Sania Anak Indigo

Sania Anak Indigo
21. Mereka Datang Kerumah Sania


Ding dong.....


Ding dong.....


"lisa!!" suara widia dari depan rumah memanggil.


"iya-iya" jawab lisa dari dalam.


dia pun segera ke depan untuk membukakan pintu rumahnya.


krek.. krekk..


lisa membuka pintunya.


"masuk wid, feb" kata lisa.


mereka pun masuk ke rumah lisa.


"kenapa lis kok tumben ngajak ke rumah sania?" tanya widia.


"enggak apa-apa sih nanti aku ceritain deh"...


"tapi bantuin aku buat sesuatu yuk" kata lisa sambil berjalan ke dapur.


"ya udah deh ayo" jawab widia dan mengikuti lisa ke dapur.


"kamu mau buat apa lisa?" tanya febby.


"ada dehh"...


"hehe" jawab lisa sambil senyum-senyum.


"lisa bisanya buat apa sih?"...


"palingan juga kue" kata widia.


"hehe"...


"kamu tahu aja sih wid" kata lisa.


setelah sampai di dapur mereka membantu lisa membuat kue dan menyiapkan adonan kuenya.


setelah beberapa lama mereka membuat kue akhirnya mereka pun selesai, lisa mengajak teman-temannya ke kamarnya.


saat di dalam kamar widia yang penasaran tentang apa yang ingin lisa katakan tadi.


"lisa"...


"egh" lisa menenggok ke widia.


"kamu tadi mau ngomong apaan sih?" tanya widia.


"ooo, tadi itu ya" jawab lisa.


"aku sama sania tadi kan ke mini market"...


"terus waktu aku sama dia di dalam"...


"ada rampok masuk ke sana"..


"tapi enggak ada yang luka sih, cuma yang aku penasaran itu sama sanianya" kata lisa.


"emang sanianya kenapa?" tanya febby dan widia


"tadi kan waktu perampok itu datang ke arah aku sama sania"...


"tiba-tiba sania kayak kaget gitu waktu ngasih duit ke mereka"...


"dia keliatan syok ketakutan gitu lho"...


"soalnya aku penasaran lho" kata lisa.


setelah mendengar cerita dari lisa, widia dan febby pun segera bersiap-siap, lisa pun demikian.


"ayo lis cepetan, nanti dia kenapa-kenapa lho" kata widia.


"iya wid"..


"eh febby! tolong ambilin kue yang kita buat tadi dong!" perintah lisa ke febby.


"oke" jawab febby.


febby pergi ke arah dapur dan menyiapkan kuenya untuk di bawa ke rumah sania.


***********


"huuhhh".....


"enggak ada kak hana rumah jadi sepi"....


"semoga kakak cepet pulang dari rumah temannya" kata sania.


sania dari arah dapur pergi ke arah kamarnya, setelah beberapa saat dari kamar dia pun kembali lagi ke dapur.


saat di dapur dia kembali lagi terbayang dengan kejadian tadi dan mengingat mimpinya yang tadi.


"kenapa sih kok aku keinget terus"...


"aku sendirian lho di rumah, aku takut" kata sania.


**********


"ayo kita ke rumah sania" ajakan lisa.


mereka pun segera ke rumah sania.


"enggak ada yang kelupaan kan?" tanya lisa.


"enggak kok" jawab febby.


"ya udah ayo kita berangkat" kata lisa.


setelah siap mereka keluar dari kamar lisa dan juga keluar dari rumah untuk menuju ke rumah sania.


setelah mereka berjalan keluar beberapa saat setelah itu mereka sampai di rumah sania dan mengetuk pintu rumahnya.


tok.. tok.. tok...


"Sania!!"...


tok.. tok.. tok..


"Sania!!" seru lisa.


sania mendengar dari dapur.


"eh itu kayak suara lisa" kata sania.


dia pun segera ke depan untuk membukakan pintu rumahnya.


"iya-iya tunggu" kata sania dari dalam.


'kok tumben mereka datang, ada apa ya' dalam pemikiran sania.


setelah di depan, sania membukakan pintu rumahnya dan melihat febby, widia dan lisa yang menunggu di luar.