
Di dalam lautan jiwa Jiang Yuan, semakin banyak daun teratai yang muncul, setiap daun lotus berwarna hijau cerah. Lautan jiwa Jiang mulai memberi nutrisi ke masing masing lotus.
Sedangkan kuntum bunga lotus masih tertutup rapat belum ada tanda - tanda untuk mekar.
Di luar, tubuh Jiang Yuan menghantam keras ke tanah. Membuat sebuah kawah kecil yang disebabkan tabrakan antara tubuh Jiang Yuan dan tanah.
Saat Tubuh Jiang Yuan menghantam tanah, tubuh Jiang Yuan secara otomatis mulai mengeluarkan cahaya abu - abu. Fisik milik Jiang Yuan secara alami mulai menyerap semua vitalitas kehidupan yang ada di dekatnya.
Satu persatu semua jenis tanaman yang ada di sekitar Jiang Yuan mulai layu dan menguning. Lama kelamaan, jangkauan penyerapan semakin meluas.
Pohon yang semula hijau mulai layu dan mengering, semua vitalisat kehidupan habis tidak tersisa tersedot oleh Jiang Yuan. Hal ini terjadi akibat tubuh fisik yang digunakan Jiang Yuan mulai mengalami mutasi akibat serangan Heavenly Tribulation.
Tubuh Fisik Jiang Yuan yang dibaptis oleh Heavenly Tribulation dan dibantu dengan Teknik Kultivasi Kekacauan Alam semesta, Mulai bertransformasi.
Semua Vitalitas kehidupan yang diserap oleh tubuh Jiang Yuan memasuki daging, tulang, dan setiap sel sel tubuh Jiang Yuan. Sisa sisa residu yang dihasilkan Heavenly Tribulation juga ikut menyatu dengan fisik Jiang Yuan.
Energi Chaos yang dihasilkan dari Fisik Jiang Yuan mulai membentuk banyak benang - benang halus. Masing - masing benang mulai bergerak secara alami membungkus Jiang Yuan, Benang - benang halus yang membungkus Jiang Yuan perlahan menampilkan bentuk kepompong.
Seluruh tubuh Jiang Yuan akhirnya ditutupi oleh benang - benang halus yang membentuk kepompong.
Hutan yang berada di lokasi jatuhnya Jiang Yuan, dalam radius 1 kilometer telah menjadi hutan kering saat proses pembentukan kepompong.
Tidak ada tanda - tanda kehidupan yang terasa sejauh 1 kilometer dari titik Jiang Yuan berada.
Penduduk desa yang masuk ke dalam jangkauan penyerapan Vitalitas kehidupan yang dilakukan merasa terkejut. Wajah mereka shock tidak percaya.
Hutan yang lebat dan Hijau mulai menjadi layu secara perlahan dan akhirnya menjadi kering kerontang. Walaupun begitu, mereka tetap maju kedepan untuk melihat kondisi Jiang Yuan yang baru saja mereka saksikan terjatuh dari langit.
Mereka akhirnya mereka melihat sebuah kawah yang disebabkan jatuhnya Jiang Yuan. Mereka terkejut karena tidak ada tubuh Jiang Yuan, melainkan hanya ada Kepompong besar berwarna abu - abu di dalam kawah.
“Kemana perginya Yuan Tiandi ?”
Semua penduduk desa bergumam heran.
Mereka mulai memperhatikan dengan seksama Kepompong Abu abu yang berada di dalam Kawah.
Saat mereka memperhatikan Kepompong, sebuah pesan spiritual masuk ke dalam pikiran mereka semua.
“Pergi!”
Ketika mereka semua mendengar suara itu di kepala mereka. Penduduk desa mengerutkan kening karena tidak tahu siapa yang berbicara di kepala mereka.
Saat berikutnya mereka semua mulai merasakan tubuh mereka semakin lemah dan lemas. ketika Penduduk desa merasakan ini, mereka tersadar bahwa yang menyuruh mereka pergi adalah Jiang Yuan.
“Semuanya kembali ke Desa, disini berbahaya”
Kepala Desa yang pertama bereaksi, dia dengan cepat segera mundur dari lokasi Jiang Yuan jatuh. Penduduk desa juga mulai mengikuti satu persatu.
Mereka Akhirnya sadar bahwa, tempat yang mereka datangi adalah tempat yang berbahaya.
…
Setelah tiba di desa, semua penduduk desa saling berdiskusi satu sama lain. mereka membicarakan kejadian yang terjadi hari ini.
Terutama saat mereka melihat Jiang Yuan melawan langit, adegan itu terpatri jelas dalam benak mereka.
“Luar biasa, aku tidak menyangka manusia bisa memiliki kekuatan sehebat itu”
“Jika tidak ada Yuan Tiandi, mungkin kita selamanya tidak akan tahu bahwa Ras manusia bisa memiliki kekuatan sehebat itu”
“Benar, bersyukur Yuan Tiandi bersedia mengajari kita kultivasi. Jika tidak, kita selamanya akan tetap menjadi budak para Dewa itu”
“Tapi, pada saat terakhir, Yuan Tiandi sepertinya jatuh”
Ketika seorang penduduk desa berkata kalimat itu, suasana menjadi hening.
