
Putri yang tak melihat mobil David langsung masuk ke dalam kamar Rissa untuk mandi merasa gerah. Rissa yang masuk mengikuti Putri di kamar melihat Putri yang tak ada di kamar dan tak lama Rissa mendengar gemericik air dari kamar mandi membuat Rissa tau Putri lagi mandi lalu Rissa meletakan tasnya dan mengambil handponenya untuk membalas pesan Galang papa angkatnya. Setelah selesai Rissa keluar menuju dapur menemui bi yani untuk menanyakan apa sudah membeli bahan – bahan dapur. Setelah tau bi yani sudah belanja membuat Rissa cemilan buat dia dan Putri.
Sampai sore Mita jalan – jalan dengan Arra dan dokter Ryan, setelah selesai makan karena Arra sudah lapar akhirnya mereka makan dulu sebelum pulang.
“Mommy pulang kan ke rumah Arra dan bobo sama Arra?” ucap Arra dengan cadelnya waktu mereka berjalan ke arah parkiran
Mita memandang ke arah dokter Ryan minta pendapat dan dokter Ryan mengangkat bahunya
“terserah kamu Mita maunya gimana?” Ucap dokter Ryan
“kakak juga masih kangen sama kamu Mita?’ ucap dokter Ryan
“Kak Ryan, aku tidur sama Putri dan Rissa gak mungkin aku bawa Arra tidur bersama .. di rumah gak ada kamar lagi” Ucap Mita
“Nginap di rumah kakak aja besok pagi biar kakak yang antar ke rumah sakit .. “ Saran dokter ryan
Mita berfikir sejenak lalu memandang Arra yang menatapnya dengan penuh harap. Mita yang juga masih kangen sama dokter Ryan apalagi Arra
“Baiklah Kak ...aku nginap di rumah kak Ryan... lagian aku masih kangen sama Arra” ucap Mita membuat Arra senang dan meminta digendong oleh Mita
“Kalau gitu kita ambil baju kamu di rumah Rissa untuk besok berangkat dari rumah kakak” ucap Ryan dan di anggukin oleh Mita
Dirumah Rissa yang hampir selesai membuat cemilan Rissa meminta bi Yani untuk melanjutkan. Rissa menuju kamar dan membuka pintu kamar lalu melihat Putri yang menerima telpon. Rissa memandang Putri yang memasang headset di telinga dan asyik dengan telpon hanya menggeleng kepala.
Putri memandang Rissa yang memandangnya
“Kak Aldo?” Tanya Rissa pelan dan di anggukin oleh Putri
Karena Rissa yang sebenarnya masih penasaran dengan apa yang dibisikan Putri pada Andi dan ingin menanyakan tapi masih telpon akhirnya Rissa tak menanyakan dengan rasa penasarannya. Rissa lalu beranjak ke kamar mandi setelah dia mengambil baju ganti yang akan nanti dia ganti di kamar mandi. Setelah selesai mandi Rissa keluar masih mendapatkan Putri yang masih telpon dan Putri yang melihat ke arah Rissa yang sudah mandi dan rapi lalu duduk di meja rias menjadi tersenyum lalu menggodanya tanpa mematikan telpon
“Udah rapi aja mau kencan kemana bu?” Goda Putri
Rissa yang mendengar Putri yang berbicara memandang Putri dan heran yang ditanyakan pada siapa
“Mau Kencan kemana bu Rissa?”ucap Putri tersenyum menggoda Rissa karena tak ada jawaban dari Rissa dan hanya kebingungan
“Siapa yang kencan ...”Ucap Rissa bingung dengan ucapan Putri
“ Jangan reseh ..” ucap Rissa lalu melempar botol handbody ke arah Putri hingga Putri tertawa
“Lanjut telpon sana gue gak mau ganggu “ Ucap Rissa berdiri dan hendak melangkah tapi di goda kembali oleh Putri
“kalau kencan Jangan lupa pulang “Ucap Putri
Rissa yang mendengar itu hanya mendengus kesal dan pintu kamar di buka tanpa di ketuk. Putri dan Rissa kaget lalu memandang ke arah pintu siapa yang membuka pintu dan ternyata Mita dan Arra yang sudah sampai di rumah. Mita langsung menuju kamar dan membuka pintu kamar tanpa di ketuk. Putri yang melihat Mita dan arra yang di gandeng Mita menjadi kesal sedangkan Rissa yang melihat Mita dan Arra kembali memandang Putri yang mukanya tak tersenyum lagi menjadi diam dan ingin keluar. Mita lalu mengajak Arra masuk ke kamar dan memegang tangan Rissa untuk tidak keluar. Putri yang melihat Mita yang ingin berbicara dan ingin duduk di kasur langsung berdiri dengan cepat. Putri lalu ke kamar mandi dan menutup pintu dengan kasar dan mengunci dari dalam Mita yang mendengar itu menjadi kaget begitu juga dengan Rissa dan Arra yang langsung takut dan memeluk Mita.
