Aku Mencintai Kakakku

Aku Mencintai Kakakku
Delapan Puluh Sembilan


Para orang tua hanya melihat anak- anaknya berkumpul menjadi senang apalagi orang tua Diva menjadi terharu atas keakraban anaknya dan lainnya. Aldo dan Ardy ingin menggendong anaknya Gita yang sudah memasuki hampir lima tahun yang di gendongan Alvin. Gavin anak Alvin dan Gita tak mau dan memeluk Alvin dengan kuat membuat Rangga dan lainnya hanya tersenyum. Putri yang berdiri dekat Aldo karena posesif Aldo dan Putri tak mau membuat masalah dan bertengkar lalu mencoba meminta Gavin dari gendongan Alvin dan Tak di sangka Gavin mau dan dengan senang Gavin langsung merentangkan kedua tangannya. Gavin yang sudah berpindah tangan ke Putri membuat Aldo dan Ardy hanya menggeleng kepala


“Anak lu kita minta gendong gak mau dari dulu tapi ketika Putri meminta di gendong mau dengan cepat” Ucap Ardy membuat Alvin dan Gita tertawa


Mita dan Diva ingin menjaili Gavin tapi di tepis oleh Gavin membuat mereka juga heran dan Gavin langsung memeluk Putri erat membuat mereka semua tertawa atas sikap Gavin.


“Mungkin waktu aku hamil Gavin ngidamnya Putri mengelus perut aku jadi kemungkinan hanya Putri saja yang mau dekat Gavin “ Ucap Gita tertawa lucu dan mereka semua paham dan menertawakan Gavin.


Aldo yang memandang ke arah dokter Ryan dengan heran dan memandang Ardy serta Alvin yang berdiri di dekat Aldo. Aldo lalu menyenggol dengan siku tangan untuk Ardy dan Ardy memandang ke arah Aldo dan Alvin yang melihat Aldo mengode mereka berdua dengan mata untuk melihat dokter Ryan. Alvin dan Ardy langsung kaget dan heran melihat dokter Ryan.


“Lu Ngapain di sini?” Ucap Aldo ketus langsung menunujuk ke arah dokter Ryan


Sedangkan Putri yang mendengar suara ketus Aldo menjadi kaget lalu memandang Aldo, dokter Ryan yang di tanya seperti itu cengengesan saja membuat Ardy dan Alvin kesal


“Di tanya malah tertawa gak lucu” Ucap Aldo ketus


“Kak Aldo... jangan reseh itu kak Ryan dokter di rumah sakit tempat aku praktek... aku yang mengundang “ Ucap Putri pelan yang di dengar oleh Aldo karena Putri memegang tangan Aldo


Aldo, Alvin, Ardy dan Rangga yang melihat dokter Ryan tersenyum pada mereka menjadi kesal dan Aldo melepaskan tangan Putri, mereka berempat maju ke arah dokter Ryan. David dan Putri langsung menghadang mereka berempat karena melihat mereka berempat maju ke arah dokter Ryan


“Minggir kalian berdua.. “ Ucap Ardy


“Gak ...abang sama yang lain mau ngapain kak Ryan?” Ucap David


Ardy memegang David dan Aldo memegang Putri dan mereka berdua kompak menggeserkan David dan Putri dan maju ke arah dokter Ryan yang sudah tersenyum dan memandang ke arah mereka berempat.


“Adik gue.. sampai membelanya” Ucap Ardy pada Aldo dan di anggukin oleh Aldo


Dokter Ryan yang melihat mereka berempat yang hampir mendekatinya langsung ingin kabur dan berlindung pada orang tua yang tak jauh dari mereka tapi tak sampai karena Ardy dan Rangga sudah memegang dokter Ryan


“Kalian kenapa ?” Tanya Nathan yang ingin memarahi mereka berempat


Aldo dan Alvin hanya tersenyum pada Nathan dan langsung mengode Ardy dan Rangga yang memegang dokter Ryan yang sudah pasrah pada mereka berempat sedangkan Farra yang melihat mereka yang sudah memegang Dokter Ryan hanya diam dan takut dokter Ryan di pukul.


