
Seminggu telah berlalu dan selama itu pula sang guru Dewa Perang menghilang dan selama itu pula YoLang sang terpilih, mengasah kemampuannya untuk menguasai seluruh pengetahuan dan teknik yang baru diberikan oleh sang guru. Berbagai Artefak tingkat Ilahi telah dia siapkan untuk keluarga besarnya juga untuk keluarga Klan Mu didesa YaoYo yang sudah dia anggap sebagai keluarganya juga untuk para pendampingnya, sang istri dan sicalon istri serta sang adik kecil yang cerewet itu. Teknik Array/Formasi milik YoLang sudah meningkat pesat, sebelumnya dia hanya bisa membuat segel sebatas 1 tingkat dibawah kekuatannya dan setelah mendapat pengetahuan dari sang Guru Dewa Perang, YoLang sudah dapat membuat Segel Formasi setingkat diatasnya.
YoLang juga merencanakan untuk membuat Array/Formasi sistim keamanan kota yang akan dia letakkan di kota Klentang dan desa YaoYo, juga beberapa Array/Formasi untuk keperluan evaluasi para murid perguruan dia menciptakan sebuah bola kristal untuk mengukur tingkat kekuatan para murid yang dia namakan 'Kristal Uji Kekuatan' yang akan menampilkan warna dan jumlah garis yang menunjukkan tingkat kekutan hawa murni seorang murid. Juga sebuah 'Lorong Ujian' dia ciptakan sebagai tempat untuk latihan dan ujian para murid dimana dalam lorong tersebut terdapat sebuah tekanan spiritual yang berjenjang menurut jarak yang dilalui dan pada setiap jarak tertentu akan ada sebuah Formasi Ilusi untuk para murid bertarung menguji kemampuan mereka. Semakin banyak pengetahuan yang dimilikinya tapi tidak membuat dia berhenti untuk membuat dan menciptakan sesuatu baru dan semua hasil ciptaanya selalu menjadi perhatian para gurunya. Dan yang ada dalam niat dan pikiran YoLang bahwa semua yang diperbuatnya adalah untuk peningkatan kemampuan dan kekuatan orang-orang terdekat dengannya.
Saat ini YoLang sedang membuat sebuah bangunan menyerupai menara bertingkat dengan jumlah 5 lantai, bahan bangunan dia gunakan campuran biji besi dan baja karbon yang dia ambil dari gunung batu didalam dunia jiwanya. Disetiap lantai dibuatnya sebuah Array/Formasi yang akan memberikan tekanan energi hawa murni kepada setiap orang yang memasukinya dimulai dengan lantai pertama bertekanan 20Kg, lantai 2 seberat 50Kg, lantai 3 dengan berat 70Kg lantai 4 dengan berat 100 Kg sampai dilantai 5 dengan berat 200Kg, kemudian energi hawa murni tersebut selain memberikan tekanan juga sebagai sumber energi yang dapat diserap oleh setiap orang yang melakukan meditasi didalamnya.
Menara ciptaanya ini dia namakan 'Menara Meditasi' (karena berada dialam fana dan jika di alam tinggi dinamakan 'Menara Kultivasi'). 'Menara Meditasi' yang dibuatnya itu akan dia tempatkan diperguruan Belati Emas dan diperguruan Klan Mu, karena dia melihat tingkat kekuatan para murid sangat lambat dan itupun sudah dia bantu dengan sumber daya yang sangat banyak berupa tanaman herbal dan dalam bentuk pil energi. Setelah berdirinya 'Menara Meditasi' dikedua perguruan YoLang melihat semakin antusiasnya para murid untuk berlatih dan bermeditasi meningkatkan kekuatan mereka, Untuk itu dia menyarankan,..
"Kakek MuChin... sebaiknya dibuat peraturan bagi setiap murid yang akan memasuki Menara Meditasi... misalnya yang bisa bermeditasi didalam menara hanya bagi mereka yang mempunyai kontribusi tertentu bagi perguruan... dan juga berikan hadiah bagi yang mencapai lantai tertinggi dengan sebuah senjata tingkat Kuno... hal ini akan membuat para murid semakin bersemangat berlatih...!", usul YoLang kepada kakek MuChin sebagai patriak Klan Mu.
"Ya... saya juga sudah berpikiran kearah sana tuan muda... dan juga kami sudah menyiapkan sebuah tugas kepada setiap murid... dan bagi mereka yang dapat menyelesaikan tugas-tugas tersebut akan mendapatkan poin kontribusi...!", jelas kakek MuChin.
"Bagus... berikan saja tugas mencari herbal... semakin banyak dan tinggi tingkat herbal... poin kontribusinya semakin banyak...!", kata YoLang memberikan usulannya.
