
Nathan yang masih melihat mommynya menangis begitu juga dengan Ryana istrinya mengajak mereka berdua pergi ke rumah Adrian dengan menitipkan kedua anak mereka bersama baby sister mereka. Tetapi sebelumnya mereka ke rumah Citra, ketika sampai di rumah Arya ternyata satpam di rumah mengatakan kalau Nyonyanya dan Rava sedang menuju rumah sakit karena mendengar kabar tentang Arya. Nathan yang mengetahui itu pun bergegas ke rumah sakit menyusul Citra dan Rava yang masih kecil dan mengkhawatirkan Citra yang sedang hamil besar. Ketika Nathan sampai dia melihat Citra yang menangis di luar UGD. Disana juga ada Lily dan Hana yang menangis. Nathan melihat mereka menangis semakin marah tapi tak bisa berbuat apa-apa karena masih dalam berkabung dengan kepergian Adrian Daddynya dan Arya adiknya.
Tiara yang melihat Citra yang memeluk anaknya menjadi sedih dan berjalan memeluk Citra. Sedangkan Ryana memeluk Rava dan memberikan pelukan yang kuat untuk menguatkan Rava.
“Kamu yang kuat … ingat kamu ada hamil dan ingat Rava masih membutuhkan kamu ” Ucap Nathan yang berdiri di antara Citra dan Tiara. Nathan melihat Dokter keluar langsung menghampirinya
“Gimana Dok …” Ucap Nathan yang tak bisa melanjutkan ucapannya
“Tuan Adrian tidak tertolong lagi ketika sampai di rumah sakit ini, sedangkan adikmu Arya tak bisa di kenali lagi karena sudah terbakar hangus… kami pihak rumah sakit telah mengecek dan benar itu adik kamu yang terbakar “ Ucap Dokter
“Apa sudah dicek … jika itu adik aku Arya jika tidak maka kamu akan menyesal “ Ucap Nathan membuat dokter itu takut karena rumah sakit itu juga masih milik keluarganya.
“Benar tuan Nathan, “Ucap Dokter itu terbata karena takut
Nathan yang mendengar itu hanya pasrah sedangkan Citra dan Tiara sudah tak kuat mendengar ucapan dokter. Citra pingsan sedangkan Tiara menjadi lemas tak bertenaga untuklah ada Nathan dan Ryana yang menompang badan mereka. Nathan menggendong Citra masuk ke dalam UGD.
Besoknya setelah selesai pemakaman, Adrian dan Arya. Nathan meminta Tiara dan Ryana untuk tinggal di rumah Citra untuk menemani Citra dan Rava dengan membawa kedua anaknya yang masih kecil dengan bermaksud untuk menghibur Rava dari kesedihan. Dan benar saja Rava sudah bermain dengan kedua anak Nathan dan di temani oleh Baby Sister mereka masing-masing. Tiara dan Ryana menemani Citra dikamar mereka sedangkan Nathan sibuk menelpon orang-orang kepercayaan untuk menyelidiki kecelakaan termasuk mencari keberadaan Tommy orang suruhannya yang belum ada kabar. Nathan mendapatkan kabar dari orang suruhan semua itu rencana Lily dan Hana, Nathan ingin membuktikan kebenarannya serta melaporkan pada pihak berwajib.
Citra yang masih diam di kamar merasakan perutnya sakit dan Tiara yang melihat kesakitan Citra meminta Ryana untuk memanggil Nathan yang sedang di luar untuk membawakan Citra ke rumah sakit. Ryana menemani kedua anaknya dan Rava, Nathan dan Tiara menemani Citra ke rumah sakit. Ketika sampai di rumah sakit dokter memeriksa Citra dan dengan terpaksa citra harus melahirkan dengan cara operasi. Sementara Citra operasi, Nathan menghampiri Tiara.
