Aku Mencintai Kakakku

Aku Mencintai Kakakku
Tujuh Puluh Tujuh


“Hubby .. udah yach jangan membuat Mita tambah curiga sama aku dan Tya lagi “ Ucap Putri membuat Aldo memandang dengan keheranan


“Memang kenapa sayang?” Tanya Aldo


“Gara-gara posesifnya hubby sama Kak Rangga Mita jadi curiga dan cemburu .. “ Ucap Putri


“Gimana gak posesif dimana ada sayang dan yang lain pasti ada David ..” Ucap Aldo membuat Putri memutar matanya jengah


“Bbyy.. David itu sahabat aku dan yang lain wajar kalau dia ada apalagi kalau ada Mita pasti David ada.. dan ...“ Ucap Putri yang tak bisa melanjutkan ucapannya karena pintu di buka dan kaget melihat Mita yang cepat menutup pintu tanpa melihat ke arah Putri.


Mita yang menutup pintu dan bersandar di belakang Putri dan memegang dadanya sambil menutup mata membuat Putri yang melih at itu menjadi heran dan memandang dengan aneh membuat Aldo yang belum mematokan telponnya menjadi bingung dan heran juga dengan muka Putri


“Sayang ada apa? “ Tanya Aldo membuat Putri memandang Aldo dan menaruh tangannya di bibirnya untuk meminta Aldo diam


Aldo hanya diam mengikuti Putri dan Putri masih memandang Mita yang masih tetap seperti itu akhirnya menegur Mita


“Mit.. Lu kenapa?” Tanya Putri yang membuat Mita kaget dan memandang Putri yang ada di atas tempat tidur


“Gak mungkin gue jujur sama Putri yang ada malah malu dan pasti ni anak godain gue” Ucap Mita dalam hati


“Gue.. Gue Gak apa-apa .. “ Ucap Mita gugup dan beranjak dari pintu


“Lu gak mandi ?” Tanya Mita walau masih gugup masih bisa seperti biasanya


Putri yang memandang Mita menjadi bingung dengan Mita tapi Putri hanya diam memandang Mita


“Belum Gue masih terima telpon dari kak Aldo” Ucap Putri


“Kalau gitu gue mandi duluan “ Ucap Mita yang tak ingin Putri bertanya lagi dan mengambil handuk serta baju ganti di dalam koper dan sesudahnya dia ke kamar mandi.


Putri memandang Mita yang masuk ke kamar mandi dengan kebingungan ingin mencegahnya tapi tak bisa karena ada Aldo yang masih telpon dengannya


“Sayang ada apa ? Emang Mita kenapa?” tanya Aldo


“Gak tau Bby nanti aja baru gue nanya ... “ Ucap Putri


Sambil menunggu Mita selesai mandi Aldo dan Putri berbicara dan setelah lama Putri yang melihat Mita yang keluar dari kamar mandi lalu Putri meminta mengakhiri telponnya bersama Aldo karena dia mau mandi dan ketika mematikan telpon Putri memandang Mita yang duduk di meja rias sambil mengisir rambutnya Putri menghampirinya dan memandang Mita di pantulan cermin. Mita yang tau Putri memnadangnya langsung berbalik memandang Putri tanpa berbalik dan bertanya


“Lu kenapa memandang gue kaya gitu? Mandi sana “ Ucap Mita


“jangan menyuruh gue mandi .. gue mau nanya lu kenapa tadi masuk dengan tergesa dan menutup pintu seperti itu tak biasanya .. Ada apa ?” Ucap Putri memandang Mita dengan intimidasi Mita


Mita berbalik badan dan memandang Putri


“Gue gak apa – apa Put, Gue .. Gue kebelet tadi” ucap Mita gugup dengan alasan yang membuat Putri memandang dengan tatapan menyelidiki


“Yakin?” Ucap Putri


Mita hanya mengangguk dan beralasan ingin keluar untuk minum


“Gue keluar ambil minum dulu” Ucap Mita


Tapi Putri yang tau Mita hanya iingin menghindar dari Putri hanya menggeleng kepalanya dan menahannya


“Ya udah kalau lu gak mau jujur gak apa – apa .. gue tau kadang gak selamanya kita jujur ketika lagi berdua dengan pasangan kita “ jelas Putri yang tak mau memaksa kehendaknya untuk Mita berkata jujur dan Mita mengangguk kepala


“Maaf bukan gue gak mau jujur biarlah menjadi suprise untuk kalian dan gue gak mungkin jujur apa yang terjadi tadi “ Ucap Mita


“Udah gak apa- apa .. gue mandi dulu udah gerah “ Ucap Putri


“Gak usah mandi terima nelpon aja dari yayank “ Goda Mita membuat Putri hanya menggeleng kepala melihat Mita yang menggodanya.