"Tidak hanya itu tuan muda... tugas berburu... mengawal perjalanan... dan juga ketika lulus ujian kenaikan tingkat setiap murid berhak mendapatkan poin kontribusi...!", kata kakek MuChin menjelaskan.
"Baik... nanti tolong kabarkan kepada saya apabila ada yang kurang... dan tolong sampaikan kepada kakek MuHoa herbal di gudang sudah saya jadikan pil dan silahkan diambil pil-pilnya semua ada disana...!", kata YoLang.
"Baik tuan muda...! akan saya sampaikan...!", kata Patriak Klan Mu itu.
"Salam... buat semua tetua dan paman MuDhong... maaf tidak bisa bertemu mereka... masih banyak yang akan saya kerjakan diKota Klentang...! juga tolong kakek bantu saudara Anbin dan kedua orangtuanya yang akan menjaga Wisma saya disini...!", kata YoLang.
"Ohh...iya... saya akan lakukan yang terbaik tuan muda...! saudara tuan muda adalah saudara kami juga...!", kata kakek MuChin meyakinkan.
"Baik kakek... terimakasih bantuannya... saya pamit...!", katanya kemudian menghilang.
Whhuuuzzz...
Sebelum meninggalkan desa YaoYo, YoLang menyempatkan diri untuk mengambil puluhan batang pohon kayu jati tua berumur 80 tahun keatas dihutan dekat danau es dan juga mengambil kandungan Baja Karbon yang berada dibawah tanah hutan itu, sebagai bahan persiapan untuk membuat beberapa menara lagi. Hal yang dilakukannya diperguruan Klan Mu disampaikannya juga kepada kakek Ratong untuk diterapkan diperguruan Belati Emas, hanya saja karena jumlah murid di perguruan Belati Emas sudah terlalu banyak maka dia membuatkan 3 buah 'Menara Meditasi' untuk mereka. Khusus untuk keluarga besarnya YoLang telah menyiapkan sebuah 'Menara Kultivasi' karena tingkatan para tetua dan petinggi perguruan yang juga adalah keluarga besarnya sudah berada di Puncak Kekuatan Alam Fana, jadi mereka sudah mulai menyerap energi spiritual.
Seminggu kembali telah berlalu dan YoLang telah menguasai keseluruhan pengetahuan dan teknik yang diberikan oleh sang Guru dewa Perang dengan julukan siBocah Gila,...
"Selama hampir sebulan ini apa kamu menemui kesulitan muridku...?", tanya sang guru.
"Tidak ada Guru... hanya saja... kalau Guru berkenan untuk menguji hasil latihan saya... apakah sudah sesuai dengan keinginan Guru...!", kata sang murid.
"Hmmm... ya... baiklah...!", kemudian sang guru mulai membuat sebuah Array/Formasi didepannya... yang terlihat samar dan terdengar mendengung.
Whuuuuunnnggg...
"Nah... didepanmu adalah Formasi Pelindung tingkat Dewa...! coba kau hancurkan Formasi itu dengan membuka kunci rahasia yang kubuat...!", tantang sang guru.
"Baik Guru...!", kemudian YoLang mengerahkan kemampuannya untuk melihat Formasi tersebut dan hanya butuh beberapa detik dia sudah menemukan 3 titik kunci kemudian menyentuh ketiga titik tersebut untuk mematikan Formasi buatan sang guru.
Zzhheeeepppp...
"Wahhh...! cepat sekali kamu menemukan titik rahasianya...! coba yang ini...!, kata sang guru kemudian membuat Formasi yang terlihat sulit karena agak lama dia membuatnya.
"Hmmm... kombinasi 3 Array/Formasi Pelindung, Penyerangan dan Ilusi... Array/Formasi tingkat Surgawi... hehehe...!", gumam sang murid ketika melihat sang guru sedang membuat kombinasi Formasi tingkat Surgawi.
"Nah... selesai... coba kamu pecahkan rahasia Formasi itu...!", kata sang guru yang terlihat senang memberikan tes yang sulit, tapi dia tidak mengetahui kemampuan sang murid telah melewati kemampuannya.
"Wah... Formasi tingkat Surgawi...!", kata YoLang.
"Heehh...! kamu bisa melihat tingkatan Formasiku...?", tanya sang guru.
"Iya Guru... kan yang mengajarkannya Guru sendiri... ini mudah Guru... nih...!", jawab YoLang sambil menyentuh Formasi buatan gurunya sebanyak 3 kali...
Tep... tep... tep...
Zzhheeeepppp...
"Ehhh...! hmmm... bagus... bagus...! muridku apa ketiga Bocah sebelumnya mengajarkanmu teknik Array/Formasi juga...?atau kamu punya guru lain...?", tanya sang guru penuh selidik kepada muridnya karena merasa aneh sang murid belum sebulan belajar darinya tapi sudah bisa memecahkan Formasi tingkat Surgawi buatannya.
