
Di restoran xxx, Aldo dan Rava yang baru sampai langsung masuk setelah memarkirkan mobilnya. Aldo dan Rava masuk ke dalam Restoran bertemu dengan klien. Setelah selesai ketemu klien Aldo dan Rava balik pulang tetapi ketika pulang Aldo tak sengaja melihat kekasihnya dengan seorang lelaki yang duduk bersama dengan tertawa. Lalu Aldo mendekati mereka berdua dan Aldo berdiri di belakang Tania yang masih berbicara begitupun Rava yang melihat Aldo berdiri menjadi heran
“Aku masih lama di sini honey” Ucap Tania
“Siapa Dia Tania?” Ucap Aldo dingin membuat Tania kaget dan gugup begitupun Rava yang kaget melihat Tania duduk Sedangkan pria tersebut memandang Tania
“Kamu siapanya Tania?” Tanya Aldo memandang lelaki tersebut dan lelaki tersebut berdiri dan memandang Aldo
“Aku tunangannya” Ucapnya membuat Aldo memandang Tania
Tania yang mendengarnya hanya menunduk kepalanya
“Tunangan Tania? “ Ulang Aldo, Aldo lalu memandang Tania yang masih menunduk kepalanya
“Dia siapa sayang? Jangan diam saja “ Ucap tunangan Tania
Tania yang diam membuat Aldo marah karena telah menipunya
“Aku pacarnya “ucap Aldo membuat tungangan Tania kaget
“Pacar? Jadi kamu di sana selingkuh sama aku Tania, Sekarang kamu memilih aku atau dia?” Ucapnya Aldo yang mendengar tunangan Tania berbicara untuk memilih salah satu diantara mereka tapi di cegah oleh Aldo
“Gak Usah bro, Aku yang mundur.. Tania mulai sekarang kita putus dan jangan menemuiku lagi “ Ucap Aldo lalu pergi meninggalkan Tania tanpa mendengar jawabannya.
Rava yang hanya melihat mereka berbicara dan melihat Aldo meninggalkan mereka lalu mengikuti Aldo ketika sampai di mobil Aldo hanya diam dan masuk ketika Rava membuka kunci mobil dan RAva masuk mengikuti Aldo yang duluan masuk dalam mobil.
“Kita kemana tuan?” Ucap Rava Aldo memandang Rava langsung
“udah aku katakan jika berdua jangan formal… Di sini hanya kita berdua … “ Ucap Aldo
“Kita Pulang, siapkan proposal yang tadi untuk di tandatangani besok atau lusa kita balik .. “ Ucap Aldo
Rava hanya mengangguk kepala dan Rava mengantar Aldo pulang ke rumahnya dan Rava balik pulang ke apartemen.
Pulang sekolah sesuai permintaan Putri pada David dan Ardi mereka menuju apartemen dimana ada Citra ibu kandung Putri. Ardi, Diva, Putri dan David menuju ke apartemen di dalam mobil Putri menanyakan tentang Tya yang tidak masuk hari ini membuat Diva dan David juga bingung.
“Di telpon aja Put?” Ucap Diva
Putri lalu menelpon tapi tidak di angkat oleh Tya membuat Putri semakin khawatir. Dan telepon kedua baru di angkat oleh Tya dan Putri loadspeaker atas permintaan Diva yang juga ingin mendengarnya
“Assalamualaikum” Ucap Tya
“Waailakumsalam “ ucap mereka bersamaan
“Ada apa Put lu nelpon?” Tanya Tya
“Lu Kenapa gak masuk sekolah? Lu Sakit apa?” Tanya balik Putri langsung
“Gue … Iya gue sakit” Ucap Tya terbata di sana Karena kaget mendengar pertanyaan Putri
“Sakit apa? Kita kerumah jenguk lu” Ucap Diva khawatir
“Jangan… “ Ucap Tya sedikit Teriak membuat Diva dan Putri kaget dan heran
“Kenapa gak boleh jenguk lu?” Ucap David
“Put Lu sama yang lain? Lu Loadspeaker ?” Tanya Tya balik nanya bukan menjawab
“Iya kita ada semua, mereka juga mau dengar” Ucap Putri
“Emang lu sakit apa sampai kita gak boleh jenguk lu?” Tanya Putri lagi
“Tya gak sakit dan gak perlu khawatir de… Ponakan nanti nyusul” Ucap Rangga
