Fantasy : My System Error At The Beginning

Fantasy : My System Error At The Beginning
138. Dewa Nether Ice Axline VS Jiang Yuan!


Jiang Yuan segera merapikan pakaian yang dia kenakan. Setelah itu selesai merapikan diri, Jiang Yuan menatap sekelompok dewa yang berada di langit.


“Okey, sampai dimana urusan kita tadi” tanya Jiang Yuan dengan polos.


Para Dewa menjadi semakin marah, Pria didepan mereka bertindak seolah tidak ada apa - apa yang terjadi.


Dewa Nether ICe Axline menatap Jiang Yuan, kemudian dia berbicara.


“Makhluk apa sebenarnya dirimu ?, aku sama sekali tidak bisa merasakan energi seperti Dewa miliki ataupun para Ras Monster miliki” Dewa Nether Ice Axline bertanya penasaran.


Jiang Yuan dengan tatapan main - main melihat Dewa Nethe Ice Axline.


“AKu ini manusia, bukankah kau dapat melihatnya dengan jelas ?”  ucap Jiang Yuan dengan ekspresi santai.


“Tidak mungkin!” teriak Dewa Nether Ice Axline.


“Tidak mungkin seorang manusia bisa memiliki kekuatan sebesar itu, kau pasti berbohong” ucap Dewa Nether Ice Axline yang tidak mempercayai ucapan Jiang Yuan.


Menurutnya tidak mungkin manusia bisa memiliki kekuatan sehebat itu, karena manusia adalah budak yang mereka pelihara, jadi sangat tidak mungkin manusia menyamai atau melampaui majikan mereka.


Jiang Yuan yang awalnya memasang ekspresi wajah main - main dan tidak serius, seketika menjadi menajam dan tegang.


Mata Jiang Yuan menatap Lurus Dewa Nether Ice Axline.


“Kau bilang tidak mungkin ?, kalau begitu akan ku tunjukan padamu” ucap Jiang Yuan dengan nada tegas.


“Soul Shock!”


Kekuatan Jiwa Jiang Yuan segera melesat melalui tatapan matanya. Kekuatan Jiwa yang tidak berwarna sama sekali melesat dengan sangat cepat menuju Dewa Nether Ice Axline.


Dewa Nether Ice Axline yang ditatap Jiang Yuan merasa tidak nyaman, tiba - tiba dia merasakan ancaman.


Dewa Nether Ice Axline segera mengeluarkan pesona pelindung miliknya.


Sayangnya dia sedikit terlambat, sebagian kekuatan jiwa Jiang Yuan berhasil masuk kedalam jiwa Dewa Nether Ice Axline.


“Ahh!”


Dewa Nether Ice Axline berteriak kesakitan, dari matanya darah berwarna hitam sedikit menetes.


“Kau bajingan, berani sekali menyerang ku!. dasar makhluk rendahan, aku ku buat kau mati mengenaskan” Dewa Nether Ice Axline berteriak mengutuk Jiang Yuan dalam kondisi masih kesakitan.


Para dewa bawahannya semua terkejut, karena mereka melihat High God berteriak kesakitan, padahal mereka tidak ada sama sekali melihat serangan dilancarkan oleh Jiang Yuan.


“Semuanya cepat bunuh dia!”


“jangan, tangkap dia, keluarkan jiwanya, aku akan membuat dia merasakan rasa sakit abadi di kolam es pembeku” teriak Dewa Nether Ice Axline marah.


Semua Dewa segera menyerang Jiang Yuan, mereka melancarkan serangan jarak Jauh.


“Hujan jarum Es”


“Seribu jarum Es”


“Kepingan salju pembeku”


Berbagai teknik berbasis Es mengarah ke arah jiang Yuan.


“Semut!”


“Soul Storm!”


Jiang Yuan mengeluarkan kekuatan Jiwanya, Kekuatan Jiwa Jiang Yuan seperti badai yang menerjang. semua serangan yang mengarah ke arah dirinya berhadapan berhadapan dengan badai jiwa Jiang Yuan.


Semua serangan itu terpental, tidak ada satupun yang bisa menyentuh Jiang Yuan. tidak sampai disitu, badai jiwa mulai bermanifestasi menyerang para Dewa.


Para Dewa yang melihat ada gelombang energi yang menyerbu ke arah mereka, mereka segera mengeluarkan barrier pelindung.


Sayangnya, serangan Jiang Yuan adalah kekuatan jiwa, barrier pertahan yang para Dewa buat sama sekali tidak bisa menahan serangan jiwa Jiang Yuan.


Badai  jiwa langsung menyerang Jiwa para Dewa. Membuat semua Dewa bawahan Dewa Nether Ice Axline berteriak kesakitan.


Tidak sampai disitu, Para Dewa mulai kehilangan keseimbangan  dan mulai jatuh dari langit menuju tanah.


Dewa Nether Ice Axline yang melihat bahwa semua bawahannya tidak ada yang bisa bertahan dalam satu serangan Jiang Yuan, menjadi geram bukan kepalang.


