
"Kau juga langganan di toko roti ini?" Tanya Mami Eve.
Queen pun mengangguk membenarkan.
"Kebetulan sekali. Kau dan Mami memiliki tempat langganan yang sama." Senyuman di wajah Mami Eve semakin terkembang.
Queen pun semakin tersenyum mendengarnya. Hatinya kini cukup merasa tenang karena apa yang dipikirkannya tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.
"Ayo silahkan duduk dulu. Mami akan memotong kue ini lebih dulu." Ucap Mami Eve.
Queen dan Kevin mengangguk lalu duduk di atas sofa. Sedangkan Mami Eve berpamitan ke dapur untuk mengambil piring.
"Apa kau lelah?" Tanya Kevin.
"Sedikit lelah karena aku habis bekerja." Balas Queen apa adanya.
"Lebih baik kita naik ke kamarku dan istirahat lebih dulu sebelum jam makan malam." Ajak Kevin.
"Tidak perlu. Aku bisa istirahat di sini saja. Lagi pula Mami akan kembali ke sini." Tolak Queen.
"Kau tidak bisa istirahat dengan baik di sini. Lagi pula apa kau tidak ingin membersihkan tubuhmu?" Tanya Kevin.
Queen terdiam lalu mengangguk membenarkan.
"Mami..." Kevin bangkit dari duduknya saat Mami Eve datang kembali dengan membawa piring kecil di tangannya.
"Ya. Ada apa Kev?" Tanya Mami Eve.
"Kevin dan Queen pamit sebentar ke kamar untuk membersihkan diri dan istirahat." Ucap Kevin.
Mami Eve mengalihkan pandangan pada Queen yang nampak memasang wajah tidak enak padanya. "Oh ya, pergilah. Kalian memang membutuhkan istirahat dan membersihkan diri sebelum jam makan malam." Balas Mami Eve tersenyum.
Kevin mengangguk lalu menatap pada Queen. "Ayo naik." Ajaknya.
Queen mengangguk lalu bangkit dari duduknya. Setelahnya mereka pun berpamitan pada Mami Eve untuk naik ke kamar Kevin.
Kevin mengangguk membenarkan lalu berjalan ke arah sofa dan menjatuhkan tubuh lelahnya di sana.
"Sepertinya yang membutuhkan istirahat adalah dirimu." Ucap Queen setelah duduk di samping Kevin.
Kevin membuka kedua matanya yang baru saja tertutup. "Hari ini pekerjaanku cukup banyak dan cukup menguras tenaga." Jelas Kevin.
Queen mengangguk paham. Dapat ia lihat di dalam ruangan Kevin tadi terdapat banyak dokumen yang belum diperiksa Kevin. "Istirahatlah lebih dulu. Aku ingin membersihkan tubuhku lebih dulu." Ucap Queen.
Kevin mengangguk dan membiarkan Queen melakukan apa yang ia inginkan. Setelah setengah jam berada di dalam kamar mandi Queen pun keluar dengan wajah yang lebih segar.
"Dia tidur?" Gumam Queen menatap ke arah sofa. Kaki mungil Queen pun melangkah mendekat pada Kevin. Melihat jam sudah semakin mendekati waktunya makan malam membuat Queen memutuskan untuk membangunkan Kevin.
"Kevin..." ucap Queen sambil menepuk pelan pundak Kevin.
Kedua kelopak mata Kevin pun perlahan terbuka. "Ya? Kenapa kau membangunkanku?" Tanya Kevin.
"Mandilah. Sebentar lagi sudah waktunya jam makan malam." Ucap Queen.
Kevin menatap jam yang masih melingkar di pergelangan tangannya lalu mengangguk. "Tunggulah sebentar." Ucapnya dan Queen mengangguk sebagai jawaban.
Kevin pun bangkit dari duduknya dan segera melangkah ke arah kamar mandi. Sedangkan Queen memilih untuk duduk di sofa sembari menunggu Kevin selesai mandi.
"Ayo turun." Ajak Kevin setelah selesai membersihkan tubuhnya.
Queen mengangguk lalu bangkit dari sofa. Kevin pun berjalan lebih dulu keluar dari dalam kamar diikuti Queen di belakangnya. Saat sudah berada di lantai bawah Queen dan Kevin menghentikan langkahnya saat melihat sosok yang kini sedang berbincang dengan Mami Eve di ruang tamu.
***
Lanjut? Berikan vote, komen, like dan hadiahnya dulu yukš¤
Sambil menunggu TSP update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Bukan Sekedar Menikahiš¤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.