Fantasy : My System Error At The Beginning

Fantasy : My System Error At The Beginning
107. Keributan


Jiang Yuan sudah memahami dengan jelas permasalahan pemilik tubuh ini. difitnah, diracun, dan dijebak, hal ini tidak bisa dilepaskan oleh kecemburuan akan kehebatan ‘jiang yuan’ dalam berlatih seni beladiri.


di dunia ini, tidak namanya kultivator, yang ada hanya seniman seni beladiri, dan para Dewa yang dimaksud oleh dunia ini adalah sekelompok makhluk yang terlahir oleh langit dan bumi, atau dikenal sebagai makhluk bawaan.


Ras manusia di dunia ini dijadikan sumber kekuatan iman bagi para dewa, sebagai gantinya, mereka memberikan perlindungan.


“Perlindungan yang diberikan para dewa sialan itu tidak lebih dari sebuah konspirasi untuk memperbudak manusia. para dewa tidak lebih dari sekedar makhluk bawaan”


Jiang Yuan menganggap remeh Para Dewa. baginya Para dewa tidak lebih dari sekedar makhluk bawaan yang memanfaatkan manusia untuk memanen kekuatan Iman.


Jiang Yuan segera berdiri dan mengeluarkan Pill Restorasi Superior dari cincin penyimpanannya. begitu Jiang Yuan memakan Pill Restorasi Superior, dantian dan seluruh kerusakan yang ada di tubuh Jiang Yuan mulai perlahan memulihkan diri.


“Dengan begini, tubuh ini bisa berlatih lagi, dan untuk kerusakan jiwanya, sudah bisa diatasi dengan bantuan bambu pembersih jiwa milikku”


Jiang Yuan yang baru saja memulihkan tubuh segera berjalan keluar dari kamar. dia menyebarkan kesadaran jiwa nya di seluruh kediaman Jiang.


Jiang Yuan segera melihat berbagai penampakan, mulai dari orang yang tinggal di kediaman jiang, rumput kecil yang bergoyang, bahkan semut yang kecil terlihat jelas di benak jiang yuan.


Pada akhirnya dia melihat seorang pria paruh baya yang berjalan dengan wajah masam ke kamarnya, jiang yuan jelas mengetahui pria itu.


Pria itu tidak lain adalah ayah pemilik tubuh jiang yuan, yaitu Jiang dashu.


“Oh!, hal keperluan apa dia datang mengunjungi anaknya ?, apa dia masih peduli dengan kondisi anaknya ?”


Jiang Yuan jelas sedikit terkejut, karena orang yang menghukum ‘jiang yuan’ tidak lain adalah Ayahnya sendiri.


Tak lama kemudian, Jiang dashu masuk ke area kamar jiang yuan. saat dia masuk, dia terkejut melihat Jiang Yuan yang berdiri tegap seakan tidak ada luka apapun yang terjadi.


Jiang Dashu melotot menatap Jiang Yuan, dia tidak mempercayai apa yang dia lihat. karena beberapa waktu lalu, jelas Jiang Yuan dalam kondisi sekarat, dan sekarang Jiang Yuan terlihat sangat sehat dan sedikit berbeda.


“Yuan’er, apa yang terjadi denganmu ?, bukankah seharusnya kau sedang terbaring lemah ?”


Jiang Dashu menatap Jiang Yuan dengan ketidak percayaan sambil melontarkan pertanyaan.


Jiang Yuan yang sudah mengambil alih tubuh ‘Jiang Yuan’, dia hanya tersenyum kemudian dia melirik Jiang Dashu.


“Ayah, kenapa kau heran ?, bukankah kau seharusnya senang melihat ku sembuh ?”


Jiang Yuan dengan datar menatap Jiang Dashu seolah tidak ada yang terjadi sama sekali.


“Ugh!, bukan begitu, tapi bagaimana mungkin kau bisa sembuh secepat itu ?. ayah hanya sedikit heran dan penasaran”


Jiang Dashu memasang wajah kebingungan, dia tidak tahu bagaimana cara menghadapi Jiang Yuan. bagaimanapun dia adalah orang yang memutuskan untuk menjatuhkan hukuman kepada jiang yuan.


“Tidak penting bagaimana aku bisa sembuh, karena ayah sudah berada disini, maka aku akan terus terang saja. aku akan meninggalkan rumah ini”


Dengan tegas jiang yuan mengutarakan niatnya. wajah jiang yuan sangat datar tanpa ekspresi apapun. Jiang Yuan sendiri ingin keluar dari kediaman jiang agar lebih bisa leluasa bergerak, jadi dia membuat keputusan untuk pergi.


“Apa!, kau ingin pergi!?”


