
Ada hikmah di balik setiap peristiwa, seperti itulah kira-kira kalimat yang pas untuk menggambarkan Okta. Masalah yang tengah di hadapi Zayan dan Elnara justru membuat Okta dan Vika semakin dekat.
Keduanya lebih sering menghabiskan waktu bersama. Hubungan yang sempat canggung kini kembali hangat, hanya saja Vika meminta Okta untuk merahasiakan hubungan mereka sampai masalah Elnara selesai.
Saat ini mereka tengah menghabiskan waktu berdua sembari membaca berita yang sedang hangat tanpa sepengetahuan Elnara.
"Gimana? El sudah lihat berita hari ini?" tanya Okta saat melihat pesan yang sengaja Mikha buat untuk menjatuhkan Elnara.
"Terakhir aku telpon dia belum ngomong apa-apa, seperti belum lihat berita hari ini." Jawab Vika sembari sibuk melihat ponselnya yang sedang menampilkan salah satu akun gosip.
"Mas sudah hubungi Zayan dan minta dia untuk tenang. Zayan sudah sangat marah, tapi kita harus menunggu keputusan El karena ini menyangkut dirinya sendiri."
"Mas benar, biarkan El yang membuat keputusan. Kita nggak bisa terlalu ikut campur secara terang-terangan karena wanita licik itu pasti semakin senang."
"Kamu temani El dulu ya, Mas sama Zayan mau mengurus yang lain. Kita harus terus memojokkan wanita itu dan buat publik membencinya."
"Mas tenang saja, aku selalu temani El dan bantu dia hadapi masalah ini."
Okta tersenyum hangat sembari mengelus rambut Vika dengan lembut. Bagaimana bisa dia dulu mengabaikan gadis cantik dan baik seperti Vika?
"Kalau gitu Mas antar kamu ke rumah Papi. Setelah masalah ini selesai Mas harap kita bisa mengumumkan hubungan ini."
Vika tidak menjawab, melainkan hanya tersenyum lembut. Sejujurnya, Vika masih belum siap mengumumkan hubungan mereka, keraguan itu masih ada dan tersimpan rapi di sudut hatinya.
*
Elnara terkejut ketika mellihat salah satu akun gosip memberitakan tentang dirinya dan Mikha. Yang lebih membuat Elnara terkejut adalah Mikha yang tiba-tiba memposting tulisan yang memfitnah dirinya.
Rasa marah membakar habis kesabaran Elnara. Selama ini dia diam karena merasa cukup Zayan dan Okta yang bertindak, tapi saat Mikha membawa nama kedua orang tuanya seketika kemarahan menguasai hatinya.
Tanpa pikir panjang Elnara segera menghubungi Zayan dan meminta izin pada suaminya itu.
"Mas, El minta izin untuk membersihkan nama Papi dan Mammi." ucap Elnara langsung ketika Zayan mengangkat telponnya.
"Lakukan apa yang kamu mau, tapi jangan sampai melukai dirimu sendiri."
"Mas tenang saja, El akan menjaga diri sendiri. Terima kasih sudah mengizinkan El bertindak sendiri."
"Saya mengerti perasaan kamu. Minta Vika untuk menemani kamu, saya lebih tenang kamu bersama dia."
"El akan hubungi Vika, kalau begitu El bersiap dulu ya Mas."
Elnara memutuskan panggilan dan segera bersiap. Dia sudah menyusun rencana untuk membersihkan nama orang tuanya.
Tidak lama Vika datang dan segera disambut oleh Elnara. Gadis itu menceritakan secara singkat apa yang ingin dia lakukan dan Vika tanpa bertanya segera membantu Elnara.
Elnara sudah siap menemui wartawan yang sudah menunggu di luar rumah. Ditemani oleh Vika, Elnara segera melakukan wawancara singkatnya.
"Mbak akhirnya muncul dipublik juga. Bagaimana tanggapan Mbak Elnara mengenai pemberitaan yang beredar?"
Elnara tersenyum kecil sebelum menjawab, wajah gadis itu tampak begitu tenang.
"Sebenarnya saya sudah menyerahkan masalah ini pada suami saya dan membiarkan suami saya yang mengurus dengan tuntas. Saya tidak suka sorotan kamera karena saya bukan publik figur, tapi berita hari ini membuat saya memutuskan untuk berbicara."
"Tentu saja tidak!" Elnara menjawab dengan tegas.
"Mbak Mikha sudah mengatakan ini semua adalah fitnah dari Mbak Elnara serta keluarga Mbak. Tolong berita tahu kami yang sebenarnya?"
"Saya dan keluarga saya bukan orang yang akan melakukan trik seperti itu. Saya tegaskan, siapapun yang berani membawa orang tua serta keluarga saya akan menanggu akibatnya!"
"Jika semua itu tidak benar, apa yang akan Mbak lakukan?"
"Biarkan pengacara saya yang mengurus masalah ini. Saya hanya menyampaikan, berita tentang saya dan orang tua saya yang menyebar foto-foto perselingkuhan itu tidak benar! Saya tidak mau tahu dan tidak mau ikut campur dengan masa lalu wanita itu!"
"Jadi Mbak Elnara ingin mmebawa masalah ini ke jalur hukum?"
"Bagaimana tanggapan Mbak Elnara tentang suami Mbak yang selingkuh?"
"Tolong katakan sesuatu tentang berita perselingkuhan yang beredar?"
Tidak ada satupun pertanyaan yang dijawab oleh Elnara. Gadis itu segera masuk ke dalam rumah menghindari pada wartawan yang masih terus memaksa mengajukan pertanyaan.
Di dalam rumah, Elnara segera menelpon pengacara kepercayaan keluarga. Dia tidak main-main membawa masalah ini ke jalur hukum.
"Pak, tolong segera urus berita yang beredar. Bersihkan nama Papi dan Mami, jika ada bukti lebih Bapak bisa membawa kasus ini ke jalur hukum. Saya serahkan semua sama Bapak dan tim."
Begitulah sikap tegas Elnara yang menurun dari Almira. Gadis itu tidak akan main-main dengan orang yang sudah mencoreng nama baik kedua orang tuanya.
To Be Continue ~~>>
Rekomendasi novel menarik untuk kalian. Yuk, mampir dan dukung karyanya 😊👇
Judul : Back to Mantan
Author : Bhebz
Blurb :
Kata orang, mantan itu seharusnya dilupakan dan dibuang di tempat yang sewajarnya.
Tapi bagi Hazel Almondo, mantan harus diraih kembali untuk memperbaiki ketidaksempurnaan hubungan dimasa lalu.
Dan Bagi Vanila Granola, kembali ke mantan adalah hal yang sangat luar biasa jika itu bisa terjadi dalam hidupnya. Karena ia bahkan tidak pernah lagi menjadikannya tujuan.
Sakit hati pada sang mantan membuatnya jadi perempuan kuat dan tangguh.
Perempuan itu ingin memulai lembaran baru yang lebih berwarna.
Mampukah mereka merajut kembali kisah yang pernah hancur?
Nantikan di Back To Mantan hanya di Noveltoon.