
YoLang dan sang istri bersama Jendral Wang Yhu dan Jendral Lung Wei kembali kekota LiuSui dengan menunggang JuLa dan Juli, menjelang pagi keempat sosok itu memasuki kota yang terlihat sudah dalam penjagaan ketat oleh pasukan keamanan. Memasuki gerbang kota mereka dihentikan oleh para pasukan keamanan Kerajaan...
"Berhenti...! tunjukkan identitas kalian dan dari mana asal kalian serta apa tujuan kalian datang kekota LiuSui ..?", tanya sang petugas.
"Kami dari daratan HeYan... datang kekota ini hanya lewat saja... kami akan melanjutkan perjalanan menuju kota LiuSoi untuk mengunjungi anggota keluarga kami disana...", kata YoLang sambil menunjukan lencana keluarga Naga Emas kepada petugas tersebut.
"Hmm... apakah kalian anggota sebuah Sekte...?.karena belum pernah saya mendengar keluarga naga emas...", kata sang petugas.
"Ohh tidak... itu identitas keluarga besar kami yang adalah pedagang Obat dan Pil diKota Losian daratan HeYan... kami memliki Paviliun Obat yang bernama paviliun Naga Emas yang menjual Obat dan Pil untuk penduduk dan dikelola oleh beberapa keluarga yang berbeda keturunan...", kata YoLang.
"Hmm... keluarga alkemis... baik... boleh masuk dan berhati-hati karena ada banyak penjahat yang bersembunyi didalam kota...", kata sang petugas yang sangat menghormati profesi seorang alkemis.
"Baik terimakasih tuan...", kata YoLang kemudian mengambil kembali lencana Naga Emas miliknya dan berjalan berdampingan dengan sang istri YoLun memasuki kota diikuti paman Wang Yhu dan paman Lung Wei dari belakang.
Suasana kota masih terlihat sepi dari keramaian karena matahari belum bersinar dari ufuk timur daratan BuYan ini dan banyak pasukan keamanan yang sedang berpatroli kemudian berjaga dibeberapa sudut kota, rombongan YoLang menuju kesebuah kedai makan untuk beritirahat dan saat itu juga dengan kemampuan spiritualnya dia mulai mencari jejak orang-orang beraura hitam lainnya yang pernah dia ditandai yaitu para tetua 'Sekte Pedang Langit' dan 'Sekte Raja Pedang'. 10 menit pencarian YoLang menemukan mereka sedang berada di 2 tempat, disebuah kediaman yang berukuran luas terdapat puluhan orang dengan tingkat kekuatan Jendral Puncak sampai Surgawi puncak dengan 2 orang pemimpin yang berada ditingkat Raja Awal, sementara disebuah gedung berlantai 2 terdapat belasan orang yang tingkat kekuatannya lebih tinggi yaitu tingkat Kaisar Awal sampai yang tertinggi berada ditingkat Saint Mahir.
Kemudian YoLang membagi tugas, paman Wang Yhu dan paman Lung Wei akan menuju kediaman yang berukuran besar itu menyelediki keberadaan puluhan orang dengan yang tingkatan mereka berada di Ranah Tengah tingkat kekuatan Alam Kultivator sementara YoLang dan YoLun akan menyelidiki mereka yang berada di gedung berlantai 2 itu, setelah berbasa-basi dengan pemilik kedai makan serta mencicipi teh hangat selanjutnya mereka berpencar menuju lokasi penyelidikan masing-masing. Ditempat penyelidikan Jendral Wang Yhu dan Jendral LungWei mereka mendapati 52 orang anggota kedua sekte yang sedang menyiapkan kekuatan mereka untuk menguasai Kota LiuSui dengan dipimpin oleh 2 orang yang tingkat kekuatannya berada ditingkat Raja Awal...
"Saudara tetua muda... apakah sudah ada berita dengan tambahan anggota dari sekte kalian...? pihak kami sudah bersiap dipinggiran kota sebanyak 300 anggota...", kata sosok berpakaian biru.
"Kurir yang bertugas belum kembali tetua... kami sudah meminta tambahan anggota sebanyak 300 orang juga... dan kami sedang menunggu kabar mungkin siang atau sore nanti baru sang kurir kembali... sebaiknya kita tetap berada disini sambil menunggu kabar dari kurir kami itu...", kata sosok berpakaian hijau.
"Baiklah... para pimpinan juga sedang berkumpul dan menyusun rencana... mudah-mudahan negosiasi dengan utusan dari Sekte Pintu Dewa akan berhasil dan mereka bisa bergabung... saya rasa dengan bantuan mereka rencana kita ini dapat berhasil dengan mudah...", kata sosok berpakaian biru.
"Iya... walaupun jumlah pasukan keamanan dari Kerjaan Liu ditambah 1.000 orang tidak akan berarti apa-apa dengan jumlah kekuatan kita yang besar ini...", kata sosok yang berpakaian hijau.
