
"aku mencintai mu." bisik Erick tepat di telinga Anisa. mereka tengah berbaring di kasur sekarang, Anisa membelakangi Erick karena terlalu malu. ini pertama baginya tidur kembali di kasur yang sama dengan Erick. Anisa tak bisa mengontrol jantungnya sendiri, seperti pengantin baru saja. malu dan gugup yang luarbiasa di selingi rasa takut yang begitu kentara.
"Anisa, apa kau tak ingin melihat wajahku." Erick mendesah kecewa saat Anisa tak juga menghadap ke arahnya.
"eemm.. aku..hanya malu." bisik anisa pelan.
Erick tersenyum mendengarnya, dengan pelan dia bangun dan membalik tubuh Anisa, memposisikan tubuhnya tepat di atas Anisa.
"kau sangat manis jika malu."
Anisa memalingkan wajah nya karena tatapan Erick begitu membuat nya tak bisa menahan degupan.
"lihat aku." Erick menyentuh dagu Anisa memaksanya untuk melihat wajah nya.
mata mereka saling bertatapan, Anisa dapat melihat bayangan wajahnya di mata Erick. membuatnya semakin terbuai saat matanya turun ke hidung lalu terakhir di bibirnya. wajah lelaki itu begitu membuatnya tak bisa berkedip. Anisa terbuai oleh wajah yang begitu tampan dan cantik secara bersamaan. Erick memang sangat tampan sehingga bisa membuat siapapun yang melihatnya akan terpana. Anisa tak pernah bisa memalingkan wajahnya jika sudah terperangkap oleh mata yang seperti mata elang itu.
Erick perlahan mendekat kan wajahnya, hingga kini hidungnya bersentuhan dengan hidung Anisa. mata Anisa yang terpejam perlahan membuat Erick semakin mengeliminasi jarak di antara mereka.
cup..
sebuah ciuman lembut yang Erick berikan mampu membuat Anisa menahan napas nya untuk sejenak. Erick perlahan menggerakkan bibirnya, menyesap bibir bawah Anisa.
"mmm..." Anisa begitu terbuai. dia melupakan rasa gugupnya saat Erick semakin menuntut dalam ciuman nya.
Erick terus ******* bibir bawah dan atas Anisa secara bergantian. memberikan rasa nyaman padanya. Anisa membalasnya membuat Erick semakin tak bisa menahan hasrat yang kini bergejolak. menyusupkan lidahnya kemulut Anisa saat ada kesempatan. ciuman lembut nan panas itu membuat nya semakin bertambah bergairah.
"mmm...uuh..." lenguh Anisa saat Erick memperdalam ciumannya.
Anisa mengalungkan tangannya di leher Erick.
selama beberapa menit mereka melakukannya. setelah merasa cukup puas dan terasa sesak karena ke habisan oksigen Erick melepaskan pagutannya. matanya sayu menatap wajah Anisa yang kini sudah sangat memerah.
Anisa menggigit bibirnya lalu mengangguk memberikan ijin pada Erick untuk melakukan lebih.
tanpa berpikir lagi, Erick kembali mencium bibir Anisa. kini bukan lah ciuman lembut yang manis, tapi ciuman penuh gairah dan begitu menuntut. Anisa sedikit sulit mengimbanginya.
Anisa menggerakkan tubuhnya saat tangan kanan Erick mengelus lembut perutnya merambat naik ke atas.
tubuh anisa semakin tak bisa diam, dia terus menggeliat saat jari Erick dengan sengaja menyentuh puncak dadanya dengan gerakan pelan, berputar tepat di tengah.
Erick membuka baju Anisa lalu penutup terakhir nya. kini Anisa sudah setengah telanjang, membuat Erick leluasa melakukan aktivitas nya di atas tubuh anisa.
ciuman Erick perlahan turun, kedagu.. leher dan terakhir dada Anisa. seperti seorang bayi yang kehausan, Erick terus mengemutnya.
memainkan lidahnya dan sesekali menghisapnya. membuat anisa semakin tak kuasa menahan kendali tubuhnya.
"Erick.....ah.."
mendengar namanya di sebut Erick semakin bersemangat dan terus menciumi sekujur tubuh yang berkulit putih itu. memberikan beberapa warna merah ke unguan sebagai tanda kepemilikan.
"aahh... Erick." Anisa semakin tak bisa menahan desahannya. dia seperti melayang di udara yang penuh dengan kupu-kupu menggelitik perutnya.
Erick menarik celana Anisa beserta dalamannya, sementara bibirnya terus turun ke area perut dengan gerakan yang lambat, menyusuri setiap inci nya dengan ujung lidah.
***wah.. author udahan dulu ya. bikin bulu kuduk merinding. gimana? mau lanjut atau di skip aja nih adegan panas nya.
hehe... sebagai orang pengalaman dalam adegan ranjang*** (menurut diri author sendri ya..heheeee). ***ini hanyalah sebagai pemanasan. gimana? gimana? mau lanjut or skip..????
terimakasih buat yang kasih like, komen sama vote nya... itu bisa buat aku semangat lagi....buat menjalankan tugas sebagai seorang penulis pemula...😍😍😍.
terimakasih banyak***....