Aku Mencintai Kakakku

Aku Mencintai Kakakku
Enam Puluh Lima


“Mita ..” Ucap Putri


“Kita bersyukur teman kita yang selalu kita doakan udah sembuh dan kembali di tengah-tengah kita semua. Mari kita bersyukur atas kesembuhan teman kita dan ibu meminta salah satu dari kalian semua ada yang mau memimpin doa kita panjatkan syukur pada Allah yang sudah memberikan kesempatan mita untuk hadir bersama- sama dengan kita… “ Ucap ibu guru


“ibu minta putri .. boleh maju kedepan untuk memimpin kita berdoa “ ucap ibu guru lagi membuat Putri yang masih memandang Tya dan David menjadi kaget dan memandang ibu guru, ibu guru dan Mita tersenyum melihat Putri kaget. Putri maju kedepan dengan memandang ibu guru lalu memandang Mita dan berkata tanpa mengeluarkan suaranya hanya mengucapkan dengan menggerakan mulutnya tapi Mita tau apa yang di ucapkan Putri


“Jahat.. “ Ucap Putri membuat Mita tersenyum ketika sampai di depan Putri berdiri di depan Mita tapi tidak memeluk Mita


Putri berdiri di antara Ibu guru dan Mita yang masih memandang Putri dengan tersenyum dan pintu kelas ada yang di buka semua siswa memandang ke arah pintu dan ternyata wali kelas mereka juga datang dengan membawakan nasi tumpeng yang Mita sudah siapkan beserta makanan yang sudah disediakan dalam bentuk dos. Wali kelas dibantu ibu guru serta Putri mempersiapkan di depan kelas. Setelah semua selesai wali kelas mereka meminta Putri untuk memimpin doa


“Ibu guru dan teman- teman semua mari kita berdoa mengucapkan syukur atas teman kita yang sudah kembali berkumpul bersama kita semua di sini … “ Ucap Putri sendu hamper juga menangis tapi Putri masih bisa menahannya dan Putri melihat Diva masih menunduk langsung mengode Tya untuk liat Diva dan untunglah Tya mengerti dan Tya ke belakang duduk dekat Diva lalu memeluk Diva


“Udah jangan nangis lagi “ ucap Tya lalu memeluk Diva yang masih menangis


“Mari kita berdoa menurut kepercayaan kita masing-masing … berdoa di mulai “ Ucap Putri dan mereka semua berdoa mengucapkan syukur atas kesembuhan Mita. Putri mulai berdoa dengan mengucapkan syukur dan diakhir ucapannya dia menitik air matanya


“Alhamdulillahil ladzi bi 'izzatihi wa jalalihi tatimmush shalihat. … Amin “


Mita yang melihat Putri menitik airmatanya langsung memeluk Putri yang di sampingnya


“Jangan nangis lagi gue udah disini “ Ucap Mita menghapus airmata yang menetes di pipi Putri membuat Putri tersenyum


“Sekarang Mita potong tumpengnya “ Ucap guru wali kelasnya dan Mita mengikuti perintah guru wali kelas dan memberikan pada wali kelas dan mengambil lagi untuk salah satu guru mereka yang mau mengajar.


“Hari ini sampai selesai kalian istirahat karena kebahagian kita untuk teman kita yang sudah kembali ke kita tapi ingat jangan berisik kelas yang lain juga lagi belajar” ucap Ibu guru


Dan semua mematuhi dan Mita serta putri membagikan Dos makanan buat teman-temannya dan terakhir Mita yang kasih buat David, Tya dan Diva. Mita yang diberikan dos makanan buat Tya tapi Tya tidak mengambilnya tetapi langsung memeluknya begitu juga dengan Diva yang memeluk mereka berdua.


“Kangen…” Ucap Tya tapi Diva hanya menangis


“Gue juga… “ Ucap Mita pada Tya memeluk Tya lalu berbisik pada Tya


“Udah ada ponakan gue belum?” Bisik Mita mengusap perut Tya membuat Tya melepaskan pelukan dan memukul pelan Mita


“Apa sich Mit.. “ Ucap Tya malu


“Jawab dong Belum atau sudah nich?” Tanya Mita dan Tya hanya menggeleng


“Belum gue sama kak Rangga menunda punya anak dulu gue masih sekolah dan kak Rangga Kuliah di luar” ucap Tya Mita hanya mengangguk kepalanya tanpa bicara lagi


Mita lalu memandang Diva dan menghapus air mata Diva


“Udah dong jangan nangis … gue udah tepati janji kan jadi berhenti nangisnya dong ucap Mita pada Diva dan Diva hanya mengangguk kepala. Putri yang melihat mereka bertiga yang masih menangis menggoda Mita dan berkata pelan


