
YoLang tidak merasakan keberadaan kedua istrinya digedung toko, kemudian dia berjalan keluar menuju lantai 3 tempat 'Bola Suara' berwarna merah berada dan juga tempat 2 buah gerbang teleportasi yang telah dibuatnya sebelum dia ditarik ke Alam Surgawi. YoLang kemudian menemui anggota pasukan Naga yang berjaga disana sambil bertanya...
"Apakah kalian melihat istri-istriku...?", tanya YoLang kepada seorang anggota Pasukan Naga.
"Maaf kami belum sempat melaporkan kepada tuan muda bahwa nyonya YoLun sedang berada di Kota LiuYang bersama Jendral Lung Wei dan Nyonya Mayang sedang berada di Kota Fang Dong bersama Panglima Wang Yhu... kedua nyonya membawa barang-barang pesanan Panglima Wang Yhu dan Jendral Lung Wei... ini catatan penerimaan suara yang kami terima hari ini tuan muda...", kata anggota Pasukan Naga yang menjadi komandan regu jaga saat itu.
"Ohh... begitu... ! sudah berapa lama mereka pergi...?", tanya YoLang selanjutnya.
"Sudah 2 jam yang lalu kedua nyonya pergi tuan muda... dan ini adalah kedua kalinya nyonya YoLun dan nyonya Mayang pergi melewati gerbang teleportasi... sebelumnya kemarin malam setelah mendapat kiriman suara dari Panglima Wang Yhu dan Jendral Lung Wei...", kata komandan regu jaga tersebut.
"Baik...terimakasih informasinya... kalian berjagalah...!", kata YoLang kemudian kembali kekamar pribadinya dilantai 2.
Yolang kemudian melihat catatan penerimaan suara yang diberikan oleh anggota Pasukan Naga yang berjaga digerbang teleportasi itu dan melihat bahwa catatan tersebut sudah terjadi sejak 2 hari yang lalu, dan itu berarti bahwa YoLang telah pergi Alam Surgawi selama 2 hari. Setelah mengetahui hal tersebut YoLang kembali masuk kedalam dunia jiwanya dan mulai membuat kotak penyimpanan senjata tombak yang sebelumnya telah dia tinggalkan dimeja Kaisar Dewa, demikian juga dengan barang-barang lainnya yang akan dijual ditokonya serta Bola-Bola Suara yang sebelumnya terdapat 2 set dan sedang digunakan oleh kelompok paman Wang Yhu dan kelompok paman Lung Wei yang bertugas melihat peluang bisnis di Kota LiuYang daratan BuYan dan di Kota Fang Dong Daratan Fang Yan, YoLang kembali membuat 3 set 'Bola Suara' sebagai tambahan untuk digunakan dikemudian hari.
Selama 3 jam YoLang berada didalam dunia jiwanya membuat beberapa barang dari bahan baru giok, kemudian keluar dan kembali kekamar pribadinya digedung toko, sambil menunggu kedua istrinya dia kemudian menelan 2 butir Pil Energi tingkat Surgawi 'Pil Inti Semesta' dan mulai berkultivasi. Dengan tingkat kekuatannya saat ini yang berada di Tingkat Jendral Dewa Giok tahap 1, maka dia akan membutuhkan banyak dorongan energi spiritual untuk dapat mendorong kenaikan tahap tingkatan kekuatan selanjutnya. Dalam keheningan kultivasinya dia kembali melihat pengetahuan yang baru terbuka dari segel yang dibuat Kaisar Dewa, teknik tingkat Ilahi yang bisa membuat dia melihat keadaan masa lalu dan masa depan seseorang. Kemudian dengan segala pertimbangannya YoLang akhirnya memutuskan untuk tidak akan menggunakan teknik tersebut dalam aktivitas kesehariannya, dia hanya akan mengunakan jika dalam keadaan mendesak untuk mencari sebuah informasi penting yang berhubungan dengan tugas-tugas langit yang sedang diembannya.
Menjelang malam YoLang merasakan keberadaan kedua istrinya yang sedang turun dari lantai 3 menuju lantai 2 dimana kamar pribadi mereka berada, kemudian setelah berada didalam kamar YoLang terbangun dari kultivasinya dan segera mendapat rentetan pertanyaan dari istri-istrinya...
"Hmm... suami yang menghilang selama 2 hari telah kembali... sayang...! kemana saja kamu... apa kamu pergi ke Alam Surgawi...?", tanya YoLun.
"Apa yang dilakukan disana...! apa kamu bertemu para Guru...?", kata Mayang menambahkan.
"Iya... satu-satu akan kujawab pertanyaan kalian... pertama secara tiba-tiba aku merasa ditarik oleh sebuah kekuatan besar... dan tiba di Alam Surgawi bertemu dengan semua guru dan Yang Mulia Kaisar Dewa...!", kata YoLang.
