
Dengan kemarahan yang meledak - ledak, High Priest menuju ke bagian pusat dari hutan kering. Dia mulai mencari tahu sendiri apa penyebab yang membuat para pelayan dewa mati.
Saat dia bergerak semakin cepat, High Priest akhirnya melihat sebuah kawah.
“Apa itu ? kenapa ada kawah di dalam hutan ini ?”
High Priest yang penasaran akhirnya memulai mendekati lebih dekat kawah. Saat High Priest mendekati kawah, dia melihat ada sebuah kepompong raksasa yang berada di pusat kawah.
High Priest dengan mata tajam melihat kepompong itu. dia penasaran, dan bingung dengan kepompong yang ia lihat.
“Apa ini ?, kenapa bisa ada kepompong sebesar ini ?” gumam High Priest yang heran.
“Lebih baik aku periksa saja”
HIgh Priest mulai masuk ke dalam kawah, saat dia mulai memasuki kawah, tiba - tiba wajahnya menjadi tegang.
“TIdak baik!”
High Priest menyadari bahwa ada yang aneh dengan kawah tersebut. dia melompat terbang ke langit secepat mungkin.
Wajah High Priest pucat ketakutan, dia kemudian melihat tanganya tanganya yang dulu sehat dan muda, kini telah menjadi keriput karena penuan.
“Sialan! tempat apa itu sebenarnya!” teriak High Priest mengutuk.
BUkan hanya tangan, rambut dan wajah High Priest menjadi menua karena dia berada di kawah tempat Jiang Yuan berada.
“Vitalitasku tersedot saat aku berada di kawah itu, aku yakin kepompong itu adalah penyebab kematian semua pelayan Dewa” gumam High Priest membuat tebakan.
High Priest yang geram, menatap ke kawah dengan wajah yang sangat marah.
“Jika seperti itu, kepompong ini harus disingkirkan”
“Ice Needle!”
High Priest yang berada dilangit, melancarkan serangan ke arah kepompong. jarum jarum yang terbuat dari es menyerang ke arah Kepompong Jiang Yuan
jarum es menyerbu kepompong, setiap jarum memancarkan dingin yang luar biasa. jarum yang menghujani kepompong jatuh menghantam kepompong.
Sayangnya, setiap jarum itu tidak bisa menggores kepompong sedikitpun. High Priest yang melihat ini terkejut. dia tidak menyangka kepompong akan sangat tangguh.
“Apa! tidak hancur sama sekali” teriak High Priest yang terkejut.
“Kalau begitu, aku akan mencoba menggunakan teknik rahasia milikku”
“Freezing Hands”
High Priest menggunakan sisa kekuatan miliknya, semua kekuatan itu berkumpul di tangan kanan. tangan kanan High Priest mulai membeku.
Setelah semua tangan nya dipenuhi dengan es, High Priest meluncurkan serangan ke arah Kepompong.
Tangan Es yang semula kecil lama - lama semakin besar. Hal seperti bola salju yang menggelinding, dari kecil dan semakin besar.
Pada saat tangan salju mendekati, benang yang ada pada kepompong menjulur menyerang tangan es.
Boom!
Tangan es hancur terkena serangan dari benang yang berasal dari kepompong. High Priest yang masih kelelahan akibat menggunakan serangan rahasia miliknya, terkejut karena Freezing hands miliknya hancur terkena serangan balasan dari kepompong.
Benang benang halus bergerak membentuk seperti kaki - kaki gurita. Setiap benang seperti melindungi kepompong.
“Apa!”
“Bagaimana mungkin serangan milikku tidak berdampak apa apa”
“Apa sebenarnya kepompong itu ?, kenapa bisa menahan serangan milikku dengan mudah”
Whuss!
Saat High Priest masih dalam kondisi terkejut, benang yang seperti kaki kai gurita meluncur menyerang High Priest.
HIgh Priest yang melihat benang kepompong menyerang ke arah dirinya, High Priest berusaha menghindari.
Setiap kali dia berhasil menghindari, benang lain menyerang, sehingga membuat High Priest dalam kondisi terpojok.
tapi proses ini tidak berjalan lancar terus, High Priest akhirnya lengah, Salah satu benang yang berbentuk seperti tentakel gurita menusuk tubuhnya.
Stab!
“AHHH!”
High Priest teriak kesakitan akibat pundaknya tertusuk, saat dirinya tertusuk dan menjadi lambat. Tentakel lain dengan mudah menusuk sekujur tubuhnya.
Stab!
Stab!
Stab!
Setiap tentakel dengan mudah menusuk tubuh High Priest tanpa ada halangan sedikitpun.
“Ahhhh!!!”
High Priest teriak kesakitan. Dia sangat tersiksa karena seluruh tubuhnya kini telah tertusuk oleh tentakel yang terbuang dari benang kepompong.
High Priest terus berteriak histeris karena menahan rasa sakit yang luar biasa. Tidak hanya sampai disitu, perlahan tubuh High Priest mulai kehilangan Vitalitas secara cepat.
Wajah High Priest mulai mengkerut dengan cepat, Rambutnya menjadi putih, tubuhnya menjadi kurus dan pada Akhirnya tubuh High Priest menjadi seperti mumi yang dikeringkan.
Saat tubuh High Priest menjadi mumi, Hu Lin yang berada di pinggir bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi. Pertarungan itu berada di langit, menyebabkan Hu Lin bisa melihat semua proses pertempuran.
Glup!
Hu Lin tanpa sadar menelan ludah, karena proses kematian High Priest terlihat jelas di matanya. Kematian itu sangat menyakitkan, karena harus kehilangan semua vitalitas.
“Monster!”
Hu Lin tanpa sadar bergumam melihat tentakel yang melayang layang di langit. dia tidak sadar bahwa dirinya yang sebenarnya monster.
“Apa sebenarnya itu, bahkan seorang yang kemungkinan High Priest tidak bisa berkutik melawan sama sekali” gumam Hu Lin yang masih terkejut.
“Untungnya aku tidak langsung maju ke depan, mungkin aku yang akan mengalami kematian seperti itu”
Hu Lin tiba - tiba membayangkan dirinya pada posisi High Priest.
Namun saat kematian High Priest baru saja terjadi, Langit menjadi gelap. udara yang sedikit hangat tiba - tiba menjadi dingin.
“Kenapa udara menjadi dingin” gumam Hu Lin.
Kemudian Hu Lin melihat ke langit, diatas langit sudah ada sekelompok Makhluk dengan berbagai bentuk muncul.
“Astaga, para dewa sialan itu muncul juga akhirnya” teriak Hu Lin kaget.
Hu Lin dengan wajah yang shock menatap langit yang gelap, salju salju mulai turun, dan udara menjadi dingin ke titik extream.
...
JANGAN LUPA BACA JUGA , RE:RANKER, VILLAIN REVENGE.