“Udah dong jangan lama peluk ada juga yang kangen dan ingin dipeluk Mita bukan kalian aja” ucap Putri pada Tya dan Diva lalu memberikan kode matanya pada David dan Mita yang mengerti kode Putri langsung mencubit perut putri


“Reseh melulu dari dulu “ Ucap Mita malu karena David terus memandang David


Mita memberikan dos buat David dan David ingin memeluk Mita tapi di cegah oleh Tya dan Diva


“Gak boleh “ Ucap mereka kompak lalu memeluk Mita dan mereka tertawa melihat muka David di tekuk.


***


Bel berbunyi, semua siswa berhamburan keluar dan semua mengucapkan selamat dan syukur atas kembalinya Mita di tengah-tengah mereka lagi.


“Pulang ke rumah gue Yach sekalian nginap ya Kebetulan besok hari Minggu jadi gue punya waktu dengan kalian.” Ucap Mita


Mereka semua saling memandang satu sama lainnya


“Gimana?”tanya Mita


“kita ijin dulu nanti baru ke rumah lu” ucap Tya


“gak gue yang minta ijin … gue yang antar kalian pulang sekalian minta ijin dari orang tua kalian” ucap Mita


Mereka hanya mengangguk kepala pasrah karena mereka juga kangen sama Mita


“Trus sich David ikut nginap?” Goda putri


Mita yang mendengar perkataan Putri langsung memandangnya dengan tatapan yang dingin


“Gak.. Cuma kalian bertiga.. “ ucap Mita membuat David yang tadi tersenyum mukanya langsung di tekuk


“Muka kamu Kenapa Vid?” ucap Diva menggoda David dan David yang tau Diva menggodanya langsung tersenyum usil padanya


“gak apa-apa kakak ipar “ ucap David membuat Diva langsung jengah mendengar ucapan David sedangkan Putri dan Tya langsung tertawa.


Dan ketika mereka berjalan menuju parkiran Diva melihat Ardi telah menunggunya sedangkan Mita langsung mengerti. Putri yang di jemput sopir langsung meminta sopirnya pulang dan nanti pulang bersama Mita. Ketika mendekat Ardi Diva langsung meminta ijin untuk pulang bersama Mita. Putri mendekati Ardy unuk menyalaminya.


“Udah sembuh Mita?” tanya Ardi


“Udah Kak, makanya sekalian hari ini mau minta ijin sama kak Ar untuk Diva pulang sama gue dan nginap di rumah gue” ucap Mita


“Bang Ar, aku pulang sama Mita dan yang lain boleh ?” ucap Diva dan Ardi hanya mengangguk


“Iya boleh tapi sampai rumah kabarin Yach, Bang Ar gak bisa nemenin mau balik kuliah lagi ” ucap Ardi yang mengerti kalau kekasihnya mau bersama Mita karena dia baru pulang


“Gak ijin juga sama Ade kakak?” ucap Ardi lalu mengode David Mita mengerti


“Terserah… mau ikut atau tidak “ ucap Mita


“Aku naik motor seperti biasa aja dan langsung ke rumah ganti baju dulu” ucap David


“Vid untuk sementara mulai besok gak usah bawa motor bawa mobil jaga Mita masih dalam masa penyembuhan “ ucap Ardi pada David dan David hanya mengangguk kepala


Ardi langsung kembali ke kampus dengan mobil yang dia bawa sedangkan David pulang dengan motornya. Dalam mobil Mita yang duduk dengan sopirnya sedangkan Tya, Putri dan Diva duduk di belakang. Mita menempati janjinya untuk meminta ijin pada orang tua Tya, Putri dan Diva untuk mereka bertiga nginap dirumahnya.


Sesampainya di rumah Mita sudah ada David yang menunggu di teras sambil makan dan minum cemilan yang disediakan oleh art.


Mita yang turun duluan melihat David tersenyum. Diva, Putri dan Tya turun dari mobil dan memandang Mita karena mereka tidak melihat David. Mereka berempat masuk dan Mita meminta David mengikuti mereka ke ruang keluarga tapi mama Rita mama Mita meminta mereka ke ruang atas balkon.


“Pake ruang atas aja supaya bebas… dan trus apa mereka David nginap lagi?” ucap Mama Rita


“Gak ma David pulang “ ucap Mita


Dan Mita membawa mereka ke atas. David ke ruang keluarga sambil menunggu Putri, Tya, Diva dan Mita yang sedang ke kamar Mita.