
Jiang Yuan melirik ke arah Mo Heisha yang tercampak akibat ledakan barusan. tatapan Jiang Yuan menjadi tajam seketika menatap Mo Heisha yang masih tergeletak di tanah.
Blurp!
Mo Heisha yang terkena dampak ledakan memuntahkan seteguk darah. wajah Mo Heisha memucat, rambut berantakan, dan seluruh pakaian miliknya compang camping.
MO Heisha segera bangkit dan melirik ke segala arah untuk memastikan bahwa Yu’er telah berhasil diledakan. setelah melihat sekeliling, Mo Heisha tidak menemukan Yu’er.
“Apa dia musnah bersama ledakan tersebut ?” gumam Mo Heisha.
Mo Heisha tersenyum karena berhasil melenyapkan Yu’er, walau dia sedikit merasa kurang puas karena terpaksa menggunakan kartu truf miliknya.
Namun saat Mo Heisha sedikit merasa lega, dia merasakan ada seseorang yang terbang mengarah ke arah dirinya. Mo Heisha melirik ke arah tertentu dan melihat di langit ada seseorang yang mengarah ke arah dirinya.
Mo Heisha terkejut karena dia melihat ada seorang pria yang terbang ke arah dirinya,terutama dia melihat Yu’er yang ternyata masih hidup dan tidak terluka sedikitpun.
“Sialan!, siapa pria itu ?, kenapa dia bisa muncul dan menyelamatkan wanita itu ?”
Mo Heisha kesal dan marah, dia segera bangkit dan mulai melayang menghadapi Jiang Yuan yang sudah mengarah ke arah dirinya.
Jiang Yuan saat ini dalam kondisi marah, dia jelas sangat kesal karena seseorang berani menyakiti wanitanya.
Jiang Yuan berjalan melayang di langit dengan perlahan menuju Mo Heisha. Aura milik Jiang Yuan mengamuk keluar, berbeda dengan Aura Yu’er yang mengandung kekuatan api.
Aura yang keluar dari Jiang Yuan sendiri adalah kekacauan murni, seakan Jiang Yuan itu adalah kekacauan. dengan wajah garang dan tajam, jiang Yuan menatap Mo Heisha yang sudah berada di hadapannya.
“kenapa kau menyerang desa ini?, terutama wanita ku ?” tanya Jiang yuan datar.
Namun di dalam suara jiang yuan sudah terlihat jelas bahwa dia jelas sangat marah. Mo Heisha yang ditatap oleh Jiang Yuan merasakan perasaan tidak enak, tapi dia melihat bahwa aura yang dipancarkan oleh Jiang Yuan tidak mencapai ranah Immortal, jadi MO Heisha menganggap remeh Jiang Yuan.
“Nak, siapa kau ?. aku lihat dari auramu, kau belum mencapai ranah Immortal, lebih baik kau patuh dan menurut, jangan salahkan aku jika membunuhmu karena kau menghalangi ?” tanya Mo Heisha tanpa menjawab pertanyaan Jiang Yuan.
Jiang Yuan menggelengkan kepalanya. dengan wajah tegas jiang yuan tidak menjawab pertanyaan Mo Heisha. Jiang Yuan mengeluarkan Satu set armor dan mengeluarkan sebilah pedang.
Armor keabu abuan, menutupi seluruh tubuh jiang yuan, seluruh armor yang dikenakan jiang yuan memancarkan aura kekacauan, pedang yang dia pegang memiliki panjang 1,5 meter, dengan gagang yang sangat indah, dipenuhi dengan ukiran relief berbagai ras, dan bilah pedang terukir rune - rune misterius.
Jiang Yuan melambaikan tangan kirinya, dan kemudian Primal Chaos Shield yang sebelumnya dikeluarkan untuk melindungi Yu’er kembali ke pegangannya.
Wujud Jiang Yuan saat ini seperti seorang dewa perang, pedang di tangan kanan dan tameng di sebelah kiri. Set Armor yang dia kenakan kali ini adalah salah satu artefak Top miliknya, yaitu Primal Chaos Set.
Mo Heisha yang melihat bahwa Jiang Yuan sudah menggunakan Armor pertempuran miliknya mengerutkan kening, dia kali ini merasakan ancaman yang nyata dari perlengkapan yang di kenakan Jiang Yuan.
“Sial!, ini tidak bisa dibiarkan berlanjut” kutuk Mo Heisha.
MO Heisha tidak tinggal diam, dia langsung menyerang Jiang Yuan yang masih berdiam diri memperhatikan dirinya.
“Tinju Iblis!”
Mo Heisha menyerang Jiang Yuan secara langsung, tinju besar mengandung kekuatan hukum segera mengarah ke Jiang Yuan. Jiang Yuan tidak bergeming melihat tinju yang dilancarkan Mo Heisha.
Jiang Yuan hanya mengangkat Primal Chaos Shield miliknya dan menyuntikan energi spiritual ke dalam tameng. bayangan Tameng Raksasa langsung menutupi Jiang Yuan.
Boom!
Tinju milik Mo Heisha dan Tameng berbenturan, ledakan besar terjadi, namun Tameng tidak bergeming sedikitpun, masih kokoh melindungi Jiang Yuan.
Jiang Yuan setelah menghabiskan energi spiritual miliknya ke dalam Primal Chaos Shield terlihat sedikit pucat, dia kemudian mengeluarkan Pill Restorasi.
Begitu dia memakan Pill Restorasi, energi spiritual miliknya seketika terisi penuh lagi. MO Heisha Terkejut karena Tinju Iblis miliknya tidak bisa menyakiti Jiang Yuan sama sekali.