“Mommy ...” Ucap Arra
Rissa memandang Pintu kamar mandi dan kembali memandang Mita sedangkan Mita hanya menggeleng kepala sedih
“Gak Apa-apa Riss.. Gue datang mau ngambil baju untuk besok ke rumah sakit .. gue berangkat dari rumah kak Ryan.. “ Ucap Mita lalu beranjak ke koper nya dan Arra pun mengikutinya
Mita yang mengambil perlengkapan untuk besok dan memasukan ke dalam tas lalu menghampiri Rissa
“Gue pamit.. besok gue jelaskan semuanya dan katakan pada Putri semua yang di pikirkan itu tak benar... “ Ucap Mita dan Rissa yang mendengar itu hanya mengangguk kepala tak mau bertanya
“Riss, David belum pulang?” Tanya Mita
“Belum.. “ Ucap Rissa Mita hanya membuang nafas kasar
“Putri sudah menghubunginya tapi tak di angkat” Ucap Rissa
“Iya gue juga udah menghubunginya tapi tak di angkat” ucap Mita
“Mommy .. Pulang? “Pinta Arra Mita memandang Arra dan mengangguk kepala
“Gue pamit besok gue akan jelaskan semuanya” Ucap Mita
Mita lalu beranjak keluar tapi sebelum menutup pintu Mita memandang ke aah kamar mandi tapi Putri tak keluar membuat Mita sedih dan menutup pintu.
Putri yang di dalam kamar mandi yang sedaang Vidio call dengan Aldo hanya diam membuat Aldo heran dengan Putri
“Sayang “ Panggil Aldo
Putri lalu memandang ke Aldo yang kebingungan dengan dirinya
“Ada Apa ?” Tanya Aldo
“Gak ada apa-apa byy... “ Ucap putri
“Trus sayang di mana ini? Kamar mandi ?” Tanya Aldo
Putri hanya memandang Aldo dan mengangguk
“Sebentar hubby..” Ucap Putri tanpa mematikan telponnya lalu membuka pintu kamar mandi
Putri lalu memandang ke sekeliling kamar Rissa hanya Rissa yang di kamarnya sedang Rissa memandang Putri dengan menggeleng kepala heran dengan sikap Putri yang menghindar dari Mita
“Udah keluar ... ambil baju aja dan pergi lagi...” Ucap Rissa
Putri yang mendengar itu keluar dari kamar mandi. Malamnya Putri dan Rissa hanya makan berdua karena David hingga sekarang belum pulang. Putri paham betul David pingin sendiri karena setiap Putri telpon tak pernah angkat apalagi Rissa. Setelah selesai makan Putri dan Rissa masuk ke kamar. Rissa yang duduk di tempat tidur sedang menerima telpon dari papanya sedangkan Putri yang bermain handponenya sekali – kali memandang Rissa yang masih menelpon papanya dan tak mau mengganggu Rissa. Handpone Putri berbunyi dan Putri melihat panggilan dari Tya dan sudah tersambung dengan Diva. Putri melihat Rissa yang sudah selesai menerima telponnya lalu mengangkat telponnya
“Assalamualaikum”