
Jiang Yuan yang menyembunyikan tubuhnya memperhatikan semua yang terjadi di dalam ruangan, jiang yuan merasa lega bahwa mereka tidak mencelakakan tubuhnya.
“Syukurlah, mereka tidak macam - macam dengan tubuhku. selanjutnya aku mencari cara untuk mengatasi permasalahan belenggu hukuman surgawi”
Jiang Yuan mulai berpikir bagaimana mengatasi permasalahan belenggu yang menyegel dirinya. di dalam cincin penyimpanan miliknya, tidak ada benda atau barang yang bisa mengatasi permasalahan hukuman surgawi.
Jiang Yuan berpikir sambil melihat pak tua Gu yang membalut dan mengobati tubuh milik jiang yuan.
Pak tua gu dengan hati - hati merawat tubuh jiang yuan. setelah membalut seluruh tubuh jiang yuan, pak tua Gu berjalan keluar untuk beristirahat.
“Sudah cukup, akan ku lanjutkan besok untuk perawatan lebih lanjut”
Pak tua Gu yang pergi keluar dari kamar perawatan di lihat oleh jiang yuan. Jiang Yuan yang melihat bahwa ruangan telah menjadi kosong, dia segera menampakan dirinya.
Dalam Wujud Jiwa, Jiang Yuan melihat tubuh miliknya yang sudah diperban seluruhnya.
“Ugh!, aku benar - benar bingung, aku tidak bisa selamanya dalam kondisi jiwa, aku harus mencari tubuh pengganti sementara, agar bisa bergerak lebih leluasa”
Jiang Yuan merasakan sakit kepala memikirkan langkah apa yang harus dia ambil. walau tubuhnya bisa menyembuhkan secara otomatis berkat bantuan auto-recovery Nano, tetap saja dia masih tidak bisa mengendalikan tubuhnya.
“Sudahlah, saat ini aku harus membuat tubuhku dalam kondisi yang aman, agar hal yang tidak terduga terjadi sewaktu - waktu mengacau”
JIang Yuan mulai mengeluarkan plat formasi khusus, dan dia juga mengeluarkan beberapa jimat pertahanan.
Jiang Yuan melemparkan berbagai formasi dan memasang jimat pertahanan di dalam tubuhnya.
Setelah memasang semua hal itu, jiang juang merasa sedikit lega. dia menatap tubuhnya dan menghela nafas.
“dengan begini, aku bisa pergi dengan ketenangan. hanya perlu satu hal lagi, agar semuanya menjadi lebih aman”
Jiang Yuan segera keluar dari ruangan. jiang yuan yang dalam kondisi jiwa memasuki kondisi transparan, agar tidak dilihat oleh para warga desa.
Hanya orang dengan basis kultivasi yang berada di atas jiang yuan atau orang yang memiliki kekuatan jiwa yang lebih kuat darinya yang dapat merasakan dan melihat dirinya.
Jiang Yuan terbang ke angkasa dan memandang seluruh desa. Jiang Yuan mengeluarkan sebuah plat formasi, dan dia mulai mengaktifkan formasi.
Formasi raksasa segera menutupi desa dan hutan disekitar desa. jangkauan formasi yang menutupi desa cukup luas, dengan desa sebagai pusat dari formasi.
Formasi yang ditanam oleh jiang yuan adalah formasi penyembunyian dan formasi pertahanan. Formasi mampu menahan serangan dari seorang Half-immortal, jadi jiang yuan cukup merasa aman.
“Sudah selesai, saatnya aku mencari informasi lebih lanjut, dimana sebenarnya tempat ini”
Jiang Yuan terbang melayang di angkasa sambil memandang hutan yang sangat luas. dia terbang mengikuti naluri miliknya. tidak ada arah khusus yang ingin dituju jiang yuan.
Desa sebelumnya tempat dimana tubuhnya dalam proses penyembuhan adalah desa kecil, tidak cukup bagia jiang yuan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang dunia berada sekarang.
Jiang Yuan terbang melayang cukup lama, setelah terbang melayang cukup lama, jiang yuan melihat sebuah kota kecil yang cukup ramai.
“Ada kota kecil ternyata disini!”
Jiang Yuan segera terbang turun ke bawah untuk melihat kota kecil tersebut.
…
Kota Xiaoling
saat ini di kota xiaoling peristiwa menggemparkan sedang terjadi. putra patriarch Jiang, Jiang Yuan dilumpuhkan karena menghina para dewa.
Para penduduk Kota Xiaoling pada hiruk pikuk membicarakan peristiwa itu. karena salah satu hal tabu yang ada di dunia ini adalah menghina para dewa. semua warga dan penduduk berdoa dan berlindung kepada dewa.
Menghina dewa tentu saja akan membuat para dewa tidak senang, dan karena hal itu bisa membuat para dewa marah. imbas dari kemarahan dewa bisa membuat mereka semua sengsara.
“Sungguh berani sekali JIang Yuan menghina para dewa, jika bukan dia putra dari patriark keluarga Jiang, pasti dia sudah lama mati mengenaskan”
“Huft, bersyukur dia masih hidup”
“Jiang Yuan ini memang pembawa bencana bagi kota kita, jika kota kota kita mendapatkan musibah, maka semua itu adalah salah Jiang Yuan”
Para penduduk desa sangat marah dan kesal. mereka semua mengutuk perbuatan Jiang Yuan yang menghina para dewa.
…
Di dalam kediaman Keluarga Jiang.
Seorang pria dengan wajah kusam dan kesal sedang duduk di ruang pertemuan. di dalam ruang pertemuan, seluruh anggota keluarga jiang, terutama para tetua memasang ekspresi serius.
