Fantasy : My System Error At The Beginning

Fantasy : My System Error At The Beginning
Side story of huang tian : meninggalkan kota xiajia


setelah kepergian jiang yuan, huang tian merasa sedikit kosong di hatinya.


namun setelah menenangkan diri, dia kembali bersemangat.


"baiklah, sudah saatnya aku pergi juga dari kota kecil ini, tapi sebelum itu aku harus memberi pencegahan kepada sekte qinglan agar mereka tidak macam-macam" huang tian berfikir.


"old zhao, apa kau bisa membantuku memberi penekanan pada sekte qinglan agar mereka tidak macam-macam dengan keluarga huang ketika aku pergi"


huang tian membuat bantuan kepada zhao batian, mungkin selama dia tidak ada disini . banya kekuatan yang akan menggangu keluarga huang. lebih baik mengendalikan sekte qinglan secara langsung agar ada jaminan keamanan tambaha.


zhao batian yang medengara permintaan dari huang tian tersenyum menyanggupi.


"tenang saja nak,dengan kekuatan jiwa ku saat ini, menekan semut di alam fasa dharma pun tidak masalah" ucap zhao batian bangga.


dengan latihan yang diberikan oleh jiangyuan dan bambu pembersih jiwa, kecepatan pemulihan jiwa zhao batian akan sangat cepat. dalam waktu singkat alam fase dharma mungkin adalah batasnya saat ini.


selama diberikan cukup waktu maka zhao batian pasti tidak akan lama lagi kekuatan jiwanya mencapai puncak demigod. bukan tidak mungkin zhao batian merampok tubuh, tapi jika tubuh yang di rampok tidak cocok maka itu akan merugikan zhao batian.


lebih baik menunggu basis kultivasi huang tian mencapai ranah dewa, setelah itu dia akan membantu mencarikan pil atau benda yang bisa digunakan untuk membentuk ulang tubuh.


mendegar jawaban zhao batian membuat huang tian merasa tenang.


"baiklah old zhao, jika begitu kita berangkat sebentar lagi" huang tian berkata.


"aku akan mengikuti mu nak" old zhao kembali ke dalam kalung untuk memulihkan jiwa nya"


huang tian segera keluar kamarnya dan bergegas mencari ayahnya. sekedar memberi tahu bahwa dia akan pergi meninggalkan kota xiajia.


huang tian berjalan menuju ruangan ayahnya.


Tok! Tok! Tok!


huang tian mengetuk pintu ruangan ayahnya.


huang zhan yang di dalam ruangan mendegar suara ketukan menghentikan kerjaan nya.


"masuk" ucap huang zhan.


huang tian masuk kedalam ruangan ayahnya.


huang zhan yang melihat huang tian datang, dia bertanya.


"ada keperluan apa tian'er ?"


"ayah, akan pergi meninggalkan kota xiajia, kota ini terlalu kecil bagiku. aku ingin melihat dunia yang lebih luas" ucap huang tian pada ayahnya.


huang zhan yang mendengar ucapan anaknya, dia hanya bisa tersenyum mengerti.


bahwa kota kecil xiajia tidak mampu menahan nya. pada akhirnya seekor naga akan melompat dari kolam menuju lautan luas.


"ayah sudah paham keinganmu, pergilah jika kau ingin pergi. tapi kau harus ingat bahwa rumah ini akan selu menjadi tempat mu untuk kembali" ucap huang zhan kepada anaknya.


huang tian mendengar perkataan ayannya, dia langsung bersujud.


"ayah, tian'er pasti akan kembali dan tidak pernah mempermalukan keluarga kita di luar sana" huang tian sujud sambil mengetuk kepala nya tiga kali.


"bangunlah, pergilah. ayah akan tetap disini mengurus keluarga huang" huang zhan berkata.


huang tian berdiri kemudian dia menatap ayahnya.


"ayah, tian'er pergi dulu" ucap huang tian pamitan.


"pergilah nak, jaga dirimu di luar sana" ucap huang zhan mengingatkan.


huang tian pergi keluar meninggalkan huang zhan sendirian di ruangan.


"xi'er, anak kita telah besar. wajahnya mirip sekali dengan mu" guman huang zhan dengan senyuman.


huang tian yang sudah mendapat izin ayahnya segera keluar dari huang mansion.


"baiklah, saatnya pergi menuju sekte qinglan. semoga saja mereka masuk akal. jika tidak jangan salahkan aku kalau tidak sopan"


huang tian berjalan santai menuju keluar gerbang kota, setelah dia keluar dari kota.


dia melihat kota dengan perasaan campur aduk.


"aku tidak tau berapa lama lagi aku akan kembali menuju kota ini" ucap huang tian.


di wajah huang tian penuh dengan emosi kompleks, cinta, benci, musuh, kekasih, pengkhianatan, dan berbagai macam hal dia alami selama di kota ini.


"baiklah, saatnya pergi!!" huang tian segera terbang menuju langit.


dan arah yang di tuju nya tentu saja adalah sekte qinglan.


