Fantasy : My System Error At The Beginning

Fantasy : My System Error At The Beginning
44.kitab iblis pelahap surga!, Gedung awan pelangi!


setelah berjalan cukup jauh, akhirnya jiang yuan


bertanya pada mo xingchen.


“xingchen, jangan bilang kepadaku bahwa benda


yang sebenarnya yang ingin kau ambil adalah buku itu ?”


mendengar ucapan jiang yuan, mo xingchen terkejut.


Dia tidak menyangka bahwa apa yang dia inginkan akan terlihat oleh


jiang yuan.


“tuan, memang benar bahwa buku ini yang ingin


di ambil murid” jawab mo xingchen sambil mengaruk bagian belakang


kepalanya.


“sebenarnya buku apa itu ?, sehingga kau


tertarik” jiang yuan bertanya penasaran.


“em, sebenarnya murid kurang tau, tapi saat murid


melihat buku ini, ada perasaan khusus saat murid melihat buku ini


sehingga harus mengambilnya” mo xingchen menjelaskan.


Mo xingchen sendiri sampai sekarang masih belum


tau benda apa yang dia ambil, saat melihat buku usang tersebut, dia


merasa bahwa itu sangat penting baginya.


Jadi dia hanya mengikuti naluri yang ada di dalam


tubuhnya untuk membeli buku usang tersebut.


“coba berikan pada ku, aku akan memeriksa


sebentar untuk memastikan” jiang yuan mengulurkan tangan ke arah


mo xingchen untuk meminta melihat buku usang.


Mo xingchen dengan patuh memberikan buku usang


tersebut.


Jiang yuan menggunakan all seeing eyes.


Di dalam mata jiang yuan, rune aneh terbentuk


seolah-olah tidak tidak ada di dunia ini yang dapat di sembunyikan


dari matanya.


Setelah beberapa saat, jiang yuan mengembalikan


buku itulagi.


“keberuntungan mu tidak buruk sama sekali”


kata jiang yuan santai.


Mo xingchen penasaran dengan apa yang di ketahui


oleh jiang yuan.


“tuan, apa sebernanya buku usang ini ?” tanya


mo xingchen.


“bukan apa-apa, tidak lebih dari sebuah teknik


tingkat surga” jawab jiang yuan tanpa beban.


Seolah-olah tidak pernah memandang teknik tingkat


surga itu.


Mo xingchen terkejut dengan perkataan jiang yuan.


Teknik tingkat surga!


Teknik seperti ini adalah teknik yang tidak bisa


di beli sama sekali, teknik tingkat surga hanya bisa di miliki oleh


sekte super.


Mo xingchen semakin heran melihat expresi di wajah


jiang yuan, biasanya orang akan rakus ketika melihat teknik tingkat


surga.


Tapi jiang yuan santai saja, seakan teknik


tingkat surga adalah sebuah sampah.


Mo xingchen menggelengkan kepala heran.


“sudahlah, teknik itu tidak lengkap jadi jangan


terlalu terkejut, jika teknik itu lengkap, mungkin akan menjadi


teknik tingkat suci atau dewa” jiang yuan menjelaskan lagi.


Mo xingchen semakin terkejut dan shock.


Teknik di atas tingkat surga!


Mo xingchen menatap jiang yuan dengan mata terbuka


lebar.


“apa yang kau lihat, ayo terus berjalan”


jiang yuan terus berjalan, semetara itu mo


xingchen masih terpaku karena terkejut.


“ayo!” panggil jiang yuan.


Mo xingchen segera mengikuti jiang yuan dengan


memegang buku usang dengan hati-hati.


Mereka terus berjalan mencari lokasi gedung awan


pelangi.


“nano, apa kau sudah mencatat semua isi kitab


itu ?” tanya jiang yuan kepada nano.


[lapor kepada tuan rumah, nano berhasil merekam


semua isi buku tersebut]


jiang yuan puas menganggukan kepala puas.


“nano, sempurnakan teknik itu berdasarkan


database, jika ada kemungkinan untuk peningkatan, segera lakukan”


jiang yuan membuat perintah.


[tugas diterima]


[proses perhitungan dimulai]


[memuat data]


[proses perhitungan sedang berlangsung]


suara notifikasi dari nano terdengar di benak


jiang yuan.


Sebelumnya, saat jiang yuan memeriksa buku usang


tersebut.


Dia melihat misteri dari buku usang tersebut, buku


tersebut merupakan sebuah kitab iblis pelahap surga. Walaupun itu


tidak lengkap, itu masih berada di peringkat surga, dengan hal ini


jiang yuan semakin yakin bahwa mo xingchen juga anak takdir dari alam


qinghai.


“satu lagi anak takdir, mungkin jika tidak


bertemu denganku, mo xingchen tetap akan menemukan buku itu” jiang


yuan bergumam.


Akhirnya mereka berdua tiba di gedung awam merah.


Jaing yuan mengerutkan kening melihat gedung awan


merah.


“xingchen, apa ini tempat yang kau bilang


menyenangkan ?” tanya jaing yuan sambil mengerutkan kening.


menyenangkan ?” jawab mo xingchen polos.


“sudahlah, ayo kita masuk, apa tempat ini


seperti yang kau katakan”


mereka masuk ke dalam gedung awan pelangi.