Di rumah Galang, galang meminta Andi kembali untuk mengantar Rissa karena sudah malam untuk membawa pulang kembali dan menjaganya ketika dia pergi ke luar kota untuk mengantar barang. Rissa dan Andi kembali pulang dan di dalam mobil mereka kembali diam. Rissa yang duduk di belakang hanya memandang keluar sedangkan Andi tetap fokus menyetir dan sekali – kali memandang ke arah Rissa yang masih betah memandang keluar. Andi udah lama menyukai dan di bilang sayang Andi sudah menyanyangi dari Rissa masih SMA tapi Andi sadar diri siapa dia sebenarnya dan dia bisa memandang Rissa itu pun sudah senang. Ketika Andi memandang Rissa dari kaca spion dalam mobil dan kaget ketika Rissa juga memandang Andi dari kaca spion membuat Andi kaget lalu memandang ke jalan membuat Rissa yang memandangnya hanya tersenyum tanpa Andi tau.


“Makin lama bang Andi makin tampan apalagi kalau serius seperti itu ... aku makin sayang padanya tapi aku harus memendamnya .. gak mungkin kan gue bilang duluan” Ucap rissa dalam hati


Rissa pun teringat teman- teman yang ada di rumahnya dan ketika melihat rumah makan langsung meminta Andi unuk berhenti untuk membelikan makanan


“Bang Andi nanti di depan rumah makan itu berhenti ya aku mau beli makanan untuk di rumah “ ucap Rissa


“Baik Non “ jawab Andi


Di depan rumah makan yang di minta Rissa Andi pun menghentikan mobil dan Rissa turun dan Andi pun memarkirkan mobil di depan rumah makan lalu massuk mengikuti Rissa walau tak duduk dengannya tapi setelah Rissa memesan makanan sambil menunggu dia melihat Andi yang masuk lalu memanggilnya. Andi yang melihat Rissa memanggilnya tak jadi duduk langsung menghampirinya


“Ada apa non?” Tanya Andi


“Pesankan makanan untuk bang Andi juga biar sekalian “ Ucap Rissa


“Tidak usah non...”


“Gak.. pesan juga untuk bang Andi .. kan bang Andi belum makan malam juga “ Ucap Rissa


Dengan terpaksa Andi memesan makanan, saat Andi sedang memesan makanan ada lima orang yang menghampiri kasir dan salah satu cewek langsung memeluk dan manja pada Andi secara tiba – tiba membuat Andi kaget dan langsung sadar ketika melihat siapa orang yang memeluknya sedangkan Rissa memandang Andi dan Nita ada rasa cemburu di hatinya lalu membuang muka dengan di tekuk


“Kenapa aku cemburu liat bang Andi di peluk sama cewek lain” Ucap Rissa dala hati.


“Nita, Kirain siapa lagi” Ucap Andi dan cewek yang bernama nita langsung tersenyum


“Abang makan disini juga ? abang sama siapa disini?” Ucapnya


“Abang gak makan di sini.. abang pesan sekalian sama anak majikan abang “ Ucap Andi dan kaget melihat Rissa yang mukanya yang di tekuk dan memandang ke arah lain Nita yang melihat arah mata Andi pun memandang ke arah Rissa dan menjadi bingung.


“Yang itu anak majikan abang.. Cantik juga. Calon kakak ipar ya bang” Ucap Nita menggoda Andi yang melihat Andi tak lepas memandang Rissa


Andi yang mendengar Nita menggodanya dan mengucapkan kakak ipar langsung mencubit hidung Nita


“jangan sembarangan bicara de.. itu anak majikan abang .. abang gak mungkin ...” ucap Andi yang tak bisa melanjutkan karena di potong oleh pemilik rumah makan yang memberikan makanan yang sudah siap dan Andi tak mungkin memanggil Rissa untuk membayarnya dengan terpaksa Andi membayar pesanan Rissa.


Ketika selesai membayar dan pamit pada Nita dan teman – temannya, Andi pun menghampiri Rissa


“Ayo Non kita pulang ..” Ucap Andi yang membuat Rissa kaget karena Andi sudah menghampirinya


“Gak pacaran dulu ..”