Fantasy : My System Error At The Beginning

Fantasy : My System Error At The Beginning
148. Kesengsaraan Surgawi Caliburn


Dengan pedang di tangannya, Archie mulai mencoba menyuntikan kekuatan miliknya ke dalam pedang.


Saat pedang mulai menerima suntikan energi dari Jiang Yuan, Caliburn mulai memancarkan cahaya energi hitam.


Rune misterius yang diukir oleh jiang Yuan mulai bersinar cerah, menandakan bahwa Rune misterius tidak ada kesalahan sama sekali.


Jiang Yuan tersenyum puas saat melihat pedang yang ditempa olehnya sukses tanpa ada kesalahan sedikitpun.


Namun saat Caliburn mulai bersinar, di luar saat ini langit menjadi gelap.


Awan hitam disertai petir menari nari liar di awan hitam yang sudah mengepul.


Jeder!


Suara petir membuat seluruh penduduk desa menjadi terkejut.


“Apa itu ?” tanya beberapa warga desa yang heran.


Kepala desa yang melihat kejadian ini, mencoba mengingat kejadian seperti ini.


“ini bukankah sama seperti Yuan Tiandi Saat itu ?” gumam Kepala Desa yang mengingat situasi serupa.


“Benar, ini sama seperti Yuan Tiandi saat itu, kalau tidak salah namanya ini adalah, Kesengsaraan Surgawi!” seru Kepala Desa dengan wajah terkejut.


Kepala Desa dan seluruh penduduk desa memperhatikan ke arah dimana pusat kesengsaraan dengan serius.


Kelima orang yang sudah menunggu lama di tempat Jiang Yuan berada, merasa tercekik karena tekanan dari Kesengsaraan surgawi.


“Apa ini, kenapa langit menjadi gelap dan dipenuhi petir ?”


“Ini sangat menyeramkan, apa kita harus tetap disini menunggu Yuang Tiandi keluar ?”


“Ini sama seperti saat itu, ini ada fenomena yang dipanggil oeh Yuan Tiandi!”


Mereka berlima saling berdiskusi, tapi saat penduduk dari Desa Chen berbicara seolah tahu tentang kejadian yang mirip, keempat lainnya segera menatap pria itu.


“apa kau tahu sesuatu ?” tanya pria yang berbadan tegap.


“Em, aku mengetahui sedikit hal. Fenomena ini perna muncul sekali pada masa lalu, pada saat itu, Yuan Tiandi bertarung dengan langit, kalau tidak salah ingat, ini disebut Kesengsaraan surgawi” ucap Pria dari desa Chen.


Mereka berlima menatap Pria itu dengan wajah yang terkejut.


Namun saat mereka masih dalam kondisi terkejut dan terbengong. Jiang Yuan Keluar dari ruangan sambil membawa Caliburn.


“Oh Surga sialan!, apa kau mencoba menghancurkan senjata yang baru saja kau buat ?” ucap Jiang Yuan sambil menatap langit.


“Heh, tapi apa kau pikir bisa semudah itu untuk menghancurkan senjata yang baru saja kubuat ?” ucap Jiang Yuan dengan nada mengejek.


Setelah itu, Jiang Yuan terbang ke langit untuk mempersiapkan diri melawan Kesengsaraan surgawi.


Dengan Pedang Caliburn di tangan, Archie terbang dengan sangat cepat. sedangkan kelima orang tersebut, setelah mendapat peringatan dari jiang Yuan segera kabur menuruni bukit.


Di atas langit, Jiang YUan berdiri melayang gagah sambil memegang pedang caliburn.


Suasana di langit menjadi sangat mencekam dan sepi, hanya ada deru suara dari petir yang membuat suasana sedikit hidup.


Jiang Yuan menata ke pusat kesengsaraan surgawi dengan wajah yang tenang, mata tajam Jiang Yuan dengan seksama memperhatikan setiap pergerakan kesengsaraan surgawi.


Dengan sabar Jiang Yuan menunggu Kesengsaraan surgawi melancarkan serangan ke dirinya.


Setelah beberapa saat, Jiang Yuan menunggu dengan tenang, petir pertama dengan sangat cepat menyerang Jiang Yuan.


Jeder!


serangan pertama melesat menuju Jiang Yuan, Jiang Yuan yang dari tadi sudah bersiap menantikan serangan dari kesengsaraan surgawi mulai mengangkat pedang nya.


Slash!


Pedang Caliburn bercahaya saat Jiang Yuan menebas, petir dan pedang saling bertabrakan.


Boom!


Suara tabrakan terdengar keras di dari langit, Jiang Yuan mundur sedikit saat petir pertama turun.


“Fiuh!”


“hahaha, tidak terasa sama sekali, dan bukannya membuat ku terluka, tapi petir ini  membuat tubuh ini semakin kuat” ucap Jiang Yuan sambil tertawa.


Dampak dari serangan surgawi membuat tubuh Jiang Yuan dipenuhi petir, perlahan setiap petir seperti terserap ke dalam tubuh Jiang Yuan, sehingga membuat tubuh Jiang Yuan semakin kuat.


“Lagi sini, pedang ku tidak akan hancur dari serangan” teriak Jiang Yuan ke Kesengsaraan surgawi.


Kesengsaraan surgawi yang mendengar ejekan dari Jiang Yuan merespon, petir semakin berkumpul banyak, awan menjadi semakin gelap.


Jiang Yuan yang melihat ini hanya tersenyum puas.


“bagus, ayo serang aku dengan petir, dengan begitu aku mungkin bisa mendapatkan misteri bagian dari RUne Surgawi dari serangan ini” ucap Jiang Yuan dengan penuh perhitungan.


Dalam pikirang Jiang Yuan, Kesengsaraan surgawi ini bukan untuk Pedang Caliburn yang baru saja ditempa olehnya, tapi bagi dirinya, kesengsaraan surgawi adalah kesempatan untuk memperkuat tubuhnya dan mencari tahu misteri Rune surgawi.


 ....