
Perjalanan menuju '7 Puncak Gunung Pedang' sangat sulit, selain terdapat tebing-tebing batu yang tinggi juga disisi lainnya terdapat jurang yang dalam, akhirnya YoLang memutuskan untuk melanjutkan perjalanan pada malam hari dengan menggunakan Jula siHitam. Yolang dan YoLun masih berada 10 kilometer dari kaki pengunungan pedang dan dari kaki gunung masih ada puluhan kilometer lagi baru mencapai gunung tertinggi selanjutnya masih harus mendaki untuk mencapai puncaknya dimana markas 'Sekte Pintu Dewa' sebagai penguasa puncak tertinggi berada. YoLang dan YoLun beristirahat diatas sebuah pohon besar dengan masih menyamarkan keberadaan mereka sehingga sosok terkuat di Alam Kultivartor ini sekalipun tidak akan dapat merasakan keberadaan mereka, mereka masih harus menunggu beberapa jam lagi sampai matahari terbenam diufuk sebelah barat benua tengah ini dan berganti dengan malam hari.
Setelah gelap malam menyelimuti kawasan pegunungan pedang, JuLa siHitam membawa terbang tinggi sepasang suami istri itu diatas punggungnya. Titik hitam itu terlihat melesat dengan cepat menuju puncak tertinggi dari deretan 7 puncak pegunungan pedang, dari atas langit YoLang melihat ratusan aura kehidupan dengan bermacam warna yang terpancarkan dari dalam tubuh mereka. Tidak membutuhkan lama Jula telah berada diatas langit puncak gunung ke-7 gunung pedang, terlihat rangkaian bangunan yang besar dan bangunan-bangunan berukuran lebih kecil yang bersambungan membentuk sebuah pentagram. 'Sekte Pintu Dewa' sebuah sekte besar dan terkuat diantara 7 penguasa puncak tertinggi gunung pedang, dibawah kepemimpinan Zhuan Bun sekte itu mendiami markas gedung Pentagram yang besar dan megah itu namun dibalik kemegahan dan besarnya nama sekte tersebut terdapat berbagai tindak kejahatan yang merugikan banyak orang yang telah mereka lakukan.
YoLang sang istri YoLun sedang mengawasi pergerakan aura-aura kehidupan dalam gedung besar tersebut, dan semua aura kehidupan yang terpancarkan dari dalam tubuh semua orang tersebut sudah berwarna hitam pekat. Ratusan orang yang berada didalam gedung tersebut terdapat 2 orang dengan tingkat kekuatan yang telah berada di Ranah Alam Dewa dengan tingkat Holy Tyrant tahap-2 dan sosok terkuat kedua berada ditingkat Tyrant tahap-3, sementara itu puluhan lainnya berada diPuncak tingkat kekuatan Alam Kultivator dengan tingkat Saint Puncak serta ratusan anggota mereka yang tingkat kekuatan mereka mulai dari Jendral Awal sampai Raja Mahir. YoLang mulai berpikir untuk mendapatkan cara terbaik menghadapi kekuatan Sekte Pintu Dewa yang berada dibawahnya itu, dan setelah melihat tidak adanya pergerakan yang keluar dari kawasan puncak gunung maja YoLang merasa yakin bahwa Zhuan Ban masih berada didalam marka Sekte Pintu Dewa itu...
"Istriku... bagaimana menurutmu kalau LoryMei dan yang lainnya kita tarik kesini... karena saya merasa yakin Zhuan Ban masih berada didalam markas itu bersama anaknya yang menjadi Patriak Sekte...!", kata YoLang kepada sang istri.
"Iya sepanjang perjalanan kita kesini juga tidak menemukan keberadaan anggota Klan ataupun Sekte Pintu Dewa... hanya 2 sekte yang sudah kita bereskan itu...!", kata YoLun.
"Baik... ayo Jula cari tempat yang baik dan aman untuk kita mengatur rencana...!", kata YoLang memerintahkan Rajawali Dua Alam itu untuk turun kebawah.
Jula membawa tuan dan nyonyanya kesebuah hutan dilereng gunung yang tidak jauh dari jalan lintas menuju puncak tertinggi tempat markas Sekte Pintu Dewa, YoLang segera membuat formasi perlindungan yang dilapisi dengan formasi ilusi untuk menyamarkan keberadaan tempat tersebut. Kemudian YoLang menarik keluar semua perwiranya dan anggota keluarga yang telah memiliki tingkat kekuatan diRanah Alam Dewa, selanjutnya dia membuat gerbang teleportasi untuk memberikan jalan kepada LoryMei dan Mayang serta anggota Pasukan Naga dan anggota keluarga lainnya yang berada di Desa Jing Bun. Setelah berkumpul semuanya YoLang mulai membagi tugas kepada semua anggota keluarga dan para perwira Pasukan Naga dan Pasukan Putri Naga,...