"Disana aku dievaluasi oleh Yang Mulia Kaisar Dewa tentang seberapa jauh perkembangan peningkatan latihanku selama ini setelah mendapat ilmu pengetahuan dan latihan dari para Guru... dan hasilnya baik bahkan memuaskan Yang Mulia Kaisar Dewa...!", kata YoLang menjelaskan.
"Tapi evaluasinya belum selesai karena Yang Mulia mendapat panggilan dari 'Alam Maha Tinggi' dan terpaksa meninggalkan aku bersama para Guru... dan sebagai tambahan kita sebagai para pilihan diperintahkan untuk segera menuntaskan membuat keseimbangan di Alam Kultivator ini...!", kata YoLang menambahkan.
"Untuk itu mulai malam ini kita akan kembali berpetualang keseluruh Daratan Alam Kultivator ini... selanjutnya kita akan membicarakan rencana bisnis dan petualangan yang akan kita lakukan...!", kata YoLang menjelaskan panjang lebar tentang perjalanannya ke Alam Surgawi.
"Suamiku...! bagaimana keadaan Alam Surgawi... apakah seindah alam Fana atau alam Kultivator ini...?", tanya Mayang.
"Istriku... aku hanya boleh berada disebuah ruangan yang namanya 'Ruang Pertemuan Surgawi' dan sebuah tempat yang disebut 'Ruang Pembaptisan'... Yang Mulia Kaisar Dewa belum mengijinkan aku melihat-lihat keluar ruangan itu... tapi sebagai bayangannya suasana disana sangat berbeda dengan alam yang pernah kita datangi... didalam tempat yang disebut ruang Pembaptisan terdapat sebuah kawasan seperti hutan yang pohonnya lebih besar 3 kali lipat dari pohon terbesar dialam ini...! semuanya serba besar... nanti akan kalian saksikan sendiri saat aku membawa kalian bertiga menerima Pembaptisan Petir Surgawi... kita menunggu Jula dan Juli menerobos tingkat kekuatan Alam Dewa baru kita akan pergi kesana...!", kata YoLang menambahkan.
"Hmm... baiklah... kami akan menunggu waktu itu... nah sekarang berita yang saya bawa dari Kota Fang Dong... disana aku dan paman Wang Yhu telah berhasil menjual habis 400ribu Pil Energi dan mendapat 360ribu batu Roh... kemudian ada 130 buah cincin jiwa dasar-3... 180 buah cincin jiwa dasar-4 dan 120 buah artefak kalung pelindung dengan hasil penjualannya sebesar 1.710 batu roh... semua barang-barang tersebut dibeli oleh para pedagang dan petualang dari Benua Timur... aku juga mendapat informasi bahwa perjalanan ke Benua Timur dengan kapal-kapal mereka membutuhkan waktu selama 3 bulan...kalau aku melihat kapal-kapal mereka masih sama dengan kapal-kapal di Alam Fana... mengandalkan kekuatan dorongan angin...", kata Mayang menjelaskan perjalanannya ke Kota Fang Dong.
"Ahh... sebuah informasi yang menarik... akan kita periksa nantinya... karena aku masih membawa Kapal Layar Naga Laut milik kita dari Alam Fana...!", kata Yolang.
"Aku dan paman Wang Yhu bisa menjual 500ribu Pil Energi dengan pendapatan sebesar 420ribu batu roh... kemudian 2.410 baru roh dari penjualan cincin jiwa dan artefak... sebenarnya masih banyak yang membutuhkan Pil Energi tapi jumlah Pil sudah sangat menipis... hanya cukup untuk dijual ditoko selama 1 bulan... oleh sebab itu kami menahannya sebagai persediaan ditoko... mmm... kita harus kembai mencari bahan-bahan herbal untuk membuat Pil dalam jumlah banyak...!", kata YoLun yang melakukan perjalanan ke Kota Liu Yang bersama paman Lung Wei.
"Hmm... sepertinya kita barusan mendapat Panen Batu Roh... dengan jumlah Batu Roh sebanyak 784ribu itu sudah cukup untuk memenuhi semua kebutuhan kita di Alam Kultivator ini...! tapi sebaiknya kita berusaha lagi untuk itu dalam perjalanan petualangan nanti sebisanya kita mendapatkan tanaman herbal yang dibutuhkan untuk membuat Pil-Pil Energi...!", kata YoLang menjelaskan.
"Baik... lakukan sebisa kalian... aku akan mengadakan pertemuan dengan para perwira Pasukan Naga dan Pasukan Putri Naga... tentang rencana perjalanan kita...!", kata YoLang kepada kedua istrinya.
