Titisan Dewa

Titisan Dewa
Lencana Naga Emas


Setelah pertemuan besar itu YoLang dibantu kedua istrinya mulai membuat ratusan 'Lencana Naga Emas' sebagai tanda identitas bagi seluruh anggota keluarganya dan pasukan Naga Emasnya, Lencana itu juga berfungsi sebagai Artefak atau Jimat pelindung bagi setiap anggota keluarga yang membawanya. Setelah itu mereka menemui PiYo dan MaiLang yang masih bersama anggota keluarga lainnya digedung Perusahaan Dagang JinLong,...


"Ayah... Ibu... ini Lencana-lencananya tolong dibagikan dan sampaikan juga cara penggunaanya dengan meneteskan darah diatas lencana tersebut... karena lencana ini juga berfungsi sebagai artefak/jimat pelindung bagi sipemegangnya...!", kata YoLang menjelaskan.


"Baik Nak... akan kami bagikan...!", kata PiYo.


"Sampaikan juga kepada nenek buyut untuk memberitahu semua anggota keluarga Mei... besok pagi akan aku antarkan mereka kekota Xong didaratan barat...!", kata YoLang menambahkan.


"Ahh... iya... mereka sudah menunggu untuk itu... baik akan ayah sampaikan kepada nenek...", kata PiYo.


Malam hari itu juga beberapa usulan dan rencana yang mereka bicarakan dalam pertemuan sudah dapat diselesaikan, kemudian YoLang menuju barak pasukannya yang berada dibagian belakang kediaman Naga Emas dimana sudah menunggu anggota pasukan yang tingkat kekuatannya sudah berada di tingkat Hitam keatas, dan sesampainya disana,...


"Paman Wang Yhu... ada berapa orang pasukan yang memenuhi syarat...!", tanya YoLang.


"Pasukan kita ada 18 orang itu sudah termasuk kami para perwira tinggi... dan sudah bergabung juga 2 orang dari keluarga Ang' dan 3 orang dari keluarga Am'... jadi semuanya ada 23 orang... sementara yang dari desa YaoYo dan kota Klentang belum datang...!", kata paman Wang Yhu menjelaskan.


"Hmm... baik... siapkan mereka sekarang di lapangan latihan... dan pisahkan yang masih berada ditingkat Hitam dan tingkat Emas... kemudian berikan Pil ini masing-masing 2 butir untuk mereka yang berada ditingkat Hitam...", kata YoLang.


"Baik tuan muda...", kata Jendral Wang Yhu.


Kemudian YoLang menuju lapangan tempat para pasukannya berlatih dan mulai mentransfer energi kekuatannya kepada ke-23 orang tersebut, hingga mereka menerobos puncak kekuatan Alam Fana dan berada ditingkat Surgawi Awal ranah kekuatan Alam Tinggi,...


"Sekarang bermeditasilah... stabilkan aliran energi dalam tubuh kalian... kita masih menunggu yang lain... setelah itu kita akan menuju Alam Tinggi/Alam Kultiivator...!", kata YoLang kepada mereka.


"Baik tuan muda...", jawab mereka serempak.


"Paman Wang Yhu... aku akan kembali kekediamanku... kalau mereka sudah datang tolong kabarkan saya...!", kata YoLang.


"Siap laksanakan tuan muda...", kata Jendral Wang Yhu.


YoLang kembali kekediamannya untuk beristirahat sejenak sambil menunggu kedatangan para anggota keluarga dan murid dari desa YaoYo dan kota Klentang, sementara itu digedung perusahaan kedua orangtuanya sedang membagikan token/lencana anggota keluarga Naga Emas dibantu oleh ibu Maya dan LunPing. Setelah menunggu beberapa saat YoLang mendapat pesan bahwa anggota keluarga dari desa YaoYo dan kota Klentang telah tiba dan sudah bersiap dilapangan latihan, segera YoLang menuju lapangan latihan tersebut untuk membantu mereka menerobos tingkat kekuatannya sampa keranah Alam Tinggi/Alam Kultivator.


Sebanyak 4 orang dari keluarga Mu dan 6 orang anggota keluarga dari kota Klentang serta 12 orang murid dari 'Perguruan Belati Emas', Setelah mereka bersiap dengan duduk berposisi lotus YoLang mulai mentransfer energi kekuatannya kepada ke-22 orang tersebut, hingga mereka menerobos puncak kekuatan Alam Fana dan berada ditingkat Surgawi Awal ranah kekuatan Alam Tinggi/Alam Kultivator. YoLang kemudian memberitahukan mereka untuk bermeditasi menstabilkan aliran energi dalam tubuh mereka, dan bersiap karena besok hari YoLang akan langsung membawa mereka keAlam Tinggi untuk menerima Kesengsaraan Petir setelah dia mengantarkan anggota keluarga Mei ke kota Xong didaratan barat Benua Besar.


