Aku Mencintai Kakakku

Aku Mencintai Kakakku
Tujuh Puluh Delapan


“Gak pacaran dulu ..” Ucap Rissa ketus membuat Andi kaget dengan suara ketus dari Rissa


“Siapa yang pacaran non..” Ucap Andi membuat Rissa diam dan memandang Andi yang menjadi salah tingkah dengan tatapan Rissa apalagi suara ketus Rissa.


“Udah di bayar?” Tanya Rissa


“udah non “ Ucap Andi


Rissa lalu mengeluarkan uang untuk menggantikan uang Andi karena didesak terus oleh Rissa Andi pun menerima uang tersebut yang awalnya ia tolak. Rissa mengambil makanan untuk dia tenteng ke dalam mobil. Ketika Andi dan Rissa berjalan menghampiri mobil dan sudah dekat dengan mobbil Rissa melihat Nita dan teman – temannya juga menuju mobil temannya dan Rissa melihat Nita memandang Andi dan melambaikan tangannya. Rissa yang melihat itu bertambah cemburu dan langsung membuka pintu mobil lalu masuk ke dalam mobil dengan membanting pintu dengan keras membuat Andi kaget dan heran dengan memandang ke arah mobil yang sudah ada Rissa di dalam mobil


“Ada apa dengan non Rissa ?” Ucap Andi dalam hati dengan bingung Andi masuk ke dalam mobil.


Andi lalu memandang ke belakang di mana Rissa duduk bangku belakang


“Gak ada yang perlu di belikan lagi non?” Tanya Andi


“Gak kita pulang . . atau bang Andi mau pacaran dulu biar aku pulang naik taksi “ Ucap Rissa cemburu dan sudah siap untuk membuka pintu tapi di tahan oleh suara Andi


“Gak Non, kalau gitu kita pulang sekarang ya” Ucap Andi


Rissa hanya mengangguk kepala dengan masih dengan hati cemburunya dan tak menjadi membuka pintu lalu kembali memposisikan duduk seperti semula dan Andi menjalankan mobil dan di dalam mobil Rissa hanya diam dan memandang ke arah keluar dan karena bosan akhirnnya dia menutup mata menahan kecemburuan.


Di rumah Rissa, Putri dan Mita yang sudah selesai mandi dan keluar dari kamar yang sudah ada David yang duduk di depan telivisi tapi tidak menonton malah keasyikan bermain game di handponenya. Mita dan Putri melihat itu mereka berdua sambil memandang hanya menggeleng kepala. Putri yang melihat keseriusan David yang bermain game tanpa sadar mereka sudah berdiri di samping David, Putri lalu mengambil handpone David dengan cepat membuat David kaget membuat Putri tertawa sedangkan Mita hanya tersenyum


“Put, kembalikan handpone gue lagi seru nanti gue kalah”Ucap David ingin mengambil handponenya Putri yang melihat David mau mengambil handponenya menghentikan tawanya dan menjauhi tangannya yang memegang handpone


“Biarin kalah .. pentingkan main game dari pada cewek lu dan gue” Ucap Putri


Mita langsung memukul bahu Putri karena memakai alasan dia dan menggodanya dan Putri mengembalikan handpone David. David lalu melihat dan benar dia kalah dalam permainan game yang dia mainkan.


“Kalahkan ...” Ucap David kesal dan memandang Putri


Putri yang menahan tawanya dan berbalik memandang David yang tanpa salah lalu duduk di depan David, Mita hanya menggeleng kepala melihat David dan Putri entah dia mau membela siapa di antara Putri dan David. Akhirnya Mita hanya duduk di samping Putri dan Putri langsung memandang Mita


“Lu kenapa duduk dekat gue... sana duduk dekat yayank lu” Ucap Putri membuat Mita hanya memukul paha Putri yang gemas karena kejailannya


“aww... sakit dodol” ringgis Putri.


Putri yang sadar belum melihat Rissa langsung memandang mencari bibi siapa tau bibi ada di sekitar mereka tapi tak ada bibi akhirnya Putri tanya pada david


“Vid, jangan main game melulu.. Rissa belum pulang ?” Tanya Putri yang sewot dengan David yang main game kembali


Karena di tegur yang kedua kali oleh Putri dan pertanyaan Putri tentang Rissa akhirnya berhenti bermain game lalu melihat Putri dan Mita.


