Fantasy : My System Error At The Beginning

Fantasy : My System Error At The Beginning
141. Mempelajari Divine Spark


Semua warga desa memperhatikan Sosok yang terbang menghampiri mereka. Terutama para warga dari Desa Zhan dan Desa Ji, mereka sangat terkejut.


Sedangkan para penduduk Desa Chen, mereka tersenyum dan segera mulai berbaris untuk  menyambut sosok itu.


“Selamat Datang Yuan Tiandi!” ucap para warga desa Chen.


Ketika para warga desa Chen menyambut Jiang Yuan, para penduduk desa Ji dan Zhan akhirnya paham, bahwa sosok yang muncul adalah Yuan Tiandi yang diomongkan oleh para warga desa Chen.


Mereka merasa sangat takjub dan bersemangat. karena semua omongan dari penduduk Desa Chen terbukti. Mereka melihat sebuah harapan pada Jiang Yuan.


Mereka segera mengikuti Penduduk Desa Chen memberi Hormat.


“Selamat Datang Yuan Tiandi” ucap mereka serempak.


Jiang Yuan hanya menganggukan kepala dan perlahan mendarat di hadapan mereka semua.


Kesadaran jiwanya segera meluas untuk memeriksa semua basis kultivasi para penduduk desa.


Jiang Yuan mengangguk puas dengan kemajuan kultivasi para penduduk desa.


Kepala desa segera berdiri di hadapan Jiang Yuan untuk menyampaikan laporan.


“Yuan Tiandi…”


Sayangnya sebelum Kepala desa selesai berbicara dia dihentikan Jiang Yuan.


“Besok saja jika ingin melapor, hari ini aku terlalu lelah dan ingin segera beristirahat” ucap Jiang Yuan memberitahukan Kepala Desa.


“Baik” ucap kepala desa yang mengerti.


Setelah itu, Jiang Yuan segera melayang pergi menuju kediamannya.


Saat Jiang Yuan pergi, Kepala desa segera menghadap para warga yang sudah berkumpul.


“Semuanya, Yuan Tiandi sangatlah lelah hari ini. Kita akan membubarkan diri dan menunggu kabar dari beliau besok” ucap Kepala Desa memberitahu.


Segera memberitahukan hal itu, Kepala desa segera pergi berbalik menuju rumahnya.


Saat kepala Desa Pergi, Ji Kong segera menemui Chen Yi untuk menanyakan hal yang membuatnya penasaran.


“Saudara Chen Yi, tunggu sebentar” ucap Ji Kong menghentikan Chen Yi.


“Oh! ada apa saudara Ji kong?” tanya Chen Yi heran.


“Em, begini. apa itu tadi adalah Yuan Tiandi ?” tanya Ji Kong memastikan.


“yap, benar. Itulah adalah Yuan Tiandi” ucap Chen Yi menjelaskan.


Ji Kong yang masing penasaran bertanya lagi.


“Tentu saja, dia sama seperti kita. Dia juga yang mengajari manusia untuk bisa berkultivasi” jawab Chen Yi.


“Terus, apa tingkat kekuatan dari Yuan Tiandi, sehingga dia bisa terbang seperti para dewa ?” tanya Ji Kong yang masih penasaran.


“Untuk itu, aku kurang tahu” jawab Chen Yi menggelengkan kepala.


“yang jelas, untuk bisa terbang di udara, setidaknya membutuhkan kekuatan Jindan. Mungkin Yuan Tiandi berada di atas ranah Jindan” ucap Chen Yi melanjutkan.


Ji Kong yang mendengar penjelasan Chen Yi menunjukan ekspresi yang mengerti. dia berhasil memahami beberapa hal.


“kalau begitu, terimakasih atas penjelasanya saudara Chen Yi” ucap Ji kong berterima kasih.


“Sama - sama, tidak perlu sungkan” ucap Chen Yi sambil tersenyum.


Setelah itu mereka berdua berpisah.



Di dalam kediaman Jiang Yuan.


Jiang Yuan meletakan semua Divine sparka yang telah dia dapatkan.


“Total kini aku telah mengumpulkan 10 Divine Spark. Aku bisa segera mundur untuk melakukan analisis terhadap semua Divine Spark”


“Tapi sebelum itu, aku harus kembali menyembunyikan Lokasi Desa Chen” gumam Jiang Yuan membuat rencana.


Setelah itu, Jiang Yuan mengeluarkan Plat kontrol Formasi.


“Formasi Aktif!”


Setelah Jiang Yuan mengaktifkan Formasi, diluar desa Chen, Sebuah penghalang berbentuk kubah raksasa terbentuk dan mulai menyembunyikan seluruh lokasi yang berada di dalam jangkauan kubah formasi.


Setelah Jiang Yuan mengaktifkan formasi, dia segera duduk dan mulai menganalisa semua Divine Spark.


kesepuluh Divine Spark terbang mengelilingi Jiang Yuan, Sedangkan dia duduk bersila sambil menutup mata untuk berkonsentrasi.


Kekuatan Jiang Yuan yang mengambil alih proses analisis secara detail.


Perlahan tapi pasti, Jiang Yuan dengan hati - hati memahami semua hal yang ada di dalam Divine Spark.


Sesekali wajah Jiang Yuan menunjukkan ekspresi mengerti, sesekali menunjukan ekspresi bingung, kadang juga ekspresi kesal.


Proses itu membuat Jiang Yuan lupa waktu akan dunia luar.



KOndisi Author masih belum sehat.  mohon maklum.