Takdir Setelah Perpisahan

Takdir Setelah Perpisahan
Ketulusan Queen


Sepertinya Daniel menjanjikan sesuatu yang sangat disukai Zel hingga membuat Zel mau menerima calon adiknya. Batin Kevin setelah mendengar ocehan Zeline.


"Apa masakannya sudah selesai?" Tanya Queen pada Kevin.


"Sudah. Aku bahkan sudah menghidangkannya di meja makan." Balas Kevin.


"Kau menyelesaikan semuanya?" Tanya Queen lagi.


Kevin pun mengangguk membenarkan.


"Baiklah. Kalau begitu ayo kita makan." Ajak Queen.


"Apa kau sudah sangat lapar?" Tanya Kevin.


"Belum. Tapi Zel sudah lapar." Balas Queen.


Kevin pun menatap Zeline yang kini tengah menatap wajahnya sambil malu-malu.


"Lapal Zel tuh, Om. Tapek juga bobo telus." Ucapnya tanpa diminta berbicara.


Kevin tertawa gemas. "Haha, baiklah. Kalau begitu ayo kita makan." Ajak Kevin lalu melangkah masuk ke dalam dapur.


"Asikna..." ucap Zeline lalu mengecup sebelah pipi Kevin.


Di belakang tubuh Kevin, Queen terlihat mengembangkan senyumannya melihat betapa manisnya interaksi antara Zeline dan Kevin. Tidak ada sedikit pun rasa sakit di hatinya pada Zeline karena Zeline adalah anak dari wanita yang kini menjadi istri dari mantan tunangan yang sangat dicintainya. Yang ada hanyalah rasa sayang yang timbul begitu saja saat melihat wajah polos dan menggemaskan Zeline.


"Banak ayam gini Om?" Kedua mata Zeline berbinar menatap makanan yang terhidang di atas meja.


Kevin mendudukkan tubuh Zeline di kursi yang bersebelahan dengannya. "Ini ada ikan juga. Zel suka yang mana, hem?" Tawar Kevin.


"Suka semua Zel tuh. Sayul suka juga itu." Tunjuknya pada sayur di dalam mangkuk.


Kevin dan Queen tersenyum mendengarnya.


"Tunggu sebentar ya. Aunty akan mengambilkan makananya untuk Zel." Ucap Queen seraya tersenyum.


"Ya, Nty." Balas Zeline menurut.


Queen pun segera mengambilkan nasi dan lauk pauk ke dalam piring.


"Apa segini cukup?" Tanya Queen menunjuk nasi yang ada di dalam piring.


Queen mengangguk lalu meletakkan piring di hadapan Zeline. Setelahnya ia pun turut menyiapkan nasi dan lauk pauk untuk Kevin.


"Apa Zel bisa makan sendiri?" Tanya Kevin.


"Bisa Om." Balas Zeline seadanya.


Kevin pun mengangguk saja lalu kembali fokus pada Queen.


"Makanlah sayang." Ucap Queen pada Zeline yang hanya diam sambil menatap piring di depannya.


"Nty belum makan itu." Balas Zeline.


Queen tertawa kecil lalu segera mengambil nasi dan lauk pauk untuk dirinya sendiri.


"Makanlah yang banyak." Ucap Kevin dengan lembut.


Queen tersenyum. "Aku akan menambahnya jika ingin." Balas Queen.


Kevin mengangguk lalu meminta Queen dan Zeline untuk makan bersama.


"Zel inda pandai makan sendili ini, Nty." Ucap Zeline saat merasa kesusahan memotong ayam yang ada di dalam piring.


"Tunggu sebentar ya." Balas Queen lalu menarik kursinya mendekat pada Zeline. "Biar Aunty suapkan saja, ya." Ucap Queen yang sejak tadi tidak yakin jika gadis kecil di sampingnya ini bisa makan sendiri.


"Ya, Nty." Balas Zeline menurut.


Queen tersenyum lalu mulai menyuapkan makanan pada Zeline. Di tempat duduknya, Kevin terlihat diam dengan pikiran yang sudah melayang melihat interaksi antara Zeline dan Queen yang mulai menarik perhatiannya.


Aku sadar, selain cantik kau juga wanita yang baik hati. Batin Kevin sambil mencuri pandang pada Queen yang terlihat fokus menyuapkan makanan ke mulut Zeline.


***


Lanjut? Berikan vote, komen, like dan hadiahnya dulu yuk.


Sambil menunggu TSP update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Bukan Sekedar Menikahiđź–¤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.