Fantasy : My System Error At The Beginning

Fantasy : My System Error At The Beginning
114. Divine Sparks


Warga kota semuanya tidak mempercayai apa yang mereka lihat. Mereka semua terperangah akan kejadian yang mereka lihat hari ini.


Sementara itu, sosok Jiang Yuan sudah mulai bergerak mengejar sesuatu.


JIang Yuan dengan sangat cepat bergerak, hanya dalam waktu singkat, jarak 5 kilometer  sudah di jangkau oleh Jiang Yuan. Kekuatan Jiwa Jiang Yuan menyebar seluas mungkin, dia tidak ingin kelewatan apapun.


Setelah berjalan, sekian lama Archie berhenti di sebuah gunung berapi yang sedang tidak aktif.


“Heh!, mungkin kau bisa menipu orang lain, tapi kau salah besar jika berusaha lari dariku”


Jiang Yuan segera loncar memasuki kawah gunung berapi, kekuatan jiwa jiang yuan menyebar sangat luas, jangkauan nya melebihi 5000 km. semua yang berada di dalam jangkauan kekuatan jiwanya, dapat terlihat dan dirasakan oleh jiang yuan.


bagaimanapun, kekuatan jiwa jiang yuan sudah sangat dekat dengan alam Nirvana. Jiang Yuan yang berada di dalam kawah gunung, segera memasuki pusat bumi.


Melewati lorong yang mengarah ke tanah, jiang yuan tiba di dalam magma chamber, Magma yang mengalir deras membentuk aliran sungai.


Jiang Yuan hanya tersenyum melihat aliran magma yang mengalir. pandangan Jiang Yuan diarahkan ke salah satu sudut yang ada di magma chamber.


“Apa yakin kau tidak mau keluar ?”


Jiang Yuan berteriak tidak terlalu kuat, tapi karena dibantu kekuatan jiwanya, suara Jiang Yuan menggelegar di seluruh Magma Chamber.


“Oh!, jadi kau masih memilih tetap bersembunyi”


“Kalau begitu, aku tidak akan sopan lagi”


Jiang Yuan menatap ke arah sudut tertentu magma chamber dengan mata tajam.


“Pedang Jiwa!”


Kekuatan Jiwa Jiang Yuan mulai membentuk pedang dengan ukuran 5 meter.


“Pergi!”


Pedang yang terbuat dari kekuatan jiwa pergi meluncur mengarah langsung ke titik di sudut tertentu di aliran sungai magma.


Boom!


Ledakan besar terjadi, aliran sungai magma terbelah terkena serangan pedang jiwa Jiang Yuan. saat pedang jiwa menebas aliran sungai magma, sebuah benda terbang keluar menghindari serangan Jiang Yuan.


“Akhirnya kau keluar juga,  ku pikir kau akan selamanya bersembunyi”


Jiang Yuan berseru melihat benda yang keluar dari aliran sungai magma.


Benda itu berbentuk prisma berwarna merah, benda itu melayang di atas sungai magma. Jiang Yuan yang melihat benda yang melayang, sekilas sedikit mengetahui benda apa itu.


“Godhead atau divine sparks ?, ternyata ini sumber kekuatan Dewa. mirip dengan Yuanying atau Spirit, yang bisa digunakan untuk menyelamatkan diri”


Jiang Yuan berguman, walau dia belum bisa memastikan itu divine sparks atau Godhead, tapi jelas bahwa itu sumber kehidupan utama Dewa.


Jiang Yuan memperhatikan dengan seksama sekali lagi, dan menemukan adanya sumber api ilahi di dalam benda yang berbentuk prima itu.


“Divine Sparks ternyata!”


Jiang Yuan akhirnya mengetahui apa benda yang melayang itu, benda itu adalah Divine Sparks, sebuah bagian dari Dewa yang berisikan api ilahi. Selama Divine Sparks tidak musnah atau api ilahi didalamnya tidak padam, maka Sosok dewa bisa terlahir kembali, tapi proses untuk terlahir kembali memakan waktu yang cukup lama.


“Metode yang digunakan para dewa ternyata adalah metode Kondensasi Divine Sparks, hampir mirip dengan metode kultivasi kedewaan di benua Xuanhuang yang mengkondensasi Godheads”


Jiang Yuan menganggukan kepalanya karena sudah paham akan metode yang digunakan dewa di dunia ini.


Divine Sparks Dewa Api Agna segera memancarkan cahaya, dan perlahan sebuah bayangan kabur sedikit redup terbentuk. sosok dewa api agna muncul di hadapan Jiang Yuan, walau tubuh nya ilusi, ekspresi suram dan kesal terpancar jelas dari wajahnya.


“Manusia!, mengapa kita tidak berdamai saja, jika kau masih terus memburuku, maka hidupmu tidak akan tenang, kau akan diburu oleh dewa dewa lain yang ada di gunung dewa”


Dewa api Agna sekali lagi membuat kata kata ancaman kepada Jiang Yuan. kali ini dia benar benar kewalahan dibuat Jiang Yuan.


“Oh!, kau masih saja terus mengancamku ?, apa kau pikir aku akan takut pada sosok dewa itu ?”


Jiang Yuan menggelengkan kepalanya, dia jelas meremehkan ancaman Dewa Api Agna.


“Jika kau pikir dengan mengancamku dengan dewa dewa sialan itu bisa menyelamatkan mu, maka kau salah besar, dari awal sampai akhir aku tidak pernah menempatkan kalian dimataku”


Jiang Yuan mencibir Dewa api agna, dengan tatapan yang meremehkan, jiang yuan menatap Dewa api Agna.