“Bagus, bagus, sekarang giliranku melihat kemampuanmu secara langsung” ucap Dewa Nether Ice Axline.


“Heh!, kau tidak jauh berbeda dengan mereka” Jiang Yuan menggelengkan kepalanya meremehkan.


Aura hitam pekat yang sangat dingin memancar keluar, sehingga mempengaruhi cuaca, kepingan salju turun sangat banyak.


Setiap kali kepingan salju menyentuh tanah, es akan segera muncul. Udara dingin mulai berdesir membuat tanah yang semula kering gersang menjadi bersalju dan membeku.


“Lumayan, kau bisa dijadikan pengganti kulkas sepertinya” ucap Jiang Yuan tiba - tiba dengan wajah konyolnya.


“Kulkas ?” gumam heran Dewa Nether Axiline.


Dia baru kali ini mendengar istilah kulkas dari mulut Jiang Yuan.


“Benar, kulkas. lebih tepatnya mesin pendingin untuk membuat makanan lebih awet” ucap Jiang Yuan menjelaskan.


“Bajingan, kau merendahkanku!” Dewa Nether Ice Axline marah dengan meledak - ledak.


Walaupun dia tidak tahu apa itu kulkas, tapi dari penjelasan Jiang Yuan, dia tahu bahwa kulkas tidak lebih dari sekedar alat pengawet makanan.


“Mati!”


“Nether Claw!”


Dewa Nether Ice Axline yang marah langsung melayangkan salah satu teknik andalannya.


Dewa Nether Ice Axline mencakar ke arah Jiang Yuan. cakar hitam yang terkondensasi dari energi yin dan es hitam, melayang langsung ke arah Jiang Yuan.


Jiang Yuan meluaskan kesadaran jiwa nya secara maksimal. Saat Nether Claw memasuki domain kesadaran Jiwa Jiang Yuan, dia dengan mudah bisa membaca arah serangan.


JIang Yuan dengan mudah menghindari dengan melayang ke langit. sedangkan serangan Nether Clam menghantam lokasi Jiang Yuan sebelumnya.


kawah yang menjadi tempat Jiang Yuan sebelumnya berdiri, muncul retakan akibat cakaran Dewa Nether ICe Axline.


Dewa Nether Ice Axline mengerutkan kening melihat Jiang Yuan menghindari seranganya.


Dia akhirnya memahami sedikit, bahwa serangan jarak jauh tidak berfungsi melawan Jiang Yuan.


Dewa Nether Ice segera berpindah mendekati Jiang Yuan untuk menyerang secara langsung.


“Nether Palm!”


Saat Jiang Yuan berpindah ke langit, Dewa Nether Ice Axline melancarkan telapak tangan ke arah Jiang Yuan.


Jiang Yuan tersenyum, dia kali ini tidak menghindari, Jiang Yuan membuat ancang - ancang meninju.


Tangan kanan Jiang Yuan mengepal, dan rune misterius mulai muncul di lengannya. Ular - ular petir kecil timbul dari setiap rune, membuat lengan Jiang Yuan dibalut petir.


“Tinju kesengsaraan!”


Jiang Yuan melayangkan tinju ke arah telapak tangan Dewa Nether Ice Axline.


Boom!


Dewa Nether ICe Axline mundur 100 langkah. tangan kanan yang digunakan untuk mengeluarkan Nether Palm, gosong dan mati rasa.


Dewa Nether Ice Axline melirik tangan kanannya yang gosong akibat sengatan petir tinju Jiang Yuan.


Jiang Yuan sendiri juga mundur sekitar 90 langkah, TInju miliknya sedikit membeku. kemudian Jiang Yuan membersihkan Es yang menempel di tinjunya.


“Lumayan, fisik hasil tempahan Heavenly tribulation sangat efektif” gumam Jiang Yuan memuji fisiknya.


Teknik yang Jiang Yuan lakukan sebelumnya sebenanrya hanyalah tinju biasa, tapi karena fisiknya telah mengalami baptisan dan evolusi dari Heavenly Tribulation, membuat fisiknya bisa mengeluarkan petir yang mirip Heavenly Tribulation.


Sedangkan saat jiang Yuan meneriakan Jurus TInju kesengsaraan, itu hanya untuk membuat kesan mengerikan, padahal tidak ada teknik sama sekali.


Jiang Yuan hanya memanfaatkan fisiknya, dan ingin melihat batas dari fisik barunya.


“Lumayan, menghadapi sosok yang setara alam Nirvana, Fisik ini sudah cukup hebat”


Kemudian Jiang Yuan memandang Dewa Nether ICe Axline dengan wajah meremehkan.


“Sepertinya sudah cukup bermainnya” ucap Jiang Yuan lemah.


Kemudian dia mengeluarkan sebuah jimat dari cincin penyimpanan.


Ketika Dewa Nether Ice melihat Jimat yang  dipegang oleh Jiang Yuan, matanya menjadi menajam menatap Jimat Jiang Yuan.


Tubuhnya tanpa sadar menegang, dia merasakan ancaman nyata dari jimat milik Jiang Yuan.