“Apa!, tameng apa itu ?, bisa menahan serangan ku yang seorang Tianxian!”
Mo Heisha terkejut, karena masih tidak mempercayai apa yang dia lihat. Seseorang yang bahkan belum mencapai ranah Immortal bisa bertahan dibawah serangannya.
Jika pada kasus biasa, dia bisa dengan mudah semua yang berada di bawah immortal hanya dengan menggunakan aura nya saja, tapi kali ini dia menemukan dua hal yang membuat dirinya tidak habis pikir.
Pertama manusia yang bisa berubah wujud menjadi Phoenix, dan memiliki banyak jimat yang mampu mengancam dirinya.
Yang kedua jauh lebih tidak normal, mampu menahan serangan miliknya hanya mengandalkan sebuah tameng.
“Bajingan!”
Mo Heisha yang marah segera bertransformasi, sayap hitam muncul dari belakang punggung nya, tanduk di dahi menjadi lebih panjang dan hitam, ukuran tubuh menjadi lebih besar.
“Perubahan Iblis!”
Jiang Yuan mengerutkan kening melihat Mo Heisha yang bertransformasi. Jiang Yuan tidak tinggal diam, dia mulai menebas menggunakan Primal Chaos Sword miliknya.
“Universe Slash!”
Tebasan yang mengandung kekuatan Hukum menyerang ke arah Mo Heisha. MO Heisha yang sudah selesai bertransformasi mengelak dari serangan yang dilancarkan Jiang Yuan.
Mo Heisha bergerak sangat cepat. Bahkan Jiang Yuan yang memiliki All Seeing eyes sulit mengukuti pergerakan Mo Heisha. Hal ini terjadi akibat dari jarak tingkat kultivasi antara mereka bedua sangat jauh.
Mo Heisha yang sudah bertransformasi mendekati Jiang Yuan dengan kecepatan tinggi dan langsung memukul Jiang Yuan.
Boom!
Pukulan Mo Heisha menghantam punggung Jiang Yuan, tapi berkat armor yang dikenakan Jiang Yuan, pukulan Mo Heisha tidak terasa sama sekali, Jiang Yuan hanya tercampak akibat dampak pukulan.
Jiang Yuan yang tercampak sedikit tidak puas, karena baru kali ini ada orang yang berhasil memukulnya, walau dia tidak terluka, tetap saja jiang yuan merasa bahwa ini hal yang tidak bagus.
Mo Heisha tidak berdiam diri, dia melancarkan serangan lagi, tapi kali ini jiang yuan tidak tinggal diam. Jiang yuan dengan sigap mengaktifkan kemampuan primal chaos shield.
Mo Heisha memukul sekali lagi, tapi kali ini pukulannya menghantam tameng, jaing yuan jatuh ke dalam keadaan pasif. Mo Heisha memukul ke arah Jiang Yuan bertubi tubi.
Setiap kali dia memukul, pukulan yang dia lancarkan selalu menghantam tameng. hal ini membuat Mo Heisha semakin kesal.
“bajingan!, kenapa tameng mu sangat keras!” teriak Mo Heisha yang kesal.
“Hahaha, jika kau ingin membunuhku, maka kau harus berusaha” cibir Jiang Yuan.
Mo Heisha semakin kesal mendengar cibiran Jiang Yuan. Mo Heisha yang bertambah marah mulai mengeluarkan senjata miliknya.
Sebuah gada yang warna hitam yang di penuhi duri muncul di tangan kanan Mo Heisha.
“Evil Smash!”
Boom!
Gada menghantam tameng milik Jiang Yuan, membuat tubuh Jiang Yuan sedikit gemetar, tapi tetap saja tidak mampu menembus pertahanan Primal Chaos Shield.
Primal Chaos Shield sendiri adalah Artefak Setingkat Kaitian yang tercipta bersamaan terbukanya langit dan bumi, hanya satu tingkat dibawah True Origin yang merupakan senjata yang tercipta bersamaaan dengan kekacauan.
Hanya senjata yang setara atau diatasnya yang bisa menghancurkan Primal Chaos Shield.
Mo Heisha semakin kesal, pertarungan jatuh ke dalam keadaan pasif. Jiang Yuan tidak terburu buru untuk membalas, menunggu Mo Heisha kelelahan baru dia akan membalas.
Namun semakin lama pertempuran mereka berlangsung, langit malam yang awalnya cerah, mulai dipenuhi awan gelap.
Jiang Yuan yang melihat ini merasakan perasaan tidak enak, seakan akan ada sesuatu yang buruk terjadi.
Awan gelap semakin Banyak berkumpul, dan suara dentuman petir mulai terdengar. Mo Heisha yang dalam keadaan gila menyerang Jiang Yuan juga merasakan perubahan ini.
Mo Heisha memperhatikan langit yang ada di atasnya, dia melihat awan yang sudah gelap sudah sangat tebal muncul. Mo Heisha mengerutkan kening, dia tidak tahu sama sekali apa yang terjadi sebenarnya.
Jiang Yuan yang melihat ini mulai berpikir dan mencari jawaban atas fenomena yang terjadi. Setelah mencari di database, jiang yuan menemukan jawabannya.
“Hukuman Surgawi!”
Teriak Jiang Yuan kaget tidak percaya. Jiang Yuan tahu betul bahwa, Hukuman Surgawi hanya muncul apabila ada sosok yang dirasakan oleh Tiandao mampu mengancam jalan surgawi itu sendiri.
“Kenapa bisa muncul saat ini ?”
Jiang Yuan heran, dia tidak paham kenapa bisa muncul Hukuman surgawi disaat seperti ini.