“Rissa belum pulang .. “ Ucap David yang tak melanjutkan ucapannya karena mendengar mobil berhenti di depan rumahnya.


“Itu pasti Rissa..” Ucap Mita


Mita, Putri dan David mendengar langkah kaki orang masuk kerumah dan mereka melihat Rissa yang masuk kedalam rumah dengan tentengan makanan yang dia beli tadi begitu juga mereka melihat Andi yang masuk juga dengan tentengan makanan. Mereka menjadi heran apalagi melihat muka Rissa yang cemberut karena mereka berfikir ketemu papa angkatnya Rissa pasti pulang dengan senang ini malah pulang dengaan cemberut. Andi langsung ke dapur mencari bi yani karena Rissa juga beli untuk bi yani yang sudah di titipkan untuk Andi.


“ Muka Lu kenapa Riss.. salah makan ?” Tanya David


“Kesambet nich orang” ucap David sambil berdiri dan memegang kening Rissa tapi belum mengenai kening Rissa sudah tepis oleh Rissa


“Apasich lu vid, nanti Mita cemburu lagi sama gue” Ucap Rissa masih sama ketus dan memandang David


Mita yang mendengar itu hanya menggeleng kepala melihat Rissa yang takut jika dia akan cemburu padanya Putri hanya tersenyum melihat Rissa


“Itu makanan gue beli tadi bi yani gak sempat masak dan bahan makanan juga belum gue beli lagi” Ucap Rissa dan ingin beranjak


“Lu mau kemana Ris,?” Tanya David


“Masuk kamar bete liat muka lu” Ucap Rissa tapi David hanya tersenyum tau Rissa hanya bercanda begitupun Mita dan Putri hanya tersenyum lalu Rissa masuk ke dalam kamar.


“Tu anak kenapa ? Pulang bukannya senang ketemu papa malah mukanya seperti kesambet .. kaya kesal sama orang" Ucap David


Mita dan Putri hanya mengangkat bahunya dan Putri melihat Andi yang keluar dari dapur dan ingin pamit pada mereka membuat Putri memandang Andi dan menanyakan pada Andi


“Maaf non ... tuan ...saya pamit pulang .. kalau ada yang dibutuhkan tinggal minta non Rissa telpon aja” Pamit Andi


“Iya bang.. ” Ucap David


“Bang.. Maaf boleh saya tanya ?” pinta Putri dan di anggukin oleh Andi


“Tanya aja Non?” Ucap Andi


“jangan panggil non atau tuan panggil nama saja .. saya David .. ini Mita ... ini Putri..” ucap david memperkenalkan nama mereka masing – masing yang di anggukin oleh Putri dan Mita


“Boleh tau itu Rissa kenapa ? Apa terjadi sesuatu hingga Rissa seperti marah begitu” Tanya Putri


Andi yang mendengar itu hanya diam dan seingatnya tidak terjadi apa – apa yang membuat Rissa marah


“Gak Ada no..Putri .. “ Ucap Andi


“Tapi kenapa Rissa pulang seperti itu.. “ Ucap Putri dan di anggukin oleh Mita dan David


“Ya udah biar saya yang tanya nanti.. Makasih ya bang” Ucap Putri


Andi pun pamit sedangkan bi yani membawa piring dan gelas untuk mereka makan tapi Putri ke kamar Rissa dan di ikuti oleh Mita. Ketika Putri berjalan ke kamar Rissa Putri kaget Mita mengikutinya bukan menemani David pacarnya


“Lu temani David sana ngapain ikut gue” Ucap Putri


“Gak ya.. gue gak mau berdua dengan David sendiri nanti ada setan lewat.. bisa berabe” Ucap Mita membuat Putri tertawa


Putri dan Mita akhirnya ke kamar Rissa Putri membuak pintu dan melihat Rissa yang duduk di atas tempat tidur sedangkan Rissa kaget melihat Putri dan Mita masuk ke kamar


“Kalian sudah selesai makan? “ Tanya Rissa


“Kita gak makan kalau lu gak ikut kita makan apalagi liat lu kaya ada masalah” Ucap Mita


“Gue gak apa-apa ..