Fantasy : My System Error At The Beginning

Fantasy : My System Error At The Beginning
145. Mencoba Menempa


Satu hari telah berlalu, di pagi hari cerah, sinar cahaya matahari pagi yang hangat menyinari bumi.


Para warga desa sudah bangun terlebih dahulu, masing - masing dari mereka melakukan kultivasi dengan giat di pagi hari.


Jiang Yuan yang akhirnya menyelesaikan proses penganalisaan Divine Spark.


“Fiuh!” JIang Yuan menghela nafas.


“Lumayan, tapi ini masih jauh dari cukup untuk memecah segel hukuman surgawi” gumam jiang Yuan lemah.


Jiang Yuan beranjak dari tempat dia berkultivasi dan mulai menuju keluar desa.


Jiang Yuan yang melayang di angkasa, melihat para penduduk desa berkultivasi  dengan rajin.


“Sepertinya mereka semua sangat tergila - gila pada kultivasi” gumam Jiang Yuan sambil sedikit  tersenyum.


Kemudian Jiang Yuan melepaskan kesadaran jiwa miliknya untuk mencari kelima orang yang akan menerima pengajaran dari Jiang Yuan langsung.


“Kalian segera temui aku di gunung kecil di luar desa” ucap jiang YUan melalui kesadaran jiwanya.


Setelah mengatakan itu, Jiang Yuan menghilang menuju bukit kecil.



“Itu ?” seru seorang pria berbadan besar tegap.


“Sepertinya itu adalah pesan dari Yuan Tiandi. Dia sepertinya ingin mengajari kami secara langsung” gumam Pria itu.


Setelah mendengar pesan dari Jiang Yuan, Pria itu segera menghentikan kultivasi dan keluar rumah menuju tempat yang diberitahukan Jiang Yuan.


Saat dia keluar menuju gerabang desa, dia bertemu dengan 4 orang lain yang terpilih oleh Jiang Yuan.


Mereka saling melirik satu sama lain dan akhirnya pergi bersama menuju bukit kecil di dekat Desa.



Jiang Yuan yang sudah tiba di bukit kecil segera mencari tempat dengan tanah yang sedikit datar.


“Hmm, ini tempat yang bagus” gumam  Jiang Yuan.


Setelah itu Jiang Yuan mengeluarkan sebuah bangunan dari cincin penyimpanan miliknya.


Boom!


Bangunan besar segera muncul. bangunan itu adalah banguan khusus yang digunakan untuk menempa, dengan kata lain adalah Bengkel Tempa.


“Bagus, ini sudah cukup” Ucap Jiang Yuan dengan tersenyum.


Jiang Yuan segera memasuki Bengkel tempa, dia berkeliling bengkel tempa untuk melihat lihat isi dari bengkel.


“Lumayan, hanya perlu mengganti beberapa peralatan” gumam Jiang Yuan.


Jiang YUan yang sudah selesai memeriksa bengkel mengangguk puas. kemudian dia mengeluarkan sebuah botol kecil yang tersegel.


Jiang Yuan segera membuka botol yang baru saja dikeluarkan olehnya dari cincin penyimpanan.


Saat segel botol terbuka, Udara dingin dan cahaya biru gelap terpancar keluar.


Jiang Yuan segera membuka Tungku api dan melemparkan Botol tersebut ke dalam tungku.


Botol segera meleleh di dalam Tungku, api yang berada di dalam tungku perlahan menghilang dan digantikan oleh api yang berasal dari botol.


Jiang Yuan segera membuat pengaturan dan memperbaiki formasi penguncian api di tungku.


Api yang tersegel di dalam botol adalah  api nether pembakar tulang.


Api yang mengandung energi Yin dan Yang. Api Nether pembakar tulang memiliki karakteristik, mambu membekukan segala sesuatu di dekatnya asalkan tidak terkena sambaran apinya.


Namun, jika ada object yang terbakar oleh Api Nether pembakar tulang, maka objek tersebut akan merasakan panas, yang merupakan kebalikan dari sifat sebelumnya.


Apabila ada makhluk hidup yang terkena sambaran api ini, maka semua tulang makhluk tersebut akan menjadi abu dalam sekejap, dan setelah itu akan menjalan ke luar.


Walaupun api yang digunakan Jiang Yuan bukan yang paling bagus, tapi ini lebih dari cukup untuk mengajari para pemula dalam menempa, apalagi dengan basis kultivasi mereka saat ini, menggunakan api ilahi akan membuat mereka mati terpanggang.


Bahkan api nether pembakar tulang, tidak bisa dikendalikan mereka jika tidak dibantu Oleh FOrmasi.


“Selesai!” ucap Jiang Yuan.


“Karena mereka belum tiba, lebih baik aku menempa terlebih dahulu. bagaimana mungkin aku bisa mengajari mereka jika aku sendiri belum pernah menempa” ucap Jiang Yuan sambil terkekeh.


Setelah itu, Jiang Yuan mengeluarkan sebuah martil dari cincin penyimpanan miliknya.


“TUnggu dulu, apa aku akan menggunakan teknik tempa menggunakan palu, atau teknik tempa menggunakan tripod ?” gumam Jiang Yuan ragu.


Jiang Yuan teringat, dari sekian banyak informasi teknik penempaan, di dunia abadi biasanya para penempa lebih sering menggunakan Teknik tripod, mereka hanya perlu membuat bahan material menjadi cair setelah itu menggunakan kekuatan milik mereka untuk membentuk material yang sudah mencair sehingga membentuk equipment yang diinginkan.


Sedangkan teknik tempa palu, adalah teknik yang paling primitif, tapi teknik ini memiliki kelebihan, yaitu penempa dan senjata yang ditempa memiliki kedekatan khusus yang lebih erat dibanding metode lain, tapi bukan berarti metode lain tidak bisa melakukan hal yang sama, hanya saja hal ini tidak sering terjadi.


“Lupakan, lebih baik gunakan saja metode primitif” ucap Jiang Yuan membuat keputusan,


Jiang Yuan yang memegang palu mulai memproses penempaan, material logam dikeluarkan dari cincin penyimpanan miliknya.


satu persatu logam dilemparkan ke dalam api untuk dipanaskan sebelum di palu untuk membentuk senjata yang sesuai keinginan Jiang Yuan.



Halo semuanya, mungkin pada bertanya kenapa author jarang update, tidak seperti dulu yang rajin update.


Bagi yang membaca novel Author satu lagi, mungkin sudah tahu alasannya.


Tapi bagi yang belum tahu, author akan memberitahu, bahwa kondisi author sedang tidak sehat, dan diperlukan masa recovery yang cukup panjang.


Jadi  semoga para Reader mengerti.


Terima kasih semuanya.