Fantasy : My System Error At The Beginning

Fantasy : My System Error At The Beginning
30. Aku bukan Buddha tapi juga bukan Iblis


Android 01 bergerak ke arah Qin shishi, Qin shishi yang


melihat seseorang yang datang pada nya berlari menuju android 01.


“paman tolong selamatkan pamanku, huuu...” Qin shishi


menangis sambil mengoyang-goyang sebagian baju andorid 01.


Qin shishi yang polos tidak tau siapa yang barusan datang,


dia hanya tau bahwa pria yang datang ke arah nya berbeda dari kelompok yang


menyerang mereka.


“paman, tolong selamatkan paman zu. Paman zu ,paman zu akan


meninggalkan shishi” isakan tangis terdengar dari Qin shishi.


Sang pemimpin yang sedang memulihkan diri melihat kusir kuda


yang awalnya tidak mengganggu, sekarang merasa marah karena tindakan nya.


“hey kau!, jangan ganggu urusan keluarga chu kami. Jika


berani menggangu urusan keluarga chu, tidak ada hasil yang baik menanti mu”


sang pemimpin mengingatkan dengan mengancam android  01.


Paman zu sendiri sudah tidak mampu berbicara, perlahan-lahan


menutup mata nya. Tapi sebelum dia menutup mata dia memperhatikan bahwa android


01 bergerak.


Melihat ini dia hanya berharap android 01 tidak berniat


jahat pada Qin shishi.


Android 01 yang mendengar ancaman sang pemimpin dengan


expresi datar di wajah, menembakan sinar leser dari mata nya.


Sang pemimpin melihat sinar leser ke arah nya merasa panik.


“sia!” teriak sang pemimpin.


Sinar leser berhasil menembus bahu dirinya.


“AAAHHHHHH!” sang pemimpin berteriak kesakitan.


Sinar leser yang menembus bahu itu membuat lubang dan efek


terbakar, sang pemimpin berguling-guling di tanah menahan rasa sakit.


Jiang yuan akhinrya keluar dari kereta dan berjalan santai


menuju sang pemimpin.


Setiap langkah nya sangat tenang, tempramen tanpa debu,


wajah sehalus giok, postur tidak terkalahkan, pandangan nya sangat tenang


seakaan-akan semua di bawah kendali nya.


Jiang yuan menghampiri dan melirik sang pemimpin kemudian


dia berbicara.


“beritahu semua tentang hal keluargu chu di mulut mu” jiang


yuan bertanya.


Pria itu akhirnya melihat orang yang berada di dalam kereta.


Dia sangat terkejut, pria yang begitu muda dan tampan. Dia heran


siapa gerangan pria di depan nya kali ini, dia belum pernah mendengar ada sosok


di daerah dongzhou bahwa ada jenius muda seperti dia.


Dia sendiri adalah anggota keluarga chu, keluarga mereka


hanya kalah dari tanah suci dan sekte kelas  1 di dongzhou.


“siapa kau ?” sang pemimpin bertanya penasaran.


“terlau banyak bicara, kau tidak perlu tau aku siapa. Kau cukup


jawab pertanyaan ku saja” jiang yuan dnegan wajah malas nya menjawab.


“apa kau tau siapa aku ? aku adalah anggota keluarga chu. Nak,


ku sarankan kau tidak ikut campur urusan keluarga kami. Pergilah kau akan ku


anggap kejadian ini tidak terjadi” ucap peria itu dengan nada ancaman.


Jiang yuan tersenyum menghina.


“kenapa banyak sekali orang bodoh di dunia ini. Baiklah jika


begitu, bagaimana kalau kau menjadi kelinci percobaan ku” jiang yuan


menyeringai jahat.


Melihat seringai jiang yuan, sang pemimpin merasa dingin datang


dari jiwa nya.


“teknik mata penghancur jiwa!”


Energi jiwa berkumpul di mata jiang yuan, rune yang terukir


aktif dan mulai bersinar.


Jiang yuan menatap sang pemimpin kemudian melancarkan


serangan tipe kedua dari teknik mata.


Sang pemimpin yang melihat mata jiang yuan merasa seluruh


jiwa nya membeku.