“Apa yang kau katakan, tidak mungkin Yuan Tiandi jatuh” kepala Desa dengan marah memecahkan keheningan.
“Apa yang dilakukan sosok Yuan Tiandi tidak dapat kita prediksi dengan pemikiran kita yang pendek”
Kepala desa dengan nada yang meledak - ledak berbicara kepada penduduk desa. Dia sangat yakin bahwa Yuan Tiandi tidak jatuh, dan kepompong yang mereka lihat sebelumnya pasti berhubungan dengan Yuan Tiandi.
“Semuanya bubar, tetap berlatih seperti biasa. Kita Yuan Tiandi kembali muncul, kita harus memberikan dia kejutan akan kekuatan kita yang sudah meningkat banyak”
“Dan jangan ada yang pergi ketempat itu lagi, tempat itu menjadi wilayah terlarang, tapi jika ada yang ingin mati, silahkan pergi kesana”
Kepala desa mengingatkan semua penduduk desa, dia dengan tegas melarang warga desa pergi ke tempat Jiang Yuan jatuh. Tempat itu sangat berbahaya, karena bisa membuat mereka kehilangan kekuatan dan vitalitas mereka.
Setelah penduduk desa diingatkan oleh Kepala desa, mereka semua paham, dan mulai membubarkan diri.
“Ahh, semoga saja Yuan Tiandi baik - baik saja”
Kepala desa mendesah sambil menatap lokasi Jiang Yuan jatuh, setelah itu dia berbalik ke rumah miliknya.
…
Esok Paginya, semua penduduk Desa beraktifitas seperti biasa.
Saat matahari terbit mereka mulai berkultivasi dengan giat. karena pada saat matahari pagi baru pertama kali terbit, energi spiritual dalam kondisi Kualitas terbaik, sehingga penduduk desa tidak ingin melewatkan kesempatan terbaik untuk berkultivasi.
Suasana harmoni terasa Di Desa Chen. Saat matahari semakin Tinggi. Sekelompok orang dengan ramai datang mengunjungi Desa.
Penduduk Desa Chen Yang merasakan desa mereka kedatangan tamu, melihat ke arah gerbang desa.
Mereka semua berada dalam kondisi waspada, tapi saat mereka melihat satu sosok yang familiar, mereka kembali menjadi tenang.
Sosok yang mereka kenali tidak lain adalah Chen Yi. Chen Yi bersama dengan warga Desa Zhan akhirnya tiba di Desa Chen.
“Kita telah tiba di Desaku” ucap Chen Yi memperkenalkan.
Penduduk Desa Zhan menatap sekeliling Desa Chen dengan bingung, mereka melihat aktifitas penduduk Desa Chen tidak bisa mereka mengerti.
“Apa yang dilakukan warga desa mu ?”
seorang penduduk desa Zhan bertanya pada Chen Yi.
“Mereka sedang berkultivasi, menyerap energi langit dan bumi”
Chen Yi menjelaskan kepada pria itu.
Tak lama kemudian, Kepala desa menghampiri Chen Yi yang membawa Rombongan Warga Desa Zhan.
“Selamat datang di Desa Chen” ucap Kepala desa kepada seluruh warga desa Zhan.
“Aku kepala desa Chen, Jika ada sesuatu yang membuat kalian bingung, kalian bisa bertanya padaku. Tapi sebelumnya, kalian sudah tahu alasan kenapa kalian berada disini, jadi jangan sungkan bila masih ada keraguan”
Kepala desa Chen berkata lanjut. Kepala desa masih bisa melihat kebingungan di sebagian warga Desa Zhan.
Saat akan seorang warga Desa Zhan bertanya, Desa Chen sekali lagi kedatangan kelompok lain.
Kali ini yang datang adalah kelompok Chen Fei, Chen San, Chen Er dan Chen Chu. Mereka datang bersama dengan warga Desa Ji.
Mereka berempat cukup terkejut begitu tiba di Desa, karena mereka sedikit lebih lama dibanding Chen Yi yang bergerak sendiri.
Warga Desa Ji juga terkejut melihat ada banyak orang di depan pintu Desa Chen. terutama ketika melihat warga desa Zhan yang penuh dengan otot kekar.
Kepala Desa Chen, hanya tersenyum tenang. Dia merasa puas akan kinerja yang dilakukan Chen Yi dan lainnya, mereka berhasil melaksanakan tugas dari Jiang Yuan.
Hal ini bisa memberikan kejutan ketika Jiang Yuan muncul nanti.
Di depan gerbang Desa Chen, 3 kelompok dari 3 Desa berbeda berkumpul. Desa Ji yang penuh dengan orang terpelajar, Desa Zhan penuh dengan warga desa yang penuh otot dan Warga Desa Chen yang semuanya adalah Kultivator.
...
Jangan lupa tinggalkan Jempol Likenya kakak, dan singahi juga Novel Author terbaru, dengan Judul Re:Ranker, Villain Revenge