“Manusia!, aku ingatkan kau, kami para dewa bukanlah sesuatu yang bisa kau singgung, aku hanya dewa kecil di antara banyak dewa”


Dewa api agna masih tidak menyerah, dia terus membuat kalimat ancaman kepada Jiang Yuan.


Jiang Yuan tidak segera menjawab, dia memikirkan ucapan Dewa api Agna yang baru saja diucapkan.


“Dewa kecil, dewa menengah dan pasti ada dewa Tinggi juga. aku tidak menyangka para makhluk ini akan membentuk strata sosial mereka sendiri”


Jiang Yuan memikirkan beberapa kesimpulan, dari ucapan Dewa api Agna, ada dewa lain yang posisinya lebih tinggi dibanding dewa api agna.


“Tapi aku masih curiga bahwa ada sosok yang lebih kuat melebihi Dewa tinggi”


Jiang Yuan bergumana pada dirinya sendiri, kemudian dia menatap Dewa api agna.


“Apa di atasmu masih ada dewa menengah, dewa tinggi ?”


Jiang Yuan dengan wajah datar menanyakan pertanyaan.


“Bagus jika kau mengetahui hal ini, di atas ku masih ada dewa dewa lain yang lebih kuat, aku adalah bagian dari 72 dewa kecil”


Dewa api agna dengan nada arogan berbicara dengan Jiang Yuan, dia merasa Jiang Yuan merasa sudah sedikit takut dengan ancaman yang dia lontarkan.


“72 dewa kecil ?, terus di atasmu ada berapa banyak dewa lagi ?”


Jiang Yuan bertanya dengan wajah penasaran, ini merupakan informasi yang berharga baginya.


“hahaha, kami para dewa, ada 72 dewa kecil, 36 dewa menengah, dan 12 dewa tinggi, sekarang kau merasa takut bukan ?”


Dewa api agna yang tanpa sadara membocorkan rahasia jumlah dewa di gunung dewa, tertawa terbahak bahak karena menurutnya, dia berhasil mengancam Jiang Yuan.


“Apa hanya segitu jumlah kalian di gunung dewa ?”


Jiang Yuan sekali lagi bertanya, jelas dia masih merasa ada yang disembunyikan oleh dewa api agna.


“Untuk apa kau bertanya lebih jauh lagi ?, lebih baik kau menyerah saja dan patuh mengikuti aku ke gunung dewa, mungkin kau akan diangkat sebagai dewa generasi baru”


Dewa Api agna yang merasa sudah di atas angin, menggoda Jiang Yuan agar mau menuruti keinginannya.


“Bukan, aku hanya penasaran, apakah ada sosok lain yang lebih kuat dibanding 12 dewa tinggi di gunung dewa”


“Tapi karena kau tidak ingin memberitahuku lebih lanjut, maka aku mencari lebih tahu saja secara langsung”


Jiang Yuan berkata dengan nada sembrono.


“Apa maksudmu ?”


Dewa api agna dengan tatapan bingung menatap menatap Jiang Yuan. dia sangat tidak paham maksud perkataan Jiang Yuan.


Jiang Yuan tidak menjawab, dia hanya tersenyum misterius menatap Dewa api agna. Dewa api Agna yang melihat senyuman Jiang Yuan tanpa sadar tubuhnya merinding.


Jiang Yuan tidak tinggal diam, dia segera melompat mengarah ke Dewa api agna, dengan sangat cepat, mencapai Dewa api agna.


“Apa yang kau lakukan ?, apa kau tidak takut dengan dewa yang berada di gunung dewa”


Dewa api agna yang kebingungan melihat tindakan Jiang yuan berseru kaget.


“Kau lihat saja sendiri!”


Jiang Yuan mencibir, kekuatan jiwa jaing yuan meluas membentuk domain yang memenjarakan Dewa api agna. Tangan Jiang Yuan dengan mudah menembus tubuh dewa api agna yang berbentuk ilusi.


“kau!, apa yang ingin kau coba lakukan, lepaskan tangan kotormu!”


Dewa api agna panik, dia tidak bisa bergerak sama sekali, tubuhnya dipenjara oleh domain yang dibentuk oleh kekuatan jiwa Jiang Yuan.


“Mencari jawaban”


Jiang Yuan hanya menjawab sederhana.


“Mencari jawaban ?”


Dewa api agna mengulangi ucapan jiang yuan dengan nada suara yang bingung.


Namun sebelum dewa api agna paham akan situasi dirinya, dia sudah menjerit kesakitan.


“Argh!!!”


“Ahhhhh!!!”


Dewa api menjerit sangat kuat, tubuhnya semakin menjadi ilusi dan memudar.


“Dewa sekalipun, pasti memiliki jiwa”


Jiang Yuan dengan mudah melakukan pencarian jiwa kepada Dewa api agna.


Dewa api agna yang terkena pencarian jiwa oleh Jiang Yuan menjerit sangat kuat, dia tidak tahan akan rasa sakit proses pencarian jiwa, tubuhnya perlahan semakin pudar.


Tak Lama kemudian, Dewa api agna menghilang, hanya menyisakan Divine Sparks yang berada di genggaman Jiang Yuan.


“ternyata ada masih ada sosok lain selain 12 dewa tinggi”


Jiang Yuan tersenyum, dia akhirnya mendapatkan informasi yang berharga.