Jiang dashu tidak percaya dengan ucapan Jiang Yuan. dia kali ini benar - benar seperti tidak mengenal anaknya, tidak hanya jiang yuan yang sembuh secara misterius, tapi kepribadian dirinya yang berubah.


“Tidak, kau tidak bisa pergi sendirian, kau harus ikut dengan ku, kita akan pergi meninggalkan keluarga jiang ini”


Jiang Dashu jelas menolak permintaan Jiang Yuan, karena Jika jiang yuan pergi, dia tidak bisa mengawasi anaknya. jika jiang yuan pergi sendiri, maka dia takut jiang yuan akan terkena masalah lebih lanjut.


“Ayah, kau tidak perlu khawatir. kau bisa hidup dengan tenang. aku pergi karena ada hal penting yang perlu kulakukan”


Jiang Yuan jelas tidak sependapat dengan Jiang Dashu. jika dia mengikuti permintaan jiang dashu, jiang yuan tidak akan bisa leluasa bertindak.


Jiang Dashu marah, dia tidak senang dengan keputusan jiang yuan. jika jiang yuan pergi tanpa pengawasannya, mungkin nasib jiang yuan tidak akan berakhir baik.


“Ayah tidak perlu tahu hal penting apa yang aku lakukan”


Jiang Yuan dengan wajah malas berbicara kepada Jiang Dashu. baginya, Jiang Dashu tidak penting sama sekali. saat ini dia bertujuan mengatasi mencari cara untuk mengurai dan memecahkan belenggu surgawi yang menyegel tubuh utamanya.


Saat Jiang Yuan dan Jiang Dashu berdebat. suara ribut terdengar dari kediaman jiang. suara  teriakan penuh marah terdengar keras.


“Usir Jiang Yuan!”


“Tangkap jiang Yuan”


“Penghina para dewa harus dihukum”


“Jiang Yuan pembawa malapetaka, harus dihukum”


Suara kutukan terdengar dari luar kediaman jiang. terlihat jelas para warga sangat marah terhadapan jiang yuan.


Semakin lama, semakin banyak warga yang datang dengan marah. masing-masing mereka mengutuk jiang yuan. ada yang ingin jiang yuan di usir, ada yang ingin jiang yuan dihukum berat.


Teriakan para warga akhirnya terdengar ke telinga jiang yuan dan jiang dashu yang sedang berdebat.


“Suara apa itu ribut-ribut ?”


Jiang Dashu yang pertama bereaksi, dengan wajah heran dia menghentikan perdebatan dengan jiang yuan.


Jiang Yuan juga mendengar suara berisik mulai menyebarkan kesadaran miliknya. dia melihat banyak warga yang meneriaki namanya. masing - masing mereka ingin mengusir dan menghukum dirinya.


Jiang Yuan hanya tersenyum sinis, dia tidak peduli sekali dengan kumpulan warga  yang meneriaki namanya.


“patriark!”


Teriakan seorang pria pelayan terdengar. wajah pelayan itu terlihat khawatir. dia segera mendatangi Jiang Dashu.


“Patriark!, kau harus mengatasi keributan yang ada di depan. mereka semua menuntut tuan muda”


Pelayan itu dengan wajah panik menyampaikan yang terjadi di luar.


“Mari kita lihat, kau tetap disini, jangan kemana - mana, setelah keributan selesai, kita berbicara lagi”


Jiang Dashu menatap Jiang Yuan dengan wajah tegas, dia mengingatkan jiang yuan untuk tidak pergi kemana mana.


“Dan kau, jangan panggil aku patriark lagi, aku saat ini bukan lagi seorang Patriark”


Jiang Dashu mengingatkan Pelayan tersebut sebelum berjalan keluar menuju kerumunan warga yang ada di depan rumah.


Pelayan itu terdiam, dia tidak tahu kenapa Jiang Dashu mengatakan dirinya bukan seorang Patriark.


Jelas dia tidak tahu, saat ini hanya para tetua keluarga yang mengetahui bahwa Jiang Dashu mengundurkan diri dari posisi patriark.


Jiang Yuan yang sudah sendiri hanya tersenyum sinis. dia tidak peduli apa yang namanya keluhan warga desa, saat ini dia hanya perlu mempercepat mencari cara mengatasi masalah yang terjadi di tubuh utama.


“Sudahlah, lebih baik aku melihat apa yang terjadi, mana tahu aku menemukan ikan besar”


Jiang Yuan segera mengeluarkan sebuah jubah dari cincin penyimpanan. saat jiang yuan mengenakan jubah, tubuh jiang yuan langsung menghilang dan tidak bisa terlihat kasat mata.


Jiang Yuan berjalan menuju keluar rumah untuk memastikan siapa dalang utama penghasut keributan. karena jiang yuan sendiri sudah yakin bahwa hal ini masih berhubungan dengan orang yang menjebak dirinya.