"Sosok terkuat yang saya curigai sebagai Zhuan Bun berada ditingkat Holy Tyrant tahap-2 dan sosok terkuat kedua berada ditingkat Tyrant tahap-3... kedua sosok ini akan dihadapi oleh saya dan YoLun... sementara itu bagi yang sudah berada ditingkat Dao... akan menghadai 30 orang anggota sekte itu yang berada ditingkat Saint Puncak... perhatikan keselamatan...! bertindak dengan cepat dan jangan beri mereka kesempatan...! saya tidak mau melihat ada diantara kalian yang terluka...! jangan lupa Pil anti racun dan aktifkan artefak kalung pelindung... jika memungkinkan lumpuhkan yang bisa dilumpuhkan dan segera tarik masuk kedalam ruang dimensi cincin jiwa...!", kata YoLang memberikan penjelasan dan strategi penyergapan mereka kali ini
"Baik tuan muda...! kami akan berhati-hati... dan melakukan yang terbaik...!", kata Paman Wang Yhu.
"Benar tuan muda...! kami juga tidak mau terluka... saya yakin dengan adanya artefak kalung ini sudah sangat membantu dari serangan senjata rahasia mereka...!", kata paman Lung Wei.
"Kakak... lepaskan JuLa dan Juli...! kelihatannya mereka juga ingin membantu...!", kata LoryMei.
"Baik... saat menyerang nanti akan aku lepaskan mereka...! ennmm...? paman Deng Sun dan Yastaki buat kekacauan dibagian gudang itu sebaik mungkin... bakar juga beberapa bagian gedung disamping kiri dan kanannya... dan saat api melalap gedung dikedua sisi gudang itulah tandanya semua menyerang secara bersamaan dengan terget yang sudah saya sampaikan sebelumnya...!", kata YoLang menambahkan.
"Siap laksanakan tuan muda...!", kata Jendral Deng Sun dan Jendral Yastaki bersamaan.
Didalam kesunyian malam terlihat samar-samar 2 bayangan hitam melesat dengan cepat kebagian belakang gedung besar berbentuk Pentagram itu, dibagian belakang gedung utama YoLang dan YoLun sudah bersiap dan dibagian sisi kiri dan sisi kanan gedung para perwira Pasukan Naga dan Pasukan Putri Naga serta paman LunFai dan LunFei sudah berjaga menghadapi anggota Sekte Pintu Dewa yang jumlahnya ada 500 lebih dan dibagian depan gerbang masuk terlihat paman Wang Yhu, Xong Te, PiYo dan MaiLang sedang bersiap mendahului setelah aba-aba diberikan. Beberapa menit kemudian terlihat api mulai berkobar dari bagian gudang dan langsung melahap dua buah gedung yang berada disamping kiri dan kanan komplex Sekte Pintu Dewa tersebut, kepanikan mulai terjadi dengan adanya teriakan-teriakan para anggota Sekte yang berlarian untuk memadamkan api dibagian gudang itu,...
"Kebakaran...! kebakaran...!", teriak para anggota sekte yang sedang berjaga.
"Cepat padamkan api...! ambil air cepaaaattt...!", kata seorang penjaga.
Kepanikan makin terjadi ketika dari arah pintu gerbang masuk sekte terdengat sebuah ledakan besar yang kemudian menghancurkan gerbang tersebut,...
Bhlllaaarrr...
Brrraaakkk...
"Bangun... bangun... bangun semuanya...! ada penyerangan... !", teriak para anggota sekte yang panik sambil berlarian.
Disisi kiri dan kanan komplex klan itu mulai terdengar teriakan kesakitan dan suara bangunan hancur serta suara dentingan logam beradu, hal ini menandakan pertarungan telah berlangsung antara para anggota klan dengan para perwira Pasukan Naga dan Pasukan Putri Naga. YoLang dan YoLung yang berada dibelakang gedung utama tempat kediaman 2 sosok terkuat di Sekte Pintu Dewa tersebut sedang mengawasi pergerakan kedua sosok tersebut, mereka berencana untuk mencegat kedua orang itu ketika mereka keluar dari dalam kediaman mereka. Sementara itu pertarungan telah meluas hampir diseluruh bangunan dan dalam hitungan menit sudah puluhan anggota Sekte Pintu Dewa yang telah menjadi korban, mereka tewas dengan mengenaskan karena tubuh yang hancur dan ada juga yang tanpa sisa karena tubuh mereka telah berubah menjadi kabut darah.
"Serang teruuusss...! mereka hanya sedikit... keroyok mereka...!", kata seorang tetua sekte.
Dhuuaarrr... Dhuuaarrr...
Bhhoomm... Bhhoomm...
Para Perwira Pasukan Naga dan Pasukan Putri Naga tidak henti-hentinya mengerahkan segenap kemampuan mereka memberikan serangan spiritual terkuat yang mereka miliki sehingga beberapa bagian gedung ikut hancur bersamaan puluhan anggota sekte tersebut, rencana akan melumpuhkan lawan akhirnya berubah dengan pertarungan terbuka yang tidak seimbang karena 1 orang anggota pasukan YoLang menghadapi 20 sampai 30 orang anggota Sekte Pintu Dewa. Dengan terpaksa para perwira Pasukan Naga dan anggota keluarga YoLang melakukan perlawanan sengit dengan menggunakan teknik-teknik pemusnah dan dengan hanya sekali serangan spiritual mereka akan terdapat 3 sampai 5 orang anggota Sekte Pintu dewa yang tewas, pertarungan telah berlangsung selama 20 menit dan ratusan anggota sekte tersebut telah tewas menggenaskan tapi tidak membuat mereka tunduk bahkan semakin menggila dengan muai menyerang dengan menggunakan racun.