasia yang belum kamu ketahui... Kenapa kamu harus Lahir diAlam Fana ini...? bukan di Alam Surgawi...? padahal kamu adalah Titisan Surgawi...!", itu karena kamu harus mengetahui Kehidupan dari bawah...! dan yang paling penting... kami harus menyimpanmu disini sampai kami yakin kau sudah SIAP...!", kata sang guru menjelaskan.
"Pasti kau bertanya...? kenapa kami tidak memberikanmu seluruh kekuatan kami...? hal itu karena Kekuatan bukan segalanya...! tapi Pengetahuan yang akan membuat kamu menjadi yang terKuat...! itulah kenapa kami lebih banyak memberikan Pengetahuan kepadamu...!", kata sang guru.
"Kembali dengan mengapa kami menyimpanmu disini...? karena diatas sana sisa-sisa para pembantai juga sedang menyiapkan para Pembantai di masa depan...! dan diantara mereka juga sedang dan akan saling membantai... karena mereka Salah dalam menjalankan Kehidupan...! masing-masing dengan Keserakahan dan Keangkaramurkaan mereka akan membinasakan Alam Semesta ini...! ingat MEREKA...!", kata sang Dewa.
"Aku akan memberikan tambahan kemampuan padamu untuk lebih menyempurnakan semua teknik dan keahlian yang sudah ada padamu... Terimalah...!", kata sang Dewa.
Dan kembali YoLang menerima berbagai teknik tingkat lanjut dari yang sudah dia miliki dan sebuah teknik baru yaitu Teknik Ruang dan Waktu tingkat Ilahi serta beberapa Teknik Penciptaan tingkat Ilahi yang didalamnya ada 1 teknik penciptaan yang masih tersegel.
"Semuanya sudah kuberikan...! dan tugasmu menguasai semua Pengetahuan itu... Ingat...! jangan SALAH JALAN...! pertimbangkan semua jalanmu sebelum kau melangkah karena jurang Binasa selalu menatapmu...!", kata sang Dewa menjelaskan.
"Dan ini yang terakhir yang akan kuberikan padamu Bersiaplah...! dan Terimalah...!", kata sang guru kemudian menempelkan kedua telapak tangannya kepunggung Yolang. Dan kembali cahaya Pelangi yang sangat menyilaukan memasuki tubuh YoLang.
YoLang yang sudah bersiap dapat merasakan energi yang sangat besar memasuki lautan dantian miliknya, cahaya keemasan dalam tubuhnya mulai bercampur dengan cahaya warna-warni yang sedang berlomba memenuhi seluruh jaringan aliran energi spiritual didalam tubuhnya sehingga jika dilihat dari luar tubuhnya memancarkan cahaya warna-warni, ledakan-ledakan kecil mulai terjadi diatas lautan energi dalam dantian, titik-titik meridian bercahaya sangat terang dan kesembilan akar roh kekuatan elemen terlihat tumbuh dan bertambah panjang sampai mencapai setiap inci bagian tubuhnya. Kemudian lonjakan energi yang semakin besar itu mulai keluar dan menimbulkan ledakan dari dalam tubuhnya,...
Bhhuuuummmm... Dewa Hijau-19
Bhhuuuummmm... Dewa Kuning-19
Bhhuuuummmm... Dewa Biru-19
Bhhuuuummmm... Dewa Merah-19
Bhhuuuummmm... Dewa Hitam-19
"Tugas kami untuk saat ini sudah selesai... saat usiamu 17 tahun kita akan bertemu lagi...! tugasmulah selanjutnya untuk membuat para pendampingmu seimbang denganmu... untuk itu gunakan semua Pengetahuan yang kau miliki...! dan siBocah Tua yang akan mengawasimu mulai saat ini...! Aku pergi dulu muridku...!", kata sang guru kemudian menghilang.
Whhuuuzzz...
"Terimakasih Guru...! murid akan melaksanakan semua perintah Guru dan akan mendengarkan dan mengikuti semua petunjuk Guru...!", kata sang murid kemudian bersujud hormat kepada sang guru yang telah menghilang dari hadapannya.
Tingkat Kekuatan Keluarga
*YoLang - Dewa Hitam - 19
*YoLun - Raja Puncak
*Mayang - Saint Mahir
*LoryMei - Saint Mahir
*P i Y o - Raja Puncak
*MaiLang - Raja Akhir
*Maya - Raja Mahir
*J u l a - Saint Mahir
*J u l i - Saint Mahir
Cahaya Pelangi lenyap dari hadapannya, kembali YoLang melakukan meditasi untuk menstabilkan aliran energinya didalam tubuh yang masih bergejolak sambil membuka pikirannya yang terisi dengan tambahan pengetahuan baru dari gurunya yang kelima Dewa Pengetahuan dengan julukan siBocah Suci.
"Ahhh... teknik Ruang dan Waktu... teknik Teleportasi Surgawi... mmm... kenapa bukan Ilahi...? ouwh... harus jadi Dewa Semesta dulu... hmmm... teknik Penciptaan masih sebatas benda... makhluk hidup masih tersegel...!", bergumam YoLang dalam hati.
Dalam meditasi YoLang mulai merencanakan petualangannya sambil meningkatkan kekuatan orang-orang yang dekat dengannya terutama yang saat ini berada dalam dunia jiwanya, dan tanpa tanggung-tanggung dia telah merencanakan untuk mengelilingi Alam Fana ini karena dari pengetahuan yang dia dapat ternyata Alam Fana terdiri dari 4 Benua termasuk Benua Pulau Hijau tempatnya sekarang ini, dan tempat yang terjauh adalah Benua Putih benua terbesar diAlam Fana. Tapi sayangnya dia harus mendatangi tempat-tempat itu secara langsung karena teknik teleportasi dapat digunakan jika tempat yang dituju sudah pernah didatangi sebelumnya, bisa juga dengan menggunakan pikiran orang lain yang sudah pernah melihat tempat tersebut dan cara ini adalah yang paling tepat dan cepat menurut pemahamannya.
"Emmm... harus secepatnya keSelatan mencari informasi keberadaan Klan Lun dan mencari para petualang dari benua lain...!", katanya dalam hati.
Tersenyum sendiri YoLang memikirkan ide-ide yang baru saja muncul dalam pikirannya, dan dia mulai mempersiapkan segala sesuatunya termasuk mengunjungi desa YaoYo dan memberi kabar kepada kedua Buyutnya yang akan ikut.