“AHHHH!”


Teriakan terdengar kemudian pria itu kehilanga cahaya di


bola mata nya.


Tanpa sempat untuk melawan, sang pemimpin kehilangan jiwanya.


“teknik yang sunguh mengerikan, menguras kekuatan jiwa ku


seperempat nya”


Jiang yuan tersenyum


puas,namun dia tidak merasa mental nya kacau seperti pertama kali. Mungkin ini


adalah efek dari dia membunuh dengan serangan jiwa, jadi dari sudut pandang nya


musuh hanya seperti tertidur.


Qin shishi melihat sang pemimpin yang sudah tergeletak tidak


bergerak segera berlari menuju paman zu.


Qin shishi melihat tubuh paman zu yang sudah tidak bergerak


lagi dan menutup mata menangis semakin keras.


“huuu....,huuuu!, paman zu bangun, shishi tidak akan nakal


lagi, paman zu tolong bangun”


Qin shishi mengoyang tubuh paman zu yang sudah dingin di


tanah.


Jiang yuan mendekati Qin shishi.


Melihat Jiang yuan datang bersama android 01 ke arah


dirinya, Qin shishi berteriak.


“kalian orang jahat, kalian jahat!”


“kalian tidak membantu paman zu, sehingga paman zu seperti


ini”


Qin shishi menangis mengusap air mata nya.


Dalam pikiran jiang yuan, bukan dia tidak bisa menyelamatkan


paman zu. Tapi jika dia selalu membantu orang seperti itu maka berapa banyak


orang yang harus dia selamatkan di masa depan.


Dia bukan buddha yang mampu mengorbankan dirinya untuk orang


lain tanpa sebab, tapi dia juga bukan iblis yang haus darah.


Baginya kematian paman zu tidak ada sangkut paut dengan


dirinya, jika dia tidak lewat hutan mungkin paman zu dan qin shishi akan mati .


Tapi itu hanya salah satu kemungkinan, karena banyak


variabel yang bisa mengubah situasi. Seperti jiang yuan yang muncul secara acak


dan bertemu mereka.


Jalan takdir terlalu misterius dan jiang yuan sendiri tidak


Jiang yuan hanya seorang yang ingin kebebasan, takdirku


adalah milikku, siapapun tidak bisa ikut campur dalam mengendalikannya.


Oleh sebab itu jiang yuan tidak terlalu mengikuti skenario


yang di tulis oleh ‘surga’, baginya pertemuan jiang yuan dan Qin shishi adalah


plot yang di atur ‘surga’. Jika dia tetap mengikuti skenario maka efek yang


akan terjadi di masa depan itu pasti tidak baik.


Lebih baik membiarkan paman zu mati sehingga hanya qin


shishi yang hidup.


Semua ini dilakukan agar skenario yang di tulis ‘surga’


berubah lagi. Jiang yuan tidak suka mengikuti rutinitas dipaksakan.


Jika paman zu di selamatkan mungkin jiang yuan akan menjadi


orang yang membantu keluarga Qin shishi mengatasi krisis.


Tapi jiang yuan sendiri tidak menyukai hal seperti ini.


Lebih baik membiarkan skenario ‘surga’ berjalan setengah


nya. Jiang yuan hanya menyelamatkan qin shishi dan setelah itu membawa dirinya


ke tempat untuk melanjutkan rencananya sendiri.


Semua hal itu adalah perhitungan yang dibuat atas kejadian


yang terjadi malam ini.


“adik kecil, kakak bukan tidak ingin menyelamatkan paman zu.


Tapi coba lihat basis kultivasi ku”


Jiang yuan melepaskan basis kultivasi nya.


“lihat, aku hanya di lapisan pertama dari spirit fusion dan


musuh begitu banyak. Jika aku ikut campur maka aku mungkin mati dan lihat pria


yang di samping dia hanya seorang surga dan manusia puncak.


Tidak mungkin menghadapi  spirit fusion, jadi lebih baik menunggu ketika semua terluka kakak


berencana menyelamatkan. Tapi siapa sangka paman zu akan menggunakan teknik


terlarang sehingga dia akan seperti ini”


Jiang yuan berkata dengan wajah lembut penuh penyesalan.


