Titisan Dewa

Titisan Dewa
Kediaman dan Bisnis diAlam Kultivator 2


YoLang dan kedua istrinya membuat Pil, Artefak dan senjata sepanjang sore sampai malam hari, dan setelah merasa cukup mereka beristirahat sambil berkultivasi. Kegiatan mereka serasa tiada putus-putusnya semua hanya untuk meningkatkan kemampuan dan kekuatan mereka, karena mereka menyadari tingkat rintangan yang akan menghalangi tugas-tugas mereka semakin tinggi dan kuat. YoLang juga mengetahui bahwa ada beberapa sosok dengan tingkat kekuatan yang tinggi dan sudah berada di Ranah Alam Dewa berada diBenua Tengah Daratan HeYan Alam Kultivator ini dan masih menyembunyikan diri, hal ini diketahuinya karena beberapa kali saat berkultivasi malam hari dia merasakan adanya pergerakan sebuah aura kekuatan yang besar dan tidak disamarkan atau disembunyikan. YoLang dan kedua istrinya yang tingkat kekuatan mereka juga sudah berada di Ranah Alam Dewa dan bahkan YoLang sendiri yang sudah berada di Ranah Alam Surgawi tetapi menyembunyikan kekuatannya dan menyegel hingga jika diperiksa oleh seseornag yang ahli hanya akan memperlihatkan tingkat kekuatan di Ranah Awal Alam Kultivator, demikian juga halnya dengan tingkat kekuatan para anggota keluarga maupun anggota Pasukan Naganya.


Keesokan harinya YoLun dan Mayang sudah keluar hotal dan menuju Gedung Toko mereka yang sedang dalam tahap penataan dan pembuatan ruangan-ruangan kamar, sementara itu YoLang yang tinggal sendirian diHotel mendapat pemberitahuan dari pelayan Hotel bahwa ada seseorang yang ingin bertemu dengannya...


"Maaf tuan... ada nona Man Yue dari agen properti ingin bertemu dengan tuan dan nyonya...!", kata sang pelayan.


"Ohh... terimakasih bibi...! iya silahkan antar kesini bibi...!", kata YoLang kemudian menunggu sang agen properti itu diruangan tunggu lantai 3 hotel. Dan beberapa saat kemudian datanglah sang agen,...


"Ahh... maafkan saya tuan sudah menganggu dipagi hari ini...!", kata nona Man Yue ketika tiba diruang tunggu tersebut.


"Tidak apa-apa bibi... mari silahkan duduk...! bagaimana dengan pengurusan surat-suratnya apakah sudah selesai...?", tanya YoLang langsung tanpa berbasa-basi.


"Benar tuan YoLang... ini semua surat-suratnya dan juga bukti pembayaranya...! dan juga ini adalah bukti pembayaran pajak gedung kepada pemerintah kota selama 5 tahun... dan ini identitas tuan dan kedua nyonya yang saya pinjam kemarin...!", kata nona Man Yue sang agen properti itu sambil menyerahkan surat-surat serta identitas YoLang dan kedua istrinya.


"Bagus... saya juga masih membutuhkan bantuan bibi... apakah bisa membantu saya mengurus surat ijin untuk usaha bisnis saya...? saya akan membuka sebuah Toko Obat yang akan menjual berbagai macam Pil dan Obat-obatan lainnya, tanaman herbal, artefak dan berbagai jenis senjata tingkat langit...! dan toko saya itu saya namakan 'Toko Kultivator Naga Emas'...! bagaimana apakah bibi bisa membantu saya...?", tanya YoLang dan menjelaskan jenis usaha yang akan dijalankannya itu.


"Ohh... bisa sekali tuan...! saya akan membantu tuan YoLang...! karena saya mempunyai saudara di Kementrian Perdagangan Kerajaan Lo ini...! besok pasti sudah selesai... dan untuk biayanya biar saya tanggung saja... karena saya sudah menerima bonus dari hasil penjualan properti yang sudah tuan beli kemarin... juga ada kelebihan dari hasil negosiasi saya dengan manager saya...! hehehe... kalau begitu saya pinjam kembali identitas yang tadi untuk pengurusan surat ijin usaha tuan dan nyonya nantinya...!", kata sang agen yang berkata jujur dan tulus.


"Baiklah... ini identitasnya...! saya menunggu sampai besok... tapi kemungkinan nanti sore kami sudah akan pindah ke gedung toko tidak lagi diHotel ini...! jadi temui kami disana saja...?", kata YoLang menjelaskan.


"Ahh... baik saya akan menemui tuan dan kedua nyonya digedung toko itu...! baik... kalau begitu saya permisi... dan terimakasih bonusnya tuan YoLang...!", kata nona Man Yue sang agen properti itu kemudian berlalu dan kembali membantu YoLang mengurus surat ijin usaha bisnisnya.


Setelah itu YoLang memanggil ke-4 Jendralnya yang sedang berkultivasi didalam kamar mereka,...