"Ahh... Guru jangan curiga... murid hanya belajar teknik ini dari Guru... juga dari pengetahuan yang Guru berikan...! disana dikatakan untuk mengembangkan teknik Array/Formasi dengan kemampuan lain yang dapat mendukung dan memberikan kemampuan yang lebih kuat kepada Array/Formasi yang kita buat... contoh yang murid pelajari dan kembangkan adalah seperti ini Guru...!", jelas sang murid kemudian membuat sebuah Formasi bertingkat hasil ciptaanya, selain sebagai Formasi Pelindung yang memiliki Formasi Ilusi juga dia menambahkan Formasi Penyerangan dengan menambahkan senjata didalamnya dan masing-masing senjata telah dia isi dengan niat pedang dan akan bereaksi ketika formasi buatannya diserang dengan kekuatan energi.
"Nah... cobalah Formasiku ini Guru...!", kata YoLang menantang balik sang guru.
"Hmmm... bagus... hanya ini... kenapa bukan kombinasi Formasi tapi seperti Formasi bertingkat dan kekuatannya...?", komentar sang guru yang terlihat bingung untuk memulai karena begitu banyak titik Formasi yang dibuat YoLang.
"Formasi buatanmu mengerikan... muridku...! buatanku hanya akan membuat yang terjebak menjadi Gila atau Hilang ingatan...! tapi buatanmu akan mati dalam keadaan Gila...! hohoho... disini yang guru siapa dan yang murid siapa aku jadi bingung...?", kata sang guru.
"Hehehe... Guru terlalu memuji Murid yang tidak berguna ini... kalau tidak diajarkan Guru mana bisa Murid membuat Formasi seperti itu...!", Kata sang murid merendah.
"Hmmm... seperti kata Bocah-Bocah itu... kamu terlalu banyak membuat kejutan muridku... mmm... semua yang ada padaku sudah kau lampaui... katakan sekarang apa yang kau inginkan muridku...!", kata sang guru tulus memuji sang murid.
"Hanya nasehat dan petunjuk dari Guru yang akan membuat murid ini menjadi murid yang berbakti...!" kata sang murid.
"Ya... kamu betul muridku...! seseorang yang hanya mengandalkan kekuatannya sendiri tidak akan pernah tahu bahwa diatas langit masih ada langit... jadilah orang yang berbakti dengan mendengar segala nasehat dari yang lebih tua... karena mereka melihat dan mendengar serta merasakan lebih banyak dari kamu yang lebih muda... dan ilmu yang kau lihat... dengar dan rasakan itu sangat langka sangat sulit untuk ditemukan... dan penting untuk aku sampaikan kembali... Kekuatan bukan segala-galanya... diperlukan strategi dan dukungan yang akan memudahkan semua pertempuranmu... nah... strategi dan dukungan yang kuajarkan adalah sebagian kecil yang ada di alam semesta ini... kamu akan menemukannya dalam petualanganmu nanti... dan kamu akan mengetahui Rahasia kenapa kamu harus disiapkan dan ditempa diAlam Fana ini... karena itu adalah sebuah strategi muridku...!", kata sang guru menjelaskan.
"Bersiaplah muridku... aku akan memberikan hadiah untukmu... mendekatlah...!", kata sang guru kemudian mentransfer energi inti kekuatan miliknya kepada YoLang.
YoLang yang sudah bersiap dengan posisi Lotus dia merasakan energi yang sangat besar memasuki lautan dantiannya dan mendesak seluruh jaringan titik meridiannya dan akar elemennya bersinar didalam tubuhnya sehingga terihat tubuh YoLang bersinar memancarkan cahaya keemasan dan...
Bhuumm... Dewa Spiritual Emas-9
Bhuumm... Dewa Spiritual Berlian-9
Bhuuuummmm... Dewa Pemula-19
"Nah... hanya itu yang bisa kuberikan kepadamu muridku...!", kata sang Guru.
"Terimakasih Guru...! murid akan selalu melaksanakan segala nasehat dan petunjuk Guru...!", jawab sang murid.
"Baiklah... kita akan bertemu lagi... Aku pergi", kata sang guru kemudian menghilang.
Whhuuuzzz...
YoLang masih dengan posisi bermeditasi untuk menstabilkan gejolak energi didalam tubuhnya yang baru saja mengalami kenaikan 3 tingkat dalam sekali jalan, dan dia melihat kedalam tubuhnya cahaya keemasan berbentuk Naga masih berputar-putar disetiap sudut tubuhnya seakan-akan bersiap untuk dikeluarkan.