“Semuanya dengarkan aku, Jiang Yuan telah aku lumpuhkan, mulai detik ini dia tidak akan bisa lagi menjadi seorang seniman bela diri”
Patriark Jiang Dengan wajah masam menatap para tetua keluarga.
“Patriark, melumpuhkannya saja tidak cukup, kita harus mengusirnya dari keluarga. jika para dewa masih marah akan perbuatannya, maka keluarga kita akan terkena imbasnya juga”
Tetua agung keluarga berbicara dengan Patriark Jiang. dia masih kurang puas dengan hukuman Yang diterima jiang Yuan.
“maksud Tetua agung, aku harus mengusir anakku sendiri ?”
Dengan wajah tajam, patriark Jiang menatap tetua agung.
“Benar, itu adalah cara untuk menyelamatkan keluarga kita dari amukan para dewa. bukankah patriark seharusnya mengutamakan keselamatan keluarga dibanding urusan pribadi ?”
Tetua agung menatap Patriark Jiang, dia tidak lupa menatap ke arah para tetua lainnya.
Patriark Jiang yang dalam kondisi seperti saat ini, tidak bisa bertindak sembarangan. dia benar-benar bingung, satu sisi dia adalah seorang ayah, satu sisi dia adalah seorang pemimpin dalam suatu keluarga.
Patriark Jiang benar-benar tidak bisa memutuskan. membuat anaknya sendiri menjadi lumpuh saja, dia sudah sangat berat hati melakukanya. jika mengusir anaknya keluar dari keluarga, dia sebagai seorang patriark tidak bisa menjamin keselamatan anaknya di luar sana.
Patriark Jiang akhirnya membuat sebuah keputusan berat.
“baiklah, biarkan Jiang Yuan keluar dari keluarga ini”
Semua tetua yang ikut serta dalam rapat terkejut. mereka tidak percaya bahwa patriark jiang akan mengambil keputusan seperti itu.
“dan aku juga akan mengundurkan diri sebagai Patriark keluarga Jiang”
Patriark Jiang melanjutkan ucapannya. sontak semua tetua kembali terkejut dan tidak mempercayai apa yang dia dengar.
“patriark!, pikirkan lagi, jika kau mengundurkan diri, siapa yang akan menggantikan mu ?”
Tetua pertama berbicara dengan lantang, jelas dia menolak pengunduran diri Patriark Jiang.
“patriark, jika kau mengundurkan diri, keluarga ini akan menjadi berantakan”
Tetua kedua juga berbicara menyatakan ketidaksetujuan. dan satu persatu para tetua lainnya juga berbicara menolak pengunduran diri Patriark Jiang.
“Aku sudah bulat memutuskan. bukankah masih ada Tetua agung disini ?. kalian tidak perlu khawatir, jika keluarga jiang dalam kesulitan, aku tetap akan membantu”
Patriark Jiang segera berdiri dan mulai keluar dari ruangan rapat. dia segera pergi menuju ke tempat dimana jiang yuan berada.
….
Jiang Yuan yang berada dalam kondisi jiwa akhirnya tiba di kota xiaoling. dia memindai seluruh kota dengan kekuatan jiwa miliknya.
“Menarik!, aku tidak menyangka akan ada hal baik di kota ini”
Jiang Yuan segera pergi menuju ke arah kediaman keluarga Jiang. Jiang Yuan segera masuk ke dalam kamar Jiang Yuan.
“Anak ini kondisi jiwa nya sangat lemah, mungkin aku bisa meminjam tubuhnya sementara ini”
Jiang Yuan segera memasuki tubuh Jiang Yuan. Saat Jiang Yuan memasuki tubuh ‘Jiang Yuan’. ‘jiang yuan’ berteriak kesakitan, karena jiwa miliknya di invasi oleh jiwa Jiang Yuan.
Argh!!!
“Tenang saja nak, aku hanya meminjam tubuhmu, setelah urusan ku selesai aku akan mengembalikan tubuhmu dan memberikan hadiah untuk mu”
Jiang Yuan segera membuat beberapa segel khusus, dan segel itu menyerang ke jiwa ‘Jiang Yuan yang dalam kondisi rusak. proses ini tidak memakan waktu lama, karena jiwa ‘jiang yuan’ tidak terlalu kuat.
Setelah menyegel jiwa milik ‘jiang yuan’, jiang yuan mulai mengekstrak semua ingatan milik ‘Jiang Yuan’.
Hanya dalam sekejap semua informasi milik ‘jiang yuan’ masuk ke dalam ingatan jiang yuan.
“kasihan sekali anak ini, hidup mu sungguh tragis, difitnah dan dipermalukan. tapi kau tenang saja, aku akan membantumu, anggap saja ini sebagai balas budi ku”
Jiang Yuan akhirnya tahu kenapa ‘jiang yuan’ jatuh dalam kondisi seperti ini, dia dituduh menghina para dewa. sehingga dia dihukum oleh dengan melumpuhkan nya, tapi bukan hal itu yang paling kejam, yang paling kejam adalah, ‘jiang yuan’ diberi racun pembubar jiwa, racun itu akan membuat jiwa ‘jiang yuan’ menghilang secara perlahan.
Semua ini disebabkan oleh kecemburuan sekelompok orang terhadap dirinya.
“kalian semua tenang saja, aku pasti akan membalaskan dendam bocah ini”
Jiang Yuan memasang ekspresi ganas dan licik. sebenarnya dia tidak ingin ikut campur, tapi karena jiang yuan merasa perlu membalas budi, maka dia perlu berterima kasih.