Ditempat lain YoLang dan YoLun sedang menyelidiki pertemuan para pemimpin 'Sekte Pedang Langit dan 'Sekte Raja Pedang', YoLang melihat kedua Patriak sekte itu bersama para tetuanya masing-masing sedang membicarakan tentang 'Sekte Pintu Dewa' yang mundur dari aliansi mereka dan membatalkan bantuannya dalam rencana mereka untuk menguasai Kota LiuSui. Mereka tidak mengetahui bahwa hanya dalam waktu semalam sekte terkuat di 7 puncak tertinggi pegunungan pedang telah musnah oleh kelompok YoLang, dengan kemampuan penyamaran tingkat surgawi yang dimiliki Yolang dan sang istri YoLun keduanya dengan leluasa mencuri dengar semua perbincangan yang terjadi dalam ruang pertemuan itu. YoLang akhirnya memutuskan untuk menemui penguasa kota untuk memberitahukan rencana aliansi 2 sekte tersebut beserta jumlah kekuatan mereka serta rencana serangan mereka terhadap penguasa kota, kemudian dia mengajak sang istri dan mengirim pesan suara kepada kedua Jendral yang sedang melakukan penyelidikan di tempat lain untuk berkumpul ditaman kota yang berada tepat diseberang kediaman penguasa Kota LiuSui.
Ditaman kota yang sepi YoLang dan YoLun menanti kedatangan paman Wang Yhu dan Paman Lung Wei, ditaman itu juga terlihat beberapa anggota pasukan keamanan yang sedang berjaga dan demikian juga didepan serta didalam halaman kediaman penguasa kota puluhan pasukan keamanan bantuan dari Kerajaan Liu membuat barikade pertahanannya...
"Tenang saja isitriku... sebelum kita kesana saya akan mengirim pesan suara kepada penguasa kota untuk minta bertemu... kalau dia tidak mau atau menolak...? ya... dengan sangat menyesal kita tidak bisa berbuat banyak... tapi aku tetap akan memberikan informasi yang kita ketahui kepadanya...!", kata YoLang menjelaskan.
"Hmm... aku melihat tingkat kekuatan tertinggi pihak penguasa kota hanya berada ditingkat Nirwana Mahir...! bagaimana mereka melawan pimpinan kedua sekte itu yang sudah berada ditingkat Saint Mahir...?", kata YoLun cemas dan terlihat kedua Jendral datang mengarah ketempat mereka.
"Maaf tuan muda... kami berdua agak terlambat karena sebelum sampai disini kami mendapat pemeriksaan dari pasukan keamanan...! bagaimana selanjutnya tindakan kita tuan muda...?", kata paman Wang Yhu.
"Baik... tunggu sebentar...", kata YoLang kemudian memfokuskan kekuatannya untuk melihat keberadaan sang penguasa kota didalam gedung kediaman yang mirip dengan sebuah istana, setelah menemukan sosok yang dicari YoLang mulai mengirim pesannya.
YoLang memperkenalkan dirinya dan memberitahukan sang penguasa kota tentang semua rencana dan jumlah serta tingkat kekuatan aliansi 2 sekte yang sedang merencanakan penyerangan terhadap penguasa Kota LiuSui kemudian menawarkan bantuannya serta diijinkan untuk bertemu,...
"Saya sudah mengirim pesan suara kepada sang penguasa kota... kita akan menunggu disini dan menunggu utusan yang akan datang menemui kita...", kata YoLang sambil mengajak sang istri dan kedua Jendralnya itu untuk menunggu beberapa saat.
"Baik tuan muda... saya mengusulkan sebaiknya setelah ini kita kembali saja kepuncak tertinggi gunung pedang... dan kita buat kediaman disana karena saya melihat bekas markas Sekte Pintu Dewa itu masih layak dan hanya membutuhkan perbaikan sedikit...", kata paman Wang Yhu mengusulkan.
"Ahh... benar juga paman... dari pada kita susah harus mencari hotel dikota ini... juga situasinya terlihat tidak kondusif seperti ini... mmm... bagaimana istriku...?", kata YoLang kemudian meminta persetujuan sang istri.
"Nah itu ide yang bagus... sekalian saja kita bangun markas keluarga Naga Emas disana... tidak perlu sibuk mencari lokasi lain lagi... toh kita akan cukup lama berada diAlam Kultivator ini...", kata YoLun menambahkan.
"Baiklah kalau kamu sudah setuju... setelah bertemu penguasa kota kita akan kembali dan segera membuat sebuah kediaman tempat keluarga Naga Emas... aku akan menghubungan kediaman baru kita itu dengan Kota Losian, Kota SeoMoi dan Desa Jing Bun...", kata YoLang dan melihat seorang berpakaian perwira keamanan kota sedang berjalan mengarah ketempat mereka berada.
"Maaf... apakah saya berhadapan dengan tuan YoLang...? saya Tan Chun... kepala keamanan kediaman penguasa kota LiuSui ini... saya diminta tuan Liu Bin sang penguasa kota untuk membawa tuan kedalam kediaman...", kata utusan itu yang mengaku sebagai kepala keamanan kediaman penguasa kota.
"Ohh... benar... saya YoLang dan ini istri serta kedua paman saya... baik pimpin jalannya paman Chun...", kata YoLang.
"Baik mari ikuti saya tuan-tuan dan nyonya...", kata sang kepala keamanan kemudian mengajak YoLang dan rombongannya memasuki kediaman sang penguasa kota.
Didalam kediaman yang terlihat biasa-biasa saja dari arah luar tapi didalamnya bagaikan sebuah istana, desain ruangan dan penataannya yang terlihat mewah, ruangan serta kamar-kamar yang bukuran besar serta sebuah ruang pertemuan yang perabotannya terlihat mewah.