... .....


di sekte qinglan saat ini sedang gempar.


elder fan yang kembali dalam keadaan terluka membuat heboh seluruh sekte, terutama para tetua dan patriak.


cai fei dan yang lei saat ini di tengah aula pertemuan di kelilingin para tetua.


wajah mereka sedikit pucat, di dahi mereka masih ada keringat halus yang berkeluaran dari pori-pori kulit mereka.


"cai fei dan yang lei, ceritakan pada kami kejadian di kota xiajia"


cai fei dan yang lei saling melirik, seolah membuat keputusan, yang lei berbicara.


yang lei memberitahukan semua kejadian yang terjadi di kota xiajia tanpa sedikitpun kesalahan.


"jadi maksud mu, saat itu bocah yang bernama huang tian muncul tiba-tiba dan menghalangi xia wei. akibat hal itu terjadi keributan sehingga elder fan ikut campur ?.


tapi yang membuat elder fan menyerang bocah itu tidak lebih alasan agar bisa mengambil harta dari dia ." patriak sekte qinglan membuat kesimpulan.


"seperti itulah yang terjadi patriak" yang lei menjawab setuju.


patriak sekte qinglan mengerutkan kening, cerita elder fan dan yang lei sedikit berbeda.


elder fan mengatakan bahwa dia menyerang huang tian atas dasar huang tian menggangu proses seleksi, sedangkan yang lei tidak menyebutkan seperti itu.


tentu saja elder fan tidak barani menyebutkan bahwa dia serakah akan harta huang tian, jika seperti itu bukankah dia akan semakin malu.


patriak sekte qinglan yang mendegar kesaksian dari yang lei tidak habis pikir, jika elder fan mendapatkan harta itu tidak masalah. tapi kali ini elder fan jelas kalah dan terluka.


hal ini akan merusak reputasi sekte qinglan yang sudah susah payan dia bangun.


"baiklah kalau begitu, turunkan team segera untuk menjumpai keluarga huang. katakan pada mereka agar huang tian melapor ke sekte qinglan segera mungkin"


patriak sekte qinglan menjelaskan. baginya huang tian yang berada di puncak alam surga dan manusia tidak ada kekhawatiran sama sekali.


dengan formasi penjaga sekte beserta dirinya yang seorang puncak alam surga dan manusia, menekan huang tian sangat mudah.


apa lagi masih ada leluhur yang mundur.


para tetua semua nya mengerti tujuan dari patriak sekte qinglan.


namun siapa sangka seringkali harapan tidak berjalan dengan kenyataan.


di atas langit sekte qinglan, huang tian sudah tiba.


"patriak sekte qinglan segera keluar!" huang tian berteriak dari langit.


suara huang tian sangat kuat, membuatsemu murid dan tetua mendengarnya.


para tetua dan patriak yang di aula terkejut. wajah mereka jelek ketika suara huang tian mengelegar.


terutama patriak sekte qinglan, disini dia adalah pimpinan. namun masih ada orang berani mengacau di sektenya secara langsung.


mereka semua bergegas keluar untuk melihat siapa yang mengacau di sekte mereka.


mereka akhirnya menyadar bahwa ada orang di langit, patriak sekte qinglan mengerutkan kening.


"siapa pria ini ?, berani muncul secara terang-terangan dan mengganggu sekte secara terbuka" guman patriak sekte di dalam hati.


patriak sekte dan tetua agung bergerak mendekat huan tian di angkasa.


huang tian yang melihat ini tersenyum.


"old zhao, biarkan aku bersenang-senang sebentar dengan mereka berdua. setelah aku puas baru kau ambil alih" ucap huang tian kepada zhao batian.


"kau nak!, terserahmu. lebih baik jangan terlalu parah kau sakiti mereka" ucap zhao batian.


patriak dan tetua agung sekte qinglan berhadapan dengan huang tian di langit. murid dan para tetua menyaksikan ini dari bawah.


"siapa kau, kenapa berani mengacau di sekte qinglan" ucap patriak dengan marah.


"aku bukan siapa-siapa, aku hanya ingin menyampaikan sesuatu pada kalian" dengan wajah sombong, huang tian berbicara.


"apa ?" tanya tetua agung.


"sederhana saja, aku ingin kalian mematuhi perintahku mulai dari sekarang!"


 huang tian menjawab denga arogan.


"bangsat!, darimana kepercayaan dirimu untuk mengatur kami agar patuh terhadap mu" patria sekte qinglan yang sudah marah berteriak.


"nak, jika kau tidak tau menulis kata mati maka akan ku ajari !" tetua agung juga berbicar dengan nada marah.


"hahaha, tentu saja aku memiliki kepercayaan diri" jawab huang tian.


"apa kepercayaan dirimu ?" tanya tetua agung.


huang tian mengangkat tangan dan megepalnya.


melihat tingkah huang tian, patriak sekte dan tetua agung bingung.


"maksud mu tangan" tanya tetua agung penasaran.


"tidak, maksud ku adalah tinju ku" jawab huang tian sambil tersenyum mengejek.


setelah mengatakan itu huang tian langsung menyerang.


melihat huang tian yang menyerang, patriak sekte dan tetua agung terkejut dan marah.


