Takdir Setelah Perpisahan

Takdir Setelah Perpisahan
Apa dia marah?


"Dia datang hanya sekedar untuk bertamu. Sepertinya dia sangat rindu setelah cukup lama tidak berkunjung ke apartemen ini." Ucap Queen.


"Kau yakin jika dia hanya datang untuk bertamu?" Selidik Kevin yang tidak percaya sepenuhnya dengan ucapan Queen.


"Selain itu dia juga mengingatkanku tentang pernikahan kalian yang akan berlangsung setelah anak kita lahir dan pernikahan kita berakhir." Ucap Queen dengan jujur.


Kevin menghembuskan nafas kasar. Sudah ia duga jika Melody datang bukan hanya sekedar berkunjung dan pasti memiliki maksud dan tujuan.


"Lalu apa tanggapanmu?" Tanya Kevin.


"Aku mengerti maksud kedatangannya untuk mengingatkanku tentang statusku saat ini yang hanya berarti sebagai istri sementara untukmu. Dan aku paham jika dia sangat mencintaimu hingga dia sangat takut jika kau tidak menepati janjimu untuk menikahinya setelah pernikahan kita berakhir." Ucap Queen dengan tenang. Berbeda dengan hatinya yang sangat terluka saat menyampaikannya.


Hembusan nafas Kevin terdengar kasar. Kevin memusatkan pandangannya pada wajah Queen yang terlihat begitu tenang saat mengucapkannya. "Apa kau baik-baik saja?" Tanya Kevin.


Queen tersenyum sebelum menjawab. "Aku baik-baik saja. Tidak ada satu pun dari ucapannya yang salah. Melody benar dan aku cukup sadar dengan statusku saat ini. Aku adalah kesalahan yang hadir dalam hidupmu dan Melody yang membuat pernikahan kalian terpaksa diundur dalam waktu yang lama." Ucap Queen dengan suara yang mulai memelan.


"Jangan berbicara sembarangan!" Ucap Kevin dengan tegas. Ia merasa tidak suka mendengar ucapan yang baru saja Queen sampaikan.


"Aku tidak sembarangan berbicara. Aku hanya berbicara sesuai kenyataan yang ada." Ucap Queen.


"Harus kau ingat jika kau hadir bukanlah sebuah kesalahan. Kehadiranmu dan anak kita adalah takdir yang Tuhan kirimkan untuk aku menjalaninya. Ada dan tidak adanya dirimu dalam hidupku tidak akan mengubah jalan takdir aku dan Melody. Jika takdir mengatakan jika aku dan Melody akan menikah maka kami akan menikah di waktu yang tepat bukan di waktu yang kami inginkan." Ucap Kevin dengan tegas.


Kevin mendorong kursinya ke belakang hingga Queen menatapnya dengan bingung. "Kau ingin kemana? Kita belum selesai berbicara." Ucap Queen.


"Aku rasa pembicaraan kita cukup sampai di sini dan aku tidak ingin lagi membahas tentang ini." Ucap Kevin.


"Tapi kita harus membahasnya karena tadi kau mempertanyakan kedatangan Melody ke sini." Sanggah Queen.


"Aku tidak memperdulikannya lagi. Dan mulai saat ini jangan lagi menerimanya hadir di apartemen ini." Titah Kevin.


"Tapi..." ucapan Queen terbuang begitu saja di udara karena Kevin sudah lebih dulu meninggalkan meja makan. "Kenapa dia pergi begitu saja? Apa dia marah?" Tanya Queen.


Queen menghembuskan nafas bebas di udara lalu mendorong kursinya ke belakang. "Sebaiknya aku membereskan ini semua lalu menyusulnya ke dalam kamar." Ucap Queen lalu membersihkan sisa makanan mereka.


***


Vote dulu yuk baru lanjut🤗


Sambil menunggu TSP update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Bukan Sekedar Menikahiđź–¤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.