Takdir Setelah Perpisahan

Takdir Setelah Perpisahan
Aku siap menggantikannya


"Jika kau ingin aku bisa melanjutkan tanggung jawab Kevin menjadi ayah sambung untuk anak kalian." Ucap Mirza dengan wajah sungguh-sungguh.


Queen terdiam dengan wajah terkejut setelah mendengarkan ucapan Mirza yang tidak pernah ia duga sebelumnya. "Apa Kakak sedang bercanda?" Tanyanya lalu tertawa.


Mirza memiringkan tubuhnya. Meraih sebelah tangan Queen lalu menggenggamnya. "Aku tidak sedang bercanda, Aku bersungguh-sungguh dengan apa yang aku ucapkan." Ucapnya seraya menatap wajah Queen intens.


"Kak Mirza jangan seperti ini." Queen melepaskan genggaman tangan Mirza lalu menatap lurus ke depan. "Jangan karena hanya iba kepada hidupku yang begitu menyedihkan, Kakak jadi mengorbankan masa depan Kakak." Ucap Queen dengan tegas.


Mirza kembali meraih tangan Queen dan menggenggamnya dengan lembut. "Aku menawarkannya karena aku menginginkannya. Aku siap untuk menjadi ayah sambung untuk anakmu. Queen, aku tidak bisa menjanjikan banyak hal kepadamu, namun aku akan berusaha sekuat dan semampuku menjadi ayah yang baik untuk anakmu." Ucap Mirza dengan sungguh-sungguh. "Dan bukan hanya untuk anakmu, tapi juga untuk dirimu." Lanjutnya kemudian.


Queen menoleh. Menatap wajah Mirza dengan intens. Dapat ia lihat jika saat ini Mirza tidak sedang bercanda dan yakin akan ucapannya. Beberapa bulan setelah kepulangan Mirza ke negara ini Queen memang sempat mendengar jika Mirza memilikin perasaan padanya. Namun akal sehatnya masih berupaya menolak apa yang ia dengar dan tetap yakin jika Mirza hanya menganggapnya sebagai seorang adik dan tidak lebih. Namun setelah mendengar ucapan Mirza baru saja membuat Queen kembali berpikir tentang apa yang ia dengar.


"Apa Kakak ingin melakukan ini semua karena Kakak mencintaiku?" Tanya Queen mengeluarkan isi pemikirannya saat ini.


Mirza dibuat terdiam dengan jantung yang berdetak lebih cepat.


"Kak Mirza..." ucap Queen dengan penuh penekanan.


Mirza menghela nafasnya lalu menghembuskan nafasnya dengan perlahan. "Dari mana kau mengetahuinya?" tanya Mirza sebelum menjawab pertanyaan Queen.


"Itu tidak penting. Yang terpenting saat ini adalah jawaban dari Kakak." Ucap Queen dengan menatap Mirza intens.


"I-iya?" Tanya Queen sedikit tergagap.


"Benar Queen. Aku melakukan ini semua karena aku mencintaimu dan aku sudah siap menerima lebih dan kurangnya dirimu." Ucap Mirza dengan semakin menggenggam erat tangan Queen.


"Kak Mirza..." ucap Queen dengan lirih. Kini ia sudah dapat meyakini ucapan Riri yang ia anggap hanya sebuah candaan saat itu.


"Apa kau tahu jika sudah sejak lama aku mencintaimu?" Tanya Mirza walau ia sudah dapat menebak jawaban dari Queen.


Queen menggeleng lalu menundukkan pandangannya karena tidak sanggup lagi menatap wajah Mirza yang terlihat begitu tulus menatap kepadanya.


"Selain karena aku mencintaimu, aku juga ingin menjagamu dan anakmu nantinya dari beratnya hidup yang akan kalian jalani. Hidup ini sangat berat dan kau membutuhkan cinta untuk meringankannya. Aku tidak memaksa balasan cinta darimu. Yang aku harapkan saat ini adalah kau mau menerima tawaranku untuk kebaikanmu dan anakmu nantinya. Aku tidak ingin lagi melihatmu hidup tanpa cinta semenjak kau menjalin hubungan dengan Daniel. Dan bahkan sampai saat ini kau masih saja hidup dalam peliknya dunia tanpa balasan cinta dari pria yang kau cintai. Setelah ini, aku hanya ingin menawarkan cinta padamu dan bukan kau lagi yang memberikan cinta pada pria tak pernah membalas cintamu."


Vote dulu yuk baru lanjut🤗


Sambil menunggu TSP update, silahkan mampir di novel shay yang berjudul Bukan Sekedar Menikahiđź–¤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


***