Setelah menunggu sampai tengah malam paman Wang Yhu dan paman Lung Wei belum juga sampai, akhirnya mereka memutuskan untuk berkultivasi Yin dan Yang sampai pagi harinya. Subuh harinya baru mereka merasakan keberadaan paman Wang Yhu dan Juli siPutih yang sedang menuju gedung toko, segera YoLang bangkit dari kultivasinya dan segera menuju lantai 3 untuk menemui paman Wang Yhu. Sesampainya disana terlihat Juli sedang beristirahat dan melihat tuannya datang segera dia mendekat...
Khaaakkk...
Whhuuuzzz...
Juli meminta untuk segera dipindahkan kedalam dunia jiwa dan seketika YoLang mengirimnya, setelah itu dia menemui paman wang Yhu dan berkata...
"Bagaimana perjalanannya paman...?", tanya YoLang.
"Ahh... baik-baik saja tuan muda... hanya kami agak terlambat karena siJuli terbang berputar mengitari hampir semua kota yang berada di Daratan Fang Yan... mungkin dia sedang melihat sesuatu...?", kata paman Wang Yhu menjelaskan keterlambatannya.
"Ohh... itu... iya memang benar paman... saya memerintahkan Jula dan Juli agar menandai beberapa tempat disetiap daratan yang mereka lalui... hal itu juga berkaitan dengan yang akan kubicarakan dengan paman berserta semua perwira baik dari Pasukan Naga maupun Pasukan Putri Naga... silahkan paman atur dan sampaikan kepada mereka agar segera berkumpul dan saya menunggu diruangan lantai 2...", kata YoLang menjelaskan maksudnya.
"Baik tuan muda segera saya mengumpulkan semua perwira... tolong kirim saya kedalam jiwa untuk memberitahukan para perwira yang berada didalam...", kata paman Wang Yhu.
Whhuuuzzz...
Kemudian YoLang menuju ruangan yang biasa dia gunakan sebagai tempat pertemuan dilantai 2 gedung toko itu, beberapa saat kemudian dia melihat kedalam dunia jiwa bahwa paman Wang Yhu dan para perwira sudah bersiap untuk ditarik keluar...
Whhuuuzzz... whhuuuzzz...
Seketika 11 orang perwira termasuk paman Wang Yhu sudah berada diruangan itu, kemudian terlihat paman Lung Wei yang baru saja sampai dari perjalanannya mendatangi ruangan pertemuan itu bersama Jula yang berjalan dibelakangnya...
Khaaakkk...
Whuuuzzz...
'Baik... semuanya telah berkumpul... saya sengaja mengumpulkan semua perwira pada pagi hari ini... karena ada sesuatu yang mendesak yang akan segera kita lakukan...!", kata YoLang mulai menjelaskan maksud pertemuannya.
"Kita akan segera berpetualang keseluruh Daratan Benua Tengah ini... setelah itu kita menuju ke Benua Timur... dan terakhir ke Benua Barat... toko tetap akan berjalan seperti bisa... dan yang akan bertanggung jawab atas operasional toko adalah kedua mertua saya LunPing dan Maya yang akan dibantu oleh saudara AnBin dan MuLei kemudian akan didampingi juga oleh paman Prapat Tung dan Weng Sin beserta 10 anggota Pasukan Naga dan 10 anggota Pasukan Putri Naga...!", kata YoLang menjelaskan.
"Selebihnya akan ikut denganku memulai petualangan... saya juga akan meninggalkan 10 buah Bola Suara berwarna Hijau digedung toko ini sedangkan pasangannya yang berwarna merah akan bersama saya atau paman Wang Yhu... demikian juga dengan gerbang teleportasi yang pasangannya akan selalu bersama kita berpetualang... sehingga sewaktu-waktu ada yang bisa kembali kesini... apakah ada pertanyaan...?", kata YoLang kemudian menunggu pertanyaan dari para perwiranya itu.
"Baik... jika tidak ada... maka segeralah bersiap... malam nanti kita akan segera berangkat menuju Daratan Seo Yan di Kota Seo Hung...!", kata YoLang menutup pertemuan itu.
Setelah pertemuan itu YoLang masuk kedalam dunia jiwanya dan memberitahukan rencana petualangannya kepada kedua mertuanya yaitu LunPing dan Maya yang akan tetap tinggal digedung toko. YoLang juga memberitahukan tentang 'Bola Suara' dan gerbang teleportasi yang sudah dia siapkan serta orang-orang yang akan ikut tinggal dengan kedua mertuanya itu, YoLang merencanakan hal ini melihat ibu mertuanya Maya, MuLei istri Anbin serta Weng Sin istri prapat Tung yang sedang hamil sehingga akan beresiko buat mereka. YoLang juga tidak kuatir lagi karena setidaknya sang ayah mertua telah memiliki pengetahuan dan keahlian sebagai Tabib dan Alkemis tingkat Master, setelah semua persiapan selesai YoLang mulai membuat gerbang teleportasi untuk memulai petualangannya.