Keesokan paginya Yolang yang telah mendapat pesan dari para pasukan penyusup Naga Merah yang menyelidiki tentang keberadaan keluarga Mei atau Klan Mei dikota Xong, dan dia sudah mendapatkan lokasi keberadaan Klan Mei tersebut dengan segera memasukkan nenek buyutnya LinMei berserta semua anggota keluarga Mei kedalam dunia jiwanya kemudian dia berteleportasi kekota Xong dimana tempat Klan Mei berada. Setelah diperkenalkan oleh nenek buyutnya LinMei kepada semua anggota Klan Mei, YoLang membuat gerbang teleportasi yang menghubungkan kota Xong dengan Kediaman Naga Emas. YoLang kembali kekediamannya bersama anggota pasukan Naga Merah yang sebelumnya mengadakan penyelidikan dikota Xong atas perintahnya, dan masih menunggu kabar dari anggota pasukan Naga Hijau yang sedang melakukan hal yang sama di kota NanBei mencari keberadaan Klan Lun.


"Paman Wang Yhu... apakah pasukan yang kekota NanBei terdapat juga anggota pasukan yang akan ikut dengan kita ke Alam Tinggi...?", tanya YoLang kepada paman Wang Yhu.


"Tidak ada tuan muda...! semua yang akan ke Alam Tinggi sudah bersiap diKediaman naga Emas ini...", jawab sang panglima pasukan.


"Ohh... baiklah... segeralah bersiap... kita akan segera berangkat...", kata YoLang.


"Baik tuan muda...!", kata sang Panglima Pasukan.


YoLang kemudian mengirim pesan kepada kedua istrinya dan kepada kedua orang tuanya serta ibu Maya dan ayah mertuanya LunPing untuk berkumpul dikediaman utama miliknya, mereka akan membantu YoLang mengantar ke-45 orang tersebut keAlam Tinggi untuk menerima Kesengsaraan Petir. Sementara itu LoryMei akan tetap berada diKediaman Naga Emas untuk menggantikan PiYo dan MaiLang dalam menjalankan Perusahaan Dagang JinLong, dan juga menjaga keamanan kediaman Naga Emas karena hampir semua yang memiliki kekuatan tertinggi akan keluar meninggalkan kediaman itu serta menunggu kabar dari pasukan Naga Hijau yang sementara mengadakan penyelidikan dikota NanBei.


Malam harinya YoLang memasukkan seluruh anggota keluarga dan pasukan yang akan menuju Alam Tinggi kedalam dunia jiwanya, kemudian sambil fokus mengingat sebuah lokasi diAlam Tinggi dia membuat gerbang teleportasi antar alam dan masuk kedalamnya. Beberapa saat kemudian YoLang telah berada disebuah kawasan dengan hamparan rumput yang sangat luas, tempat dimana dia saat pertama kali datang keAlam Tinggi/Alam Kultivator ini untuk menerima Kesengsaraan Petir. Setelah itu dia masuk kedalam dunia jiwanya untuk menemui orang-orang yang berada didalam dan memberitahukan kepada mereka untuk bersiap melakukan Pembaptisan Petir,...


"Dengarkan... saat ini kita sudah berada diAlam Tinggi... dan yang akan menerima Kesengsaraan Petir adalah 3 orang secara bersamaan... kemudian akan bergantian... ikuti instruksi ayahku...! sekarang bersiap 3 orang yang akan keluar pertama...!", kata YoLang menjelaskan kepada mereka.


"Ayah dan Ibu serta Ibu Maya... tolong bantu bagi mereka yang terluka setelah mengalami kesengsaraan petir... dan untuk Ayah Mertua nanti mengatur 3 orang berikutnya secara bergantian...!", kata YoLang menambahkan.


"Baik nak...", kata LunPing.


Proses Pembaptisan Petir berlangsung lancar dan tak ada satupun dari ke-45 orang tersebut yang mengalami luka serius, kemudian YoLang membawa mereka berjalan-jalan kekota YinWu yang merupakan Pusat Kekaisaran Yin Benua Tengah daratan Heyan Alam Tinggi/Alam Kultivator. Para anggota keluarga dan pasukan Naga Emas tersebut merasa senang karena bisa melihat kehidupan diAlam Tinggi tersebut yang sebelumnya bagi mereka pengalaman ini adalah hanya sebuah mimpi, sambil membeli beberapa buah tangan mereka juga merasakan makanan dari restoran yang berada dikota YinWu. Setelah berada selama 3 hari diAlam Tinggi mereka kembali keAlam Fana tepatnya diKediaman Naga Emas Benua Besar dengan membawa segudang pengalaman yang tak terlupakan, karena selain dikota YingWu YoLang juga membawa mereka kebeberapa kota di daratan NamYan yang berada disebelah selatan daratan Heyan.


Sesampainya mereka dikediaman Naga Emas, YoLang langsung mendapatkan sang adik yang berada digedung perusahaan


"Adik...! bagaimana...? apakah sudah mendapat kabar dari anggota pasukan Naga Hijau...?", tanya YoLang.


"Sudah kakak... sejak kemarin mereka mengirim pesannya... dan ini lokasi mereka...", jawab LoryMei kemudian memberikan data lokasi pasukan Naga Hijau kepada YoLang.


"Ahh... baiklah... terimakasih adikku yang cantik...",


YoLang segera kembali kegedung utama menuju kediamannya dan menemui sang istri YoLun yang sedang menunggunya,...


"Istriku... kabarkan semua anggota keluarga Lun... kita akan segera berangkat kekota NanBei...", kata YoLang kepada sang istri.


"Ahh... baiklah... aku akan segera menemui ayah dan memberitahukan berita bagus ini...", kata YoLun kemudian beranjak keluar dari kediaman mereka menemui sang ayah LunPing dan anggota keluarga Lun yang lainnya.