Aku Mencintai Kakakku

Aku Mencintai Kakakku
Delapan Puluh Delapan


“Tapi kamu jangan memanggil begitu sama istriku “ Ucap Rangga


Membuat semua kaget lalu memandang Rangga begitu juga dengan Tya yang hanya menggeleng kepala melihat Rangga yang posesif padanya. Putri memandang Rangga lalu memandang Mita yang sedang memandang David dan Tya secara bergantian.


“Sudah sekali lagi selamat ya Di” Ucap Putri begitu juga dengan Rissa, Mita dan David mengucapkan selamat untuk Diva


“Yuk kita pulang udah selesaikan wisudanya Di?” Tanya Reza papa Diva dan Diva hanya mengangguk kepala


“Tapi pa bolehkan kita singgah di rumah kak Setya ? Aku mau kasih ini dan Foto sama kak Setya Boleh?” Ucap Diva Reza yang mendengar itu hanya mengangguk kepala


“Boleh sayang.. “ Ucap Reza


Diva memandang Ardy dan teman- temannya lainnya


“Bang Ar, Kak Rangga dan lainnya boleh ikut atau mau pulang?” Tanya Diva karena Diva tau habis ini dia pulang bersama orang tuanya dan kedua adiknya setelah dari Rumah Setya


Mereka semua saling memandang apalagi Ardy dan Putri hanya saling mengangguk kepala walau mereka bingung siapa itu setya.


“Kita ikut semua sayang “ Ucap Ardy


Mereka semua keluar dari ruangan Wisuda dan mengabadikan moment Wisuda Diva dengan foto – foto di studio yang tersedia di sana. Dan tanpa mereka semua sadari Putri melihat Andi yang sedang berfoto dengan seorang cewek dan Putri menghampiriinya setelah mereka selesai foto dan Putri beralasan ke kamar mandi dengan tujuannya untuk ke arah Andi dan memintanya untuk kerumahnya jika selesai acara di rumahnya.


Setelah dari acara Wisuda mereka menuju rumah Setya. David, Mita, Rissa dan Putri satu mobil yang di bawakan David. Ardy, Diva dan kedua orang tua Diva satu mobil dan di bawakan oleh Ardy dan satu mobil lagi yang di bawakan Rangga ada Rangga, Tya, dan kedua adik Diva.


Mobil Ardy yang di depan dan di ikuti David dan Rangga, dalam mobil Ardy bingung dan bertanya dalam hati siapa Setya begitu juga dengan yang lainnya. Dan ketika sampai di tempat TPU Ardy kaget dan memandang Diva sedangkan kedua orang tua Diva sudah turun sedangkan Diva memandang Ardy yang kebingungan menjadi heran dan tersenyum


“Yuk turun bang” Ucap Diva dan Diva turun tanpa menjelaskan pada Ardy


Mereka semua sudahh berkumpul dan saling memandang lalu memandang Diva dan kedua orang tua yang sedang membeli bunga dan air untuk ke rumah Setya.


“Di.. Maaf .. Tapi kenapa ke sini?” Ucap Putri mewakili semua yang masih bingung memandang Diva


Sedangkan kedua adiknya hanya diam memandang teman-teman kakaknya dengan kesedihan yang mereka berdua yakin kakaknya belum cerita


“Put, ingatkan gue katakan saat Mita sakit .. Kalau gue punya kakak tapi sudah meninggal ...” Ucap Diva sendu dan Putri pun mengangguk kepala karena teringat Diva pernah cerita


“Makanya lu minta gue sembuh waktu itu yang tak mau gue ikut kakak lu Di” Ucap Mita dan di anggukin oleh Diva


“Kak Diva saat tau kak Mita sakit sama seperti kak setya kak Diva nangis ketika sampai di rumah “ Ucap Sara adik Diva setelah Diva dan di anggukin oleh Raka adik bungsu Diva.


Mita kaget mendengar ucapan itu lalu memandang Diva, Diva hanya menatap dengan sendu


“Maaf membuat lu sedih saat itu.. tapi gue udah janjikan sama lu “ Ucap Mita lalu memeluk Diva


Kedua orang tua Diva selesai membelikan air dan bunga untuk di tabur nanti langsung menghampiri Diva lainnya yang sedang membahas Setya dan Mita yang sakit yang sama.


“Udah jangan sedih lagi .. Yuk ke rumah kak Setya “ Ucap Tania mama Diva.


