
Keadaan benar-benar berbalik, kini Mikha menjadi santapan publik karena CCTV serta foto-foto yang beredar. Wanita itu telah kalah telak dan tidak bisa mengelak lagi.
Mikha hanya bisa pasrah saat surat panggilan dari kepolisian datang. Tidak ada yang bisa dia lakukan selain mengikuti proses hukum yang berlaku.
Elnara mengikuti proses jatuhnya seorang Mikha. Sampai saat ini semua berjalan baik seperti yang direncakan oleh Zayan dan Okta.
"Bagaimana menurutmu?" tanya Zayan saat melihat Elnara yang serius memperhatikan beriita penangkapan Mikha.
"Dia memang pantas dihukum karena sudah melewati batas." Elnara menjawab dengan santai dan kini mengalihkan fokus pada sosok Zayan yang duduk di sampingnya.
"Kamu benar, hukuman yang pantas dia terima adalah penjara. Alasan saya memilih menunda untuk membongkar kebohongan dia untuk mengumpulkan banyak bukti agar dia bisa di penjara."
"Mas keren bisa berpikir sejauh itu, kalau El mungkin dari awal sudah nggak tahan sama dia." Elnara tidak bisa menahan senyum bangganya pada Zayan yang dia anggap sangat keren.
"Sebenarnya ada hal yang lebih mengejutkan lagi," ucap Zayan membuat Elnara menatapnya penasaran.
"Apa itu Mas?" tanya Elnara penasaran.
"Dia sebenarnya nggak hamil, jadi semua yang dikatakan itu hanya kebohongan."
"Terus hasil USGnya? Itu juga bohong Mas?"
"Itu USG lamanya, dulu saat dia selingkuh ternyata dia hamil dan sempat menggugurkan kandungannya. Kalau ini tersebar ke media pasti dia benar-benar hancur, bahkan seluruh keluarganya juga hancur karena menanggung malu."
"Lebih baik Mas bongkar kalau Mbak Mikha nggak hamil, tapi jangan bongkar masa lalunya itu Mas. Itu aib dia dan lebih baik kita berpura-pura nggak tahu, biarkan Mbak menganggung dosanya sendiri dan hidup dalam penyesalan."
"Kamu benar, saya juga berencana hanya membongkar kehamilan palsunya. Inilah yang saya sukai dari kamu, sekalipun dia jahat kamu malah masih berbaik hati padanya."
Elnara hanya bisa tersenyum malu mendengar pujian dari Zayan.
"Mas, sebenarnya El masih penasaran sama sosok pria asing yang bekerja sama dengan Mbak Mikha?" tanya Elnara yang benar-benar dibuat penasaran oleh sosok pria asing itu.
"Belum saatnya kamu tahu, saat ini yang harus kamu lakukan adalah tetap waspada meski dengan orang terdekat sekalipun."
Jawaban Zayan benar-benar tidak bisa membuat Elnara tenang. Rasa penasaran itu masih ada, tapi sepertinya Zayan masih belum ingin membongkar siapa sosok itu.
Elnara yakin Zayan sedang mengumpulkan bukti untuk membongkar siapa pengkhianat itu.
*
"Lo lepas tangan gitu saja?" tanya Mikha murka saat teleponnya diangkat.
"Mau gimana lagi, harus ada yang menjadi korban."
"Lo nggak akan bisa lolos, gue pasti akan menyeret lo!"
"Semua bukti hanya mengarah sama lo dan publik cuma menyorot lo. Lo benar-benar bodoh ya, selama ini gue nggak pernah menampakan diri karena harus melindungi diri gue sendiri. Lagipula ini balasan untuk lo yang sudah berani melewati batas menyentuh El!"
"Lo gila! Gue akan bongkar kebusukkan lo sama El dan lo akan kehilangan kesempatan untuk dapatkan El!"
"Lakukan apa yang lo mau dan gue akan bongkar masa lalu lo yang pernah hamil sama selingkuhan lo dan lo menggugurkan kandungan lo!"
"Berani-beraninya lo! Arghhh!"
Mikha hanya mampu berteriak frustasi karena tidak bisa berbuat banyak hal. Dia telah kalah dan hancur. Masa lalunya yang buruk tidak boleh terbongkar karena bukan hanya dia yang menganggung malu, tapi seluruh keluarganya terutama sang Ayah yang perusahaannya sedang menuju kebangkrutan.
Semua karena ulahnya yang terlalu bodoh dan kini tidak ada yang tersisa, kecuali rasa malu dan penyesalan. Obsesinya mendapatkan Zayan hanya berakhir sia-sia, keluarganya hancur dan dia terancam di penjara.
Mikha mengamuk, melempar seluruh barang dan menangisi nasib buruknya. Ini adalah karma atas perbuatan kejinya dimasa lalu. Mau tidak mau, suka tidak suka Mikha harus menganggung balasannnya seorang diri.
Setiap perbuatan akan mendapat balasannya, ingat karma itu nyata!
To Be Continue ~~>>
Rekomendasi novel menarik untuk kalian. Yuk, mampir dan dukung karyanya 😊👇
Judul : Un Familiar Brother
Author : Kaka Shan
Blurb :
Kerumitan hidup membawa 3 saudara bermarga Natadisastra berurusan dengan seorang gadis dari kalangan biasa bernama Aleanska Nara. Rasa benci, obsesi, serta mencintai, membuat mereka harus berkorban, saling membohongi, bahkan saling menyakiti.
"Kembaran gue suka kakak tiri gue, kakak tiri gue suka adek gue. Cih, takdir Tuhan macam apa ini?"