“Mom, maaf jika Nath harus mengatakan ini pada waktu tidak tepat. Semua kecelakaan Daddy dan Arya semua karena ulah Mama Lily dan Hana yang ingin membunuh Daddy dna Arya. Nath dengar mereka berdua juga ingin membunuh Citra dan Rava serta anak yang di dalam kandungan Citra yang sebentar lagi lahir” Ucap Nathan membuat Tiara kaget lalu memandang Nathan
“Mom, gimana jika Mom membawa Citra dan Rava ke luar negeri … biar nanti anak buah Nath yang akan mengantarkan mom dan Citra keluar negeri… Nantinya Nath akan menghilangkan jejak mommy dan Citra” Ucap Nathan
Tiara memandang Nathan dengan diam, tak lama mengangguk kepala
“Selamat Cucu Nyonya perempuan tanpa harus dirawat bayi tidak premature karena dari awal Ibu Citra dengan saya, tapi maaf… dengan terpaksa kami harus katakan ibunya dalam keadaan koma pasca operasi tadi” Ucap dokter tersebut membuat Tiara menitikkan airmatanya sedangkan Nathan hanya memeluk Tiara.
Nathan pasrah dengan semua yang terjadi pada keluarganya tapi akan membuktikan kebenarannya yang terjadi tapi masih dalam penyelidikan anak buahnya. Suster keluar untuk memberitahukan siapa yang akan mengadzankan bayi mungil.
“Biar saya saja sus, “ Ucap Nathan dan dianggukin oleh Tiara
Nathan masuk ke dalam ruangan bersama Tiara, Nathan mengambil bayi dalam gendongan suster dengan hati-hati dan menciumnya
“Maaf papa sayang harus menggantikan Ayah kamu “ Ucap Nathan berbisik di telinga bayi mungil dengan mata yang sudah merah.
Nathan mengadzan bayi perempuan dengan merdu tapi dengan lelehan airmata karena mengingat arya adiknya sebab Arya yang berhak atas mengadzan bayi mungil yang lucu tersebut. Tiara melihat Citra yang masih menutup mata membuat tangisnya pecah kembali. Setelah selesai mengadzani, suster membersihkan bayi tersebut. Sorenya karena Rava menangis mencari Citra akhirnya Ryana membawa Rava dan Ardy. Sedangkan David di titipkan di baby sister karena masih Bayi. Ketika sampai Rava mencium adiknya yang masih bayi atas permintaan Tiara dan dibantu oleh Ryana.
Nathan yang sudah mendengar jika Citra, Rava dan bayi baru lahir dalam keadaan bahaya meminta banyak bodyguard menjaga diluar bahkan menjaga Rava dan Ryana yang membawanya.
“Nath, Mom akan menitipkan bayi yang mom berikan nama anastasya ini ke salah satu kenalan mom, hanya mom yang tahu siapa yang akan merawat anastasya…Kalau waktu sudah tepat akan mereka akan berkumpul kembali.. mom akan membawa Citra dan Rava keluar negeri dengan begini Citra mungkin akan dirawat dengan baik di sana” Ucap Tiara dan dianggukin oleh Nathan dan Ryana.
“Kita akan merahasiakan semuanya” Ucap Nathan
Nathan meminta dua orang Bodygoard untuk mengawal Tiara membawakan Anastasya untuk di titipkan pada malam itu juga.
Ketika keberangkatan Tiara, Citra dan Rava keluar negeri tanpa ada orang yang tau kecuali Nathan dan Ryana. Nathan yang sudah melaporkan Lily dan Hana ke kantor polisi dengan bukti yang ada di tangannya tapi ketika di pengadilan Nathan kalah karena tidak mempunyai bukti yang kuat karena Lily menghapus semua jejak yang ada. Nathan yang kalah tak bisa membuat apa-apa lagi yang ada dia hanya menyesal dengan bukti yang dia dapat, Nathan yang tidak tau keberadaan Tommy pun masih mencarinya karena dia yang memegang bukti yang kuat. Dua Bulan kemudian Citra sadar dari komanya dan setelah sadar dia menangis karena berpisah dari Anastasya dan Tiara tidak memberitahukan kepada Citra siapa orang yang membesarkan Anastasya.
Flasback Off