Ardy mengepalkan tangannya dan ingin meninju perut dokter Ryan sedangkan yang lain melihat itu menjadi kaget dan heran melihat mereka ingin memukul dokter Ryan


“jangan mengacaukan acara orang Ardy” Ucap Nathan tegas


Ardy yang mendengar itu langsung melayangkan tangan dan memukul perut dokter ryan dengan pelan dan Aldo, Rangga dan Alvin langsung mengelitik dokter Ryan sedangkan dokter Ryan merasa kegelian hanya mampu tertawa dan tak bisa melepaskan dari serangan mereka berempat


“Kemana saja lu selama ini he?” Ucap Aldo


“Iya .. gak ada kabar tiba- tiba muncul di sini “ Ucap Ardy


Yang masih mengelitik tubuh dokter Ryan dan memukul pelan tubuh Ryan, mereka berempat yang melihat dokter Ryan yang hanya bisa tertawa langsung menghentikan aksi mereka


“Stop.... geli dodol...” Ucap dokter Ryan yang mengehentikan mereka


Mereka semua memandang ke arah Aldo dan lainnya dengan keheranan dengan membuat kehebohan mereka


“Maaf semuanya .. Diva maaf udah merusak acara kamu.. nich anak menghilang saat masih kelas dua SMA .. jadi akibatnya kita berempat kompak untuk menghadiahkan seperti ini” Ucap Aldo


“Tunggu dulu... kenapa lu ada di sini ?” Tanya Ardy


“Gue disini karena Putri yang mengundang ke gue“ Ucap dokter Ryan


Ucapan dokter Ryan membuat Aldo memandang Putri, Putri yang ditatap oleh Aldo hanya mengangguk kepala


“Hubungan lu sama Putri Tunangan gue apa?” Tanya Aldo ketus pada dokter Ryan


Pertanyaan Aldo membuat Putri memutar mata jengah dengan Aldo yang posesif dan Tari serta Rio hanya menggeleng kepala melihat Aldo yang ketus pada dokter Ryan. Putri yang melihat Aldo memandang dokter Ryan langsung memandang Fara dan Rita mama Mita


“Kak Ryan kekasih aku, Kak Aldo” Ucap Putri memandang Fara dan Rita yang kaget memandang Putri


Tapi Putri langsung mengode dengan mengedipkan matanya ke Fara dan Rita membuat Fara hanya menggeleng kepala. Aldo yang mendengar ucapan Putri lalu Aldo menatap dengan kemarahan dengan apa yang di ucapkan Putri. Ucapan Putri juga membuat Putri yang tak sadar melihat Ardy, Rava, dan Rangga yang menggeleng kepala begitu juga dengan Mita


“Nich anak kenapa bangunkan singa yang lagi tidur sich” Ucap David pelan tapi ketus yang hanya di dengar oleh Mita membuat Mita tersenyum atas ucapan David kekasihnya


“Kejailan Putri sama persis ayahnya “ Gumam Citra dan di anggukin oleh Nathan dan Rio yang mereka masih mendengarnya


“Ade... jangan bangunkan singa yang lagi tidur “ Ucap Tari membuat Rio terkekeh atas ucapan istrinya


“bangunkan Singa?” Ucapan dokter Ryan dan Fara lalu memandang Tari dan dokter Ryan beralih ke Rangga yang masih di sampingnya


Semua yang belum ngerti ucapan Tari menjadi bingung sedangkan Ardy, Rangga, Rava dan Melati langsung terkekeh mendengarnya


“Singa ... thu Aldo .. Dia posesif habis sama Putri “ Ucap Rangga


“Tunggu dulu, ga... “Ucap dokter Ryan kaget yang teringat sesuatu


“Apa ?”Tanya Rangga


“Kalau guee gak salah ingat .. Bukannya Aldo thu ada adik perempuan bernama Putri ... “ Ucap dokter Ryan tak melanjutkan ucapannya karena di benarkan oleh Rangga


“Iya dia Putri adiknya Aldo sekaligus tunangannya” Ucap Rangga membuat dokter Ryan semakin bingung


“Maksudnya ? Adik atau tunangan?” Tanya dokter Ryan


“Udah Nanti dijelaskan sama orangnya langsung “ Ucap Rangga


Putri yang masih melihat kemarahan Aldo tanpa mendengar ucapan dari sekitarnya menjadi takut dan langsung memeluk Aldo yang posesif padanya


“Gak Usah balik lagi ke sana “