"Paman sekalian...! kemungkinan sore hari ini kita akan pindah ketempat kediaman kita yang baru di kota ini...! nanti paman Xong Te menyelesaikan biaya Hotel kalau ada biaya tambahannya... kemudian yang lain lanjutkan tugas pengamatan yang kemarin saya sampaikan... setelah selesai langsung kembali ke Gedung Toko dipusat kota...! Toko kita saya namakan 'Toko Kultivator Naga Emas'...!", kata YoLang menjelaskan.


"Wah... bagus nama tokonya tuan muda... mengingatkan kami tempat kita di Alam Fana juga saudara-saudara kami disana...!", kata Jendral Prapat Tung.


"Hehehe... semoga kita cepat membawa saudara-saudara kita itu kesini... untuk itu segeralah kalian menjadi kuat sesuai target yang saya berikan... agar kita cepat kembali bisa bersama dengan mereka...!", kata YoLang memberi mereka semangat.


"Baik siap laksanakan tuan muda...!", jawab mereka serempak.


Dilantai 3 gedung toko itu hanya terdapat 6 buah kamar besar yang mewah dan 10 buah kamar berukuran sedang tapi didalamnya tampak kemewahan juga karena diperuntukkan bagi para perwira Pasukan Naga dan Pasukan Putri Naga, sementara itu para anggota pasukan sepenuhnya akan menempati lantai 2. Setelah sepenuhnya menempati kediaman mereka yang baru yang juga merupakan tempat usaha, YoLang kemudian mengatur para anggota Pasukan Naga dan Pasukan Putri Naga yang akan secara bergantian bertugas di kediaman mereka itu karena dia juga akan memacu anggota pasukannya itu agar tetap melakukan latihan dan berkultivasi didalam dunia jiwanya agar mereka segera mencapai target YoLang dengan tingkat kekuatan yang berada di Ranah Puncak Alam Kultivator atau berada di tingkat Saint Puncak.


Malam harinya YoLang mengumpulkan semua perwira Pasukan Naga yaitu Wang Yhu, Xon Te, Lung Wei, Xiao Lai, Prapat Tung, Deng Sun dan Yastaki, kemudian dari Pasukan Putri Naga yaitu Bhu Ying, Ai Yin, Ai Yun, Ing Hua dan Weng Shin, kemudian YoLang memberikan mereka arahan,...


"Perhatian untuk semuanya...! saat kita akan memulai semua kegiatan kita dari tempat ini...! untuk itu saya akan membuat aturan sebagai berikut... jumlah semua perwira ada 12 orang sedangkan jumlah pasukan naga ditambah dengan pasukan putri naga berjumlah 126 orang... untuk itu bagi 12 kelompok yang dipimpin oleh masing-masing kalian yang berada disini...!", kata YoLang mulai menjelaskan tujuannya.


"Kemudian secara bergantian setiap 3 hari sekali... ada yang melakukan kegiatan dikediaman ini dan ada yang berlatih dan berkultivasi didalam dunia jiwa...! dan yang bertugas dikediaman ini dapat juga berkultivasi saat istirahat... apakah kalian mengerti...!", kata YoLang menjelaskan tugas-tugas mereka.


"Siap...! kami mengerti tuan muda...!", jawab mereka serempak.


"Bagus...! jika ada tugas yang mendesak nanti akan saya beritahukan... tapi laksanakan tugas rutin seperti yang saya sampaikan sebelumnya... dan saya akan mengevalusi kembali setelah 3 bulan kedepan...!", kata YoLang melanjutkan.


"Sekarang segera siapkan 2 kelompok pertama yang akan mulai malam ini sampai 3 hari kedepan...! dan sebaiknya dari 2 kelompok itu ada yang dari Pasukan Naga dan ada yang dari pasukan Putri Naga...! karena yang wanitanya akan bertugas menjaga dan melayani pembeli ditoko...!", kata YoLang menjelaskan lebih lanjut.


"Baik tuan muda...! kami akan mengaturnya...!", kata paman Wang Yhu.


Setelah membuat pengaturan pada pasukannya YoLang menarik kedua orangtua dan kedua mertuanya dan memberitahukan kesiapan mereka serta tentang kediaman mereka,...


"Kamar ayah dan ibu berdua berada dilantai 3...! silahkan mau disini atau didalam dunia jiwa...!", kata YoLang.


"Nak... biarkan kami saat siang hari membantu ditoko dan kirim kembali saat malam hari biar kami berkultivasi didalam dunia jiwa...!", kata MaiLang.


"Benar nak...! ibu merasa tidak lama lagi akan naik tingkat... jadi mungkin ibu akan berada didalam dunia jiwa ja dulu...! setelah naik tingkat ibu akan membantumu disini...! bagaimana...?", kata Maya.


"Hmm... baiklah...! aku akan mengikuti semua keinginan ibu berdua... nanti ibu tolong sampaikan kepada bibi Yul dan bibi En Ni untuk juga membagi 2 kelompok untuk bertugas di Istana Naga Emas dan ditempat ini secara bergantian nanti...! kami juga disini akan membutuhkan mereka...!", kata YoLang.


"Baik nak...! nanti ibu akan sampaikan kepada mereka... sekarang kirim kami kembali ke Istana Naga Emas...!", kata MaiLang kemudian setelah itu YoLang mengirim kembali mereka kedalam dunia jiwanya.


Whhuuuzzz... whhuuuzzz....