Qin shishi mendengar perkataan jiang yuan masih belum bisa


menerima.


“tapi kalian...., tapi kalian... huuuhuhuuuuu”


Qin shishi semakin bersedih.


“adik kecil, ayo ikut kakak. Kita akan menguburkan paman zu


agar tidak di makan oleh monster di hutan ini” jiang yuan berkata.


“bagaimana adik kecil?”


Qin shishi yang masih enggan akhirny hanya bisa melepas


paman zu yang masih dia pegangi.


Melihat ini, jiang yuan membuat perintah ke android 01.


“01 kuburkan mayar paman zu, dan ambil barang berhaga dan


serahkan kepada adik kecil ini”


“siap tuan”


Android 01 satu segera membuat kuburan untuk paman zu.


“ayo adik kecil, kita di kereta menunggu 01 selesai


menguburkan paman zu” jiang yuan mengulurkan tangan nya untuk menjabat tangan


kecil Qin shishi.


Qin shishi mengelap air mata nya dan beranjak berdiri


kemudian memegang tangan jiang yuan.


“ayo ikuti kakak” jiang yuan menuntun Qin shishi menuju


kedalam kereta kuda.


Qin shishi hanya patuh mengikuti dan berjalan sambil


sesekali melihat kebelakang dimana mayat paman zu berada.


“kakak, bisakah kalian membantu shishi ke tempat ayah shishi


?” dengan wajah polos mata memerah karena terlalu banyak menangis qin shishi


bertanya.


Melihat wajah ini jiang yuan merasakan sesuatu di hati nya,


sedikit merasa bersalah di dalam hati nya.


“mungkin bisa, tapi kita harus hati-hati. Kakak tidak


memiliki kekuatan, jika kakak memiliki kekuatan pasti kakak akan membantu


shishi” jiang yuan tersenyum mengangguk.


“ayo masuk kedalam”


“terima kasih kakak” qin shishi masuk kedalam gerbong kereta


bersama jiang yuan.


Setelah beberapa saat android 01 selesai mengubur paman zu


dan meyerahkan barang yang penting kepada jiang yuan.


“tuan, tugas telah selesai” android 01 melapor.


“baik, silahkan lanjutkan perjalan ke barat” jiang yuan


mengumpulkan barang di dalam cincin kemudian memeberi perintah.


Android 01 segera mengendalikan kereta kuda bergerak ke arah


barat.


“nah, adik kecil ini barang milik paman zu” jiang yuan


menyerahkan cincin penyimpanan kepada qin shishi.


Qin shishi mengambil dan memegang dengan kuat takut


kehilangan cincin itu.


“terima kasih kakak” ucap qin shishi.


“tidak masalah, adik kecil siapa nama mu” jiang yuan


bertanya.


“nama shishi adalah Qin shishi” jawab qon shishi.


“jadi nama adik kecil adalah qin shishi, nama yang indah”


jiang yuan memuji. “shishi dari mana asal mu ?”


“shishi berasal dari dinasti da qin” qin shishi menjawab.


Jiang yuan sedikit paham dari cerita yang dia dengar sebelumnya


antara paman zu dan sang pemimpin penyerang.


Menurut pengamatan jiang yuan sendiri, dinasti da qin


mengalami kudeta dan keluargu chu yang menjadi dalang kudeta dan mereka di


bantu oleh sekte mayat darah.


Dan di lihat dari cara paman zu memanggil qin shishi


kemungkinan qin shishi adalah anak kaisara da qin atau kerabat dekat dari


kaisar da qin.


Tapi apa peduli jiang yuan sama hal seperti ini ?, terlalu


banyak setaip hari orang yang mati di dunia keabadian dan tidak mungkin dia


akan selalu menjadi penolong untuk menyelamatkan.


Jiang yuan duduk di dekat jendela gerbong kereta dan


memindahkan pandangannya ke arah langit dan tersenyum misterius.


“kita lihat saja siapa yang bermain dengan siapa!”


“siapa pemain dan siapa bidak, belum di ketahui”


Di dalam gelap malam kereta kuda berjalan menuju arah barat.