"bajingan!" teriak mereka berdua.


huang tian sudah mulai melancarkan pukulan ke arah mereka.


"teknik gajah menginjak langit"


seekor gajah terbentuk di angkasa mulai menginjak patria sekte dan tetua agung.


melihat serang huang tian yang ganas, mereka tidak ambil diam. mereka melanjcarkans serangan balasan.


"pedang menebas api"


"tinju membara"


energi pedang yang tajam dan bewarna putih langusng di tembakan ke arah gajah.


tinju yang bewarna merah membara terbentuk menghantam gajah milik huang tian.


Boom!


ketiga teknik saling berhadapan, namun teknik huang tian lebih unggul. sisaenrgi masih terus mengarah ke arah mereka berdua.


patriak sekte dan tetua agung terkejut.


"gerakan angin"


mereka berdua menggunakan teknik langkah kaki milik sekte qinglan.


segera tubuh mereka mengikuti angin  menghindar.


namun saat mereka menghindar dan berpisah, huang tian juga melancarkan serangan pamukas nya.


"tinju kepunahan"


tinju yang diselimuti energi kuning pucat menghantam patriak sekte qinglan.


seketika juga dia memuntahkan darah dan jatuh dari langit menuju daratan.


Boom!


anggota sekte melihat ini semua berteriak.


"patriak!"


tetua agung yang mengelak terkejut dengan cara huang tian.


huang tian sendiri adalah tubuh dari raja 10.000 ras. dia memiliki keungulan dalam fisik dan pertempuran jarak dekat.


"sekarang giliran mu" ucap huang tian menatap tetua agung.


huang tian langsung menghilang, dengan teknik gerakan ciptaan nya sendiri. huang tian bergerak dengan sangat cepat.


"pergerakan cahaya bebas"


huang tian bergerak hanya meniggalkan bayangan.


meliahat ini, tetua agung berkali-kali menyerang namun selalu mengenai bayangan nya.


"hehe, bagaimana ? apa teknik ku bagus" tanya huang tian yang muncul di belakang tetua agung.


tetua agung terkejut, tapi sebelum dia sadar sepenuh nya, dia sudah di pukul oleh huang tian.


"tinju kepunahan!"


tinju yang memiliki energi kepunahan menghantam tetua agung, tetua agung langsung kehilangan kesimbangan dan jatuh dari langit.


"ternyata hanya segini kemampuan kalian, sudahlah ayo akhirini ini. old zhao ambil giliran mu" huang tian yang sudah capek bermain memberikan sisa nya pada zhao batian.


zhao batian yang mendegar ucapan huang tian segera mengeluarkan tekanan jiwanya.


begitu kekuatan jiwa zhao batian di keluarkan semua orang tanpa terkecuali tergeletak di tanah.


melihat ini huang tian turun dan mendatangi patriak sekte qinglan.


"hey dengarkan aku, mulai sekarang kalian semua sekte qinglan akan menjaga keluarga huang di kota xiajia, jika kalian berani melanggar perintahku. maka sekte kalian tidak perlu ada lagi di dunia ini. paham!" ucap huang tian yang sambil mencekik patriak sekte qinglan.


patriak sekte qinglan merasa shock, dia tidak menyangka orang dia lawan memiliki kekuatan sangat mengerikan.


"kenapa tidak menjawab ?" tanya huang tian.


seketika tekanan jiwa semakin kuat, banyak murid dan tetua yang sudah tidak sadarkan diri akibat tidak tahan.


patriak sekte zhao sudah tidak bisa berbicara hanya bisa mengangguk, di mulut nya sudah ada noda darah.


"baiklah kalau begitu, ku anggap anggukan mu sebagai persetujuan" jiang yuan meletakan patriak sekte qinglan di tanah kemudian berbicara lagi.


"ingat pesan ku, jika kalian barani mencoba bermain yin dengan ku, jangan salahkan aku mengerim kalian ke dunia bawah sesegera mungkin"


huang tian segera pergi meninggalkan mereka yang masih tergeletak di tanah.


patriak sekte yang merasa tekanan telah hilang bangkit, dia mencoba menghubungi leluhur mereka.


namun siapa sangka leluhur mereka keluar juga.


"ingat jangan pernah menggangu keluarga huang, kita tidak mampu menyinggung pria itu tadi" ucap  leluhur sekte qinglan.


patriak sekte qinglan terkejut, dia tidak menyangka bahwa lelulhur mereka tidak berdaya di hadapan anak laki-laki tadi.


"ikuti perintah leluhur" jawab patriak sekte qinglan.


leluhur sekte segera kembali ke tempat dia berasal, meniggalkan lainya yang masih berbaring lemah di tanah.


patriak sekte qinglan bertanya di dalam hatinya.


"siapa  pria itu tadi ?"


segera jawaban itu di ketahui oleh dia dari yang lei yang masih sedikit sadar.


" dia huang tian....."


mendengar ini patriak sekte qinglan merasa bersukur belum mendatangi keluarga huang.


------hello everybody-------


jari tengah tangan kanan author cantengan, masih sakit buat mengetik. jadi akan sedikit lama untuk update. di harap maklum. terima kasih!