Ucapan Rangga membuat Putri, Diva dan David serta Ardi kaget dan langsung tertawa tetapi tidak dengan Tya
“ Kak Rangga apa sich “ Ucap Tya
Membuat Putri dan lainnya tertawa
“Kalau iya kenapa Tya, gue senang lagi punya ponakan yang lucu dan imut” Ucap Putri
“Kalian sudah pulang sekolah? Kok bisa bareng?” Tanya Tya mengalihkan pembicaraan
“Bunda siapa De? Bang Rava siapa?” Tanya Rangga
“Kak Rangga nanti minta penjelasannya dari Tya aja ya kak dan Ade harap jangan memberitahu kak Aldo dulu karena hanya kak Aldo yang belum tau tentang ini” Ucap Putri
“Iya gue nanti jelasin ke kak Rangga” Ucap Tya
“Iya De, Kak Rangga gak kasih tau ke Aldo” Ucap Rangga
Putri melihat mobil sudah masuk ke parkiran apartemen yang di tempati Citra dan Rava
“Kak Rangga, Tya udah dulu yach kita udah sampai nich sampai jumpa besok di sekolah dan jangan lupa kak Rangga kasih ponakan buat ade ” Ucap Putri
“Putriii apaan sich “ Ucap Tya kesel di ujung sana membuat Putri dan lainnya tertawa
“Assalamualaikum” Ucap Mereka serempak
“Waailakumsalam “
Setelah turun dari mobil Putri, Diva dan David yang masih menunggu Ardi memarkirkan mobilnya.
“Kok gue gugup ya?” Ucap Putri membuat David tersenyum
“Gak usah gugup gitu santai aja Bunda pasti senang” Ucap David
David lalu melihat Ardi berjalan mendekati mereka
“Yuk masuk Bunda udah nunggu kita tapi Bunda gak tahu kita bawa Putri “ Ucap Ardi membuat Putri hanya tersenyum begitu juga Diva lalu mengajak Putri berjalan bersama.
Mereka meminta ijin pada satpam lalu masuk ke apartemen dan ketika sampai di depan pintu Ardi melihat Rava yang berjalan mendekati mereka
“Itu Bang Rava” UCap David yang mengetahui duluan jika Rava mendekati mereka
Putri yang melihat itu memandang Rava begitu dengan Diva. Diva lalu melepaskan rangkulan Putrid an Putri langsung menyalami Rava dan memeluknya
“Kangen “ Ucap Putri
“Masih kangen juga padahal udah ketemu tadi pagi” Ucap Rava
“Kan ada singa jadi gak lama lepas kangennya” Ucap Putri tersenyum sambil memandang Rava yang heran
“Singa? “ Ucap Rava ulang
Yang membuat David dan Ardi tertawa mendengar Putri berkata singa padahal mereka tahu siapa
“Pasti Aldo yang bin posesif pake banget “ Ucap Ardi membuat mereka semua tertawa
“Jahat ya, Kakak sendiri di katakan singa … Ada hubungan apa ade sama Aldo?” Tanya Rava
“Apa sich bang … “ ucap Putri malu
“Udah pada masuk bunda udah nunggu di dalam tapi abang gak katakan ade juga datang" Ucap Rava
Lalu mereka semua masuk dengan Rava membuka kode apartemen setelah pintu terbuka mereka masuk kedalam tapi tidak menemukan Citra. Rava yang mendengar suara berisik dari arah dapurlangsung tau kalau Bundanya ada di dapur.
“Bunda di belakang pasti lagi masak “ ucap Rava
Rava lalu meminta semuanya duduk sementara Rava menuju dapur dan memanggil Citra. Memang benar Citra sedang memasak dan tak mendengar mereka semua
“Bun…” panggil Rava
Citra lalu memnadnag ke arah Rava lalu tersenyum
“Udah Pulang… adik kamu Ardi dan David belum datang ya?” Tanya Citra sambil mengangkat masakan dan menuangkan ke mangkuk
“Sudah Bun, mereka semua di ruang tengah” Ucap Rava
Citra yang mendengar itu hanya tersenyum lalu membersihkan sisa kotoran bekas masak tadi. Setelah selesai Citra lalu mengajak Rava menemui mereka dan ketika sampai di ruang tengah Citra memandang David, Ardi dan Diva sedangkan Putri membelakangi Citra.
“Assalamualaikum” Ucap Ardi, Diva dan David