Pemandangan indah penuh warna, banyak wanita


penghibur di sekitarnya, semua interior tertata rapi dan memiliki


kesan mewah.


Dan yang membuat jiang yuan terkejut adalah semua


pekerja disini adalah seorang kultivator.


Jiang yuan terkejut dengan kondisi yang ada di


dalam gedung awan pelangi.


“xingchen, kau mengatakan bahwa gedung awan


pelangi adalah bisnis dari sekte suci hehuan ?” tanya jiang yuan.


“menurut romor yang beredar seperti itu tuan”


jawab mo xingchen ragu.


“sepertinya rumor itu benar, bahkan ada ahli


yang cukup kuat bersembunyi di tempat ini”


jiang yuan memeriksa dengan all seeing eyes


sebelumnya. Dan dia menemukan kekuatan seseorang yang setara di alam


fase dharma, jika di dunia ini itu setara dengan transformasi dewa.


“tapi bukankah ini rumah bordil yang di


tingkatkan saja” jiang yuan berkata.


Jiang yuan tidak habis pikir, bahwa mo xingchen


akan mengajak nya ke tempat rumah bordil.


Padahal tempat yang menyenangkan yang dimaksud


jiang yuan adalah tempat seperti, arena pertarungan, arena judi, atau


tempat mendengarkan music.


Jiang yuan menatap mo xingchen dengan wajah hitam.


“nak, aku tidak paham dengan pikiran mu” jiang


yuan menggelengkan kepalanya.


Mo xingchen merasa malu, menurut dirinya sendiri,


tempat yang menyenangkan seorang pria itu bukankah rumah bordil.


Bukankah setiap pria menyukai hal-hal seperti itu.


Mo xingchen bingung dengan sikap jiang yuan.


Saat mereka masuk, seorang pelayan datang


menghibur.


“para tamu, silahkan ikuti aku menuju ruangan”


pelayan itu mengajak langsung menuju ruangan.


Jiang yuan yang sudah terlanjur masuk hanya bisa


pasrah mengikuti.


“para tamu terhormat, pelayanan seperti apa yang


anda inginkan, kami menyidakan berbagai jenis keindahan dengan


berbagai kemampuan. Itu pasti akan membuat anda puas” pelayan


sambil menjelaskan beberapa hal kepada jiang yuan sambil berjalan.


Jang yuan menghela nafas pasrah.


“nona, aku hanya ingin minum saja, jadi berikan


saja aku arak terbaik” jiang yuan tidak ada niat untuk memakai saja


wanita penghibur.


Karena menurut pandangan dirinya, sekte suci


hehuan yang berdiri di belakang gedung awan pelangi adalah sekte


khusus wanita.


Dan latihan mereka pasti berhubungan dengan


latihan seksual. Menggunakan yang untuk mengisi yin.


Dan jiang yuan sendiri tidak mungkin memberikan


energi yang nya kepada sembarang wanita.


“baiklah kalau begitu, kami akan segera


memberikan apa yang tamu ingin kan” pelayan itu segera pergi setelah


mengantar jiang yuan menuju ruangan.


Jiang yuan dan mo xingchen duduk berhadapan.


“xingchen, jika kau ingin bersenang-senang


dengan wanita di tempat ini, tuan menyarankan kau harus menembus


yaunying dahulu. Kau harus menjaga kemurnian energi yang milikmu,


agar tidak mempengaruhi pondasi mu di masa depan”


jiang yuan mengingatkan.


“murid mengerti” mo xingchen mengangguk.


Sampai sekarang mo xingchen belum bisa berlatih,


bukan dia tidak mau berlatih sama sekali. Tapi tiap kali dia


berlatih, semua energi yang masuk ke dalam tubuhnya menghilang.


Tentu saja hal ini disebabkan oleh fisik tubuh


iblis surgawi miliknya, hanya latihan yang sesuai dengan fisik tubuh


iblis surgawi yang dapat di gunakan olehnya.


Tapi sampai sekarang mo xingchen belum menyadari


sama sekali, dia tidak sadar bahwa dia memiliki fisik tubuh iblis


surgawi.


....


saat jiang yuan dan mo xingchen berada di dalam


ruangan untuk menikmati minuman.


Gedung awan pelangi juga kedatangan tamu, mereka


adalah sekelompok pria berjubah sebelumnya.


“ingat, jangan buat keributan di tempat ini, ini


adalah gedung awan pelangi, sekte suci hehuan berada di belakangnya”


seorang pria berjubah mengingatkan.


“tenang saja, kami paham” pria berjubah lain


menjawab.


“baiklah, kita disini hanya memeriksa dan


menunggu pria yang mengambil buku keluar. Setalah itu kita akan


mengambilnya” kata pria berjubah.


Mereka segera mencari tempat untuk mencari dan


menunggu mo xingchen keluar dari gedung awan pelangi.


Sedangkan jiang yuan dan mo xingchen sedang


menikmati minuman dan tarian para wanita penghibur.


Walau jiang yuan tidak meminta para wanita ini,


para wanita ini sudah paket komplit dengan arak yang dipesan.


Jiang yuan, menikmati minuman sambil berfikir


untuk menyusun rencana baru lagi di alam qinghai.