Dan mereka semua berjalan ke rumah Setya, Rangga yang masih posesif sama Tya langsung menggandeng tangan Tya. Tya memandang Rangga hanya tersenyum dan membalas pegangan Rangga dari pada Rangga bertambah marah pikirnya. Ketika sampai di tempat rumah Setya tempat istirahat Setya yang terakhir membuat Diva sedih dan meneteskan air matanya


“Assalamualaikum” Ucap Tania dan Reza yang sampai duluan


Diva dan kedua adiknya serta yang lainnya pun sama memberikan salam dan Diva langsung berjongkok di dekat batu nisan lalu memegang batu nisan dan mencium batu nisan kakaknya


“Kak aku datang lagi .. medali ini untuk kakak nanti aku taruh di kamar kakak ya” Ucap Diva sambil menitik air matanya membuat semua orang yang ada di situ pun turut sedih.


***


Setelah selesai dari rumah Setya, Reza mengajak mereka makan tapi di tolak oleh Putri dan Ardy yang meminta mereka ke rumah Putri


“Maaf Pa ... aku sama yang lain bukan mau menolak ajakan papa Reza dan mama Nia tapi kami semua ingin buat kejutan buat Diva di rumahku” Ucap Putri membuat Diva kaget dan memandang Putri dan lainnya secara bergantian. Putri dan Mita yang melihat Diva memandang mereka dengan kaget hanya tersenyum dan mengangguk kepala.


“Gue kan udah ngomong kalau gue gak mau buat acara apapun” Ucap Diva tapi Putri hanya menggeleng kepala


“Gak ada penolakan .. Papa Rio dan Mama Tari serta Bunda udah siapkan semuanya di bantu dengan Papa Nathan dan Mama Ryana lu mau kecewakan mereka semua yang sudah siapkan untukmu” Jelas Putri


Diva yang mendengar itu hanya diam dan memandang kedua orang tuanya minta pendapat mereka dan mereka hanya mengangguk kepala


“Semua dari kamu sayang.. Papa dan Mama serta adik – adik kamu ikut aja “ Ucap Tania


Putri yang mendengar ucapan mama Tania langsung senang dan memandang Diva dengan tatapan memohon. Diva yang melihat teman – temannya dengan menanti jawabannya menahan tawanya karena lucu melihat mereka kompak memandang dengan menantikan jawabannya apalagi Putri dan Ardy memandang dengan tatapan memohon


“Gimana yach..” Ucap Diva menggantungkan jawabannya yang ia ingin ikut apa kemauan Putri dan Ardy tunangannya


“Divvvaa ... “ Panggil Putri kesel yang melihat muka Diva yang ingin tertawa


Suara kesel Putri membuat Diva langsung tertawa dan Mita serta Tya hanya menggeleng kepala.


“Iya... udah ayo berangkat” Ucap Diva membuat Putri, Mita, dan Tya memeluknya tapi tidak dengan Rissa, Putri melihat Rissa tak memeluk mereka langsung menariknya yang kebetulan berdiri dekatnya membuat mereka langsung tersenyum dengan tingkah Putri.


Kedua orang tua dan kedua Adik Diva, Diva, Ardy, Tya, Rangga, Putri, Rissa, Mita dan David ke rumah Putri dan Putri juga sudah mengirim pesan ke Mama Tari dan Bunda Citra jika mereka dalam perjalanan pulang. Ketika sampai di rumah Putri hari sudah sore, Diva kaget sudah banyak orang di dalam rumah Putri yang semuanya orang tua teman – temannya termasuk dokter Ryan dan Fara serta Arra. Diva tak menyangka Putri dan Ardy mempersiapkan semua ini. Diva lalu memandang Putri yang berdiri di samping Mita, Putri yang melihat Diva yang matanya sudah berembun pun menghampirinya dan memeluknya.


“Udah jangan nangis kita semua sayang lu makanya kita buat suprise untuk acaranya” Ucap Putri berbisik


Mita yang melihat Putri memeluk Diva lalu memeluknya begitu juga Tya dan Rissa. Rangga, David dan Ardy yang melihat itu hanya tersenyum memandang mereka berempat berpelukan. Setelah melepaskan pelukan mereka semua memberikan ucapan selamat pada Diva. Tak lama Rava, Aldo, Alvin dan Gita datang dengan anaknya. Ardy yang melihat Gita dan Alvin datang menjadi senang karena jarang mereka berkumpul.